Reflex Tendon

Embed Size (px)

Citation preview

  • 7/31/2019 Reflex Tendon

    1/4

    REFLEX TENDON

    Refleks tendon dijalankan sebagai mekanisme feedback untuk engatur tegangan otot yang

    menyebabkan relaksasi otot sebelum kekuatan otot meningkat yang mana tendon akan semakin

    kuat dan akhirnya menjadi robek. Meskipun reflex tendon kurang sensitive dibanding stretch

    reflex, tetapi reflex tendon dapat menolak reflex stretgh ketika tegangan meningkat, sebagai contoh

    : seperti reflex stretch, reflex tendon adalah ipsilateral. Reseptor sensoris untuk reflex ini disebut

    organ tendon (Golgi Tendon), yang terletak dalam sebuah tendon dekat dengan junction yang

    berhubungan dengan otot. Pada perbedaan dengan spindle otot yang sensitive terhadap perubahan

    panjang otot, organ tendon mendeteksi dan bertanggung jawab untuk perubahan ketegangan otot

    yang disebabkan oleh stretch pasif atau kontraksi otot

    Mekanismenya:

    1. Peningkatan tegangan otot menstimulasi reseptor sensoris (tendon organ)

    2. Impuls saraf timbul dan menyebar sampai spinal cord melalui saraf sensoris

    3. Dalam spinal cord (integrating center), saraf sensoris mengaktifkan inhibitory interneuron

    yang bersinaps dengan motor neuron

    4. Inhibitory neurotransmitter menghambat (hyperpolarisasi) saraf motorik, yang kemudian

    menimbulkan beberapa impuls saraf

    5. Effector (otot menempel pada tendon yang sama) relaksasi, dan menggantikan kelebihan

    tegangan otot

  • 7/31/2019 Reflex Tendon

    2/4

    Jadi, peningkatan tegangan paga organ tendon, peningkatan frekuensi inhibitory impuls

    saraf motorik terhadap otot, menimbulkan peningkatan tegangan (effector) yang menyebabkan

    relaksasi dari otot. Pada jalur ini, reflex tendon menjaga tendon dan otot dari kerusakan selama

    peningkatan tegangan.

    Saraf sensoris dari organ tendon juga bersinaps dengan excitatory interneuron pada spinal

    cord. Excitatory interneuron pada gilirannya bersinap dengan saraf motorik yang mengatur otot

    antagonistic. Jadi, pada saat reflex tendon membawa relaksasi dari otot yang menempel pada organ

    tendon, yang juga menggerakkan kontraksi dari antagonistic. Saraf sensoris juaga menyampaikan

    impuls saraf ke otak dengan jalan sensory tracts, jadi saraf sensoris menginformasikan otak tentangkeadaan tegangan otot keluar tubuh.

  • 7/31/2019 Reflex Tendon

    3/4

    Prenatal Care

    1. Preconceptional care

    Mempersiapkan kesehatan ibu sebelum kehamilan, serta meningkatkan kesiapan tentang

    kehamilan.

    2. Diagnosis of pregnancy

    3. Initial prenatal evaluation

    Dilakukan setelah dipastikan hamil, tujuannya yaitu :

    - Menentukan status kesehatan ibu dan anak.

    - Memperkirakan umur gestasi fetus.

    - Mempersiapkan rencana obstetric.

    4. Subsequent prenatal visit

    Intervalnya adalah setiap 4 minggu sampai umur kehamilan 28 minggu, kemudian setiap 2

    minggu sampai kelahiran. Yang dilakukan adalah :

    - Pengamatan terhadap ibu dan bayinya.

    Pada anak : menghitung detak jantung, ukuran, jumlah cairan amnion, presenting part

    dan station, aktivitas.

    Pada ibu : tekanan darah, berat, keluhan, tinggi fundus, vaginal exam.

    -Memperkirakan umur kehamilan

    - Tes laboratorium jika diperlukan.

    Pengaruh asam folat pada pembentukan saraf

  • 7/31/2019 Reflex Tendon

    4/4

    Untuk memberikan kode factor tanskripsi yang kemudian akan mengatur eksresi gen-gen lain

    bekerjanya yaitu pada awal minggu ke 3-8. Serta mengiduksi lempeng saraf akan memanjang &

    meluas lebih terangkat yang akan membentuk lipatan saraf, sehingga membantu pembentukan

    neural tube.

    Kenapa control setelah 1 minggu?

    Karena untuk mengetahui efek pengobatan atau perkembangan setelah pengobatan awal, sekurang

    kurangnya 4-6 hari sudah dapat melakukan control.

    Kapan anterior frontanel menutup? Serta berapa ukuran normal pada usia 5 bulan?

    Menutup pada 18-20 bulan

    Uukuran normalnya : Pria : 41,5 46,2 Cm

    Wanita :40,3 44,6 Cm

    Management hydrocephalus

    Acute deterioration ( ICP,pusing,muntah):

    o Ventrikular drainage

    o VP shunt

    o 3rd Ventriculotomy (untuk hydrocephalus comuntcating)

    o Lumbal puncture (untuk hydrocephalus comuntcating)

    Gradual deterioration (Tdk ada ICP,tdk pusing & muntah):

    o VP (ventriculoparietal) shunt

    o Mematikan massa, lesi atau mengalihkan VP shunt

    Prinsip VP shunt

    Memasangkan selang cateter ke dalam ventrikel dan peritoneum untuk mengurangi

    hydrocephalus, dan mencegah TTIK.