SGD 9 LBM 2 kb

  • View
    230

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kb

Text of SGD 9 LBM 2 kb

HASIL SGD 9 LBM 2KB

LBM 2 MODUL KB DAN KEPENDUDUKANBanyak Anak Banyak Rejeki

STEP 11. CPR (Contraceptive Prevalence Rate): presentasi dari pasangan yg menikah dalam usia subur yg memakai alat kontrasepsi.2. TFR (Total Fertility Rate): jumlah keseluruhan kelahiran hidup tiap 1000 penduduk hingga akhir masa reproduksinya; tergantung dari usia subur ibu (15-49 tahun).3. SDKI (Survey Demografi dan Kesehatan Indonesia): salah satu survey kependudukan yang dilakukan secara berkala, biasanya dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik).4. Bom kependudukan: ledakan penduduk; peningkatan jumlah penduduk yang sangat banyak dalam waktu yg singkat, dilihat dari rata2 penambahan jumlah penduduk.5. Fertilitas: kelahiran hidup / terlepasnya dari rahim seorang perempuan dengan adanya tanda2 kehidupan.

STEP 2:1. Apa saja dampak dari ledakan penduduk?2. Bagaimana cara mengatasi ledakan penduduk?3. Apa saja indicator keberhasilan dari program/cara dalam mengatasi ledakan penduduk?4. Apa saja faktor-faktor yg mempengaruhi (meningkatkan dan menghambat) fertilitas?5. Bagaimana program dan peran dari KB? (Sasaran, dll)6. Apa kendala dari program KB dalam mengatasi ledakan penduduk?7. Adakah faktor sosiokultural yang mempengaruhi penggunaan alat kontrasepsi?8. Apa saja faktor yang mempengaruhi CPR?9. Apa saja yang termasuk kedalam 11 prioritas pembangunan? Dan kendalanya?10. Rumus-rumus menghitung fertilitas?11. Dari mana mendapatkan sumber data fertilitas?12. Apa saja tahapan kualitas keluarga?

STEP 31. Apa saja dampak dari ledakan penduduk? Meningkatnya jumlah kriminalitas karena lapangan kerja sedikit Taraf kehidupan menurun masyarakat kurang sejahtera, pendidikan kurang Persaingan hidup tinggi Sumber daya semakin sedikit Peningkatan penangguran oleh karena lapangan pekerjaan yang semakin sedikit, dan juga skill mereka yang kurang terasah. Terjadi kepadatan dan banyaknya tempat2 kumuh

Dampaknya tidak selalu negatif: Tergantung dari kemajuan suatu negara. Semakin maju suatu negara semakin bisa mengatasi dampak dari ledakan penduduk: punya asset , teknologi lebih maju, pelayanan kesehatan lebih baik. Hampir tidak ada ledakan penduduk (seimbang antara angka mortalitas dan fertilitas)Biasanya yang mengalami ledakan penduduk adalah negara berkembang. 2. Bagaimana cara mengatasi ledakan penduduk?a. Mengatasi ledakan penduduk dengan mengatasi peningkatan fertilitas, dengan cara: 1) program KB, 2) meningkatkan SDM (lewat pendidikan semakin banyak yg berpendidikan tinggi menunda umur perkawinan, dengan penyuluhan2 ),b. mengatasi perpindahan penduduk dari luar ke dalam negeri

mengatasi dampak ledakan penduduk dengan pemerataan penyebaran penduduk /kepadatan penduduk: a. migrasi (mobilisasi penduduk, perbanyak lapangan pekerjaan)b. meningkatkan sumber daya alam meningkatkan produksi makanan untuk menyeimbangkan kebutuhan pangan (menimbang dari ekonomi negara sendiri). 3. Apa saja indicator keberhasilan dari program/cara dalam mengatasi ledakan penduduk?a. Meningkatnya jumlah peserta yang menggunakan KBb. Menurunnya laju pertumbuhan pendudukc. Meningkatnya angka harapan hidup saat lahir hubungannya dengan sasaran KB (rata2 usia kawin diatas 21 tahun)4. Apa saja faktor-faktor yg mempengaruhi (meningkatkan dan menghambat) fertilitas?Usia kawin, pemakaian kontrasepsi, adanya aborsi, kemandulan, frekuensi hubungan seksual.

Meningkatkan:a. Banyak anak banyak rejeki (sosiokultural)b. Pengetahuan yang kurang (menikah usia muda)c. Adanya program Jampersal Menghambat:a. Wabahb. Bencanac. Program KBd. Program pemerintah tunjangan hanya untuk 2 anak bagi pegawai

Faktor demografi dan nondemografi? 5. Bagaimana program dan peran dari KB dalam mengatasi ledakan penduduk? (Sasaran, dll)Program:a. Menunda perkawinan sampai usia 20 tahunb. Menjarang kelahiran dan dianjurkan menganut sistem warga : pancawarga, caturwarga.c. Mengakhiri kesuburan pada usia 30-35 tahun.

VISI:Keluarga berkualitas 2015 : Suatu keluarga sejahtera, mandiri, yg memiliki jumlah anak ideal, berwawasan, bertanggungjawab.MISI:a. Memberdayakan keluarga kecil yg berkualitasb. Meningkatkan kualitas pelayanan KB dan reproduksic. Meningkatkan promosi dan perlindungan hak-hak reproduksid. Mempersiapkan SDM berkualitas dari mulai kehamilan sampai lanjut usia.e. Meningkatkan upaya pemberdayaan perempuan guna mewujudkan kesetaraan gender melalui program KB6. Apa kendala dari program KB dalam mengatasi ledakan penduduk?a. Dari pemerintah: fasilitas belum terpenuhi (educator kurang, fasilitas kurang), daerah capaian yang jauh/medan yang sulit, sarana dan prasarana kurang memadai. b. Penduduk: kurang kesadaran, rasa takut7. Adakah faktor sosiokultural dan pandangan agama Islam yang mempengaruhi penggunaan alat kontrasepsi? Faktor sosiokultural: beberapa daerah melarang KB, ada juga yang melarang punya anak. Agama Islam: melarang sterilisasi, vasektomi, tubektomi (merubah bentuk ciptaan Allah) ,Ada pemikiran bahwa tidak boleh membatasi anak (karunia Allah).

Faktor perkembangan zaman (fase 1- fase 4): 8. Apa saja faktor yang mempengaruhi CPR?a. Pengetahuan masyarakatb. Kurangnya edukasi/penyuluhan tentang alat kontrasepsic. Sosiokulturald. Agamae. Dukungan keluarga, terutama suami.

9. Apa saja yang termasuk kedalam 11 prioritas pembangunan? Dan kendalanya?

10. Rumus-rumus menghitung fertilitas?a. CBR (angka kelahiran kasar)b. ASFRi (Angka kelahiran berdasarkan umur)c. TFR (angka kelahiran total)d. GFR (General Fertility Rate)11. Dari mana mendapatkan sumber data fertilitas?12. Apa saja tahapan kualitas keluarga? 3+

STEP 4MAPPING

FertilitasLedakan pendudukkesejahteraankriminalitaspengangguranFaktor demografiFaktor non demografiKBpengetahuan

STEP 71. Apa saja dampak dari ledakan penduduk?Ledakan penduduk selalu di ikuti oleh tingkat fertilitas yang tinggi,beriku adalah hubungan fertilitas dg factor kehidupan :a. Segi ekonomi : sebanding, semakin tinggi fertilitas semakin tinggi kebutuhan ekonomib. Social: semakin tinggi fertilitas semakin tinggi kriminalitasc. Budaya: banyak anak byk rezeki ( warisan budaya) d. Pendidikan: semakin tinggi fertilitas , tjd ketidak seimbangan dari penyediae. Kesehatan : semakin tinggi fertilitas, kebutuhan pelayanan kesehatan meningkatf. Pekerjaan: semakin tinggi fertilitas, tidak sebanding dg lapangan pekerjaan.g. Kependudukan : semakin tinggi fertilitas, semakin tinggi masalah kompleks kependudukanh. PUS: semakin tinggi PUS, semakin tinggi fertilitasDampak :Pertumbuhan penduduk yang cepat akan mempengaruhi kehidupan bangsa Indonesia, antara lain terhadap :a) PendidikanMasalah pendidikan yang timbul antara lain : daya tampung sekolah tidak sepadan dengan minat bersekolah, adanya ketidakseimbangan antara perbandingan penduduk yang bersekolah dengan penduduk usia sekolah,berpengaruh ke kualitas pendidikan jg. b) Pelayanan kesehatanKebutuhan akan pelayanan kesehatan akan meningkat, berarti juga diperlukan tambahan dan peningkatan jumlah tenaga medis dan fasilitas kesehatan, seperti puskesmas, rumah sakit dan tempat tidur bagi orang sakit.c) Masalah lapangan kerjaPertambahan penduduk memerlukan tambahan lapangan kerja. Apabila kesempatan kerja tidak dapat disediakan sesuai dengan angkatan kerja, maka akan terjadilah pengangguran diantara anak-anak muda dengan segala akibat negatifnya dalam masyarakat.d) Kehidupan sosial ekonomiPertambahan penduduk yang cepat yang tidak seimbang dengan peningkatan produksi akan mengakibatkan kegelisahan dan ketegangan sosial ekonomi dengan segala akibatnya, antara lain : Keluarga kurang mampu membayar uang sekolah bagi anaknya Banyaknya anak akan menyulitkan penyediaan tempat tinggal yang layak Jumlah dana yang semula disediakan untuk membiayai pendidikan anak-anak terpaksa digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok, akibatnya anak-anak tidak memperoleh pendidikan yang memadai. Setiap pertambahan penduduk konsekuensinya menambah permintaan kebutuhan hidup Masalah perumahan pada saat ini sangat mendesak, baik dalam hal mutu maupun jumlah perumahan.e) Lingkungan hidupPertambahan penduduk dan kepadatan penduduk dapat mengakibatkan pencemaran lingkungan yang merupakan gangguan pula terhadap keseimbangan alam seperti polusi udara, pencemaran tanah dan kebisingan, hasil-hasil buangan, dan limbah yang tidak ditanggulangi. Sampah yang bertimbun mempunyai dampak negative berupa pemandangan dan bau yang tidak sedap dan membawa kuman penyakit.

(Prof.Dr.Rustam Mochtar.1998.Sinopsis Obstetri Jilid 2.Jakarta:EGC)

2. Bagaimana cara mengatasi ledakan penduduk?- Hal-hal yang perlu dilakukan untuk menekan pesatnya pertumbuhan penduduk :1. Menggalakkan program KB atau Keluarga Berencana untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga akan mengurangi jumlah angka kelahiran.2. Menunda masa perkawinan agar dapat mengurangi jumlah angka kelahiran yang tinggi.- Cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan jumlah penduduk : Menurunkan tingkat kelahiran, melalui usaha langsung dan tak langsung. Secara langsung melalui kegiatan penyebar-luasan dan penyediaan sarana Keluarga Berencana (KB) serta usaha meningkatkan pengetahuan dan praktek KB. Usaha tidak langsung melalui usaha mendorong keluarga melaksanakan NKKBS (Norma Keluarga Kecil Bahagia Sejahtera). Menurunkan tingkat kematian, terutama anak-anak melalui bidang kesehatan, pangan dan gizi, pendidikan, perumahan, penyediaan air bersih dan kesehatan lingkungan. Meningkatkan taraf hidup, yaitu meningkatkan umur rata-rata penduduk Indonesia. Penyebaran penduduk dan tenaga kerja yang serasi dan seimbang, melalui transmigrasi, pembangunan daerah, kota dan desa, pembangunan sarana perhubungan, dan pemerataan pembangunan. Penambahan dan penciptaan lapangan kerjaDengan meningkatnya taraf hidup masyarakat maka diharapkan hilangnya kepercayaan banyak anak banyak rejeki. Di samping itu pula diharapkan akan meningkatkan tingkat pendidikan