Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

  • View
    332

  • Download
    18

Embed Size (px)

Text of Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    1/64

    RASIONALITAS PERESEPAN ANTIBIOTIK UNTUK PENGOBATAN

    INFEKSI SALURAN PERNAFASAN AKUT PADA ANAK

    DI PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN

    KARYA TULIS ILMIAH

    OLEH

    MUSTIKA MUTHAHARAH

    NPM 08045 D3 FI.

    SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN MUHAMMADIYAH BANJARMASIN

    PROGRAM STUDI DIII FARMASI

    2011

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    2/64

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    3/64

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    4/64

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    5/64

    ABSTRAK

    Mustika.M. 2011. Rasionalitas Peresepan Antibiotik Untuk Pengobatan InfeksiSaluran Pernapasan Akut Pada Anak di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.

    Karya Tulis Ilmiah, Program Studi D3 Farmasi STIK MuhammadiyahBanjarmasin. Pembimbing : (I) Andika, S.Far.,Apt (II) Hiryadi, M.Kep.

    Sp.Kom

    Kata Kunci :Rasionalitas, Peresepan, Antibiotik, ISPA, Anak

    Angka kesakitan dan kematian anak akibat Infeksi Saluran Pernafasan Akut

    (ISPA) di Indonesia saat ini masih cukup tinggi. Pengobatan Infeksi Saluran PernapasanAkut (ISPA) memerlukan perhatian khusus dan pemilihan obat yang tepat seta tindakan

    yang cepat agar menurunkan angka kematian. Ketidakrasionalan peresepan seringterjadi pada pengobatan Infeksi Saluran Pernafasan. Penggunaan antibiotic yang tidaksesuai dengan diagnosis penyakit menyebabkan terjadinya peresepan yang tidak

    rasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah rasionalitas peresepan

    antibiotik yang digunakan untuk mengobati penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut(ISPA) pada pasien anak di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.

    Penelitian ini mengambil tempat di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.

    Rancangan dalam penelitian ini bersifat deskriptif. Populasi yang digunakan adalah

    resep untuk pasien anak penderita ISPA di Puskesmas Pekauman Banjarmasin padabulan Mei tahun 2011 yang berjumlah 400 resep. Dari polulasi tersebut diambil

    sebanyak 80 resep sebagai sampel dengan menggunakan metode acak sederhana.

    Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi. Data primerdiperoleh dari hasil observasi resep sedangkan data sekunder diperoleh dari formulir

    monitoring indikator peresepan antibotik Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Hasil

    penelitian disajikan dalam bentuk tabulasi dan persentase yang kemudian di analisissecara deskripitif.

    Dari hasil penelitian diketahui bahwa peresepan antibiotik untuk pengobatan

    ISPA pada anak di Puskesmas Pekauman Banjarmasin yang rasional adalah sebanyak

    dua puluh dua resep (dua puluh tujuh koma lima persen). Jumlah tersebut jauh lebihkecil daripada jumlah ketidakrasionalan yang terjadi yaitu sebanyak lima puluh delapan

    resep (tujuh puluh dua koma lima persen).

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasionalitas peresepan antibiotik untukpengobatan Infeksi Saluran Pernafasan Akut pada anak di Puskesmas Pekauman

    Banjarmasin terbilang cukup rendah sehingga perlu ditingkatkan dengan melakukan

    pemilihan obat yang tepat sesuai dengan diagnosis ISPA yang diderita pasien.

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    6/64

    KATA PENGANTAR

    Alhamdulillah, puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan

    rahmat dan hidayah-Nya serta memberikan kekuatan dan kekampuan sehingga penulis

    dapat menyelesaikan proposal Karya Tulis Ilmiah dengan judul RASIONALITAS

    PERESEPAN ANTIBIOTIK UNTUK PENGOBATAN ISPA PADA ANAK DI

    PUSKESMAS PEKAUMAN BANJARMASIN.

    Proposal ini dibuat dalam rangka memenuhi salah satu persyaratan untuk

    menyelesaikan pendidikan Diploma III Farmasi di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan

    Muhammadiyah Banjarmasin.

    Dalam proses penulisan proposal ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.

    Untuk itu pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terimakasih yang

    sebesar-besarnya kepada:

    1. Ibu Hj. Ulfah Hidayati, SST.,M.Kes selaku Ketua Sekolah Tinggi IlmuKesehatan Muhammadiyah Banjarmasin.

    2. Ibu Sri Rahayu, S.Far.,Apt selaku Ketua Program Studi D3 Farmasi.3. Bapak Andika, S.Far.,Apt selaku pembimbing I yang telah banyak memberikan

    bimbingan, masukan dan motivasi sehingga Karya Tulis Ilmiah ini dapat

    diselesaikan.

    4. Bapak Hiryadi, M.Kep. Sp.Kom selaku pembimbing II yang telah memberikanbimbingan untuk penulisan proposal ini.

    5. Dinas Kesehatan Kota yang telah memberikan izin untuk melakukan penelitiandi Puskesmas Pekauman Banjarmasin.

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    7/64

    6. Bapak Dr. M. Fuadi selaku Kepala Puskesmas Pekauman yang telahmemberiakan arahan dan secara tidak langsung mengajarkan penulis tentang

    pentingnya menjaga amanah dan tanggungjawab.

    7. Ibu dr. Masliani selaku dokter dari poli anak di Puskesmas PekaumanBanjarmasin yang telah memberikan bimbingan dan tambahan ilmu kepada

    penulis.

    8. Ibu Rina Feteriyani, S.Far.,Apt yang telah banyak membantu penulis dalampemilihan judul, memberikan saran serta kemudahan dalam proses pengambilan

    data sejak studi pendahuluan hingga penelitian selesai.

    9. Kedua orang tua tercinta yang selalu menyertai dengan doa dan memberikandukungan moril dan materil dengan ikhlas.

    10.Teman-teman seperjuangan dan sahabat terdekat (Try, Pooh, Cha, Riza) yangselalu memberikan dorongan semangat dan saling membantu dalam proses

    penulisan proposal ini.

    Penulis menyadari dalam penulisan proposal ini masih terdapat kekurangan,

    untuk itu kritik dan saran yang membangun sangat diharapkan guna menyempurnakan

    proposal ini. Semoga proposal ini dapat memberikan manfaat bagi banyak pihak.

    Banjarmasin, 10 Agustus 2011

    Penulis

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan Antibiotik ISPA Anak (KTI)

    8/64

    Kupersembahkan KKupersembahkan KKupersembahkan KKupersembahkan K

    Terimakasih untuk sTerimakasih untuk sTerimakasih untuk sTerimakasih untuk s

    Abi.Abi.Abi.Abi.

    Ibu Guru terbaik sepanjangIbu Guru terbaik sepanjangIbu Guru terbaik sepanjangIbu Guru terbaik sepanjang

    Mengajarkanku semua hal baiMengajarkanku semua hal baiMengajarkanku semua hal baiMengajarkanku semua hal bai

    Sosok yang sederhana, tegas naSosok yang sederhana, tegas naSosok yang sederhana, tegas naSosok yang sederhana, tegas na

    Seperti peramal yang selalu biaSeperti peramal yang selalu biaSeperti peramal yang selalu biaSeperti peramal yang selalu bia

    Selalu menenangkan disaat baSelalu menenangkan disaat baSelalu menenangkan disaat baSelalu menenangkan disaat ba

    Terimakasih untuk setiap baitTerimakasih untuk setiap baitTerimakasih untuk setiap baitTerimakasih untuk setiap bait

    ryaTulis Ilmiah ini untuk keluargaku tercintaryaTulis Ilmiah ini untuk keluargaku tercintaryaTulis Ilmiah ini untuk keluargaku tercintaryaTulis Ilmiah ini untuk keluargaku tercinta

    Abi.Abi.Abi.Abi.Ibu..Ibu..Ibu..Ibu..

    Dan ade.Dan ade.Dan ade.Dan ade.mua doa, cinta dan dukungan yang kalian berik mua doa, cinta dan dukungan yang kalian berik mua doa, cinta dan dukungan yang kalian berik mua doa, cinta dan dukungan yang kalian berik

    eorang motivator terbaik sepanjang masa yang perneorang motivator terbaik sepanjang masa yang perneorang motivator terbaik sepanjang masa yang perneorang motivator terbaik sepanjang masa yang pern

    Ayah nomor satu selurAyah nomor satu selurAyah nomor satu selurAyah nomor satu selur

    Sosok yang hangat, sabar dan menySosok yang hangat, sabar dan menySosok yang hangat, sabar dan menySosok yang hangat, sabar dan meny

    elalu tersenyum dan menguatkan saat akuelalu tersenyum dan menguatkan saat akuelalu tersenyum dan menguatkan saat akuelalu tersenyum dan menguatkan saat aku lemahlemahlemahlemaherimakasih untuk selalu mendukung dan memberierimakasih untuk selalu mendukung dan memberierimakasih untuk selalu mendukung dan memberierimakasih untuk selalu mendukung dan memberi

    dalam setiap langkah yandalam setiap langkah yangdalam setiap langkah yandalam setiap langkah yang

    masa bagiku. masa bagiku. masa bagiku. masa bagiku.

    dalam kehidupan dalam kehidupan dalam kehidupan dalam kehidupan

    un sangat perhatian un sangat perhatian un sangat perhatian un sangat perhatian

    membaca semua pikiranku membaca semua pikiranku membaca semua pikiranku membaca semua pikiranku

    i kegelisahan menderaku i kegelisahan menderaku i kegelisahan menderaku i kegelisahan menderaku

    a yang selalu dipanjatkan untukkua yang selalu dipanjatkan untukkua yang selalu dipanjatkan untukkua yang selalu dipanjatkan untukku

    AdeAdeAdeAdeJadilah diri sendiri, karena meski terlahir dari radilah diri sendiri, karena meski terlahir dari rJadilah diri sendiri, karena meski terlahir dari radilah diri sendiri, karena meski terlahir dari r

    sama, kita lahir dengan membawa cahaya yang besama, kita lahir dengan membawa cahaya yang besama, kita lahir dengan membawa cahaya yang besama, kita lahir dengan membawa cahaya yang be

    warnawarnawarnawarna

    Maka bersinarlah dengan cahaya yang kau punMaka bersinarlah dengan cahaya yang kau punMaka bersinarlah dengan cahaya yang kau punMaka bersinarlah dengan cahaya yang kau pun

    .. .. .. ..

    n n n n

    ah kumiliki. h kumiliki. ah kumiliki. h kumiliki.

    h dunia. h dunia. h dunia. h dunia.

    nangkan nangkan nangkan nangkan

    an goyahan goyahan goyahan goyahn semangatn semangatn semangatn semangat

    kupilih. kupilih. kupilih. kupilih.

    him yang him yang him yang him yang

    bedabedabedabeda

    a a a a

  • 7/22/2019 Rasionalitas Peresepan A