RPP Kls 12 Smt 1 Unit 1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Ini baru Contoh RPP Kls 12 Smt 1 Kurtilas Tahun 2015

Text of RPP Kls 12 Smt 1 Unit 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Sekolah:SMA NEGERI 2 Bandung

Mata pelajaran:BAHASA INDONESIA

Kelas/Semester:12/1 GANJIL

Alokasi Waktu:4 X 45 MENIT

A. Kompetensi Inti (KI)

KI 1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnyaKI 2 Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan pro-aktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahandalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah.KI 4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar 1.1. Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannya sebagai sarana komunikasi dalam mengolah, menalar, dan menyajikan informasi lisan dan tulis melalui teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalamnovel.Menunjukkan perilaku jujur, responsif dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untukmenyampaikan cerita sejarah tentang tokoh-tokoh nasional dannternasional.3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan3.3 Menganalisis teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksidalam novel baik melalui lisan maupun tulisan4.1 Menginterpretasi makna teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik secara lisan maupun tulisan4.2 Memproduksi teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun tulisan C. Indikator Pencapaian Kompetensi1. Mensyukuri anugerah Tuhan 2. Menunjukkan perilaku jujur, responsif dan santun 3. Menentukan makna isi teks cerita sejarah.4. Menginterpretasi fungsi sosial teks cerita sejarah.5. Menulis teks cerita sejarah secara berkelompok

D. Materi Pembelajaran1. Struktur Teks Cerita Sejaraha. Orientasib. Urutan peristiwa sejarah tahap1c. Urutan peristiwa sejarah tahap 2d. Urutan peristiwa sejarah tahapdste. Reorientasi2. Kaidah/Ciri Kebahasaan Teks Cerita Sejaraha. Kelas Kata (Verba dan nomina)b. Konjungsi temporalc. Afiks3. Makna Kata dan Isi Teks Cerita Sejarah4. Model Teks Cerita Sejarah sebelum dan sesudah dievaluasi5. Langkah-langkah mengevaluasi Teks Cerita Sejarah6. Model Teks Cerita Sejarah Hasil Interpretasi7. Langkah-langkah menginterpretasi Teks Cerita Sejarah8. Langkah-langkah membuat Teks Cerita Sejarah.

E. Kegiatan Pembelajaran

1. Pertemuan Kesatu

2. Pertemuan Keduaa. Kegiatan Pendahuluan1) Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi peserta didik dan kelas.2) Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang keterkaitan pengetahuan sebelumnya dengan mater yang akan dipelajari.3) Peserta didik menerima informasi tentang pembelajaran atau kompetensidasar yang akan dicapai.4) Peserta didik menyimak pencapaian cakupan materi dan penjelasan uraian pembelajaran.5) Peserta didik menerima informasi pengantar tentang peristiwa sejarah yang dianggap sebagai proses atau dinamika dalam suatu konteks historis.6) Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang berbagai peristiwa sejarah dunia.7) Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang langkah-langkah mengevaluai Teks Cerita Sejarah8) Peserta didik merespon pertanyaan dari guru tentang langkah-langkah mengiterpretasi Teks Cerita Sejarah.b. Kegiatan IntiMengamati (Fase 1)1) Peserta didik membaca model teks cerita sejarah berjudul Hadiah Nobel2) Peserta didik mengamati tayangan video Sejarah Kesultanan BantenMenanya (Fase 1)3) Peserta didik mengidentifikasi masalah yang relevan dengan bahan bacaan diantaranya diarahkan untuk menanyakan fungsi teks cerita sejarah dan bentuk atau strukturnya.4) Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, siswa merumuskan interpretasi mereka dalambentuk hipotesis.fungsi sosial Teks Cerita Sejarah Hadiah NobelMengumpulkan Informasi (Fase 2 dan 3)1) Peserta didik membentuk kelompok belajar sesuai arahan guru dengan mempertimbangkan kemampuan akademik,gender dan ras (@5 orang per kelompok)2) Peserta didik berdiskusi untuk menentukan struktur Teks Cerita Sejarah Hadiah Nobel.3) Peserta didik mengidentifikasi pernyataan yang berhubungan dengan fungsi sosial Teks Cerita Sejarah Hadiah Nobel pada halaman 58.4) Peserta didik mendiskusikan fungsi sosial Teks Cerita Sejarah Hadiah Nobel setelah membaca kembali teks tersebut.Mengasosiasi/Mengolah Informasi (Fase 4)1) Peserta didik berdiskusi mengolah hasil tentang struktur teks dan fungsi sosial Teks Cerita Sejarah Hadiah Nobel 2) Peserta didik berdiskusi mengolah hasil tentang informasi isi Teks Cerita Sejarah Hadiah Nobel3) Peserta didik berdiskusi mengolah hasil tentang makna isi Teks Cerita Sejarah Hadiah Nobel4) Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi di depan kelas.Mengomunikasikan (Fase 5)1) Peserta didik menanggapi kegiatan presentasi kelompok yang sudah tampil.2) Peserta didik berdiskusi untuk menganalisis dan mengevaluasi berdasarkan tanggapan kelompok lain.F. Kegiatan Penutup1. Peserta didik menyimak refleksi guru tentang proses belajar yang baru saja berlangsung2. Peserta didik menyimak pengarahan guru tentang materi pada proses pembelajaran berikutnya.

G. Penilaian, Pembelajaran Remedial dan Pengayaan1. Teknik penilaian2. Instrumen Penilaiana. Pertemuan Pertamab. Pertemuan Keduac. Pertemuan Ketiga3. Pembelajaran Remedial dan PengayaanH. Media/alat, Bahan, dan Sumber Belajar1. Media/alatTeks, Video dan Power Point/Teks Cerita Sejarah, Video Sejarah Kesultanan Banten, dan Power Point Struktur serta Kaidah Teks Cerita Sejarah2. Bahan-3. Sumber BelajarBuku Siswa Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik , Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015Buku Guru Bahasa Indonesia Ekspresi Diri dan Akademik , Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015

1. Instrumen Penilaian Kompetensi Sikap

a. Penilaian Kompetensi Sikap Melalui ObservasiPenilaian Sikap Kegiatan Diskusi

Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia

Kelas/Semester :XII/ 1

Kompetensi Dasar :1.1 Mensyukuri anugerah Tuhan akan keberadaan bahasa Indonesia dan menggunakannnya sesuai dengan kaidah dan konteks untuk mempersatukan bangsa.2.1 Menunjukkan perilaku jujur, responsif dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menyampaikan cerita sejarah tentang tokoh-tokoh nasional dan internasional

Topik/Subtopik:Kerja Bersama Membangun Teks Cerita Sejarah

Indikator Pencapaian Kompetensi:Peserta didik menunjukkan perilaku jujur, responsif, dan santun dalam menggunakan bahasa Indonesia untuk menyampaikan cerita sejarah tentang tokoh-tokoh nasional dan internasional

Instrumen: NoNama SiswaSyukurJujurResponsifSantunNilai

1234123412341234

1..........

2

3

Kolom Aspek perilaku diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria berikut.4=sangat baik3=baik2=cukup1=kurang Contoh Perhitungan nilai sikap

Nilai observasi pada saat diskusiNilai observasi pada saat diskusi

Nilai= Jumlah Skor X10016

Nilai= Jumlah Skor X10016

Contoh format penilaian diri setelah peserta didik belajar satu KDPenlaian DiriTopik:........ Nama:.......... Kelas :..........Setelah mempelajari materi sel elektrolisis, Anda dapat melakukan penilaian diri dengan cara memberikan tanda v pada kolom yang tersedia sesuai dengan kemampuan.No.PernyataanSudahBelum

1.Memahami Langkah-langkah Menginterpretasi Teks Cerita Sejarah

2.Mampu menginterpretasi Teks Cerita Sejarah

3.Mampu membuat Teks Cerita Sejarah

Kolom Aspek perilaku diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria berikut.

2=sudah1=belum Contoh Perhitungan nilai sikap

Contoh format penilaian diri setelah peserta didik mengerjakan tugasPenilaian DiriTugas:............ Nama:.......... Kelas :..........Bacalah baik-baik setiap pernyataan dan berilah tanda v pada kolom yang sesuai dengan keadaan diri yang sebenarnya.NoPernyataanYaTidak

1Saya selama berdiskusi kelompok untuk menyelesaikan tugas berusaha menggunakan Bahasa Indonesia yang baik (syukur)

2Saya mencatat data dengan teliti dan sesuai dengan fakta (jujur)

3Saya Selama melakukan tugas kelompok responsif dengan teman satu kelompok (responsif)

4Saya Selama berdiskusi kelompok untuk menyelesaikan tugas berusaha santun menyampaikan pendapat saya (santun)

Contoh Rekapitulasi penilaian diri peserta didik

Rekapitulasi Penilaian Diri Peserta Didik

Mata Pelajaran :................................... Topik/Materi :................................... Kelas :...................................

No

NamaSkor Pernyataan Penilaian DiriJumlahNilai

1234

1Maikel212.....

2Sana221.....

3.........

Nilai peserta didik dapat menggunakan rumus:

Nilai= Jumlah Skor X1002 x Jumlah pernyataan

Contoh penilaian antar peserta didikPenilaian antar peserta didik

Topik/Subtopik :............. Nama Teman yang dinilai:................Tanggal Penilaian:............ Nama Penilai :................

-Amati perilaku temanmu dengan cermat selama mengikuti pembelajaran-Berikan tanda v pada kolom yang disediakan berdasarkan hasil pengamatan-Serahkan hasil pengamatanmu kepada gurumuNoPerilakuDilakukan/Muncul

1Saya selama berdiskusi kelompok untuk menyelesaikan tugas berusaha menggunakan Bahasa Indonesia yang baik (syukur)YaTidak

2Saya mencatat data dengan teliti dan sesuai dengan fakta (jujur)

3Saya Selama melakukan tugas kelompok responsif dengan teman satu kelompok (responsif)

4Saya Selama berdiskusi kelompok untuk menyelesaikan tugas berusaha santun menyampaikan pendapat saya (santun)

Pengolahan penilaian:1. Perilaku /sikap pada instrumen diatas ada yang positif (no.1.2dan 4) dan ada yang negatif (no.2) Pemberian skor untuk perilaku positif YA=2, Tidak=1. Untuk yang negatif YA=1 dan Tidak =22. Selanjutnya guru dapat membuat rekapitulasi hasil penilaian menggunakan format berikut.NoNamaSkor PerilakuJumlahNilai

1234

1........

2Kencana22127

3

Nilai peserta didik dapat menggunakan rumus:

Nilai= Jumlah Skor X1002 x Jumlah perilaku

Petunjuk pengisian jurnal (diisi oleh guru):1. Tulislah identitas peserta didik yang diamati, tanggal pengamatan dan aspek yang diamati oleh guru.2. Tuliskan kejadian-kejadian yang dialami oleh peserta didik baik yang merupakan kekuatan maupun kelemahan peserta didik sesuai dengan pengamatan guru terkait dengan kompetensi inti.3. Simpanlah kartu tersebut didalam folder masing-masing peserta didik.

JURNALNama Peserta Didik :...................................Kelas :...................................Aspek yang diamati :...................................

No

Hari/TanggalKejadianKeterangan/Tindak Lanjut

1

...

2. Instrumen Penilaian Kompetensi Pengetahuana. Tes Tulis1) Soal Uraian

Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia

Kelas/Semester :XII/ 1

Kompetensi Dasar :3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan3.4 Menganalisis teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksidalam novel baik melalui lisan maupun tulisan

Topik/Subtopik:Kerja Bersama Membangun Teks Cerita Sejarah

Indikator Pencapaian Kompetensi:Menentukan makna isi teks cerita sejarah.Menginterpretasi fungsi sosial teks cerita sejarah dalam kehidupan siswa

Instrumen1. Bacalah penggalan Teks Cerita Sejarah di bawah ini!

SEJARAH KESULTANAN BANTENSejarah Kesultanan BantenKerajaan Banten berawal sekitar tahun 1526, ketika Kerajaan Demak memperluas pengaruhnya ke kawasan pesisir barat Pulau Jawa, dengan menaklukan beberapa kawasan pelabuhan kemudian menjadikannya sebagai pangkalan militer serta kawasan perdagangan. Maulana Hasanuddin, putera Sunan Gunung Jati berperan dalam penaklukan tersebut. Setelah penaklukan tersebut, Maulana Hasanuddin atau lebih sohor dengan sebutan Fatahillah, mendirikan benteng pertahanan yang dinamakan Surosowan, yang kemudian hari menjadi pusat pemerintahan, yakni Kesultanan Banten.Pada awalnya kawasan Banten dikenal dengan nama Banten Girang yang merupakan bagian dari Kerajaan Sunda. Kedatangan pasukan Kerajaan di bawah pimpinan Maulana Hasanuddin ke kawasan tersebut selain untuk perluasan wilayah juga sekaligus penyebaran dakwah Islam. Kemudian dipicu oleh adanya kerjasama Sunda-Portugis dalam bidang ekonomi dan politik, hal ini dianggap dapat membahayakan kedudukan Kerajaan Demak selepas kekalahan mereka mengusir Portugis dari Malaka tahun 1513. Atas perintah Sultan Trenggono, Fatahillah melakukan penyerangan dan penaklukkan Pelabuhan Sunda Kelapa sekitar tahun 1527, yang waktu itu masih merupakan pelabuhan utama dari Kerajaan Sunda. Selain mulai membangun benteng pertahanan di Banten, Fatahillah juga melanjutkan perluasan kekuasaan ke daerah penghasil lada di Lampung. Ia berperan dalam penyebaran Islam di kawasan tersebut, selain itu ia juga telah melakukan kontak dagang dengan raja Malangkabu (Minangkabau, Kerajaan Inderapura), Sultan Munawar Syah dan dianugerahi keris oleh raja tersebut.Tulislah 4 informasi yang sesuai dengan isi teks paragraf tersebut!

2. Cermati secara saksama penggalan Teks Cerita Sejarah berikut ini!Seiring dengan kemunduran Demak terutama setelah meninggalnya Sultan Trenggono, maka Banten melepaskan diri dan menjadi kerajaan yang mandiri. Pada 1570 Fatahillah wafat. Ia meninggalkan dua orang putra laki-laki, yakni Pangeran Yusuf dan Pangeran Arya (Pangeran Jepara). Dinamakan Pangeran Jepara, karena sejak kecil ia sudah diikutkan kepada bibinya (Ratu Kalinyamat) di Jepara. Ia kemudian berkuasa di Jepara menggantikan Ratu Kalinyamat, sedangkan Pangeran Yusuf menggantikan Fatahillah di Banten. Pangeran Yusuf melanjutkan usaha-usaha perluasan daerah yang sudah dilakukan ayahandanya. Tahun 1579, daerah-daerah yang masih setia pada Pajajaran ditaklukkan. Untuk kepentingan ini Pangeran Yusuf memerintahkan membangun kubu-kubu pertahanan. Tahun 1580, Pangeran Yusuf meninggal dan digantikan oleh puteranya, yang bernama Maulana Muhammad. Pada 1596, Maulana Muhammad melancarkan serangan ke Palembang. Pada waktu itu Palembang diperintah oleh Ki Gede ing Suro (1572 - 1627). Ki Gede ing Suro adalah seorang penyiar agama Islam dari Surabaya dan perintis perkembangan pemerintahan kerajaan Islam di Palembang. Kala itu Kerajaan Palembang lebih setia kepada Mataram dan sekaligus merupakan saingan Kerajaan Banten. Itulah sebabnya, Maulana Muhammad melancarkan serangan ke Palembang. Kerajaan Palembang dapat dikepung dan hampir saja dapat ditaklukkan. Akan tetapi, Sultan Maulana Muhammad tiba-tiba terkena tembakan musuh dan meninggal. Oleh karena itu, ia dikenal dengan sebutan Prabu Seda ing Palembang. Serangan tentara Banten terpaksa dihentikan, bahkan akhirnya ditarik mundur kembali ke Gugurnya Maulana Muhammad menimbulkan berbagai perselisihan di istana. Putra Maulana Muhammad yang bernama Abumufakir Mahmud Abdul Kadir, masih kanak-kanak.Pemerintahan dipegang oleh sang Mangkubumi. Akan tetapi, Mangkubumi berhasil disingkirkan oleh Pangeran Manggala. Pangeran Manggala berhasil mengendalikan kekuasaan di Banten. Baru setelah Abumufakir dewasa dan Pangeran Manggala meninggal tahun 1624, maka Banten secara penuh diperintah oleh Sultan Abumufakir Mahmud Abdul Kadir.

Uraikan 2 fungsi sosial yang dapat Anda petik dalam kehidupan sehari-hari!

b. Observasi Terhadap Diskusi/ Tanya Jawab

Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia

Kelas/Semester :XII/ 1

Kompetensi Dasar :3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan3.4 Menganalisis teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksidalam novel baik melalui lisan maupun tulisan4.1 Menginterpretasi makna teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik secara lisan maupun tulisan4.2 Memproduksi teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun tulisan.

Topik/Subtopik:Kerja Bersama Membangun Teks Cerita Sejarah

Indikator Pencapaian Kompetensi:1. Menentukan makna isi teks cerita sejarah.2. Menginterpretasi fungsi sosial teks cerita sejarah dalam kehidupan siswa3. Membuat Teks Cerita Sejarah

InstrumenKerjakan latihan soal dalam buku siswa nomor 5 dan 6, halaman 58 dan 59 secara berkelompok!Nama Peserta DidikPernyataanJumlah

Pengungkapan gagasan yang orisinalKebenaran konsepKetepatan penggunaan istilah

YaTidakYaTidakYaTidakYaTidak

Iceu

Wawan

Eko

Keterangan : diisi dengan ceklis ()Ya = 2Tidak = 1

c. Penugasan

Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia

Kelas/Semester :XII/ 1

Kompetensi Dasar :3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan3.4 Menganalisis teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksidalam novel baik melalui lisan maupun tulisan

Topik/Subtopik:Kerja Bersama Membangun Teks Cerita Sejarah

Indikator Pencapaian Kompetensi:1. Menentukan makna isi teks cerita sejarah.2. Menginterpretasi fungsi sosial teks cerita sejarah dalam kehidupan siswa

InstrumenCarilah masing-masing sebuah teks cerita sejarah dengan tema terbentuknya sebuah tempat/wilayah,fiksi/nonfiksi, kemudian tentukan makna isi cerita dan fungsi sosial yang terkandung di dalam teks tersebut!Pedoman PenskoranNo.Kriteria PenilaianSkor

1Isia. Lengkap dan terincib. Lengkap tetapi kurang terincic. Kurang lengkap dan terincid. Kurang lengkap dan kurang terinci4321

2Organisasia. Teratur dan logisb. Teratur tetapi tidak logisc. Kurang teratur dan logisd. Kurang teratur dan kurang logis

4321

3Pilihan Kataa. Tepat dan sesuaib. Kurang tepat dan sesuaic. Tidak tepat dan sesuai321

4Kalimata. Mudah dipahamib. Sedikit sulit dipahamic. Sulit dipahami

321

5Ejaan dan Tanda Bacaa. Tidak ada yang salahb. Sedikit yang salahc. Banyak yang salah321

3. Instrumen Penilaian Kompetensi Keterampilana. Penilaian Praktik

Mata Pelajaran :Bahasa Indonesia

Kelas/Semester :XII/ 1

Kompetensi Dasar :3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan3.4 Menganalisis teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksidalam novel baik melalui lisan maupun tulisan4.2 Menginterpretasi makna teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik secara lisan maupun tulisan4.2 Memproduksi teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun tulisan.

Topik/Subtopik:Kerja Bersama Membangun Teks Cerita Sejarah

Indikator Pencapaian Kompetensi:1. Membuat Teks Cerita Sejarah

InstrumenTulislah satu Teks Cerita Sejarah dengan tema Sekolahku!

Pedoman PenskoranNo.Kriteria PenilaianSkor

1Isie. Lengkap dan terincif. Lengkap tetapi kurang terincig. Kurang lengkap dan terincih. Kurang lengkap dan kurang terinci4321

2Organisasie. Teratur dan logisf. Teratur tetapi tidak logisg. Kurang teratur dan logish. Kurang teratur dan kurang logis

4321

3Pilihan Katad. Tepat dan sesuaie. Kurang tepat dan sesuaif. Tidak tepat dan sesuai321

4Kalimatd. Mudah dipahamie. Sedikit sulit dipahamif. Sulit dipahami

321

5Ejaan dan Tanda Bacad. Tidak ada yang salahe. Sedikit yang salahf. Banyak yang salah321

b. Penilaian PortofolioMata Pelajaran :Bahasa Indonesia

Kelas/Semester :XII/ 1

Kompetensi Dasar :3.1 Memahami struktur dan kaidah teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik melalui lisan maupun tulisan3.4 Menganalisis teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksidalam novel baik melalui lisan maupun tulisan4.3 Menginterpretasi makna teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel baik secara lisan maupun tulisan4.2 Memproduksi teks cerita sejarah, berita, iklan, editorial/opini, dan cerita fiksi dalam novel yang koheren sesuai dengan karakteristik teks baik secara lisan maupun tulisan.

Topik/Subtopik:Kerja Bersama Membangun Teks Cerita Sejarah

Indikator Pencapaian Kompetensi:1. Menentukan makna isi teks cerita sejarah.2. Menginterpretasi fungsi sosial teks cerita sejarah dalam kehidupan siswa3. Membuat Teks Cerita Sejarah

Instrumen1. Lengkapi tugas memaknai isi teks cerita sejarah yang bertema terbentuknya tempat atau wilayah dengan sumber bahan teks tersebut dan lampiran lainnya yang Anda anggap perlu!2. Kumpulkan hasil penugasan dan praktik paling lambat satu minggu dari tanggal diberikan tugas!

Format Penilaian PortofolioNo. IndikatorPeriodeAspek yang dinilaiCatatan/Nilai

Kebenaran KonsepKelengkapan GagasanSistematikaTata Bahasa

1Menentukan makna isi teks cerita sejarah.01-08-2015

2Menginterpretasi fungsi sosial teks cerita sejarah dalam kehidupan siswa

08-0802015

3Membuat Teks Cerita Sejarah

Rubrik Penilaian PortofolioNo.KomponenSkor

1Kebenaran KonsepSkor 25 jika seluruh konsep pada laporan benarSkor 15 jika sebagian konsep pada laporan benarSkor 5 jika semua konsep pada laporan salah

2Kelengkapan GagasanSkor 25 jika kelengkapan gagasan sesuai konsepSkor 15 jika kelengkapan gagasan kurang sesuai konsepSkor 5 jika kelengkapan gagasan tidak sesuai konsep

3SistematikaSkor 25 jika sistematika laporan sesuai aturan yang disepakati.Skor 15 jika sistematika laporan sesuai aturan yang disepakati.Skor 5 jika sistematika laporan sesuai aturan yang disepakati.

4Tata BahasaSkor 25 jika tata bahasa laporan sesuai kaidah bahasa yang baikSkor 15 jika tata bahasa laporan kurang sesuai kaidah bahasa yang baikSkor 5 jika tata bahasa laporan tidak sesuai kaidah bahasa yang baik

Keterangan:Skor maksimal = jumlah komponen yang dinilai x 100Nilai Portofolio = Nilai =