refrat tampil

  • View
    220

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of refrat tampil

  • 8/2/2019 refrat tampil

    1/32

    1

    TEMUAN AUTOPSY PADA SIDS

    (SUDDENT INFANT DEATH

    SYNDROM) Oleh :

    Ririn Novita 05923053

    Delvia Susanti Z 06120024

    Mike Gemitia Putri 06923029

    Ahmad Mujahid Bin huzaidi 05120180

    Hafis Herdiman 06120127

    Thinakaran A/L kandayah 06120196 Yusuf arrazi 05120013

    Pembimbing :

    Dr. Rika Susanti, Sp.F

  • 8/2/2019 refrat tampil

    2/32

    BAB IPENDAHULUAN

  • 8/2/2019 refrat tampil

    3/32

    1.1 Latar Belakang

    Sudden Infant Death Syndrome (SIDS)

    merupakan diagnosis yang diberikan untuk

    kematian mendadak pada bayi usia

    dibawah satu tahun

    SIDS merupakan penyebab utama

    kematian bayi usia 1 bulan hingga satu

    tahun selain kelainan kongenital dan bayi

    premature / berat badan lahir rendah

  • 8/2/2019 refrat tampil

    4/32

    1.2 Batasan Masalah

    Referat ini membahas mengenai definisi,

    epidemiologi, penyebab, faktor risiko,

    klasifikasi, protokol otopsi dan temuan

    otopsi pada SIDS.

  • 8/2/2019 refrat tampil

    5/32

    1.3 Tujuan penulisan

    Tulisan ini bertujuan untuk menambah

    pengetahuan pembaca umumnya dan

    penulis khususnya mengenai TemuanOtopsi pada SIDS ( Sudden Infant Death

    Syndrome ).

  • 8/2/2019 refrat tampil

    6/32

    1.4 Metode Penulisan

    Referat ini ditulis dengan menggunakan

    metode tinjauan pustaka, dengan mengacu

    pada beberapa literatur.

  • 8/2/2019 refrat tampil

    7/32

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

  • 8/2/2019 refrat tampil

    8/32

    2.1 Definisi

    Sindroma Kematian Bayi Mendadak

    (SIDS, Sudden Infant Death Syndrome)adalah suatu kematian yang mendadak dan

    tidak terduga pada bayi yang tampaknya

    sehat ( 1 Bulan sampai 1 tahun )

    Walaupun telah dikumpulkan semua

    informasi postmortem berupa temuan padaotopsi, pemeriksaan cara kematian dan

    rekam medis, tetapi masih tidak ditemukan

    penyebab kematian bayi

  • 8/2/2019 refrat tampil

    9/32

    2.2. Epidemiologi

    SIDS ini banyak terjadi pada laki-laki

    dibandingkan perempuan

    SIDS merupakan penyebab kematian yang

    paling sering ditemukan pada bayi yang

    berusia 2 minggu-1 tahun

    Kebanyakan SIDS terjadi pada usia 2-4

    bulan dan terjadi di seluruh dunia.

  • 8/2/2019 refrat tampil

    10/32

    2.3 Penyebab

    Kebanyakan bayi yang mengalami SIDS

    lahir dengan kelainan pada otak

    Terjadi kelainan pada arcuarte nucleus

    dimanan bagian dari otak ini terlibat dalam

    mengatur pernafasan dan proses bangun

    tidur

  • 8/2/2019 refrat tampil

    11/32

    Kelainan ini mungkin terjadi pada saat

    prenatal

    Peneliti mempercayai bahwa kelainan yang

    tampak pada saat bayi lahir saja tidak bisamenjadi sebab kematian. Kemungkinan

    pentingnya adalah sewaktu bayi lahir adanya

    kekurangan oksigen, kelebihan pemasukankarbondioksida, terlampau panas atau infeksi

  • 8/2/2019 refrat tampil

    12/32

    2.4. Faktor Risiko

    Ibu yang menjadi perokok aktif maupun

    pasif

    Penggunaan obat-obatan

    ibu yang hamil pertama usia kecil dari 20

    tahun, tidak melakukan prenatal care,

    bayi premature

  • 8/2/2019 refrat tampil

    13/32

    SIDS ini biasanya terjadi pada bayi :

    yang tidur dalam kondisi panas,

    banyak ikatan,

    tidur di ruangan pemanas,

    terpapar asap rokok,

  • 8/2/2019 refrat tampil

    14/32

    Cont

    tidur diatas permukaan yang lembut,

    tidak menggunakan pengaman,

    pada bayi yang tidur dengan posisi muka dibawah atau posisiprone

  • 8/2/2019 refrat tampil

    15/32

    2.5. Klasifikasi SIDS

    a. Kategori I SIDS

    usia antara 3 minggu hingga 8 bulan

    kematian atau onset episode letal, terjadi

    pada saat tidur

    tidak ditemukan cara kematian yang sama

    pada saudara kandung ataupun keluarga

    terdekat

  • 8/2/2019 refrat tampil

    16/32

    Cont

    tidak ada bukti stress yang signifikan di

    timus, kelenjar adrenal atau organ lain

    adanya perdarahan ptekie intrathorak dapatmendukung kategori ini namun tidak harus

    selalu ditemukan

  • 8/2/2019 refrat tampil

    17/32

    b. Kategori II SIDS

    Umur < 1tahun t ( diluar usia 3 mingguhingga 8 bulan)

    Terdapat cara kematian yang sama padasaudara kandung atau keluarga dekat

    Lesi inflamasi atau kelainan lain yangditemukan pada otopsi atau penyidikankasus

  • 8/2/2019 refrat tampil

    18/32

    Cont

    bayi yang ditemukan dalam keadaan

    terminal yang telah diresusitasi secara

    sementara dan parsial tetapi meninggalkemudian dan yang tidak termasuk kategori

    I atau II SIDS dimasukkan kedalam

    kategori SIDS terganggu sementara(temporarily interrupted SIDS)

  • 8/2/2019 refrat tampil

    19/32

    c. Kategori III SIDS

    Merupakan kasus-kasus yang termasuk

    dalam kriteria klinik SIDS dimana otopsi

    dan atau pemeriksaan lain tidak

    diperlukan.

  • 8/2/2019 refrat tampil

    20/32

    2.6. Protokol Otopsi SIDS :

    Standar protokol ini otopsi (DHS 4437),

    untuk evaluasi kematian bayi mendadak yang

    tak terduga, telah disetujui oleh California

    Departemen Pelayanan Kesehatan (CDHS) di

    bawah Kode Pemerintah, Bagian 27.491,41.

    Mulai tanggal 1 Januari 20063.

  • 8/2/2019 refrat tampil

    21/32

    Cont

    Temuan otopsi ini harus tercatat dalam form

    yang telah tersedia dengan mengisi checklist

    pada bagian kanan dan deskripsi temuanpada bagian kiri. Form ini meliputi

    pemeriksaan luar dan pemeriksaan dalam

  • 8/2/2019 refrat tampil

    22/32

    2.7. Temuan patologi pada SIDS

    Untuk menentukan suatu SIDS tidak ada

    temuan khusus pada otopsi atupun secara

    mikroskopis

    Hal penting yang harus dicari adalah tanda-

    tanda kekerasan pada anak

  • 8/2/2019 refrat tampil

    23/32

    Temuan otopsi pada SIDS bisa

    dibedakan kedalam temuan secara

    makroskopis dan mikroskopis :

    a. Temuan makroskopis

    b. Temuan mikroskopis

  • 8/2/2019 refrat tampil

    24/32

    a. Temuan Makroskopik

    Pada 70% kasus SIDS (TO Rognum)

    terdapat perdarahan ptekie pada timus.

    Ptekie juga ditemukan pada permukaan

    paru terutama diantara lobus-lobus dan

    pada permukaan jantung

    Paru menunjukkan daerah yang gelap dan

    ringan yang disebabkan oleh atelektasis

    parsia

  • 8/2/2019 refrat tampil

    25/32

    b. Temuan Mikroskopik

    Sediaan histologis paru selalu

    menunjukkan edema fluid didalam alveoli

    dengan kongesti dan aggregasi makrofag.

    Biasanya aggregasi limfosit ditemukandisekeliling bronkiol dan kadang-kadang

    terdapat pada septum alveolar

  • 8/2/2019 refrat tampil

    26/32

    Pada SIDS juga ditemukan hal-hal sebagai

    berikut :

    Temuan umum pada SSP terutama: Peningkatan berat otak akibat perkembangan otak

    yang yang abnormal

    Mielinisasi (maturisasi sel saraf) yang terlambat

    Sikatrik pada sel batang otak

    Adanya daerah leukomalacia (degenerasi jaringan

    otak yang terjadi beberapa minggu atau bulan

    sebelumnya)

    Gambaran dendrite abnormal pada batang otak

  • 8/2/2019 refrat tampil

    27/32

    Gambaran umum kurang oksigen kronik

    merupakan hal yang mendukung untuk teori

    dimana terjadi abnormal regulasi pernafasandan hal ini mungkin merupakan mekanisme

    yang mendasari terjadinya SIDS

  • 8/2/2019 refrat tampil

    28/32

    BAB IIIPENUTUP

  • 8/2/2019 refrat tampil

    29/32

    3.1 Kesimpulan

    Sindroma Kematian Bayi Mendadak (SIDS,

    Sudden Infant Death Syndrome) adalah suatu

    kematian yang mendadak dan tidak terdugapada bayi yang tampaknya sehat. SIDS ini

    merupakan kejadian kematian yang terjadi

    pada anak usia satu bulan hingga satu tahun.

  • 8/2/2019 refrat tampil

    30/32

    Bukti menunjukkan bahwa kebanyakan bayi

    yang mengalami SIDS lahir dengan kelainan

    pada otak dan hal tersebut menjadikan bayi-bayi ini rentan terhadap kematian mendadak

  • 8/2/2019 refrat tampil

    31/32

    Tidak ada temuan khusus pada otopsi atupun

    secara mikroskopis. Walaupun demikian,

    apabila telah dilakukan otopsi secara

    menyeluruh dan juga penyelidikan cara

    kematian namun tidak ditemukan pnyebab

    kematian, maka hal tersebut di diagnosisdengan SIDS

    Temuan otopsi pada SIDS bisa dibedakan

    kedalam temuan secara makroskopis dan

  • 8/2/2019 refrat tampil

    32/32

    ANY

    QUESTION??