Referat Bipolar Fix

  • View
    48

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Referat Bipolar Fix

REFERAT TORSIO TESTES

REFERAT BIPOLAR DISORDER END DEPRESI

KELOMPOK 8Tutor : dr. Pamela Kusuma Dewi

Mayunda Riani AG1A010022Khozatin Zuni FG1A010027Oryzha TrilianyG1A010028Iman HendriantoG1A010048Anggita Setiadi N RG1A010049Nurul AprilianiG1A010084Lilis Indri AstutiG1A010085Hesti Putri AG1A010099Handika Rezha A G1A010100BLOK MHpendahuluan Gangguan bipolar (GB) dikenal juga sebagai gangguan manik depresi berpengaruh terhadap suasana perasaan dan proses berpikir seseorang GB episode depresi angka kejadian 5 per 1000 orang (laki laki = perempuan) GB memiliki dampak psikologi yang besar terhadap pasien Penelitian GB berhubungan erat dengan kematian dini (bunuh diri) dan disabilitasTinjauan pustakaDEFINISIETIOLOGISuatu gangguan yang ditandai dengan perubahan mood antara rasa girang yang ekstrem dan depresi yang parah. Orang dengan gangguan bipolar (bipolar disorder) bagaikan mengendarai suatu roller coaster emosional, berayun dari satu ketinggian rasa girang ke dalam depresi tanpa adanya penyebab eksternal. Episode pertama berupa manik atau depresi. (Semium, 2006)

Faktor Genetik1. Depresi otomatis

Diperlukan suatu kejadian atau peristiwa

2. Pengaruh gen depresi berat dibandingkan depresi ringan

Faktor BiologisNeurotransmiter serotonin, norepinefrin dan dopamin3EpidemiologiPrevelensi seumur hidup adalah 2 %, sama dengan angka skizofrenia.

Angka prevalensi gangguan bipolar berkisar antara 0,4% hingga 1,6% untuk gangguan bipolar I dan sekitar 0,5% untuk gangguan bipolar II.

Berkembang Usia 20 tahunFaktor resiko Jenis kelamin Laki-laki = Perempuan Usia Gangguan bipolar I usia 5 atau 6 tahun - 50 tahun Ras Status Perkawinan Bercerai Pertimbangan sosiekonomi dan kultur Tidak lulus PT > lulus PT Ada Berapa Tipe Gangguan Bipolar??Pada dasarnya ada beberapa tipe gangguan jiwa bipolar, yaitu:1. Gangguan bipolar tipe I Kesulitan mengikuti sekolah atau pekerjaan, dan pertemanan. 2. Gangguan jiwa bipolar tipe II Masih bisa berfungsi melaksanakan kegiatan harian rutin. Penderita mudah tersinggung Berlangsung lebih lama dibandingkan dengan kondisi hipomania-nya.3. Gangguan cyclothymic, juga dikenal sebagai cyclothymia. Bentuk ringan dari gangguan jiwa bipolar. tidak seberat pada gangguan bipolar I dan tipe II.4. Gejala gangguan jiwa bipolar bervariasi antara satu orang dengan lainnya. Kadang kadang gejala mania dan depresi muncul bersamaan. Beberapa bahan kimia di dalam otak dan tubuh memiliki peranan yang penting dalam mengendalikan emosi kita (nevid,2003).DiAGNOSIS BANDING1.Skizofrenia adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu gangguan psikiatrik mayor yang ditandai dengan adanya perubahan pada persepsi, pikiran, afek, dan perilaku seseorang (Sadock, 2003).2.Gangguan Cemas Menyeluruh, menurut DSM-IV yang dimaksud gangguan cemas menyeluruh adalah suatu keadaan ketakutan atau kecemasan yang berlebih-lebihan, dan menetap sekurang kurangnya selama enam bulan mengenai sejumlah kejadian atau aktivitas disertai oleh berbagai gejala somatik yang menyebabkan gangguan bermakna pada fungsi sosial, pekerjaan, dan fungsi - fungsi lainnya3.Gangguan Obsesif-kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder, OCD) adalah kondisi dimana individu tidak mampu mengontrol dari pikiran-pikirannya yang menjadi obsesi yang sebenarnya tidak diharapkannya dan mengulang beberapa kali perbuatan tertentu untuk dapat mengontrol pikirannya tersebut untuk menurunkan tingkat kecemasannya4.Demensia adalah Sindrom penyakit akibat kelainan otak bersifat kronik / progresif serta terdapat gangguan fungsi luhur (Kortikal yang multiple) yaitu ; daya ingat , daya fikir , daya orientasi , daya pemahaman , berhitung , kemampuan belajar, berbahasa , kemampuan menilai

Penegakan diagnosisPaling sedikit 2 minggu pasien mengalami lebih dari 4 simptom/tanda,yaitu:Mood sepresif atau holangnya minat atau rasa senangMenurun atau meningkatnya berat badan atau nafsu makanSulit atau bnayak tidurAgitasi atau retardasi psikomotorFatigue atau berkurangnya tenagaMenurunya harga diriIde-ide tentang rasa bersalah,ragu-ragu dan menurunya konsentrasiPesimisPikiran berulang tentang kematian,bunuh diri(dengan atau tanpa rencana atau tindakan bunuh diri

Manifestasi klinis bipolar disorder episode depresi sesuai dengan Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders(DSM-IV)

Gejala-gejala diatas menyebabkan fungsi personal,s osial, atau pekerjaan ! !patofisiologiFaktor Biologis Herediter Genetik Neurotransmitter Kelainan Otak2. Faktor PsikososialPeristiwa kehidupan dan stres lingkunganKetidak berdayaan yang dipelajari (Learned Helplessness)Teori KognitifFaktor psikoanalitik dan psikodinamikAdapun etiopatofisiologi dari gangguan bipolar episode depresi antara lain :TERAPIFarmakologisPemberian Inhibitor Monomin Oksidase menurut Videbeck tahun 2008 :a. IsokarboksazidDosis 10-30 mgESO : mengantuk, mulut kering, insomnia, mual, anoreksia, konstipasi, retensi urin, dll.Interaksi obat dengan amfetamin, reserpin, dopamin, levodopa, guanetidin, dllb. Fenelzin (Nardin)Dosis 45-60 mg/hariESO seperti isokarboksazidBisa juga untuk mengatasi gangguan panik

c. Tranilsipromin (Parnate)Dosis 20-40 mgESO seperti isokarboksazidMembantu juga untuk penurunan berat badanContNon FarmakologisPsikoterapiMenurut Videbeck tahun 2008 : 1) Terapi Perilaku untuk pembentukan perilaku individu pemberian umpan balik jika perilakunya tepat 2) Terapi Interpersonal fokus pada kesulitan hubungan misalnya, individu yang saat anak-anak tidak pernah belajar bagaimana berteman diluar struktur keluarga inti akan kesulitan membina persahabatan saat dewasa terapi membantu pasien menyelesaikan tugas perkembangan 3) Terapi Psikoanalitis terapi menganalisis pikiran, keinginan, fantasi, impian, ucapan, serta pengalaman saat kanak-kanak dilakukan untuk memperoleh pemahaman tentang penyebab kemarahan dirinya 4) Terapi Keluarga merupakan pandangan umum tentang pola disfungsional keluarga mengubah satu bagian sitem agar lebih sehat, sehingga sistem sisanya ikut berubah

untuk pasien gangguan bipolar ataupun psikosis elektroda diletakkan pada kepala untuk menciptakan kejangdimodifikasi dengan penggunaan anastetik IV & relaksan otot sebelumnya dipasang di hemisfer kanan untuk mengurangi gangguan memori masih kontroversial dalam pemakaiannya

b. Terapi Elektrokonvulsi (ECT)ContMenurut Brigham & Womans Hospital di Boston, pasien dengan gangguan manik depresif yang tidak merespon terapi konvensional bisa sembuh saat diberi porsi harian 115 gram salmon segar (Perricone, 2002).c. Konsumsi Omega 3Prognosis lebih buruk daripada pasien dengan depresi berat. Dalam 2 tahun pertama setelah episode awal, 40-50% pasien akan mengalami serangan manik lain. Hanya 50-60% pasien mampu menguasai gejala mereka.Pada 7% pasien gejala tidak terulang, 45% pasien mengalami episode yang lebih, dan 40% memiliki gangguan persisten.

Komplikasi Gangguan neurologis dan emosional Keinginan untuk bunuh diri. Gangguan berfikir dan memori Membahayakan orang sekitar, pembunuhan dan adiksi.(www.umm.edu, 2013)

PrognosisPembahasanKesimpulanGangguan bipolar adalah suatu gangguan yang ditandai dengan perubahan mood antara rasa girang yang ekstrem dan depresi yang parah.Penyebab dari gangguan bipolar dapat dikarenakan oleh beberapa faktor seperti faktor biologis, faktor genetik dan faktor psikososial.Manifestasi klinis bipolar disorder episode depresi sesuai Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders(DSM-IV dapat didiagnosa sebagai major depression, paling sedikit 2 minggu pasien mengalami lebih dari empat symptom/gejala.Terapi pada gangguan bipolar meliputi non farmakologis seperti psikoterapi, terapi elektrokonvulsi dan konsumsi omega-3 selain itu, pada terapi farmakologis diberikan golongan Antidepresan Inhibitor Monomin Oksidase (MAOI) seperti Isokarboksazid (Marplan), Fenelzin (Nardil) dan Tranilsipromin (Parnate).

TERIMA KASIH