Reproduksi Payudara

  • Published on
    12-Jul-2015

  • View
    287

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Reproduksi PayudaraBaca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

Transcript

BAB I PENDAHULUAN 1 Latar Belakang Payudara merupakan salah satu bagian tubuh wanita yang banyak dikagumi sejak lama. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya karya karya seni baik berupa patung, lukisan dll yang objeknya adalah payudara wanita. Payudara wanita sudah sejak lama dijadikan sebagai simbol kewanitaan / kefeminiman. Tidak dapat di pungkiri bahwa payudara merupakan salah satu pusat sensualitas dan dayatarik seorang wanita. Oleh karena itu sangatlah wajar kalo bagian tubuh yang satu ini mendapat perhatian lebih dari seorang wanita. Kolostrum adalah ASI yang keluar pertama kali yang berwarna kekuningan dan kental. Cairan ini banyak mengandung antibodi penghambat pertumbuhan virus dan bakteri, protein, vitamin A dan mineral sehingga sangat penting untuk segera diberikan pada bayi begitu lahir. Pedoman pemberiannya, hari pertama dan kedua 5-10 menit per payudara. Hari ketiga dan seterusnya 15-20 menit per payudara. Air Susu Ibu (ASI) diproduksi dari hasil kerja sama antara faktor hormonal dan syaraf. Ini saja sudah cukup ajaib. Ayo telusuri dari awal. Mulailah dari hormon estrogren. Hormon estrogen adalah hormon seks yang diproduksi oleh rahim untuk merangsang pertumbuhan organ seks, seperti payudara dan rambut pubik, mengatur siklus menstruasi. Hormon estrogen juga berperan menjaga tekstur dan fungsi payudara. Pada perempuan hamil, hormon estrogen membuat puting payudara membesar dan merangsang pertumbuhan kelenjar ASI. Selain itu, hormon estrogen memperkuat dinding rahim saat terjadi kontraksi menjelang persalinan. 2 Pembahasan 1. Defenisi Payudara 2. Kolustrum 1

3. Asi ( Air Susu Ibu ) 4. Kegaglan Program Asi Dan Penaggulangannya

BAB II PEMBAHASAN

1. DEFENISI PAYUDARA Payudara merupakan organ tubuh yang terdapat pada perempuan, yang menarik bahwa hanya ada sedikit informasi tentang anatomi dan fungsinya. Sangant mengejutkan,hanya sedikit buku yang ditawarkan untuk menjelaskan anatomi payudara ini, buku tentang pemberian air susu ibu hanya menjelaskan sedikit,dan beberapa buku tentang kanker payudara bahkan tidak mengupas masalah ini sedikitpun. Hal ini dimungkinkan karena payudara wanita lebih memiliki tujuan sebagai penyedia dalam masyarakat Amerika daripada apa yang diharapkan.(sebagai penyedia makanan, kepuasan fisik dan emosi, dan pelindung dari penyakit bagi anak) Anatomi Setiap payudara terdiri dari 15 sampai 20 lobus dari jaringan kelenjar. Jumlah lobus tidak berhubungan dengan ukuran payudara. Setiap lobus terbuat dari ribuan kelenjar kecil yang disebut alveoli atau acini. kelenjar ini bersama-sama membentuk sejumlah gumpalan, mirip buah anggur yang merambat. Alveoli (alveolus 2

dan acinus singular) menghasilkan susu dan substansi lainnya selama masa menyusui. Setiap bola memberikan makanan ke dalam pembuluh tunggal lactiferous yang mengalirkannya keluar melalui puting susu. Sebagai hasilnya, terdapat 15-20 saluran puting susu pada payudara, mengakibatkan banyak lubang pada puting susu. Di belakang puting susu pembuluh lactiferous agak membesar sampai membentuk penyimpanan kecil yang disebut lubang-lubang lactiferous (lactiferous sinuses). Setiap lubang berdiameter 24 mm (0,08-0,16 inci). Lemak dan jaringan penghubung mengelilingi bola-bola jaringan kelenjar. Sejumlah jaringan lemak bergantung pada banyaknya faktor termasuk usia, persentase lemak tubuh, dan keturunan. Sendi tulang Cooper menghubungkan dinding dada pada kulit payudara, memberikan bentuk pada payudara dan keelastisannya. Puting susu dan areola terletak di bagian tengah setiap payudara. Biasanya mempunyai warna dan tekstur yang berbeda dari kulit di sekelilingnya. Warnanya bermacam-macam dari yang merah muda pucat, sampai hitam dan gelap selama masa kehamilan dan menyusui. Teksturnya dapat bermacam-macam antara sangat halus sampai berkerut dan bergelombang. Puting susu biasanya menonjol keluar dari permukaan payudara. Areola semacam daerah pigmen yang mengelilingi puting susu. Ukurannya bermacam-macam tergantung dari setiap wanita. Dan beberapa ukuran yang bermacammacam itu normal dari tiap payudara pada wanita yang sama. Puting susu dan areola disusun oleh urat otot yang lembut dan merupakan sebuah jaringan yang tebal berupa urat saraf berada di ujungnya. Puting susu menjadi tegak sebagai hasil dari kontraksi otot bukan karena adanya penyerapan darah. Puting susu yang menjadi tegak bukan disebabkan oleh puting susu itu sendiri merupakan indikasi gairah seksual. Puting susu dapat pula menjadi tegak bukan sebagai hasil dari beberapa bentuk perangsangan seksual yang alami dan puting susu seorang wanita mungkin tidak menjadi tegak ketika ia terangsang secara seksual. Pada daerah areola terdapat beberapa minyak yang dihasilkan oleh kelenjar Montgomery. Kelenjar ini dapat berbentuk gelombang-gelombang naik dan sensitif terhadap siklus menstruasi seorang wanita. Kelenjar ini bekerja untuk melindungi dan meminyaki puting susu selama menyusui. Beberapa puting susu menonjol ke dalam atau rata dengan permukaan payudara. Keadaaan tersebut kemudian ditunjukkan sebagai puting susu terbalik dan tidak satu pun dari keadaan tersebut yang memperlihatkan kemampuan seorang wanita untuk menyusui, yang berdampak negatif.

3

Areola Areola? ia adalah bagian organ wanita yang dikagumi kaum lelaki sepanjang

jaman. Tapi apa itu areola?Areola adalah lingkaran berwarna lebih gelap dari payudara disekitar puting Mengapa punya sifat khusus warnanya yang lebih gelap? Inilah jawabannya. Dalam ilmu anatomi, areola atau areolae, berasal dari bahasa latin "area" yang berarti tempat terbuka, adalah kulit berwarna gelap yang mengelilingi puting payudara manusia (areola mammae). Namun ternyata sebutan areola tidak hanya untuk payudara saja, ternyata kata areola ini juga digunakan untuk menyebut lingkaran kecil daerah yang terinfeksi di sekitar jerawat atau bisul. Mengapa areola memiliki perbedaan warna dari daerah payudara lainnya? sebenarnya merupakan tanda pembatas dimana saluran susu dan kelenjar mammary berada. Dengan sebuah Pemeriksaan pada puting wanita dewasa, akan ditemukan beberapa lubang kecil yang tertata rapi secara radial (memutar) di ujung puting (lactiferous ducts) dimana ASI keluar saat menyusui. Lubang-lubang kecil lain di areola adalah kelanjar sebaceous yang dikenal dengan kelenjar Montgomery yang memproduksi pelumas untuk menjaga sekitar puting saat dihisap bayi ataupun dipompa. Bintil kelenjar Montgomery akan terlihat jelas timbul di permukaan areola. Jaringan ini membantu aliran laktosa yang menjaga payudara agar tidak lecet saat menyusui. Penyebab lain adalah melimpahnya dua polimer, yaitu eumelanin, zat warna kulit (pigment) coklat dan pheomelanin pigmen merah. Secara genetis, dua polimer ini diturunkan untuk menentukan warna areola. Mulai dari kuning pucat sampai hampir hitam, namun umumnya cenderung lebih cerah pada orang yang berwarna kulit cerah dan lebih gelap pada orang berwarna kulit lebih gelap. Secara individu, areola juga berubah sepanjang waktu, sejalan tubuh merespon perubahan hormonal karena menstruasi, pengobatan, dan menuanya usia. Saat paling mudah mengenali areola bertambah gelap adalah selama kehamilan. Pemulihan ke warna semula terjadi setelah kelahiran, namun kembali lagi, beragam antar indivvidu.

4

Bentuk dan ukuran areola juga bervariasi, pada wanita dewasa biasanya lebih lebar dari pria ataupun gadis sebelum masa pubertas. Areola manusia hampir semuanya berbentuk lingkaran, namun banyak pria yang memiliki areola berbentuk elips. Diameter areola pria umumnya sekitar 2,5 cm, sedangkan wanita dewasa umumnya 3 cm, wanita yang pernah melahirkan sekitar 10 cm. Sedangkan wanita yang sedang menyusui atau memiliki payudara yang lebih besar cenderung memiliki areola yang lebih besar. Puting Dalam anatomi makhluk mamalia, puting susu (nipple) atau mammary papilla atau teat merupakan kulit dimana terdapat 15-20 lubang keluaran (outlet) saluran susu (lactiferous ducts) yang tertata secara silindris mengelilingi ujung puting. Kulit puting memiliki banyak syaraf-syaraf khusus yang sensitif terhadap rangsangan. Secara fisiologis, puting berfungsi untuk memberikan ASI ke bayi. ASI diproduksi di dalam kelenjar susu (mammary glands) selama masa menyusui. Meski produksi ASI pada pria mungkin terjadi, puting susu pria tidak disarankan untuk disusu. Bayi mamalia berinsting dasar kehidupan untuk menggerakkan kepalanya dan membawa mulutnya mencari puting susu saat wajahnya menempel di kulit ibunya. Begitu puting ditemukan, mulutnyapun segera menghisapnya. Mamalia secara tipikal memiliki puting berjumlah genap, dan tertata secara berpasangan (berhadapan). Jika puting tidak tampak, mungkin itu tanda awal adanya kanker payudara. Puting terbentuk saat manusia masih berupa janin (embryo) disepanjang garis-garis susu (milk lines). Hampir semua mamalia memiliki puting jamak (lebih dari satu). Jumlah total puting adalah jumlah total anak yang dapat dilahirkan pada satu kali kelahiran, dan setengah dari jumlah puting merupakan rata-rata jumlah anak yang dilahirkan dalam satu kali kelahiran. Sebagai contoh, manusia. Puting wanita ada dua. Dua adalah jumlah bayi maksimal yang dapat dilahirkan dalam satu kali kehamilan berupa anak kembar. Namun rata-rata wanita melahirkan seorang bayi. Bayi kembar 3, 4 dan seterusnya merupakan kejadian luar biasa dengan probabilitas sangat-sangat kecil.

5

Pada mamalia primitif (monotreme seperti platypus di Australia), kelenjar susunya kosong dan menempel di kulit tanpa puting. Pada makhluk cetacean seperti ikan paus, bayinya tidak melakukan hisapan ke puting induknya karena struktur mulutnya. Puting paus tidak seperti mamalia lainnya. Tidak dengan dihisap, tapi keluarnya air susu karena kekuatan otot tubuh induk yang berhubungan dengan kelenjar susu. Bayi paus akan memasukkan tonjolan puting ke mulutnya, sang induk kemudian memompakan air susu ke dalam mulut si bayi. Hampir semua manusia memiliki dua puting pada tubuhnya, terletak (h