of 28 /28
PUISI (PANTUN) HAIKU, SENRYU, WAKA

PUISI (PANTUN)

  • Author
    latona

  • View
    222

  • Download
    1

Embed Size (px)

DESCRIPTION

HAIKU, SENRYU, WAKA. PUISI (PANTUN). Perkembangan Puisi ( Pantun ). Masa Perkembangan Haiku. Berasal dari renga , yg menjadi haikai no renga , setelah lepas dari renga dia ditulis sendiri dg haiku. Syair pilihan dari haikai no renga . Haiku terdiri dari 5-7-5 suku kata - PowerPoint PPT Presentation

Text of PUISI (PANTUN)

Kesusastraan Zaman Pramodern (Zaman Edo)

PUISI (PANTUN)HAIKU, SENRYU, WAKA

Perkembangan Puisi (Pantun)Masa Perkembangan HaikuBerasal dari renga, yg menjadi haikai no renga, setelah lepas dari renga dia ditulis sendiri dg haiku. Syair pilihan dari haikai no renga.Haiku terdiri dari 5-7-5 suku kataHaiku harus mencantumkan kata2 berbau alam/musim) dan juga memiliki (huruf pemotong) seperti Perkembangan haikai pd jaman Edo berkat jasa Matsunaga TeitokuAliran-aliran Haiku:Aliran TeimonAliran DanrinAliran Bashoo

Aliran TeimonAliran yg diusung oleh Matsunaga Teitoku, berbasis di KyotoKumpulan karya siswa Teimon dibukukan dlm Enokoshuu. Teimon merevisi buku Inutsukubashuu yg dianggap tll vulgar menjadi Shinzoo inutsukubashuu dan menyusun buku ttg kosakata haikai dlm Gosan.Murid-murid Teimon: Matsue Shigeyori, Yasuhara Teishitsu, Kitamura Kigin

Ciri Aliran TeimonContoh Haiku Aliran Teimon

Kouyasan tani no hotaru moHijiri kana

Di Gunung Koya, jangan-jangan kunang-kunang di lembah pun adalah orang suci..

Aliran DanrinAliran yg dikemukakan oleh Nishiyama Sooin dan Ihara Saikaku, berbasis di OsakaCiri:Tidak mengikuti pola 5-7-5Pengungkapan bebasCurahan perasaan rakyat jelata Contoh Haiku Aliran Danrin

Tai wa Hana wa minu sato mo ari kyou no tsuki Mungkin ada juga desa yang tidak pernah melihat taiyaki (kue ikan) dan bunga yang cantik, tapi bulan hari ini dari mana pun kelihatan, sekalipun dari desa yang miskin

Aliran BashooMenggantikan aliran Danrin yg dianggap tll bebasPenyair seperti Ikenishi Gonsui, Konishi Raizan, Uejima Onitsura, Yamaguchi Sodoo, Matsuo Bashoo menciptakan aliran baru.Ciri:Bersifat sunyi, sepi, tapi muliaPerjalanan Berhubungan dg alam

Matsuo Basho (1644-1694)Ia yang pertama kali mempopulerkan HaikuIsi dari haikunya berbau filosofis & dramatis, menganalogikan keindahan alam menjadi suatu pemikiran yang dalamBasho menulis kumpulan haiku yang berjudul ookuno hosho michi(narrow road to the north) hasil dari perjalanannya berkelana dari Edo sampai ke Honshu kemudian Kembali ke Edo.Perjalanan ini memakan waktu 2 tahun 1689-1691, 2400 Km. Kemudian ia menyusun Haiku yang selama ini ditulisnya selama di perjalanan dan diterbitkan tahun 1694.Kolam tua. Kodok meloncat. Plung..suara di air

Horo horo-to yamabukichiruka taki no oto

Satu per satu bunga yamabuki berguguran dan terdengar deras gemercik air terjun

Shizukasa-ya iwa-ni shimiirusemi no koe

Hening sunyi, hanya desing belalang seakan meresap ke pori batu besar itu

Murid-murid Bashoo10 orang: Enomoto Kikaku, Hattori Ransetsu, Mukai Kyorai, Naitoo Jooso, Shida Yaba, Sugiyama Sanpuu, Ochi Etsujin, Tachibana Hokushi, Kagami Shikoo, Morikawa KyorikuMereka memegang prinsip2 dasar Bashoo dan mengembangkan bakatnya dan alirannya sendiriEchigoya-ni kinu saku to-ya koromogae (Kikaku)Di toko Echigoya terdengar suara pemotongan kain, teringat bahwa sebentar lagi akan tiba musim baruShimogyoo-ya yuki tsumu ue-no yoru-no mon (Bonchoo)Hujan turun pada waktu malam hari, di atas salju di sebelah selatan Kyoto, terasalah dinginnya hawaJikidoo-ni suzume nakunari yuushigure (Shikoo)Di ruang makan di sebuah kuil, burung gereja bernyanyi, hujan sebentar yang turun di waktu sore mengingatkan sekarang masih musim gugurHototogisu naku-ya kosui-no sasanigori (Joosoo)Burung hototogisu menyanyi dan air danau Biwa mulai mengeruh, teringatlah bahwa kini hanya musim semiHaikai Jaman Tenmei (1781-1788)Pengembangan aliran oleh murid Bashoo menyebabkan kematian Haiku. Muncul gerakan Tenmei yg bertujuan membangkitkan haikai ala Bashoo.Penyair Haiku aliran Tenmei adalah Tantaigi (haiku bertema orang), Yokoi Yayuu (menulis Uzuragoromo), dan Yosa Buson (Penyair & pelukis, Memberikan kesan yg bersifat lukisan kpd org yg membacanya)

Haiku Yosa BusonHaru-no umi hinemosu notarinotari kana Di laut pada waktu musim semi, selama sehari penuh terlihat ombak kecil menghempas kian-kemari, seolah-olah mengusap-usap pasir di pantaina no hana ya tsuki wa higashi ni hi wa nishi ni..

Haiku Jaman Kaseiki (1804-1829)Haiku mencapai kepopulerannya, banyak dibuat karya haikai tapi secara kualitas menurunPenyair yg menonjol Kobayashi Issha. Ciri:Menggunakan bahasa rakyat & dialek sehari-hariMenggunakan unsur kehidupan sehari-hari Menerbitkan kumpulan Haiku Oragaharu Contoh Haiku IsshaYasegaeru makeru na Issa Kore ni ariHai katak yang kurus, jangan kau sampai kalah berkelahi, karena aku ada di sisimu

SENRYUUBagian awal dari kumpulan haikai yg berdiri sendiri, Tidak harus bicara tentang musimBanyak berisi tentang kejadian dan manusia, satir tentang masyarakat, status sosial yg tinggi, pekerjaan dsbnyaPengarang: Karai Senryuu terkenal krn pilihan pantun awal haikai, Goryooken Arubeshi mengumpulkan & menerbitkan yg dipilih Karai (Haifuu Yanagidaru)

Ciri SenryuuContoh Senryu karya Karai SenryuPekerjaan Pekerjaannya sekarang hanya menghitung bulu hidung tuannyaKondisi Manusia Orang yang hidup sendirian meskipun ia kentut tidak ada lucu-lucunyaKehidupan rumah tangga Laki-lakiYang takut dengan istriBisa menghasilkan uang

samurai meskipun tidak makan tapi memakai tusuk gigi

Contoh Senryuu modernJangan mengucapkan aku pulang kepada anjing, tapi ucapkan padaku

Daripada bilang baca situasi!! lebih baik bilang baca perasaan para bawahan

KYOOKA (PANTUN JENAKA)Kyoka mengekspresikan secara bebas dan tidak sopan, tapi ini ciri khasnya. Kyoka sangat diminati pertengahan Muromachi. Di zaman Edo, berkat pedagang dari Osaka Kyoka berkembang pesat.Pengarang: Matsunaga Teitoku Shoohakudoo Gyoofuu (Kokon Hinaburishuu) Taiya Teiryuu Yomo no Akara (Mansai Kyookashuu) Karakoromo Kitsushuu Akera KankooCiri KyookaContoh Kyooka Yamabuki no hana kami bakari kamiire-ni mino hitotsudani nakizo kanashiki (Yomono Akara)

Tak sehelai pun uang dalam dompetku, hanyalah helai-helai bunga Yamabuki, sungguh menyedihkan.PERKEMBANGAN WAKAKOKUGAKUMuncul penyair yg meletakkan dasar penelitian bahasa & sastra klasik Shimonokoobe Chooryuu, Soo Keichuu, Kada no AzumamaroChooryuu senang waka & penelitian sastra klasikKeichuu penelitian berdasarkan filologi (Manyoo Daishooki, cttn ttg manyoshuu), Waji Shooranshoo (kamus kanji Jepang)Azumamaro tdk setuju ajaran Konfusius, menganjurkan penelitian kokugakuKokugakuKokugaku usaha utk meneliti segala sesuatu ttg Jepang yg mencakup bhs & sastra klasiknyaKamo no Mabuchi yg membuka kokugaku. Hasil karyanya Manyookoo (studi tentang manyoshu)Sebagai penyair, ia menggunakan gaya bahasa shinkokinshuu pd awalnya, berubah jadi manyoshuu dan di hari tuanya dia ingin menggunakan gaya bhs sederhana seperti dlm Nihonshoki & KojikiPerkembangan KokugakuMotoori Norinaga mengikuti jejak Mabuchi, meneliti sastra Jepang scr ilmiah KojikidenNorinaga menyebarkan kokugaku ke seluruh negeri & membuatnya membudaya dlm masy. Jepang Sepeninggal Norinaga, pengikutnya meneliti berdasarkan keinginannya masing-masing sehingga Kokugaku pecah, penelitian berikutnya hanya berdasar filologi & detilnya saja (Bannobu Tomo) atau pemikiran agama Shinto (Hirata Atsutane)KonfusianismeKarena pemerintah feodal militer menetapkan konfusianisme sebagai ilmu resmi, maka kitab-kitab konfusianisme pun dibahas dan disebarkan.Di zaman Genroku seorang sarjana bernama Itoo Jinsai berpendapat bahwa studi konfusianisme harus dikembangkan, hal ini berkembang menjadi ilmu filsafat kuno (kogaku) KANSHIBUNPenyair awal pramodern yg terkenal: Ishikawa JoozanStlh konfusianisme populer, orang lbh condong membuat syair kansibun daripada mempelajari ilmu pengetahuanMuncul penyair-penyair: Hattori Nankaku, Kansazan, Yanagawa Seigan, Raisanyoo, Hirose TansooMuncul pula Kyooshi (syair gila), penyairnya Oota Shkusanjin, Hiraga Gennai