of 21 /21
SIKLUS SEL Dyah Ayu Widyastuti

SIKLUS SEL - dyah941.files.wordpress.com fileFase Siklus Sel •Interfase (Interphase) aktivitas sel normal •Fase mitosis (Mitotic phase) pembelahan sel INTERPHASE Growth G 1 (DNA

  • Author
    others

  • View
    43

  • Download
    5

Embed Size (px)

Text of SIKLUS SEL - dyah941.files.wordpress.com fileFase Siklus Sel •Interfase (Interphase) aktivitas sel...

  • SIKLUS SEL Dyah Ayu Widyastuti

  • Kajian

    Mitosis

    Meiosis

    Spermatogenesis

    Oogenesis

  • Pembelahan Sel

  • Fase Siklus Sel

    Interfase (Interphase)

    aktivitas sel normal

    Fase mitosis (Mitotic phase)

    pembelahan sel INTERPHASE

    Growth

    G 1

    (DNA synthesis)

    Growth

    G2

  • Fase Siklus Sel

    Interfase

    - G1: pertumbuhan primer

    (primary growth)

    - S: replikasi genom

    - G2: pertumbuhan

    sekunder (secondary

    growth)

    M mitosis

    C - sitokinesis

  • Interfase

    G1 sel mengalami pertumbuhan utama

    S setiap kromosom bereplikasi (sintesis) untuk

    membentuk sister kromatid

    - berikatan pada sentromer

    - mengandung sisi pengikatan pada bagian kinetokor

    G2 kromosom terkondensasi membentuk bagian-

    bagian yang terkait dengan pembelahan sel, misalnya

    sentriol

  • Mitosis

    Sel haploid maupun diploid membelah dengan mitosis

    Masing-masing sel anakan menerima satu salinan (copy)

    dari setiap kromosom yang ada pada sel induk

    Menghasilkan 2 sel anakan yang identik dengan sel induk

    Diploid Cell

    DNA duplication

    during interphase

    Mitosis

  • Mitosis

    P profase

    M metafase

    A anafase

    T telofase

  • Tahapan Mitosis

    Profase

    Prometafase

    Metafase

    Anafase

    Telofase

  • Gambaran Mitosis pada Sel Hewan

  • Gambaran Mitosis pada Sel Hewan

    METAPHASE ANAPHASE TELOPHASE AND CYTOKINESIS

    Spindle

    Metaphase

    plate Nucleolus

    forming

    Cleavage

    furrow

    Nuclear

    envelope

    forming Centrosome at

    one spindle pole

    Daughter

    chromosomes

  • Meiosis

    Proses meiosis berkaitan dengan produksi sel-sel gamet

    (ovum dan spermatozoid) yang mengandung satu bagian

    dari pasangan kromosom yang komplemen

    Suatu proses meiosis meliputi tahapan meiosis I dan

    meiosis II

    Tiap proses meiosis menghasilkan 4 anakan haploid

    terjadi reduksi jumlah kromosom

  • Meiosis

    Tahap meiosis

    1. Meiosis I (Profase I, Metafase I, Anafase I, Telofase I)

    2. Meiosis II (Profase II, Metafase II, Anafase II, Telofase II)

    Pada Profase I, meliputi:

    - Leptotene (leptonema)

    - Zygotene (zygonema)

    - Pachytena (pachynema)

    - Diplotene (diplonema)

    - Diakinesis

  • Profase I

    1. Leptotene

    2. Zygotene

    3. Pachytene

    4. Diplotene

    5. Diakinesis

  • Meiosis

  • Gametogenesis

    Gametogenesis adalah proses pembuatan sel gamet;

    pada individu jantan disebut spermatogenesis dan pada

    individu betina disebut oogenesis

    Spermatogenesis: suatu proses kompleks di mana sel

    germinal yang relatif belum berdiferensiasi berproliferasi

    dan diubah menjadi spermatozoa yang terspesialisasi dan

    motil; yang masing-masing mengandung satu set

    kromosom haploid

    Oogenesis: sama seperti spermatogenesis, tapi hasilnya

    berupa satu sel ovum dan 3 badan polar

  • Spermatogenesis

  • Oogenesis

  • Perbedaan Spermatogenesis dan

    Oogenesis

    No. Spermatogenesis Oogenesis

    1. Pembelahan meiosisnya

    terjadi secara simetris

    Pembelahan meiosisnya terjadi

    secara asimetris

    2. Spermatogenesis terjadi tanpa

    henti

    Oogenesis mempunyai periode

    istirahat yang panjang

    3. Menghasilkan 4 sel sperma

    yang fungsional

    Menghasilkan 1 sel telur (ovum)

    fungsional dan 3 badan polar

    4. Sel-sel asal sperma

    berkembang terus dan

    membelah sepanjang hidup,

    sehingga jumlahnya akan

    selalu bertambah

    Ovarium mengandung semua sel

    yang akan berkembang menjadi

    sel telur, sehingga jumlahnya

    akan selalu berkurang