75
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP ) Sekolah : NIBIIS Secondary Pariaman Kelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester I Mata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Fisika Standar Kompetensi 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kompetensi Dasar 3.1 Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta kaitannya dalam kehidupan sehari-hari. Indikator 1. Menjelaskan benda dapat bermuatan listrik bila dilakukan dengan cara tertentu. 1. Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda bermuatan listrik. 2. Melakukan percobaan sederhana untuk menunjukkan sifat muatan listrik. 3. Menjelaskan secara kualitatif hubungan antara besar gaya listrik, besar muatan listrik dan jarak antara benda bermuatan listrik. A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat: 1. Membedakan muatan listrik positif dan muatan listrik negatif. 2. Membedakan listrik statis dan listrik dinamis. 3. Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford. 4. Membedakan proton, elektron, dan neutron. 5. Menjelaskan muatan sebuah benda. 6. Membedakan konduktor dan isolator. 7. Menyebutkan contoh konduktor dan isolator. 8. Menjelaskan beberapa cara untuk memberi muatan. 9. Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis. 10. Menyelidiki gaya elektrostatis. 11. Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan. 1

RPP IPA SMP Kelas IX

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Kurikulum KTSP

Citation preview

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : NIBIIS Secondary PariamanKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Fisika

Standar Kompetensi 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar 3.1 Mendeskripsikan muatan listrik untuk memahami gejala-gejala listrik statis serta

kaitannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator1. Menjelaskan benda dapat bermuatan listrik bila dilakukan dengan cara tertentu.1. Memberi contoh peristiwa yang menghasilkan benda bermuatan listrik.2. Melakukan percobaan sederhana untuk menunjukkan sifat muatan listrik.3. Menjelaskan secara kualitatif hubungan antara besar gaya listrik, besar muatan

listrik dan jarak antara benda bermuatan listrik.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Membedakan muatan listrik positif dan muatan listrik negatif.2. Membedakan listrik statis dan listrik dinamis.3. Membedakan model atom Dalton, Thomson, dan Rutherford.4. Membedakan proton, elektron, dan neutron.5. Menjelaskan muatan sebuah benda.6. Membedakan konduktor dan isolator.7. Menyebutkan contoh konduktor dan isolator.8. Menjelaskan beberapa cara untuk memberi muatan.9. Menjelaskan pengertian gaya elektrostatis.10. Menyelidiki gaya elektrostatis.11. Menentukan gaya elektrostatis suatu muatan.12. Menjelaskan pengertian medan listrik.13. Menjelaskan cara menggambar garis-garis medan listrik.14. Menjelaskan medan listrik di sekitar muatan positif, muatan negatif, dan

pasangan muatan.15. Menjelaskan prinsip kerja elektroskop.16. Mengetahui jenis muatan dengan elektroskop.17. Membuat muatan induksi dengan elektroskop.18. Menjelaskan gejala dan penerapan listrik statis.

B. Materi Pembelajaran Listrik Statis

C. Metode Pembelajaran1 1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning

1

2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Mengapa jika mistar plastik digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif?

- Mengapa muatan induksi selalu berlawanan dengan muatan benda penginduksi?

Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan muatan negatif? - Apakah yang dimaksud dengan induksi?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan muatan listrik. Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan perbedaan muatan positif

dan muatan negatif. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan perbedaan listrik

statis dan listrik dinamis. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan model atom

Dalton, Thomson, dan Rutherford. Peserta didik memperhatikan perbedaan proton, elektron, dan neutron yang

disampaikan oleh guru. Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan muatan sebuah benda. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan konduktor dan

isolator. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh konduktor

dan isolator. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai beberapa cara untuk

memberi muatan.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

2

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Apakah jenis gaya yang dihasilkan oleh dua benda yang bermuatan berbeda?

- Bagaimana menggambar garis-garis medan listrik di sekitar pasangan muatan?

Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan gaya elektrostatis? - Apakah yang dimaksud dengan medan listrik?

Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya

elektrostatis. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah mistar, dua

potongan kaca, secarik kain wol, secarik kain sutra, dan seutas tali. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen

menyelidiki gaya elektrostatis (Kegiatan 7.5 h.179). Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan

langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah

dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan.

Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan yang disampaikan oleh guru.

Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya elektrostatis dari dua buah muatan untuk dikerjakan oleh peserta didik.

Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian medan listrik. Peserta didik memperhatikan cara menggambar garis-garis medan listrik yang

disampaikan oleh guru. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai medan listrik di sekitar

muatan positif, muatan negatif, dan pasangan muatan

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

3

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Bagaimana cara mengetahui apakah suatu benda bermuatan atau tidak? - Mengapa pada gedung yang tinggi dilengkapi dengan penangkal petir?

Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan elektroskop? - Bagaimana proses terjadinya petir?

Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan prinsip kerja elektroskop. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah elektroskop,

sebuah sisir plastik, potongan karet ban, secarik kain wol, pembakar bunsen, mistar plastik, potongan kaca, dan secarik kain sutra.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengetahui jenis muatan dan membuat muatan induksi dengan elektroskop (Kegiatan 7.6 dan 7.8 h.185-186).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari hasil eksperimen yang telah dilakukan.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gejala dan penerapan

listrik statis.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3A halaman 171-196 b. Buku referensi yang relevan

c. Alat dan bahan praktikum F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes unjuk kerja Tes tertulis

4

b. Bentuk Instrumen: - Uji petik kerja prosedur - Tes PG - Tes isian - Tes uraian

c. Contoh Instrumen:- Contoh tes PG

Ebonit yang digosok dengan kain wol akan bermuatan negatif karena .... a. elektron dari ebonit ke kain wol b. proton dari ebonit ke kain wol c. elektron dari wol ke ebonit d. proton dari wol ke ebonit

- Contoh tes isianSebuah benda digosok pada benda lain sehingga sebagian elektronnya berpindah ke benda yang digosok. Dalam peristiwa ini, benda yang digosok menjadi bermuatan ....

- Contoh tes uraianDua buah benda masing-masing bermuatan +Q dan terpisah sejauh d menghasilkan gaya elektrostatis sebesar F. Kemudian, salah satu muatan itu diperbesar menjadi +2Q dan yang lain menjadi -2Q. Jarak kedua muatan sekarang didekatkan menjadi ½ d. Berapakah gaya elektrostatis kedua muatan sekarang?

Pariaman, Juli 2014MengetahuiKepala NIBIIS Secondary Pariaman Guru Mata Pelajaran

H. Alinurdin A, S. Pd Dike Nynoke, S. PdNIP.

5

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : NIBIIS Secondary PariamanKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Fisika

Standar Kompetensi 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar 3.2 Menganalisis percobaan listrik dinamis dalam suatu rangkaian serta

penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Indikator1. Menjelaskan konsep arus listrik dan beda potensial listrik.4. Membuat rangkaian komponen listrik dengan berbagai variasi baik seri maupun

paralel.5. Menggambarkan arus listrik dan beda potensial dalam bentuk tabel dan grafik.6. Menyelidiki hubungan antara arus listrik dan beda potensial dalam suatu

rangkaian (hukum Ohm).7. Menemukan perbedaan hambatan beberapa jenis bahan (konduktor, isolator dan

semikonduktor).8. Menggunakan Hukum I Kirchoff untuk menghitung tegangan dan arus dalam

rangkaian.9. Menghitung hambatan pengganti rangkaian listrik seri dan paralel.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian arus listrik.2. Menjelaskan pengertian kuat arus listrik.3. Mengukur kuat arus listrik.4. Menjelaskan pengertian beda potensial listrik.5. Membedakan rangkaian terbuka dan rangkaian tertutup.6. Menjelaskan fungsi saklar dan sekring.7. Membedakan rangkaian seri dan rangkaian pararel.8. Menyebutkan bunyi hukum Ohm.9. Menemukan hubungan antara kuat arus dengan beda potensial.10. Menjelaskan cara mengukur hambatan listrik.11. Membedakan konduktor, isolator, dan semikonduktor.12. Menyebutkan beberapa contoh konduktor, isolator, dan semikonduktor.13. Menentukan hubungan antara hambatan listrik, ukuran, dan jenis benda.14. Menentukan besarnya hambatan dari suatu bahan.15. Menyebutkan bunyi hukum I Kirchhoff.16. Memahami hukum I Kirchhoff pada rangkaian bercabang.17. Menyebutkan jenis-jenis resistor.18. Membedakan rangkaian resistor seri dan rangkaian resistor pararel.19. Memahami rangkaian resistor seri.20. Memahami rangkaian resistor pararel.

6

21. Menentukan hambatan total dalam rangkaian resistor seri dan paralel.B. Materi Pembelajaran Listrik Dinamis

C. Metode Pembelajaran1 1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning2. Metode : - Diskusi kelompok

- Eksperimen - Observasi - Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Mengapa burung yang duduk di kabel bertegangan tinggi tidak tersengat listrik?

- Manakah yang lebih terang: dua lampu yang dirangkai seri ataukah secara pararel?

Prasyarat pengetahuan: - Apakah yang dimaksud dengan kuat arus listrik? - Apakah keuntungan rangkaian seri?

Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian arus listrik. Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian kuat arus

listrik. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah baterai,

sebuah lampu pijar 3 V beserta dudukannya, sebuah ammeter, sebuah saklar, dan kabel secukupnya.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengukur kuat arus listrik (Kegiatan 8.2 h.201-202).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian beda potensial. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk membedakan rangkaian terbuka

dan rangkaian tertutup. Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan fungsi saklar dan sekring

dalam rangkaian listrik. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan rangkaian

7

seri dan rangkaian pararel.c. Kegiatan Penutup

Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Apakah fungsi hambatan listrik pada rangkaian elektronika? - Mengapa konduktor (logam) mudah menghantarkan arus listrik?

Prasyarat pengetahuan: - Faktor apakah yang mempengaruhi besar kecilnya hambatan listrik? - Apakah yang dimaksud dengan konduktor?

Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan hukum Ohm. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil lima buah baterai,

sebuah lampu beserta dudukannya,sebuah ammeter, sebuah voltmeter, dan kabel secukupnya.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen menemukan hubungan antara kuat arus dengan beda potensial listrik (Kegiatan 7.5 h.179).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan contoh soal penerapan hukum Ohm yang disampaikan oleh guru.

Guru memberikan beberapa soal penerapan hukum Ohm untuk dikerjakan oleh peserta didik.

Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan cara mengukur hambatan listrik.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan kegunaan hambatan listrik dalam rangkaian elektronika.

Peserta didik memperhatikan perbedaan konduktor, isolator, dan semikonduktor yang disampaikan oleh guru.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan beberapa contoh konduktor, isolator, dan semikonduktor.

8

Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen menentukan hubungan antara hambatan listrik, ukuran, dan jenis bahan (Kegiatan 8.16 h.224).

Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan dua batang kawat nikrom dan kawat konstanta masing-masing berdiameter 1 mm dan 2 mm sepanjang 3 m, sebuah voltmeter, sebuah ammeter,sebuah baterai, sebuah meter gulung, sebuah mikrometer, dan kabel secukupnya.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Apakah besar arus yang masuk ke titik percabangan sama dengan arus yang keluar dari titik percabangan?

- Sebutkan macam-macam resistor variabel. Prasyarat pengetahuan:

- Sebutkan bunyi hukum I Kirchhoff. - Apakah yang dimaksud dengan resistor variabel?

Pra eksperimen: - Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan Hukum I Kirchhoff. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil empat buat ammeter,

beberapa buah hambatan, sebuah baterai, sebuah saklar, dan kabel secukupnya. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen

memahami hukum I Kirchhoff (Kegiatan 8.19 h. 229). Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan

langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah

dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan contoh soal penerapan hukum I Kirchhoff yang disampaikan oleh guru.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan jenis-jenis resistor.

9

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan rangkaian resistor seri dan rangkaian resistor pararel.

Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen memahami rangkaian resistor seri dan rangkaian resistor pararel(Kegiatan 8.20 h.235 dan 8.21 h. 237).

Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan tiga buah ammeter, tiga buah voltmeter, dua buah resistor, dua buah lampu, beberapa buah baterai, dan sebuah saklar.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan hambatan total dalam rangkaian resistor seri dan rangkain resistor paralel yang disampaikanoleh guru.

Guru memberikan beberapa soal menentukan hambatan total dalam rangkaian resistor seri dan rangkain resistor paralel untuk dikerjakan oleh peserta didik.

Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3A halaman 197-252 b. Buku referensi yang relevan

c. Alat dan bahan praktikum F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes unjuk kerja Tes tertulis Penugasan

b. Bentuk Instrumen: - Uji petik kerja prosedur - Tes isian

- Tes uraian - Tes identifikasi - Tugas rumah

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes isian

Besaran yang menyatakan jumlah muatan listrik yang mengalir setiap detik disebut ....

- Contoh tes uraianTiga buah hambatan masing-masing 4 ohm, 6 ohm, dan 8 ohm dirangkai

10

secara pararel. Tentukan hambatan totalnya.- Contoh tes identifikasi

Tentukan bahan-bahan yang termasuk ke dalam konduktor, isolator, dan semikonduktor dari bahan-bahan yang tersedia berikut: kertas, besi, karet, baja, arsen, silikon, plastik, dan perak.

- Contoh tugas rumahBuatlah grafik yang menunjukkan hubungan antara besarnya arus listrik dan beda potensial.

Pariaman, Agustus 2014MengetahuiKepala NIBIIS Secondary Pariaman Guru Mata Pelajaran

H. Alinurdin A, S. Pd Dike Nynoke, S. PdNIP.

11

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : NIBIIS Secondary PariamanKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Fisika

Standar Kompetensi 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar 3.3 Mendeskripsikan prinsip kerja elemen dan arus listrik yang ditimbulkannya

serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari

Indikator1. Menjelaskan konsep gaya gerak listrik (ggl) sumber arus listrik.2. Mengukur tegangan antara kutub-kutub sumber tegangan dan tegangan jepit

(tegangan terpakai).3. Menjelaskan susunan dan cara kerja elemen listrik primer dan elemen listrik

sekunder.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian beda potensial listrik.2. Menyebutkan fungsi kapasitor.3. Menyebutkan syarat terjadinya arus listrik.4. Membedakan arah aliran arus listrik di dalam rangkaian dan di dalam sumber

arus.5. Membedakan gaya gerak listrik (ggl) dan tegangan jepit.6. Menjelaskan cara mengukur gaya gerak listrik (ggl).7. Menjelaskan cara mengukur tegangan jepit.8. Mengukur beda potensial listrik.9. Menjelaskan pengertian elemen listrik. 10. Membedakan elemen listrik primer dan elemen listrik sekunder. 11. Menyebutkan beberapa contoh elemen listrik primer dan elemen listrik

sekunder. 12. Menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja beberapa contoh elemen listrik

primer dan elemen listrik sekunder.

B. Materi Pembelajaran Listrik Dinamis

C. Metode Pembelajaran1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok

- Eksperimen

12

- Observasi - Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Bagaimana kita dapat mengukur gaya gerak listrik (ggl)? - Dapatkah kamu menyebutkan alat elektronik yang tidak menggunakan

sumber arus listrik? Prasyarat pengetahuan:

- Apakah yang dimaksud dengan gaya gerak listrik (ggl)? - Apakah yang dimaksud dengan elemen listrik?

Pra eksperimen: - Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian beda potensial. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan fungsi kapasitor. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan syarat terjadinya

arus listrik. Peserta didik memperhatikan perbedaan arah aliran arus listrik di dalam

rangkaian dan di dalam sumber arus yang disampaikan oleh guru. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan gaya gerak

listrik (ggl) dan tegangan jepit. Peserta didik memperhatikan cara mengukur gaya gerak listrik (ggl) dan

tegangan jepit yang disampaikan oleh guru. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah baterai,

sebuah lampu pijar 3 V beserta dudukannya, sebuah voltmeter, sebuah saklar, dan kabel secukupnya.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengukur beda potensial listrik (Kegiatan 8.4 h. 205).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian elemen listrik. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan elemen

primer dan elemen sekunder. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan beberapa contoh elemen

primer dan elemen sekunder. Guru membagi tugas kelompok: 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja

elemen volta. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja

baterai

13

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja akumulator (aki).

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja dinamo.

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja sel surya

Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3A halaman 202-211 b. Buku referensi yang relevan c. Alat dan bahan praktikum

d. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis Tes unjuk kerja

b. Bentuk Instrumen: Tes PG Tes uraian Uji petik kerja produk

c. Contoh Instrumen: - Instrumen tes PG

Sel yang prinsip kerjanya berdasarkan keluarnya elektron-elektron dari permukaan material ketika material dikenai cahaya adalah ....a. sel natrium-sulfida c. fuell cellb. sel foto d. sel surya

- Contoh tes uraianJelaskan apa yang dimaksud dengan gaya gerak listrik (ggl).

14

...............,......................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP

15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : NIBIIS Secondary PariamanKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) Fisika

Standar Kompetensi 3. Memahami konsep kelistrikan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar 3.4 Mendeskripsikan hubungan energi dan daya listrik serta pemanfaatannya dalam

kehidupan sehari-hari.

Indikator1. Menjelaskan hubungan antara beda potensial (V) dan kuat arus (I ) dengan

energi listrik.2. Menunjukkan perubahan energi listrik menjadi energi bentuk lain.3. Menjelaskan hubungan antara daya listrik dan energi listrik.4. Menerapkan konsep energi dan daya listrik dalam perhitungan penggunaan

listrik di rumah tangga.5. Mempraktikkan penghematan energi dalam kehidupan sehari-hari dan

mengemukakan alasannya.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan faktor-faktor yang menentukan energi listrik.2. Mengamati hubungan antara kalor dengan beda potensial.3. Mengamati hubungan antara kalor dengan kuat arus listrik.4. Mengamati hubungan antara kalor dengan lama aliran arus listrik.5. Menjelaskan rumusan energi listrik.6. Menyebutkan asas Black.7. Menjelaskan penerapan asas Black dalam kehidupan sehari-hari.8. Menyebutkan alat-alat pengubah energi listrik.9. Menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja beberapa alat pengubah energi

listrik.10. Menjelaskan pengertian daya listrik.11. Menjelaskan hubungan antara daya listrik dan energi listrik.12. Menjelaskan langkah-langkah untuk menentukan energi listrik

dalam satuan kWh.13. Menyebutkan kesetaraan nilai antara kWh dan joule.14. Menjelaskan cara melakukan penghematan dalam menggunakan energi.

B. Materi PembelajaranEnergi dan Daya Listrik

C. Metode Pembelajaran 1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning

16

2. Metode : - Diskusi kelompok - Eksperimen - Observasi - Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Bagaimana cara menentukan besarnya energi listrik? Prasyarat pengetahuan:

- Sebutkan besaran yang menentukan nilai energi listrik Pra eksperimen:

- Berhati-hatilah menggunakan alat dan bahan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan faktor-faktor yang

menentukan energi listrik. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil kawat nikelin

sepanjang 1 m, lima buah baterai, sebuah hambatan geser, sebuah ammeter, sebuah saklar, sebuah voltmeter, sebuah stopwatch, sebuah termometer dan kabel secukupnya.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati hubungan antara kalor dengan beda potensial, kuat arus listrik, dan lama aliran arus listrik (Kegiatan 9.2 h.255, Kegiatan 9.3, dan 9.4 h. 256).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik diminta untuk membuat kesimpulan dari hasil eksperimen yang telah dilakukan.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan rumusan energi

listrik. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan energi listrik yang

disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan energi listrik untuk dikerjakan

oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika

masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

17

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Mengapa elemen pemanas alat-alat listrik umumnya berupa lilitan? Prasyarat pengetahuan:

- Sebutkan alat-alat pengubah energi listrik.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan asas Black. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penerapan asas Black

dalam kehidupan sehari-hari. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan alat-alat pengubah energi

listrik. Guru membagi tugas kelompok: 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja

setrika listrik. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja

kompor listrik. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja

solder listrik. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja

kipas angin. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik dan prinsip kerja

bel listrik. Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran

dilaksanakan. Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk

karya tulis. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan

kelompok yang lain. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

18

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

- Bagaimana PLN menghitung biaya energi listrik yang dipakai pada sebuah rumah?

- Mengapa lampu TL lebih hemat pemakaiannya dibandingkan lampu pijar?

Prasyarat pengetahuan: - Bagaimana langkah-langkah untuk menentukan energi listrik

dalam satuan kWh? - Bagaimana cara melakukan penghematan dalam menggunakan energi

listrik?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian daya listrik. Peserta didik memperhatikan hubungan antara daya listrik dan energi listrik

yang disampaikan oleh guru. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru menentukan rumusan daya

listrik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan langkah-langkah untuk

menentukan energi listrik dalam satuan kWh. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan kesetaraan nilai antara

kWh dan joule. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan daya listrik yang

disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan daya listrik untuk dikerjakan

oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika

masih ada peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara melakukan penghematan dalam menggunakan energi listrik.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3A halaman 253-275 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan

d. Alat dan bahan praktikum

19

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes unjuk kerja Tes tertulis Penugasan

b. Bentuk Instrumen: Uji petik kerja prosedur Tes PG Tes uraian Tugas rumah Proyek

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Sebuah mesin pendingin 500 watt dipasang selama 10 menit menimbulkan kalor .... kaloria. 300.000 c. 5.000 b. 72.000 d. 1.200

- Contoh tes uraianJelaskan dan berikan contoh perubahan energi listrik menjadi: a. energi gerak b. energi kalor

- Contoh tugas rumahLihatlah kWh meter yang ada dirumahmu, kemudian hitunglah penggunaan energi listrik yang terpakai selama 1 bulan.

- Contoh proyekBuatlah sebuah artikel mengenai cara melakukan penghematan energi listrik dalam kehidupan sehari-hari.

...............,...................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

20

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar4.1. Menyelidiki gejala kemagnetan dan cara membuat magnet.

Indikator1. Menunjukkan sifat kutub magnet.2. Menjelaskan cara membuat magnet dan sebab-sebab hilangnya sifat kemagnetan

suatu bahan.3. Memaparkan teori kemagnetan bumi.4. Menunjukkan medan magnet di sekitar penghantar berarus listrik.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian magnet.2. Menyebutkan macam-macam magnet.3. Membedakan bahan feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik.4. Menyebutkan contoh bahan feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik. 5. Mengamati arah gerak magnet batang.6. Membedakan magnet alam dan magnet buatan.7. Menjelaskan cara membuat magnet buatan.8. Menjelaskan sebab-sebab hilangnya sifat kemagnetan suatu bahan.9. Menjelaskan pengertian medan magnet.10. Menjelaskan pengertian garis gaya magnet.11. Mengamati gaya antar-kutub magnet dan medan magnet.12. Menjelaskan medan magnet bumi.13. Membedakan sudut deklinasi dan sudut inklinasi.14. Menjelaskan pengertian kuat medan magnet.15. Menyebutkan faktor yang mempengaruhi besarnya medan magnet.16. Mencari hubungan antara arah arus, medan magnet, dan kuat arus listrik.17. Menjelaskan cara menentukan arah medan magnet.

21

18. Mengamati arah medan magnet di sekitar kawat lurus berarus listrik.19. Mengamati medan magnet kumparan berarus.

B. Materi Pembelajaran Kemagnetan

C. Metode Pembelajaran1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning

2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah

- Eksperimen - Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Apakah aluminium tergolong bahan feromagnetik atau paramagnetik? Apakah kita dapat membuat magnet?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan bahan paramagnetik? Bagaimana cara membuat magnet?

Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian magnet. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan macam-macam magnet. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan bahan

feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan contoh bahan

feromagnetik, paramagnetik, dan diamagnetik. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah magnet

batang, sebuah statif, dan seutas benang. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen

mengamati arah gerak magnet batang (Kegiatan 10.3 h.3). Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan

langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah

dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

22

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan perbedaan magnet alam dan magnet buatan.

Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan cara membuat magnet dan hal-hal yang dapat menghilangkan sifat kemagnetan suatu bahan.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian medan magnet

dan garis gaya magnet.

Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati gaya antar-kutub magnet batang dan medan magnet(Kegiatan 10.7 h.8 dan Kegiatan 10.8 h 9).

Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan dua buah magnet batang, sebuah statif, seutas benang, selembar kertas HVS, dan sejumput serbuk besi.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Bagaiamana cara menentukan sudut inklinasi? Bagaimana hubungan antara kuat medan magnet dan kuat arus listrik?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan inklinasi? Faktor apakah yang mempengaruhi besarnya medan magnet?

Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan medan magnet bumi. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan sudut deklinasi

dan sudut inklinasi. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan cara menentukan

sudut deklinasi dan sudut inklinasi. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya.

23

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian kuat medan magnet.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor yang mempengaruhi besarnya medan magnet.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil sebuah kompas, kawat lurus sepanjang 20 cm, hambatan geser, sebuah ammeter, sebuah baterai 9 V, kabel penghantar secukupnya, sebuah saklar, dan dua buah penumpu.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mencari hubungan antara arah arus, medan magnet, dan kuat arus listrik (Kegiatan 10.11 h.15).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan cara menentukan arah medan magnet.

Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen mengamati arah medan magnet di sekitar kawat lurus berarus listrik dan mengamati medan magnet kumparan berarus (Kegiatan 10.12 h.16 dan Kegiatan 10.13 h.18).

Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan kawat lurus panjang 20 cm, sebuah kompas kecil, selembar karton seukuran kuarto, sebuah baterai 9 V, sebuah saklar, kabel penghantar secukupnya, sebuah magnet batang, kawat tembaga sepanjang 20 cm, dan serbuk besi secukupnya.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3B halaman 1-19 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan d. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis Tes unjuk kerja

b. Bentuk Instrumen: Tes PG

24

Tes uraian Tes isian Uji petik kerja produk

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Andaikan kutub utara dan kutub selatan bumi tepat berada di khatulistiwa, maka ....a. sudut inklinasi selalu 00 c. sudut deklinasi selalu 00

b. sudut inklinasi selalu 900 d. sudut dekklinasi selalu 1800

- Contoh tes isianSudut yang dibentuk oleh penyimpangan arah utara-selatan kutub magnet jarum kompas terhadap arah utara-selatan geografis bumi disebut ....

- Contoh tes uraianMengapa bahan plastik tidak dapat dijadikan magnet dengan cara apapun?

...............,......................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

25

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar4.2. Mendeskripsikan pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi.

Indikator1. Menjelaskan cara kerja elektromagnetik dan penerapannya dalam beberapa

produk teknologi.2. Menemukan penggunaan gaya Lorentz pada beberapa alat listrik sehari-hari.3. Menyadari pentingnya pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian elektromagnet.2. Menyebutkan faktor mempengaruhi kekuatan medan magnet yang dihasilkan

elektromagnet.3. Menjelaskan aplikasi elektromagnet dalam beberapa produk teknologi.4. Menjelaskan pengertian gaya Lorentz.5. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz.6. Menentukan besar dan arah gaya Lorentz.7. Menjelaskan aplikasi gaya Lorentz dalam kehidupan sehari-hari.

26

B. Materi Pembelajaran Kemagnetan

C. Metode Pembelajaran1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah

- Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Mengapa medan magnet dapat timbul pada magnet yang dialiri arus listrik? Prasyarat pengetahuan:

Apakah yang dimaksud dengan elektromagnet?b. Kegiatan Inti

Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian elektromagnet. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor mempengaruhi

kekuatan medan magnet yang dihasilkan elektromagnet. Guru membagi tugas kelompok:

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja bel listrik. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja relai. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja pesawat telepon. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja motor listrik. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan prinsip kerja multimeter.

Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

27

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Faktor apakah yang mempengaruhi besarnya gaya Lorentz? Prasyarat pengetahuan:

Apakah yang dimaksud dengan gaya Lorentz?

b. Kegiatan Inti Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gaya Lorentz. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor-faktor yang

mempengaruhi besarnya gaya Lorentz. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai cara menentukan arah

gaya Lorentz. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan gaya Lorentz pada

kawat yang berarus yang disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan gaya Lorentz pada kawat yang

berarus untuk dikerjakan oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika

masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan aplikasi gaya Lorentz. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi gaya Lorentz

dalam kehidupan sehari-hari. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3B halaman 19-32 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis Penugasan

b. Bentuk Instrumen: Tes PG Tes uraian Tugas rumah

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Di bawah ini adalah alat yang memanfaatkan prinsip elektromagnet, kecuali ....a. bel listrik b. rice cooker

28

b. pesawat telepon d. relai- Contoh tes uraian

Sebutkan tiga macam alat dapur yang menggunakan prinsip kerja motor listrik. Jelaskan cara kerja masing-masing alat itu.

- Contoh tugas rumahDatalah alat-alat listrik yang ada dirumahmu dan kelompokkan yang prinsip kerjanya menggunakan gaya Lorenzt.

...............,......................

MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 4. Memahami konsep kemagnetan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kompetensi Dasar 4.3 Menerapkan konsep induksi elektromagnetik untuk menjelaskan prinsip kerja beberapa alat yang memanfaatkan prinsip induksi elektromagnetik.

Indikator10. Menjelaskan hubungan antara pergerakan garis medan magnetik

dengan terjadinya gaya gerak listrik induksi melalui percobaan.11. Menjelaskan prinsip kerja generator dan dinamo secara sederhana.12. Menjelaskan secara kualitatif prinsip sederhana cara kerja

transformator.13. Mendeskripsikan kegunaan trafo dalam kehidupan sehari-hari.

A. Tujuan Pembelajaran

29

Peserta didik dapat:1. Menjelaskan pengertian induksi elektromagnet.2. Menjelaskan pengertian arus listrik induksi.3. Mengamati timbulnya arus listrik oleh magnet.4. Membedakan arus listrik searah (DC) dan arus listrik bolak-balik (AC).5. Menjelaskan pengertian arus riak.6. Menjelaskan manfaat arus riak dalam kehidupan sehari-hari.7. Menjelaskan pengertian Gaya Gerak Listrik (GGL) induksi.8. Membedakan kumparan primer dan kumparan sekunder.9. Membedakan arus primer dan arus sekunder.10. Memahami GGL induksi dua kumparan.11. Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya GGL induksi.12. Menyebutkan penerapan GGL induksi dalam kehidupan sehari-hari.13. Membedakan prinsip kerja generator listrik DC dan generator listrik AC.14. Menjelaskan fungsi transformator.15. Memahami prinsip kerja trafo.16. Menyebutkan syarat trafo ideal.17. Membedakan trafo step-up dan trafo step-down.18. Menjelaskan pengertian efisiensi trafo.19. Menjelaskan kegunaan trafo dalam kehidupan sehari-hari.

B. Materi Pembelajaran Induksi Elektromagnetik

C. Metode Pembelajaran1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah

- Observasi - Eksperimen

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Apakah listrik dapat menghasilkan magnet? Apakah perbedaan generator DC dan generator AC?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan induksi elektromagnet? Apakah yang dimaksud dengan generator?

Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian induksi

elektromagnet.

30

Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian arus listrik induksi.

Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah magnet batang yang berbeda ukurannya, sebuah galvanometer, dan dua buah kumparan kawat.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen mengamati timbulnya arus listrik oleh magnet (Kegiatan 11.1 h.35).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan arus listrik searah (DC) dan arus listrik bolak-balik (AC).

Peserta didik memperhatikan pengertian dan manfaat arus riak dalam kehidupan sehari-hari yang disampaikan oleh guru.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian Gaya Gerak Listrik (GGL) induksi.

Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan kumparan primer dan kumparan sekunder.

Peserta didik mendiskusikan dengan kelompoknya mengenai perbedaan arus primer dan arus sekunder.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya.

Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen memahami GGL induksi dua kumparan (Kegiatan 11.3 h.38-39)

Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan menggunakan dua buah kumparan, sebuah galvanometer, sebuah inti besi, sebuah baterai 9 V, sebuah saklar, dan kabel penghubung secukupnya.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya GGL induksi.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan penerapan GGL induksi dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik memperhatikan perbedaan prinsip kerja generator listrik DC dan generator listrik AC yang disampaikan oleh guru.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

31

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Alat apakah yang paling berperan untuk mengubah tegangan listrik? Bagaimana cara menghitung efesiensi trafo?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan transformator? Apakah yang dimaksud dengan efesiensi trafo?

Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian transformator. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil dua buah trafo kecil

(500 mA) yang masing-masing berupa trafo step-up dan trafo step-down, sebuah pembangkit sinyal, sebuah sumber arus listrik DC (misalnya baterai, aki, atau catu daya), dan sebuah osiloskop.

Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen memahami prinsip kerja trafo (Kegiatan 11.5 h.44).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai prinsip kerja trafo. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan syarat trafo ideal. Peserta didik memperhatikan perbedaan trafo step-up dan trafo step-down yang

disampaikan oleh guru. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian efisiensi trafo. Peserta didik memperhatikan contoh soal menentukan efisiensi trafo yang

disampaikan oleh guru. Guru memberikan beberapa soal menentukan efisiensi trafo untuk dikerjakan

oleh peserta didik. Guru mengoreksi jawaban peserta didik apakah sudah benar atau belum. Jika

masih terdapat peserta didik yang belum dapat menjawab dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan aplikasi trafo dalam kehidupan sehari-hari.

Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

32

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3B halaman 33-60 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan d. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis Tes unjuk kerja Penugasan

b. Bentuk Instrumen: Tes PG Tes uraian Uji petik kerja produk Tugas rumah

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Faktor berikut dapat memperbesar ggl induksi yang dihasilkan generator atau dinamo, kecuali ....a. mempercepat putaranb. menggunakan kumparan dengan lilitan kawat yang lebih banyakc. menggunakan magnet yang lebih kuatd. menggunakan kawat lilitan yang berukuran penampang lebih besar

- Contoh tes uraiana. Mengapa trafo berdaya rendah menggunakan lilitan kawat berpenampang

kecil sedangkan trafo berdaya tinggi menggunakan lilitan kawat berpenampang besar?

b. Mengapa trafo yang berarus listrik rendah memiliki jumlah kawat yang lebih banyak daripada trafo yang berarus listrik tinggi?

- Contoh tugas rumahBuatlah artikel tentang pemanfaatan transformator pada peralatan elektronika.

...............,......................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

33

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar

34

5.1 Mendeskripsikan karakteristik sistem tata surya.

Indikator1. Mendeskripsikan anggota tata surya.2. Menjelaskan gravitasi sebagai gaya tarik antara matahari dan planet.3. Mendeskripsikan orbit planet mengitari matahari berdasarkan model tata surya.4. Mendeskripsikan perbandingan antar planet ditinjau dari massa, jari-jari, jarak

rata-rata ke matahari, dan sebagainya dengan menggunakan tabel.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian tata surya.2. Menyebutkan anggota tata surya.3. Menjelaskan pengertian planet.4. Menyebutkan planet dalam tata surya.5. Membedakan perihelium dan aphelium.6. Membedakan rotasi dan revolusi planet.7. Menjelaskan pengelompokan planet.8. Menjelaskan perbandingan antar planet ditinjau dari garis tengah, massa, kala

rotasi, kala revolusi, dan jarak ke matahari.9. Menjelaskan pengertian satelit.10. Menyebutkan satelit-satelit besar dalam tata surya.11. Menjelaskan pengertian asteroid.12. Menyebutkan contoh asteroid dalam tata surya.13. Menjelaskan pengertian komet.14. Menjelaskan karakteristik komet.15. Membedakan meteor dan meteorit.

B. Materi Pembelajaran Anggota Tata Surya

C. Metode Pembelajaran1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah

- ObservasiD. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Benda manakah yang menjadi pusat tata surya? Bumi atau matahari? Apakah pluto termasuk sebuah planet?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan tata surya? Apakah yang dimaksud dengan planet?

b. Kegiatan Inti

35

Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian tata surya. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan anggota tata surya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian planet. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menyebutkan planet dalam tata

surya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan garis edar planet (orbit). Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan perihelium

dan aphelium. Peserta didik memperhatikan perbedaan rotasi dan revolusi planet yang

disampaikan oleh guru. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengelompokan planet. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbandingan antar planet

ditinjau dari garis tengah, massa, kala rotasi, kala revolusi, dan jarak ke matahari.

Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Dapatkah kita mengamati meteor secara langsung? Mengapa ekor komet selalu menjauhi matahari?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan meteor? Apakah yang dimaksud dengan komet?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,

masing-masing kelompok terdiri dari 4-5 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan karakteristik anggota tata surya.

Guru membagi tugas kelompok: 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik satelit. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik asteroid. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik komet. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik meteroid.

Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

36

Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai reproduksi aseksual pada hewan.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3B halaman 61-70 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis Penugasan

b. Bentuk Instrumen: Tes PG Tes uraian Tes isian Tugas rumah

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Anggota tata surya yang memiliki orbit paling lonjong adalah ....a. asteroid c. kometb. planet d. meteroid

- Contoh tes isianPosisi planet pada orbit yang jaraknya paling jauh ke matahari dinamakan ....

- Contoh tes uraian

Mengapa planet-planet dapat beredar mengelilingi matahari?- Contoh tugas rumah

Buatlah artikel yang memuat deskripsi karakteristik sebuah planet.

...............,......................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

37

38

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar 5.2 Mendeskripsikan matahari sebagai bintang dan bumi sebagai salah satu planet.

Indikator1. Mendeskripsikan matahari sebagai salah satu bintang.2. Mendeskripsikan sumber pembentukan energi matahari.3. Mendeskripsikan susunan lapisan matahari.4. Mendeskripsikan karakteristik bumi.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian bintang.2. Menyebutkan bentuk dan ukuran matahari.3. Menjelaskan warna matahari.4. Menjelaskan sumber energi matahari.5. Menjelaskan manfaat cahaya matahari bagi kehidupan di bumi.6. Menjelaskan susunan lapisan matahari.7. Menjelaskan aktivitas matahari.8. Menjelaskan pengaruh aktivitas matahari.9. Menjelaskan bentuk dan ukuran bumi.10. Menjelaskan gaya tarik bumi.11. Menjelaskan pengertian globe.12. Menjelaskan manfaat globe.13. Menjelaskan cara pembagian wilayah waktu.

B. Materi Pembelajaran Matahari sebagai Bintang dan Bumi sebagai Planet

C. Metode Pembelajaran1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning 2. Metode : - Diskusi kelompok - Observasi

- Ceramah

39

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Apakah kesamaan matahari dengan bintang? Bagaimana terbentuknya aurora?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan bintang? Apakah yang dimaksud dengan aurora?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian bintang. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk menjelaskan bentuk dan ukuran

matahari. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai warna matahari. Peserta didik memperhatikan sumber energi matahari yang disampaikan oleh

guru. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat cahaya matahari

bagi kehidupan di bumi. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan

kelompok yang lain. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan susunan lapisan matahari

(inti matahari, fotosfer, kromosfer, dan korona). Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai aktivitas matahari

(bintik matahari, gumpalan matahari, dan lidah api). Peserta didik memperhatikan pengaruh aktivitas matahari (aurora, badai

matahari, dan angin matahari) yang disampaikan oleh guru. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bentuk dan ukuran bumi. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gaya tarik bumi. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian globe. Peserta didik memperhatikan manfaat globe yang disampaikan oleh guru. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai cara pembagian

wilayah waktu.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3A halaman 71-80 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan

40

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis b. Bentuk Instrumen:

Tes PG Tes isian Tes uraian

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Reaksi nuklir di matahari berlangsung pada ....a. inti c. fotosfer

b. kromosfer d. korona - Contoh tes isian

Matahari dikatakan sebagai salah satu bintang karena ....- Contoh tes uraian

Sebut dan jelaskan lapisan-lapisan penyusun matahari.

...............,......................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN41

( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar 5.3 Mendeskripsikan gerak edar bumi, bulan, dan satelit buatan serta pengaruh interaksinya.

Indikator1. Menjelaskan akibat rotasi dan revolusi bumi.2. Menjelaskan periode rotasi bulan dan posisinya terhadap bumi.3. Mendiskripsikan terjadinya gerhana bulan, gerhana matahari, dan

menghubungkannya dengan peristiwa pasang surut air laut.4. Menjelaskan fungsi satelit buatan.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian rotasi bumi.2. Mengamati pergantian siang dan malam.3. Menjelaskan akibat rotasi bumi.4. Menjelaskan pengertian revolusi bumi.5. Menjelaskan akibat revolusi bumi.6. Mengamati perubahan kenampakan rasi bintang.7. Menjelaskan penetapan tanggal pada kalender masehi.8. Menjelaskan bulan sebagai satelit bumi.9. Membedakan bulan sideris dan bulan sinodis.10. Menjelaskan bentuk dan ukuran bulan.11. Menjelaskan fase bulan.12. Menjelaskan penetapan tanggal pada kalender hijriah.13. Menjelaskan pengertian gerhana.14. Menbedakan gerhana bulan dan gerhana matahari. 15. Memperagakan gerhana bulan dan gerhana matahari.16. Menjelaskan pasang surut air laut.17. Menjelaskan pengertian luar angkasa.18. Menjelaskan penjelajahan dan penemuan luar angkasa.19. Membedakan satelit alami dan satelit buatan.20. Menyebutkan macam-macam satelit buatan untuk berbagai kepentingan

manusia.21. Menjelaskan pembagian satelit berdasarkan ketinggian garis edarnya.22. Menjelaskan manfaat satelit Palapa.

B. Materi PembelajaranBumi sebagai Planet, Bulan sebagai Satelit Bumi, dan Penjelajahan Luar Angkasa

C. Metode Pembelajaran

42

1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning

2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah

- Observasi - Eksperimen

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Mengapa terjadi perbedaan waktu di berbagai tempat di muka bumi? Apakah syarat terjadinya bulan purnama?

Prasyarat pengetahuan: Apakah akibat terjadinya rotasi bumi? Apakah yang dimaksud dengan fase bulan?

Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti

Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian rotasi bumi. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil globe dan lampu

meja. Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen

mengamati pergantian siang dan malam (Kegiatan 12.3 h.81). Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan

langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru. Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah

dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai akibat rotasi bumi. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian revolusi bumi. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan akibat revolusi bumi. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Guru memberikan instruksi kepada peserta didik untuk melakukan eksperimen

mengamati perubahan kenampakan rasi bintang (Kegiatan 12.4 h.86). Peserta didik secara berkelompok melakukan eksperimen dengan

menggunakan globe, bohlam, dan empat benda yang mudah ditemukan di laboratorium (misalnya jeregen, ember, buku, dan bangku kecil).

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penetapan tanggal

43

dalam kalender masehi. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan bulan sebagai satelit bumi. Peserta didik memperhatikan perbedaan bulan sideris dan bulan sinodis yang

disampaikan oleh guru. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan bentuk dan ukuran bulan. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai fase bulan. Peserta didik memperhatikan penetapan tanggal dalam kalender hijriah yang

disampaikan oleh guru.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Bagaimana proses terjadinya gerhana bulan? Mengapa satelit Palapa seolah tidak bergerak jika dilihat dari bumi?

Prasyarat pengetahuan: Apakah syarat terjadinya gerhana bulan? Apakah manfaat satelit Palapa?

Pra eksperimen: Berhati-hatilah dalam melakukan praktikum.

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gerhana. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perbedaan gerhana

bulan dan gerhana matahari. Perwakilan dari tiap kelompok diminta untuk mengambil senter dan dua buah

bola plastik (besar dan kecil). Guru mempresentasikan langkah kerja untuk melakukan eksperimen

memperagakan gerhana bulan dan gerhana matahari (Kegiatan 12.6 h.93 dan Kegiatan 12.7 h.94).

Peserta didik dalam setiap kelompok melakukan eksperimen sesuai dengan langkah kerja yang telah dijelaskan oleh guru.

Guru memeriksa eksperimen yang dilakukan peserta didik apakah sudah dilakukan dengan benar atau belum. Jika masih ada peserta didik atau kelompok yang belum dapat melakukannya dengan benar, guru dapat langsung memberikan bimbingan.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pasang surut air laut. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian luar angkasa. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai penjelajahan dan

penemuan luar angkasa. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian satelit. Peserta didik memperhatikan perbedaan satelit alami dan satelit buatan yang

44

disampaikan oleh guru. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan macam-macam satelit

buatan untuk berbagai kepentingan manusia. Peserta didik memperhatikan pembagian satelit berdasarkan ketinggian garis

edarnya yang disampaikan oleh guru. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat satelit Palapa. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3B halaman 81-108 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan d. Alat dan bahan praktikum

F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis Penugasan

b. Bentuk Instrumen: Tes PG Tes uraian Tugas rumah

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Gerhana matahari total terjadi ketika .... a. bulan memasuki umbra bumi c. bumi memasuki umbra bulan b. bulan memasuki penumbra bumi d. bumi memasuki penumbra bulan

- Contoh tes isianPermukaan bulan yang menghadap bumi selalu sama hal ini disebabkan ....

- Contoh tes uraianSebutkan pengaruh rotasi dan revolusi bumi.

- Contoh tugas rumahBuatlah artikel tentang sejarah peluncuran satelit Palapa hingga saat ini dan manfaatnya bagi kepentingan bangsa Indonesia.

...............,......................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

45

( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar 5.4 Mendeskripsikan proses-proses khusus yang terjadi di lapisan litosfer dan atmosfer yang terkait dengan perubahan zat dan kalor.

Indikator1. Menjelaskan pengaruh proses-proses yang terjadi dilapisan litosfer terhadap

perubahan zat dan kalor.2. Menjelaskan pengaruh proses-proses yang terjadi dilapisan atmosfer terhadap

perubahan zat dan kalor.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian litosfer.2. Menjelaskan bentuk permukaan daratan.3. Menjelaskan bentuk permukaan dasar laut.4. Menjelaskan pengertian batuan.5. Menyebutkan jenis-jenis batuan berdasarkan proses terbentuknya.6. Membedakan batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.7. Menjelaskan pengertian vulkanisme.8. Menyebutkan manfaat vulkanisme.9. Menjelaskan pengertian gempa bumi.10. Menyebutkan jenis-jenis gempa berdasarkan penyebabnya.11. Membedakan bahan galian dan bahan tambang.12. Menjelaskan proses terbentuknya tanah.13. Membedakan pelapukan fisis, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologi.14. Menjelaskan pengertian erosi.15. Menjelaskan pengertian sedimentasi.16. Menjelaskan pengertian hidrosfer.17. Menjelaskan perairan di permukaan bumi.18. Menjelaskan perairan di bawah permukaan bumi.19. Menjelaskan suhu air laut.20. Menjelaskan pengertian kadar garam (salinitas).21. Menyebutkan faktor yang menentukan tinggi rendahnya kadar garam.22. Menjelaskan massa jenis air laut.23. Menjelaskan gerakan air laut.24. Menjelaskan pengertian atmosfer.25. Menyebutkan manfaat atmosfer.26. Menjelaskan komposisi gas dalam atmosfer.27. Menjelaskan susunan lapisan atmosfer.

B. Materi Pembelajaran

46

Litosfer, Hidrosfer, dan Atmosfer

C. Metode Pembelajaran1. Model : - Direct Instruction (DI)

- Cooperative Learning2. Metode : - Diskusi kelompok

- Observasi - Ceramah

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Mengapa bentuk muka bumi di berbagai tempat tidak rata? Bagaimana cara kalian menghadapi gempa bumi?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan bentang alam? Apakah yang dimaksud dengan gempa bumi?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian litosfer. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai bentuk permukaan

daratan dan bentuk permukaan dasar laut. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian batuan. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan jenis-jenis batuan

berdasarkan proses terbentuknya. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan batuan beku,

batuan sedimen, dan batuan metamorf. Perwakilan peserta didik diminta untuk menjelaskan pengertian vulkanisme. Peserta didik dalam kelompoknya mendiskusikan manfaat vulkanisme. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian gempa bumi. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan jenis-jenis gempa

berdasarkan penyebabnya. Peserta didik memperhatikan perbedaan bahan galian dan bahan tambang yang

disampaikan oleh guru. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan proses terbentuknya tanah. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan perbedaan pelapukan

fisis, pelapukan kimiawi, dan pelapukan biologi. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pengertian erosi dan

sedimentasi.c. Kegiatan Penutup

47

Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KEDUA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Bagaimana proses terbentuknya delta? Faktor apakah yang menentukan tinggi rendahnya salinitas?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan delta? Apakah yang dimaksud dengan salinitas?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,

masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian hidrosfer. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perairan di permukaan

bumi. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan karakteristik perairan laut

dan perairan darat. Guru membagi tugas kelompok:

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik laut. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik samudra. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik sungai. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik danau. 2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan karakteristik rawa.

Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk karya tulis.

Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelompok yang lain.

Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan informasi yang sebenarnya.

Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai perairan di bawah permukaan bumi.

Peserta didik memperhatikan penjelasan mengenai suhu, kadar garam (salinitas), dan massa jenis air laut yang disampaikan oleh guru.

Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor-faktor yang menentukan tinggi rendahnya kadar garam (salinitas).

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan gerakan air laut. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai gelombang, arus laut,

pasang, dan surut.

c. Kegiatan Penutup

48

Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan kerjasama yang baik.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

PERTEMUAN KETIGA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Apakah manfaat atmosfer bagi kehidupan makhluk hidup? Mengapa saat hujan disertai angin kencang siaran radio sering terganggu?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan atmosfer? Apakah yang dimaksud dengan lapisan ionosfer?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian atmosfer. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan manfaat atmosfer bagi

kehidupan makhluk hidup. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan

kelompok yang lain. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan komposisi gas dalam

atmosfer. Peserta didik dalam setiap kelompok mendiskusikan berbagai macam gas dan

partikel lain di dalam atmosfer. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan susunan lapisan atmosfer. Peserta didik memperhatikan susunan lapisan atmosfer yang disampaikan oleh

guru.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3B halaman 109-142 b. Buku referensi yang relevan c. Lingkungan

F. Penilaian Hasil Belajar

49

a. Teknik Penilaian: Tes tertulis

b. Bentuk Instrumen: Tes PG Tes uraian

c. Contoh Instrumen: - Contoh tes PG

Gelombang radio dapat diterima di tempat yang cukup jauh dari pemancar karena dipantulkan oleh lapisan .... a. ozon c. stratosfer b. ionosfer d. mesosfer

- Contoh tes uraianDi dalam gua kita sering melihat batuan runcing di atap dan di dasar gua.a. Apakah namanya masing-masing?b. Jelaskan proses terbentuknya.

.............,......................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

50

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN( RPP )

Sekolah : SMPKelas / Semester : IX (Sembilan) / Semester IIMata Pelajaran : IPA (Ilmu Pengetahuan Alam)

Standar Kompetensi 5. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya.

Kompetensi Dasar 5.5 Menjelaskan hubungan antara proses yang terjadi di lapisan litosfer dan atmosfer

dengan kesehatan dan permasalahan lingkungan.

Indikator2. Menjelaskan proses pelapukan dilapisan bumi yang berkaitan dengan masalah

lingkungan.3. Menjelaskan proses pemenasan global dan pengaruhnya pada lingkungan

di bumi.4. Menjelaskan pengaruh proses-proses di lingkungan terhadap kesehatan manusia.5. Menyadari pengaruh negatif proses-proses lingkungan karena ulah manusia

terhadap kesehatan manusia.

A. Tujuan Pembelajaran Peserta didik dapat:

1. Menjelaskan pengertian ozon.2. Menjelaskan dampak dan penanggulangan berlubangnya lapisan ozon.3. Menjelaskan dampak penebangan hutan.4. Menjelaskan cara meminimalkan dampak negatif penebangan hutan.5. Menjelaskan pengertian desertifikasi.6. Menjelaskan cara menanggulangi terjadinya desertifikasi.7. Menjelaskan pengertian erosi.8. Menyebutkan faktor yang menyebabkan erosi.9. Menjelaskan pengertian polusi.10. Menyebutkan macam-macam polusi.11. Menjelaskan cara menanggulangi masalah polusi.12. Menjelaskan pengertian hujan asam.13. Menyebutkan penyebab terjadinya hujan asam.14. Menjelaskan cara menanggulangi terjadinya hujan asam.

51

15. Menjelaskan pengertian pemanasan global.16. Menyebutkan faktor penyebab terjadinya pemanasan global.17. Menjelaskan dampak dan penanggulangan pemanasan global.18. Menjelaskan pengertian El Nino dan La Nina.19. Menyebutkan tanda-tanda terjadinya El Nino.20. Menjelaskan dampak terjadinya El Nino dan La Nina.

B. Materi Pembelajaran Lapisan Ozon dan Masalah Lingkungan HidupC. Metode Pembelajaran1

1. Model : - Direct Instruction (DI) - Cooperative Learning

2. Metode : - Diskusi kelompok - Ceramah

- Observasi

D. Langkah-langkah Kegiatan

PERTEMUAN PERTAMA

a. Kegiatan Pendahuluan Motivasi dan Apersepsi:

Bagaimana chlorofiuorocarbon (CFC )dapat merusak lapisan ozon? Bagaimana cara menanggulangi efek rumah kaca?

Prasyarat pengetahuan: Apakah yang dimaksud dengan ozon? Apakah yang dimaksud dengan efek rumah kaca?

b. Kegiatan Inti Guru membimbing peserta didik dalam pembentukan kelompok,

masing-masing kelompok terdiri dari 3-4 siswa laki-laki dan perempuan yang berbeda kemampuannya.

Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian ozon. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai dampak dan

penanggulangan berlubangnya lapisan ozon. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan masalah lingkungan hidup. Guru membagi tugas kelompok:

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan penebangan hutan.

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan desertifikasi.

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan polusi.

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan hujan asam.

2 kelompok diberi tugas untuk menjelaskan pengertian, dampak, dan penanggulangan efek rumah kaca.

Tugas kelompok diberikan 1 minggu sebelum proses pembelajaran dilaksanakan.

Setiap kelompok diminta melaporkan hasil pengamatannya dalam bentuk

52

karya tulis. Setiap kelompok diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya di depan

kelompok yang lain. Guru menanggapi hasil diskusi kelompok peserta didik dan memberikan

informasi yang sebenarnya. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai pengertian pemanasan

global. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan faktor penyebab

terjadinya pemanasan global. Peserta didik memperhatikan penjelasan mengenai dampak dan

penanggulangan pemanasan global yang disampaikan oleh guru. Peserta didik (dibimbing oleh guru) mendiskusikan pengertian El Nino dan

La Nina. Perwakilan peserta didik diminta untuk menyebutkan tanda-tanda terjadinya

El Nino. Peserta didik memperhatikan penjelasan guru mengenai dampak terjadinya

El Nino dan La Nina.

c. Kegiatan Penutup Guru memberikan penghargaan kepada kelompok yang memiliki kinerja dan

kerjasama yang baik. Peserta didik (dibimbing oleh guru) berdiskusi untuk membuat rangkuman. Guru memberikan tugas rumah berupa latihan soal.

E. Sumber Belajar a. Buku IPA Terpadu Jl.3B halaman 142-151 b. Buku referensi yang relevan

c. Lingkungan F. Penilaian Hasil Belajar a. Teknik Penilaian:

Tes tertulis Penugasan

b. Bentuk Instrumen: Tes PG Tes uraian Tugas rumah

c. Contoh Instrumen:- Contoh tes PG

Berikut ini merupakan faktor yang menimbulkan pelapukan secara biologi, kecuali .... a. akar tumbuhan yang menerobos batuan b. titik-titik air yang membeku dalam batuan c. lumut yang tumbuh di permukaan batuan d. bakteri yang menghancurkan batuan

- Contoh tes uraianApakah dampak dari menipisnya lapisan ozon bagi kesehatan manusia?

- Contoh tugas rumahBuatlah artikel tentang masalah lingkungan hidup yang disebabkan oleh ulah manusia dan akibat yang ditimbulkannya bagi kesehatan manusia.

53

...............,...................MengetahuiKepala SMP Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................NIP. NIP.

54