RESUME SISTEM OPERASI MAIN MEMORI PENGERTIAN MEMORI Memori merupakan bagian dari computer yang berfungsi

  • View
    11

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of RESUME SISTEM OPERASI MAIN MEMORI PENGERTIAN MEMORI Memori merupakan bagian dari computer yang...

  • RESUME SISTEM OPERASI

    MAIN MEMORI

    OLEH :

    Hasan Sulthoni 08.04.111.00007

    Agung Satrio U 08.04.111.00100

    Didin Yustisianto 08.04.111.00116

    Eri Albar Firdaus 08.04.111.00137

    JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

    FAKULTAS TEKNIK

    UNIVERSITAS TRUNOJOYO

    BANGKALAN

    2010

  • MENEJEMEN MEMORI UTAMA

    PENGERTIAN MEMORI

    Memori merupakan bagian dari computer yang berfungsi menyimpan

    sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang beroperasi atau diolah.

    Sebagian besar computer memiliki hirarki memori yang terdiri atas tiga

    level,yaitu:

     Register diCPU,berada dilevel teratas. Informasi yang berada deregister dapat

    diakses dalam satuclockcycleCPU.

     Primary Memory (executable memory), berada di level tengah. Contohnya,

    RAM. Primary Memory diukur dengan satubyte dalam satu waktu, secara

    relative dapat diakses dengan cepat

     Secondary Memory, berada dilevel bawah. Contohnya, disk atau tape.

    Secondary Memory

    Komputer yang lebih canggih memiliki level yang lebih banyak pada

    system hirarki memorinya, Akan tetapi, masing-masing level ini hanya sebuah

    penyempurnaan salah satu daritiga level dasar yang telah dijelaskan sebelumnya.

    Disini kita akan lebih focus membahas mengenai memori utama(main

    memori). Memori utama atau lebih dikenal sebagai memori adalah sebuah array

    yang memiliki besar dari word atau byte yang ukurannya mencapai ratusan,

    ribuan, atau bahkan jutaan. Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri.

    Memori utama memiliki kelemahan, yakni:

    1. memori utama umumnya terlalu kecil untuk memuat semua data dan program

    secara permanen

    2. memori utama merupakan media penyimpan volatile ( kehilangan data ketika

    komputer dimatikan).

  • Memori utama terdiri dari sekumpulan chip. Chip-chip ini mampu untuk

    menampung:

    1. Data untuk diproses.

    2. Instruksi atau program, untuk memproses data.

    3. Data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device,

    secondary storage atau juga communication device.

    4. Instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem

    Komputer.

    Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan

    terlebih dahulu di main memory, khususnya di RAM yang merupakan memori

    yang dapat di akses, artinya dapat diisi dan diambil isinya oleh programmer.

    PERANAN MEMORI UTAMA & PERLUNYA MENEJEMEN MEMORI

    Memori dapat dibayangkan sebagai suatu ruang kerja bagi computer.

    Memori yang menentukan ukuran dan jumlah program/data yang bisa diproses.

    Oleh karena itu agar ruang kerja dapat dimanfaatkan dan digunakan

    dengan baik maka perlu adanya suatu menejemen agar ruang tersebut tidak

    kosong bahkan penuh. Disnilah tugas Sistem operasi untuk mengatur bagian

    memori yang sedang digunakan dan mengalokasikan jumlah dan alamat memori

    yang diperlukan, baik untuk program yang akan berjalan maupun untuk sistem

    operasi itu sendiri.

    Tujuan dari manajemen memori adalah untuk mencegah satu proses dari

    penulisan dan pembacaan oleh proses lain yang dilokasikan di primary memory,

    mengatur swapping antara memori utama dan disk ketika memori utama terlalu

    kecil untuk memegang semua proses.

    Tujuan dari manajemen ini adalah untuk:

     Meningkatkan utilitas CPU

     Data dan instruksi dapat diakses dengan cepat oleh CPU

     Efisiensi dalam pemakaian memori yang terbatas

     Transfer dari/ke memori utama ke/dari CPU dapat lebih efisien

  • Pengikatan Alamat (Address Binding)

    Pengikatan alamat adalah cara instruksi dan data yang akan dieksekusi

    dipetakan ke alamat memori. Sebagian besar sistem meletakkan sebuah proses di

    sembarang tempat di memori fisik. Sehingga, meskipun alamat dari komputer

    dimulai pada 00000, alamat pertama dari proses user tidak perlu harus dimulai

    00000.

    Instruksi pengikatan instruksi dan data ke alamat memori dapat dilakukan

    pada saat :

     Compile time : Jika lokasi memori diketahui sejak awal, kode absolut dapat

    dibangkitkan, apabila terjadi perubahan alamat awal harus dilakukan

    kompilasi ulang. Misalnya : program format .com pada MS-DOS adalah

    kode absolut yang diikat pada saat waktu kompilasi

     Load time : Harus membangkitkan kode relokasi jika lokasi memori tidak

    diketahui pada saat waktu kompilasi.

     Execution time : Pengikatan ditunda sampai waktu eksekusi jika proses dapat

    dipindahkan selama eksekusi dari satu segmen memori ke segmen memori

    lain.

    Ruang Alamat Fisik Dan Logika

    Alamat yang dibangkitkan oleh CPU disebut alamat logika (logical

    address) dimana alamat terlihat sebagai unit memory yang disebut alamat fisik

    (physical address).

    Tujuan utama manajemen memori adalah konsep meletakkan ruang alamat

    logika ke ruang alamat fisik.

    Hasil skema waktu kompilasi dan waktu pengikatan alamat pada alamat

    logika dan alamat memori adalah sama. Tetapi, hasil skema waktu pengikatan

  • alamat dengan waktu eksekusi berbeda. Dalam hal ini, alamat logika disebut

    dengan alamat maya (virtual address).

    Himpunan dari semua alamat logika yang dibangkitkan oleh program

    disebut dengan ruang alamat logika (logical address space), sedangkan himpunan

    dari semua alamat fisik yang berhubungan dengan alamat logika disebut dengan

    ruang alamat fisik (physical address space).

    Memory Manajement Unit (MMU) adalah perangkat keras yang

    memetakan alamat virtual ke alamat fisik.

    SWAPPING

    Sebuah proses harus berada di memori untuk dieksekusi. Proses juga

    dapat ditukar (swap) sementara keluar memori ke backing store dan kemudian

    dibawa kembali ke memori untuk melanjutkan eksekusi.

    Backing store berupa disk besar dengan kecepatan tinggi yang cukup

    untuk meletakkan copy dari semua memory untuk semua user, sistem juga harus

    menyediakan akses langsung ke memory image tersebut.

    Pada waktu berjalan, CPU scheduler akan mengalokasikan sejumlah waktu

    untuk proses yang lain di memori. Ketika masing-masing proses menyelesaikan

    waktu kuantum-nya, akan ditukar dengan proses yang lain.

    Kebijakan penukaran juga dapat digunakan pada algoritma penjadwalan

    berbasis prioritas. Jika proses mempunyai prioritas lebih tinggi datang dan

    meminta layanan, memori akan swap out proses dengan prioritas lebih rendah

    sehingga proses dengan prioritas lebih tinggi dapat di-load dan dieksekusi.

  • Bila CPU scheduler memutuskan untuk mengeksekusi proses, OS

    memanggil dispatcher. Dispatcher memeriksa untuk melihat apakah proses

    selanjutnya pada ready queue ada di memori. Teknik swapping yang sudah

    dimodifikasi ditemui pada beberapa sistem misalnya Linux, UNIX dan Windows.

    Alokasi Berurutan

    Memori utama biasanya dibagi ke dalam dua partisi yaitu untuk

     Sistem operasi, biasanya diletakkan pada alamat memori rendah dengan

    vector interupsi.

     Proses user, yang diletakkan pada alamat memori tinggi. Alokasi proses user

    pada memori berupa single partition allocation atau multiple partition

    allocation.

    Single Partition Allocation

    Pada single partition allocation diasumsikan sistem operasi ditempatkan di

    memori rendah dan proses user dieksekusi di memori tinggi. Kode dan data

    sistem operasi harus diproteksi dari perubahan tak terduga oleh proses user.

    Proteksi dapat dilakukan dengan menggunakan register relokasi (relocation

    register) dan register limit (limit register). Register relokasi berisi nilai dari alamat

    fisik terkecil sedangkan register limit berisi jangkauan alamat logika dan alamat

    logika harus lebih kecil dari register limit.

    Gambar: Perangkat Keras untuk register relokasi dan limit

    Multiple Partition Allocation

    Pada multiple partition allocation, mengijinkan memori user dialokasikan

    untuk proses yang berbeda yang berada di antrian input (input queue) yang

    menunggu dibawa ke memori.

    Terdapat dua skema yaitu partisi tetap (fixed partition) dimana memori

    dibagi dalam sejumlah partisi tetap dan setiap partisi berisi tepat satu proses.

  • Jumlah partisi terbatas pada tingkat multiprogramming. Skema ini digunakan

    terutama pada lingkungan batch.

    Strategi yang digunakan meliputi :

     First-fit : alokasi lubang pertama yang cukup untuk proses.

     Best-fit : alokasi lubang terkecil yang cukup untuk proses. Strategi ini

    memerlukan pencarian keseluruhan lubang, kecuali bila ukuran sudah terurut.

     Worst-fit : alokasi lubang terbesar yang cukup untuk proses. Strategi ini

    memerlukan pencarian keseluruhan lubang, kecuali disimpan berdasarkan

    urutan ukuran.

    Diantara algoritma diatas, first-fit dan best-fit lebih baik dibandingkan worst-

    fit dalam hal menurunkan waktu dan utilitas penyimpan. Tetapi diantaran first-fit

    dan best-fit, first-fit lebih cepat.

    Fragmentasi

    Fragmentasi Eksternal terjadi pada si

Related documents