Referat Ulkus Dm Faza

  • View
    237

  • Download
    1

Embed Size (px)

Text of Referat Ulkus Dm Faza

  • 7/24/2019 Referat Ulkus Dm Faza

    1/38

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1. Latar Belakang

    Diabetes Mellitus (DM) merupakan suatu penyakit menahun yang ditandai

    oleh kadar glukosa darah melebihi normal dan gangguan metabolisme

    karbohidrat, lemak dan protein yang disebabkan oleh kekurangan hormon insulin

    secara relatif maupun absolut1,2. Bila hal ini dibiarkan tidak terkendali dapat

    terjadi komplikasi metabolik akut maupun komplikasi askuler jangka panjang,

    baik mikroangiopati maupun makroangiopati!,",#.

    $umlah penderita DM di dunia dari tahun ke tahun mengalami

    peningkatan, hal ini berkaitan dengan jumlah populasi yang meningkat, urbanisasi

    yang merubah pola hidup tradisional ke pola hidup modern, prealensi obesitas

    meningkat dan kegiatan fisik kurang. Diabetes mellitus perlu diamati karena sifat

    penyakit yang kronik progresif, jumlah penderita semakin meningkat dan banyak

    dampak negatif yang ditimbulkan%. Menurut surei yang di lakukan oleh

    organisasi kesehatan dunia (&'), jumlah penderita DM di ndonesia pada tahun

    2*** terdapat +," juta orang, jumlah tersebut menempati urutan ke" terbesar di

    dunia, sedangkan urutan di atasnya adalah ndia (!1,- juta), ina (2*,+ juta), dan

    /merika 0erikat (1-,-juta).

    Diperkirakan jumlah penderita DM akan meningkat pada tahun 2*!* yaitu

    ndia (-," juta), ina ("2,! juta), /merika 0erikat (!*,! juta) dan ndonesia (21,!

    juta). $umlah penderita DM tahun 2*** di dunia termasuk ndonesia tercatat 1-#,"

    juta orang, dan diperkirakan tahun 2*1* menjadi 2-,! juta orang, tahun 2*2*

    menjadi !** juta orang dan tahun 2*!* menjadi !%% juta orang%,-.

    Di ndonesia berdasarkan penelitian epidemiologis didapatkan prealensi

    Diabetes mellitus sebesar 1,# 2,!3 pada penduduk yang usia lebih 1#

    tahun,bahkan di daerah urban prealensi DM sebesar 1",-3 dan daerah rural

    sebesar -,23. 4realensi tersebut meningkat 2! kali dibandingkan dengan negara

    maju, sehingga DM merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius!,",%,+.

    1

  • 7/24/2019 Referat Ulkus Dm Faza

    2/38

    Berdasarkan data Badan 4usat 0tatistik ndonesia tahun 2**! penduduk

    ndonesia yang berusia di atas 2* tahun sebesar 1!! juta ji5a, maka pada tahun

    2**! diperkirakan terdapat penderita DM di daerah urban sejumlah +,2 juta dan di

    daerah rural sejumlah #,# juta. 0elanjutnya berdasarkan pola pertambahan

    penduduk diperkirakan pada tahun 2*!* akan terdapat 1" juta penduduk yang

    berusia di atas 2* tahun maka diperkirakan terdapat penderita sejumlah 12 juta di

    daerah urban dan +,1 juta di daerah rural l!. Diabetes mellitus dibandingkan dengan

    penderita non DM mempunyai kecenderungan 2 kali lebih mudah mengalami

    trombosis serebral, 2# kali terjadi buta, 2 kali terjadi penyakit jantung koroner, 1-

    kali terjadi gagal ginjal kronik,dan #* kali menderita ulkus diabetika. 6omplikasi

    menahun DM dindonesia terdiri atas neuropati %*3, penyakit jantung koroner

    2*,#3, ulkus diabetika 1#3, retinopati 1*3, dan nefropati -,13,1*.

    4enderita DM berisiko 2 kali terjadi komplikasi ulkus diabetika. 7lkus

    diabetika merupakan luka terbuka pada permukaan kulit yang disebabkan adanya

    makroangiopati sehingga terjadi askuler insusifiensi dan neuropati. 7lkus

    diabetika mudah berkembang menjadi infeksi karena masuknya kuman atau

    bakteri dan adanya gula darah yang tinggi menjadi tempat yang strategis untuk

    pertumbuhan kuman11,1!,1".

    7lkus diabetika kalau tidak segera mendapatkan pengobatan dan

    pera5atan, maka akan mudah terjadi infeksi yang segera meluas dan dalam

    keadaan lebih lanjut memerlukan tindakan amputasi12,1!,1#. 7lkus diabetika

    merupakan komplikasi menahun yang paling ditakuti dan mengesalkan bagi

    penderita DM, baik ditinjau dari lamanya pera5atan, biaya tinggi yang diperlukan

    untuk pengobatan yang menghabiskan dana ! kali lebih banyak dibandingkan

    tanpa ulkus1". 4realensi penderita ulkus diabetika di /merika 0erikat sebesar 1#

    2*3, risiko amputasi 1#"% kali lebih tinggi dibandingkan dengan penderita non

    DM.

    4realensi penderita ulkus diabetika di ndonesia sekitar 1#3, angka

    amputasi !*3, angka mortalitas !23 dan ulkus diabetika merupakan sebab

    pera5atan rumah sakit yang terbanyak sebesar +*3 untuk DM1!,1".

    2

  • 7/24/2019 Referat Ulkus Dm Faza

    3/38

    /tas dasar inilah penulis mencoba membuat referat tentang ulkus

    diabetika, dengan harapan bagi penulis maupun pembaca dapat lebih memahami

    tentang apa itu ulkus diabetika, bagaimana ulkus diabetika bisa terjadi dan

    bagaimana penanggulangan supaya tidak terjadi ulkus diabetika dan

    penatalaksanaan ulkus diabetika.

    2. Ruang Lingkup

    Disini penulis akan mencoba menguraikan tentang apa itu ulkus diabetika,

    patofisiologi, klasifikasi, tanda dan gejala, manajemen ulkus diabetika.

    3. Tujuan

    8eferat ini disusun sebagai bahan informasi bagi penulis serta para

    pembaca, khususnya kalangan medis, agar dapat lebih memahami tentang

    patofisiologi, klasifikasi, tanda dan gejala, manajemen ulkus diabetika.

    !

  • 7/24/2019 Referat Ulkus Dm Faza

    4/38

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAA

    1.De!ini"i Ulku" Dia#etika

    7lkus diabetika adalah salah satu bentuk komplikasi kronik DM berupa

    luka terbuka pada permukaan kulit yang dapat disertai adanya kematian jaringan

    setempat. 7lkus diabetika merupakan luka terbuka pada permukaan kulit karena

    adanya komplikasi makroangiopati sehingga terjadi askuler insusifiensi dan

    neuropati, yang lebih lanjut terdapat luka pada penderita yang sering tidak

    dirasakan, dan dapat berkembang menjadi infeksi disebabkan oleh bakteri aerob

    maupun anaerob. 4asien diabetes sangat beresiko terhadap kejadian luka di kaki

    dan merupakan jenis luka kronis yang sangat sulit penyembuhannya.

    2.Pat$gene"i" Ulku" Dia#etika

    7lkus diabetika disebabkan adanya tiga faktor yang sering disebut 9rias

    yaitu : neuropati, angiopati, dan infeksi. $arang sekali infeksi sebagai faktor

    tunggal, tapi seringkali merupakan komplikasi angiopati maupun neuropati.

    1. 4atogenesis ;europati

    ;europati adalah gangguan fungsional ataupun perubahan patologis pada

    system saraf tepi.2* 0usunan saraf sangat rentan terhadap komplikasi diabetes

    mellitus1*. 0ecara patogenetik, ada ! faktor utama (metabolik, autonom, askuler)

    yang dapat dianggap sebagai sebab terjadinya neuropati pada diabetes mellitus.

    Diabetes mellitus bersama faktor genetik, dan lingkungan(misalnya alkohol) akan

    le5at ke! faktor tersebut memberi neuropati klinis. im yang banyak

    tertimbun pada sel tubuh penderita DM). fruktosa, kurangnya kontrol gula darah,

    dan penurunan mioinositol dan ;a?=6?/94 meyebabkan demielinasi artrofi

    akson@ otoimum le5at anti gangliosid dan anti A/D menyebabkan neuropati,

    gangguan ascular karena menutupnya asa asorum, trauma memberi hipoksia

    endoneurial yang selanjutnya menyebabkan demielinisasi segmental. /dapun

    faktor lain seperti kelainan agregasi trombosit, kelainan etologi sel darah merah

    "

  • 7/24/2019 Referat Ulkus Dm Faza

    5/38

    dan hematologic, proses /As serta adanya kompleks imum disirkulasi

    berpengaruh terhadap neuropati ini11.

    ;europati, kelainan askuler (aliran darah ang mengurangi karena

    terjadinya proses arteriosklerosis tungkai ba5ah khususnya betis). Dan kemudian

    infeksi berperan dalam patogenesis terjadinya tukak diabetik. &alaupun demikian,

    yang peranannya paling mencolok pada banyak studi cross sectional adalah

    polineuropati sensorik perifer (pasien kaki diabetik ). 4asien disini tak dapat

    merasakan rangsangan nyeri dan dengan demikian kehilangan daya ke5aspadaan

    proteksi kaki terhadap rangsangan dari luar. Berbagai hal yang sederhana yang

    pada orang normal tak menyebabkan, luka akibat adanya daya proteksi nyeri,

    pada pasien DM dapat berlanjut menjadi luka yang tidak disadari adanya, dan

    kemudian menjadi tukak diabetik. 9usukan jarum atau paku tak disadari. sehingga

    pasien baru menyadarinya setelah terjadi luka yang membusuk dan

    membahayakan keselamatan kaki secara keseluruhan. ;europati motorik berperan

    melalui terjadina deformitas pada kaki yang menyebabkan daerah tersebut lebih

    mudah dikenali dan lebih banyak mendapat tekanan dari luar. ;europati

    autonomik berperan melalui perubahan pola keringat kering dan mudahnya

    timbul pecahpecah pada kulit kaki, dan juga melalui adanya perubahan daya

    asodilatasiasokonstriksi pada tungkai ba5ah. 9erjadi pintas / C seperti

    misalnya pada patogenesis terjadinya kaki harcot1,-,+,,1*.

    Aambar 1. 4erubahan ang 9erjadi 4ada DM 1#

    #

  • 7/24/2019 Referat Ulkus Dm Faza

    6/38

    2. 4atogenesis /ngiopathi

    /ngiopathi adalah gangguan fungsional ataupun perubahan patologis

    pada pembuluh darah. 4enderita DM akan mengalami perubahan askuler berupa

    arteriosklerosis. 4atologi tersebut disebabkan oleh karena gangguan metabolisme

    karbohidrat dalam pembuluh darah, peningkatan kadar trigliserida dan kolesterol.

    'al tersebut akan diperberat dengan kadar gula darah yang tidak terkontrol %,-,1*.

    Eesi askuler berupa penebalan pada tunika intima pembuluh darah

    kapiler yang diakibatkan karena disposisi yang berlebihan mukoprotein dan

    kolagen. 4embuluh darah arteri yang paling sering terkena adalah arteri tibialis

    dan poplitea. /danya trombus, emboli maupun tromboemboli menyebabkan

    penyempitan lumen pembuluh darah. 0elanjutnya oklusi dapat menjadi total dan

    jika p