Rasionalitas pemilih

  • View
    698

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

 

Text of Rasionalitas pemilih

  • 1. RASIONALITAS PEMILIH:KONTESTASI PARTAI MENJELANG PEMILU 2009 Trend Sikap Elektoral Jakarta, Januari 2009 Jl. Lembang Terusan D 57, Menteng, Jakarta Pusat 10310 Telp.+62-21 3919582, Fax +62-21 3919528 www.lsi.or.id
  • 2. Rasionalkah pemilih kita? Mengapa pemilih memilih partai politik tertentu, bukan partai yang lain? Mengapa memilih Golkar bukan PDIP misalnya? Dua model perilaku pemilih dapat menjawab pertanyaan tersebut, dan saling terkait: Model psikologis dan model pilihan rasional atau ekonomi-politik. Model psikologis berkaitan sebagian dengan persepsi atas partai atau citra partai dan preferensi terhadap pemimpin atau tokoh partai. Model pilihan rasional berkaitan dengan kepentingan praktis dari pemilih. Pada dasarnya, sebuah partai politik lebih dipilih karena partai tersebut dinilai lebih mampu menjawab secara lebih meyakinkan masalah-masalah yang dipandang paling mendesak oleh pemilih. Rasionalitas ini secara lebih khusus terutama berkaitan dengan partai pemerintah versus partai oposisi. Partai pendukung utama pemerintah akan mendapat ganjaran dengan mendukungnya bila pemerintah yang didukungnya dinilai pemilih berkinerja baik, dan sebaliknya akan ditinggalkan pemilih bila kinerja pemerintahnya dinilai buruk. Rasionalitas pemilih secara lebih khusus berkaitan dengan evaluasi pemilih terhadap kondisi ekonomi nasional secara umum. Bila pemilih menilai keadaan ekonomi lebih baik maka ia cenderung akan memilih partai yang berkuasa, dan sebaliknya akan memilih partai oposisi. "Rasionalitas Pemilih, Kontestasi Partai Menjelang Pemilu 2009": 2 LEMBAGA SURVEI INDONESIA
  • 3. METODOLOGI Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan. Jumlah sampel 2200. Dengan sampel tersebut margin of error +/- 2,2% pada tingkat kepercayaan 95 persen. Penarikan sample dilakukan dengan Metode Multistage Random Sampling. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Satu pewawancara bertugas untuk satu desa/kelurahan yang terdiri hanya dari 10 responden Quality control terhadap hasil wawancara dilakukan secara random sebesar 20% dari total sampel oleh supervisor dengan kembali mendatangi responden terpilih (spot check). Dalam quality control tidak ditemukan kesalahan berarti. Wawancara terakhir dilakukan 10-22 Desember 2008. "Rasionalitas Pemilih, Kontestasi Partai Menjelang Pemilu 2009": 3 LEMBAGA SURVEI INDONESIA
  • 4. Metodologi Survei Populasi desa/kelurahan tingkat Nasional Prop.k Desa/kelurahan di tingkat Prop.1 Propinsi dipilih secara random dengan jumlah proporsional Ds 1 Ds mDs 1 Ds n RT1 RT2 RT3 . RT5 Di setiap desa/kelurahan dipilih sebanyak 5 RT dengan cara random Di masing-masing RT/Lingkungan KK1 KK2 dipilih secara random dua KK Di KK terpilih dipilih secara random Laki-laki Perempuan Satu orang yang punya hak pilih laki-laki/perempuan "Rasionalitas Pemilih, Kontestasi Partai Menjelang Pemilu 2009": 4 LEMBAGA SURVEI INDONESIA
  • 5. DEMOGRAFI NASIONAL: Perbandingan Sampel Survei dengan Data BPS KATEGORI SAMPEL BPS KATEGORI SAMPEL BPS JENIS KELAMIN KELOMPOK PENDIDIKANLAKI-LAKI 50.0 50.0 = 1juta 26.7 20.0 Lainnya 1.1 1 ETNIS Jawa 42.2 41.6 Sunda 17.0 15.4 Melayu 3.9 3.4 Madura 3.9 3.4 Bugis 4.1 2.5 Betawi 2.0 2.5 Minang 2.9 2.7 Lainnya 23.6 28.5 "Rasionalitas Pemilih, Kontestasi Partai Menjelang Pemilu 2009": 5 LEMBAGA SURVEI INDONESIA
  • 6. DEMOGRAFI NASIONAL: Perbandingan Sampel Survei dengan Data BPS KATEGORI SAMPEL BPS KATEGORI SAMPEL BPS PROPINSI PROPINSINAD 1.8 1.9 BALI 1.4 1.5SUMUT 5.5 5.3 NTB 1.8 2.0SUMBAR 2.3 2.1 NTT 1.8 2.0RIAU 2.3 2.2 KALBAR 1.8 1.9JAMBI 1.4 1.3 KALTENG 0.9 0.9SUMSEL 3.2 3.2 KALSEL 1.4 1.5BENGKULU 0.9 0.8 KALTIM 1.4 1.4LAMPUNG 3.2 3.4 SULUT 0.9 1.0BABEL 0.5 0.5 SULTENG 0.9 1.1KEPRI 0.5 0.6 SULSEL 3.6 3.5DKI 3.6 3.5 SULTRA 0.9 0.9JABAR 17.3 17.4 GORONTALO 0.5 0.4JATENG 15.0 15.2 SULBAR 0.5 0.5DIY 1.8 1.6 MALUKU 0.5 0.6JATIM 16.8 16.7 MALUKU UTARA 0.5 0.4BANTEN 4.1 4.1 PUPUA 0.9 0.9 IRJABAR 0.3 0.3 "Rasionalitas Pemilih, Kontestasi Partai Menjelang Pemilu 2009": 6 LEMBAGA SURVEI INDONESIA
  • 7. TEMUAN SURVEI
  • 8. SIKAP ELEKTORAL PADA PARTAI POLITIK
  • 9. Partai yang dipilih bila pemilihan anggota DPR diadakan sekarang (%) 10-22 Des 2008; N = 4100 Demokrat 23.0 PDIP 17.1 Golkar 13.3 PKB 4.8 PKS 4.0 Gerindra 3.9 PAN 3.4 PPP 3.1 Hanura 1.3 Lain-lain 7.0 Belum tahu 20.0 Partai-partai lain masing-masing: