1
Laporan Laboratorium Teknik Kimia I Fraksionasi Biomassa Rafly*, Fitri Afriani S, Ridho Fahrozi, Yuliati Eka P Program Sarjana Teknik Kimia Universitas Riau [email protected] Abstrak Fraksionasi biomassa merupakan proses pemilahan biomassa menjadi komponen utama penyusunnya yaitu, selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Tujuan dari percobaan ini adalah menjelaskan pengaruh variabel terhadap produk fraksionasi biomassa, menghitung neraca massa pada sistem fraksionasi biomassa, menghitung yield pada sistem fraksionasi biomassa dan juga menghitung persentase komponen-komponen utama biomassa. Variabel yang divariasikan dalam percobaan ini adalah nisbah antara batang jagung dengan perbandingan 1:30 dan 1:25. Biomassa berupa batang jagung yang ditambah asam asetat dan katalis HCl dimasak dalam erlenmeyer selama 2 jam, yang kemudian diperas sehingga diperoleh pulp dan black liquornya. Kemudian black liquor yang dihasilkan direcovery dengan menambahkan sejumlah aquades pada black liquor, nisbah volume antara black liquor dan aquades yaitu 1:8 dan 1:16. Percobaan pertama dengan nisbah berat 1:30 diperoleh pulp sebesar 54,06%., dan dihasilkan lignin sebesar 21,18% dan 31,75% . Percobaan kedua dengan nisbah berat 1:25 diperoleh pulp sebanyak 55,02% dan lignin yang dapat sebesar 25,40% dan 55,03%. Jadi semakin banyak pelarut yang digunakan semakin sedikit pulp yang didapat, serta semakin banyak aquades yang ditambahkan pada black liquor semakin sedikit lignin yang dapat direcovery. Kata kunci : asam asetat, aquades, black liquor, fraksionasi biomassa, lignin, pulp

RF03 Fraksionasi Biomassa Labtek

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: RF03 Fraksionasi Biomassa Labtek

Laporan Laboratorium Teknik Kimia I

Fraksionasi Biomassa Rafly*, Fitri Afriani S, Ridho Fahrozi, Yuliati Eka P

Program Sarjana Teknik Kimia Universitas Riau [email protected]

Abstrak

Fraksionasi biomassa merupakan proses pemilahan biomassa menjadi komponen

utama penyusunnya yaitu, selulosa, hemiselulosa, dan lignin. Tujuan dari

percobaan ini adalah menjelaskan pengaruh variabel terhadap produk

fraksionasi biomassa, menghitung neraca massa pada sistem fraksionasi

biomassa, menghitung yield pada sistem fraksionasi biomassa dan juga

menghitung persentase komponen-komponen utama biomassa. Variabel yang

divariasikan dalam percobaan ini adalah nisbah antara batang jagung dengan

perbandingan 1:30 dan 1:25. Biomassa berupa batang jagung yang ditambah

asam asetat dan katalis HCl dimasak dalam erlenmeyer selama 2 jam, yang

kemudian diperas sehingga diperoleh pulp dan black liquornya. Kemudian black

liquor yang dihasilkan direcovery dengan menambahkan sejumlah aquades pada

black liquor, nisbah volume antara black liquor dan aquades yaitu 1:8 dan 1:16.

Percobaan pertama dengan nisbah berat 1:30 diperoleh pulp sebesar 54,06%.,

dan dihasilkan lignin sebesar 21,18% dan 31,75% . Percobaan kedua dengan

nisbah berat 1:25 diperoleh pulp sebanyak 55,02% dan lignin yang dapat sebesar

25,40% dan 55,03%. Jadi semakin banyak pelarut yang digunakan semakin

sedikit pulp yang didapat, serta semakin banyak aquades yang ditambahkan pada

black liquor semakin sedikit lignin yang dapat direcovery.

Kata kunci : asam asetat, aquades, black liquor, fraksionasi biomassa, lignin,

pulp