Rangkuman Pengantar Sejarah Inggris

Embed Size (px)

DESCRIPTION

File ini menjelaskan tentang sejarah Inggris.

Text of Rangkuman Pengantar Sejarah Inggris

  • RANGKUMAN PENGANTAR SEJARAH INGGRIS

    Oleh

    Irma Rahmawati

    SMSA03

  • Pendahuluan

    Bismillahirahmanirrahim

    Sejarah merupakan peristiwa yang pernah terjadi di masa lampau dan dijadikan gambaran

    kehidupan untuk saat ini. Salah satu contohnya adalah sejarah Negara Inggris. Inggris adalah

    negara yang telah dikenal oleh banyak orang karena sejarahnya yang menarik untuk dijadikan

    bahan pelajaran sejarah karena di masa lalu, Inggris pernah memiliki begitu banyak wilayah

    jajahan yang tersebar di seluruh dunia. Rangkuman di bawah ini akan menyajikan ulasan singkat

    mengenai keadaan atau peristiwa yang terjadi di Inggris dari jauh sebelum sejarah dimulai.

    Bab 1

    Periode Prasejarah

    Inggris Pra Romawi

    Inggris merupakan negara yang penuh dengan sejarah masa lalu yang panjaang. Pada zaman

    dahulu, Inggris masih dihuni oleh bangsa romawi. Kabarnya, sejarah tentang Negara Inggris pun

    didapatkan dari peninggalan-peninggalan kuno yang kini disimpan di monumen oleh para

    arkeolog. Peninggalan tersebut berupa Clacton-on-sea di Essex dan swanscombe di Kent, juga

    banyak barang yang tersisa seperti alat-alat yang terbuat dari batu termasuk juga tengkorak

    seorang wanita, tulang gajah, badak, beruang dan singa. Kita dapat berasumsi bahwa manusia

    yang hidup pada waktu yang sama seperti hewan-hewan tersebut sudah lama menghilang dari

    cerita sejarah inggris.

    Menurut sejarah, manusia-manusia pertama yang tinggal di tanah Inggris dulu itu sempat

    memisahkan diri dari benua Eropa dan tempat mereka dipisahkan oleh selat Inggris. Jadi bisa

    dikatakan saat itu Inggris menjadi daerah yang sangat terisolasi.

    Zaman Neolitikum

    Zaman ini terjadi sekitar 4500 SM. Pada zaman ini, batu adalah alat yang paling digunakan

    untuk membuat segala macam benda untuk kebutuhan hidup seperti interior rumah, tempat tidur,

    kotak, lemari, dan tungku. Selanjutnya, penduduk Inggris saat itu juga mulai beralih untuk

    bertani dan beternak. Hal ini membuat kehidupan masyarakat Inggris meningkat. Mereka pun

    mulai menambang hasil bumi dan membuat monument-monumen megalitik, juga membuat

    makam-makam dengan batu besar yang dibentuk dengan ukiran-ukiran seperti makam yang

    terdapat di New Grenge, Irlandia yang dikabarkan berusia lebih tua dari piramida besar di Mesir.

  • Earthwork purba dan budaya Wessex

    Di wilayah Inggris bagian selatan, terdapat dua kelompok masyarakat yang bersatu dan membuat

    sebuah pemujaan yang mereka namakan sebagai Budaya Wessex. Dalam hal ini, mereka

    menggarap tanah yang mereka sebut Silbury Hill setinggi 39 meter.

    Stonehenge

    Di Inggris juga terdapat Stonehenge, sebuah monument yang merupakan sebuah earthwork dan

    lingkaran batu yang terkenal dan paling sering dikunjungi sampai saat ini. Stonehenge yang

    memiliki karakteristik yang sama seperti Silbury dan Avebury. Budaya Wessex juga berkembang

    pada saat itu. Masyarakat mulai membuat kapak, batu, belati, gagang dekorasi dan mereka juga

    menggunakan Perunggu untuk pembuatan kuali dan mangkuk, perisai dan helm, senjata perang,

    dan alat-alat pertanian.

    Bangsa Kelt

    Bangsa Kelt adalah bangsa yang paling lama bertahan di tanah Inggris. Bangsa tersebut

    mengenalkan budaya yang menyebutkan bahwa orang-orang yang meninggal akan dikuburkan

    bersama harta mereka yang paling berharga di ruangan kayu. Dari hubungan mereka dengan

    orang-orang di Medditerania, bangsa celtic telah berkembang secara teknologi dan budaya.

    Waktu sebelum kedatangan bangsa Kelt di Inggris, terkenalah sebuah pekerjaan besi wilayah Het

    Empire, Asia. Namun, masyarakat Het pada saat itu digulingkan dan pengetahuan akan logam

    diketahui oleh orang-orang di Eropa Tengah hingga budaya tersebut dikembangkan dan

    budayanya dikenal dengan sebutan Urnfield. Budaya tersebut juga diadaptasi di Austria dengan

    sebutan Hallstatt.

    Benteng Bukit

    Benteng bukit berawal dari zaman besi, zamannya bangsa Kelt yang ditemukan di sepanjang

    kepulauan Inggris. Benteng ini digunakan sebagai tempat penampungan bagi masyarakat dan

    ternak di saat mereka dalam bahaya. Kebanyakan bangsa Kelt yang berasal dari Gaul. Mereka

    diusir dari kampong halaman mereka oleh tentara Romawi dan suku-suku Jermanik. Mereka

    membawa alat-alat pertanian mereka dan mulai mengorganisir orang-orang mereka untuk

    menetap di perkotaan. Kerajinan yang mereka bawa antara lain guci perunggu, mangkuk dan

    torsi. Mereka juga memperkenalkan mata uang kepada masyarakat Inggris dan melakukan

    perdagangan ekspor jagung, logam dan budak.

  • Bab 2

    Periode Romawi

    Perubahan Pada Empire dan Tempat Tinggal

    Pada intinya perubahan pada masa ini mengenai sejarah saat awal bangsa Romawi menginvasi

    Britania pada masa pemerintahan Kaisar Claudius. Invasi pertama ini terjadi di kepulauan Inggris

    pada tahun 55 sebelum masehi dibawah pimpinan Julius Caesar. Di tangan Julius Caesar, bangsa

    romawi mulai mewujudkan mimpinya untuk menyerang timur laut dan utara eropa.

    Terdapat pula dataran tinggi moorlands dari wilayah utara dan barat yang kini disebut Skotlandia

    dan Wales yang mulanya tidak mudah didapatkan oleh bangsa Romawi. Perlawanan suku Wales

    yang keras kepala itu membuat mereka ditempatkan di perbatasan Chester dan Caerwent.

    Suku Celtic juga membuat tembok perbatasan permanen untuk memisahkan Roma dari barbar,

    yaitu tembok sepanjang 72 mil yang menghubungkan Tyne ke Solway yang diperkuat dengan

    benteng batu di setiap 1 mil. Julius Caesar mengirim tentarannya untuk menghukum orang

    orang yang membantu para Galia yang ingin membebaskan diri dari pengaruh Romawi. Tentara

    Romawi mulai menarik diri dari Inggris pada akhir abad keempat. Kaisar Honorius juga

    mengatakan bahwa kota-kota Inggris merupakan pertahanan mereka, sehingga ada sebagian

    orang-orang romawi yang menetap disana dan mulai membangun kehidupan disana. Hingga

    pada akhirnya mereka memutuskan untuk meninggalkan Inggris.

    Bab 3

    Kekuasaan Raja Arthur Di Inggris

    Zaman Kegelapan

    Dark Ages atau zaman kegelapan adalah sebuah masa dimana benua eropa di atur oleh Gereja.

    Periode dark ages sendiri seakan dikaburkan oleh bangsa eropa setelah zaman renaissance dan

    setelah revolusi industri pada abad ke 17. Pada dasarnya "dark ages" sendiri bisa dikatakan

    bermula pada saat kedatangan Augustine di Kent untuk mengubah para Saxon disaat Romawi

    telah meninggalkan Inggris. Di tahun 410, Inggris telah membangun pemerintahan sendiri dalam

    tiga bagian, yaitu: utara (masyarakat campuran Inggris dan Angle); barat (masyarakat Inggeis,

    Irlandia dan Angle); timur selatan (masyarakat Angle). Dua abad setelah runtuhnya Romawi di

    Inggris dicatat sebagai zaman terburuk dalam sejarah Inggris.

  • Hampir seluruh sejarawan Inggris berpendapat bahwa orang-orang Inggris yang diusir dari tanah

    mereka ke Wales dan Cornwall adalah akibat dari peristiwa bencana yang dikenal sebagai

    penaklukan Anglo-Saxon. Saxon adalah sebutan untuk masyarakat yang menggunakan bahasa

    Inggris saat itu.

    Beberapa peristiwa penting mengenai jatuhnya Inggris dari tahun 400 sampai 600 ditulis oleh

    biarawan Gildas. Dokumen tersebut ditulis sekitar tahun 540 berjudul De Exccidio Britanniae.

    Di dalam dokumen tersebut beliau mengatakan bahwa kedatangan Saxon merupakan hukuman

    dari Tuhan. Namun, terdapat kekurangan besar yang terdapat dalam isi dokumen tersebut dan

    membutuhkan literatur lain yang melengkapi keseluruhan sejarah. Sebagian besar dokumen-

    dokumen bersejarah ditemukan di tempat yang sekarang dikenal dengan Skotlandia.

    Pada masa inilah penyebaran agama Kristen mulai masuk kedalam sejarah Inggris. Pada akhir

    abad keempat, struktur telah dibentuk dan berada di bawah naungan Pastor. Misionaris injil

    mulai aktif di bagian selatan dan timur daerah yang sekarang dikenal sebgai Skotlandia. Gereja

    pertama yang dibangun adalah Candida Casa: White House di Whithorn.

    Pada saat itu bangsa Kelt mulai mengikuti ajaran agama tersebut. Mereka dipaksa oleh pihak

    mayoritas untuk menerima aturan dari St. Peter yang diperkenalkan oleh Agustinus. Pada akhri

    abad ke 7 mulai dibicarakan entitas politik Anglo-Saxin di pulai Britania dan pertumbuhan

    kerajaan Inggris.

    Bab 4

    Zaman Anglo-Saxon

    Anglo Saxon merupakan istilah untuk perubahan keyakinan (agama) pada masyarakat. Hal ini

    dimulai sejak akhir abad ke-6, yaitu menciptakan konsep kesatuan dari berbagai macam ke

    yakinan yang dianut oleh berbagai suku yang mengesampingkan keyakinan individual.

    Anglo Saxon juga mendeskripsikan orang-orang yang secara etnik dan budaya yang hidup di

    selatan dan timur pulau yang sekarang disebut Great Britain masa itu dari sejak abad 5 masehi

    sampai penakhlukan oleh Norman di tahun 1066. Mereka berbicara dengan dialek bahasa suku-

    suku di Jerman sehingga mereka diidentifikasi memiliki kesamaan keturunan dengan bangsa

    Jerman. Suku-suku itu adalah Angles dan Saxons dari Jerman Utara dan Jutes dari Denmark.

    Pada awalnya, terdapat kerajaan Anglo-Saxon di Inggris yang merupakan sebuah kerajaan

    Anglo-Celtic, dinasti yang didirikan oleh Hengist berlangsung selama tiga abad. Pada masa

    invasi Inggris, Saxon datang untuk merampas dan menjarah hingga setengah bagian Inggris

    berhasil dikuasai. Pada akhirnya, seorang penguasa Inggris bernama Arthur berhasil

    menghentikan Saxon pada tahun 496