3
Repair burst abdomen Introduksi Defenisi : suatu tindakan segra yang dilakukan untuk menutup ronggoa abdomen setelah terjadinya burst luka opersi dinding abdomen . Ruang Lingkup Penyebab terjadinya burst abdomen ada beberapa factor 1. Faktor local : perdarahan, infeksi luka, jahitan/ teknik operasi kurang baik. 2. Faktor keadaan umum : hipoalbuminemia, karsinomatosis, usia lanjut Pemeriksaan penunjang - Laboratorium darah rutin dan kimia klinik - Kultur cairan burst dan test resisitensi Kompetensi terkait modul Tahapan bedah dasar ( Sem I – - persiapan pra operasi - anamnesis - Pemeriksaan fisik - Pemeriksaan penunjang - Informed concent - Asisten I dan II pada saat operasi - Follow up dan rehabilitasi Tahapan bedah lanjut (Sem - persiapan pra operasi - anamnesis - Pemeriksaan fisik - Pemeriksaan penunjang - Informed concent - Melakukan operasi (bimbingan, mandiri)

Repair Burst Abdomen

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Burst Abdomen

Citation preview

Page 1: Repair Burst Abdomen

Repair burst abdomenIntroduksiDefenisi : suatu tindakan segra yang dilakukan untuk menutup ronggoa abdomen setelah terjadinya burst luka opersi dinding abdomen .

Ruang LingkupPenyebab terjadinya burst abdomen ada beberapa factor

1. Faktor local : perdarahan, infeksi luka, jahitan/ teknik operasi kurang baik.2. Faktor keadaan umum : hipoalbuminemia, karsinomatosis, usia lanjut

Pemeriksaan penunjang- Laboratorium darah rutin dan kimia klinik - Kultur cairan burst dan test resisitensi

Kompetensi terkait modulTahapan bedah dasar ( Sem I –

- persiapan pra operasi- anamnesis- Pemeriksaan fisik- Pemeriksaan penunjang- Informed concent- Asisten I dan II pada saat operasi- Follow up dan rehabilitasi

Tahapan bedah lanjut (Sem- persiapan pra operasi- anamnesis- Pemeriksaan fisik- Pemeriksaan penunjang- Informed concent- Melakukan operasi (bimbingan, mandiri)

Page 2: Repair Burst Abdomen

Burst partialPus (-)

Burst partialPus (+)

Burst total

Algoritma dan Procedur

Algoritma

Burst abdomen

Penatalaksanaan Penatalaksanaan burst abdomen terdiri dari :

- Packing diplester- Packing dilanjutkan dengan jahit sekunder- Segera dilakukan repair burst

Tindakan operasi:Secara singkat dpat dijelaskan sebagai berikut:

- Dengan posisi supine dalam general anestesi- Dilakukan desinfeksi pada daerah operasi dan sekitarnya- Lapangan operasi dipersempit dengan doek steril- Dilakukan pencucian pada organ viseral yang mengalami prolaps dengan

NaCl 0,9%, setelah bersih organ viseral dimasukkan kedalam rongga abdomen- Dilakuan debridement dan nekrotomi untuk membuat luka baru pada insisi

opersi sebelumnya.- Dilakukan penjahitan through and through ( jahitan yang menembus seluruh

bagian soft tissue dinding abdomen dari kulit sampai peritoneum ) dengan jarak 5 cm dari kedua ujung insisi dan 5 cm dari masing-masing jahitan, jahitan through and through ini disimpulkan setelah selesai jahitan pada kulit. Setelah jahitan through and through dilakukan dilanjutkan dengan jahitan lapis demi lapis, dengan memperhatikan pada penjahitan lapisan fasia secara seksama untuk menghindari burst yang berulang, dan setelah penjahitan kulit secara satu-satu, jahitan through and through disimpulkan (knot) dengan memasukan ruber tube untuk mencegah benang jahitan memotong jaringan.

Komplikasi operasi- Recuren Burst abdomen

Mortalitas

Packing + plester Packing jahit sekunder

Repair burst

Page 3: Repair Burst Abdomen

Angka mortalitas dengan burst abdomen rata-rata 18,1%, dengan range 9,4% - 43,8%

Perawatan Pasca BedahPasca bedah penderita dirawat diruangan, dengan pemberian antibiotik yang sesuai, hipoalbuminemia dikoreksi. Dilakukan observasi apakah ada tanda-tanda infeksi, untuk menghindari burst yang berulang.

Follow up- Jahitan kulit satu-satu dilepas setlah hari ke-7- Jahitan through and through dilepas setelah minggu ke-3