of 43 /43
i PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK INOVASI TEKNOLOGI TERAPAN Bidang KESEHATAN MASYARAKAT (PUI-NOVAKESMAS) Innovation of applied technology in public health KEMENTERIAN KESEHATAN R.I. POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA TAHUN 2018 Jl. Tatabumi No.3, Banyuraden, Gamping, Sleman, D.I.Yogyakarta Telp./Fax. (0274) 617601

PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK INOVASI TEKNOLOGI …pui.poltekkesjogja.ac.id/.../05/...Proposal-usulan-PUI-NOVAKESMAS-2019.pdfPROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK INOVASI TEKNOLOGI TERAPAN

  • Author
    lythuan

  • View
    416

  • Download
    114

Embed Size (px)

Text of PROPOSAL PUSAT UNGGULAN IPTEK INOVASI TEKNOLOGI...

  • i

    PROPOSAL

    PUSAT UNGGULAN IPTEK

    INOVASI TEKNOLOGI TERAPAN

    Bidang KESEHATAN MASYARAKAT

    (PUI-NOVAKESMAS)

    Innovation of applied technology in public health

    KEMENTERIAN KESEHATAN R.I. POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES YOGYAKARTA TAHUN 2018

    Jl. Tatabumi No.3, Banyuraden, Gamping, Sleman, D.I.Yogyakarta Telp./Fax. (0274) 617601

  • ii

    DAFTAR ISI

    COVER ... i

    DAFTAR ISI .. ........... ii

    DAFTAR TABEL .. iii

    DAFTAR GAMBAR . . iv

    BAB I PENDAHULUAN 1

    1. Latar Belakang ... ......... 1

    2. Perumusan Masalah . 2

    3. Tujuan Pengembangan . 3

    BAB II ANALISIS KESENJANGAN (GAP ANALYSIS) ... 4

    1. Kondisi Saat Ini .. ..... 4

    2. Kondisi yang Diharapkan sebagai Pusat Unggulan IPTEK. .... 17

    3. Gap Analysis .. ................. 18

    BAB III PROGRAM DAN KEGIATAN .. 25

    1. Program/Kegiatan dan Waktu Pelaksanaan ..... 25

    a. Program Pengembangan Institusi ................................................... 25

    b. Program Penelitian dan Pengembangan ........................................ 28

    2. Program Diseminasi Hasil-Hasil Kegiatan ............................................ 29

    3. Target Capaian .. ........... 31

    4. Rincian Anggaran ................................................................................ 32

    BAB IV HASIL YANG DIHARAPKAN . 34

    1. Sasaran/Hasil Akhir (Output).. .. 34

    2. Outcome dan Impact .. 36

    3. Sasaran Kegiatan ................................................................................ 37

    DAFTAR PUSTAKA . 39

    LAMPIRAN

  • iii

    DAFTAR TABEL

    Tabel 1. Jumlah Publikasi Tim Peneliti PUI-NOVAKESMAS ..................................... 8

    Tabel 2. Luaran, Produk Inovatif dan Sasaran Terapan dari Penelitian

    Tim Peneliti PUI-NOVAKESMAS dalam Tiga Tahun Terakhir. ..................... 8

    Tabel 3. Produk Penelitian Berbasis Sumber Daya Lokal ......................................... 13

    Tabel 4. Daftar Produk yang Dilisensikan dan atau Dimanfaatkan .. 13

    Tabel 5. Distribusi Peneliti PUI-NOVAKESMAS Berdasarkan Rumpun Ilmu.. 14

    Tabel 6. Daftar Jurnal serta Akreditasi dan Pengindeksnya .. 15

    Tabel 7. Persyaratan Capaian Akademik .................................................................. 20

    Tabel 8. Commercialization and Implementation ....................................................... 20

    Tabel 9. Tabel Gap Analysis PUI-NOVAKESMAS .. .... 21

    Tabel 10. Rencana Pengembangan Kelembagaan ................................................... 28

    Tabel 11. Upaya yang Dilakukan dalam Mewujudkan Penelitian Dan . Pengembangan

    Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Teknologi Di Bidang Kesehatan ................ 28

    Tabel 12. Indikator Keberhasilan Diseminasi Hasil Kegiatan ..................................... 30

    Tabel 13. Waktu Pelaksanaan Program dan Kegiatan .............................................. 30

    Tabel 14. Target Capaian PUI-NOVAKESMAS ......................................................... 31

    Tabel 15. Rincian Anggaran . .. 32

    Tabel 16. Sasaran atau Hasil Akhir (Output) yang Ingin Dicapai Dalam

    Kegiatan Pengembangan Kelembagaan PUI Polkesyo ............................. 34

  • iv

    DAFTAR GAMBAR

    Gambar 1. Bagan Struktur Organisasi PUI-NOVAKESMAS ..................................... 5

    Gambar 2. Konsep Gap Analysis dalam Pusat Unggulan Iptek ................................ 19

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1. LATAR BELAKANG

    Kondisi kesehatan bangsa Indonesia saat ini belum berhasil mencapai

    Indonesia Sehat seperti yang diharapkan. Berdasarkan data Survei Penduduk Antar

    Sensus (SUPAS) Tahun 2015, Angka Kematian Ibu baru mencapai 305 per 100.000

    kelahiran, jauh lebih tinggi dari target MDGs yaitu 102 per 100.000 KH. Angka

    Kematian Bayi mencapai 32 per 1000 KH diatas dari target MDGS 25 per 1000 KH. 1

    sementara itu masih banyak dijumpai anak balita yang pendek (stunting), dan berbagai

    masalah gizi. Untuk penyakit menular, prioritas masih tertuju pada penyakit HIV/AIDS,

    tuberculosis, malaria, demam berdarah, influenza dan flu burung. Penyakit menular

    HIV, kecenderungan prevalensinya terus meningkat pada penduduk usia 15-49 tahun, 2

    Global Tuberculosis Report 2017 melaporkan bahwa, Indonesia menempati urutan

    kedua tertinggi di dunia penyakit menular TBC yaitu 619 per 100.000 penduduk 3 dan

    kasus malaria secara nasional juga masih tinggi prevalensinya. Penyakit tidak menular

    saat ini telah menjadi beban utama di Indonesia, dengan penyakit utama meliputi

    hipertensi, diabetes, kanker, penyakit paru obstruktif kronik dan gangguan jiwa juga

    terus terus bertambah. 1

    Banyak faktor yang menyebabkan kondisi kesehatan di Indonesia belum

    membaik, diantaranya faktor demografi, sosial, budaya dan ekonomi. Walaupun sumber

    dana untuk sektor kesehatan terus bertambah dan peningkatan sumber daya manusia

    (SDM) kesehatan baik dalam hal jumlah, jenis, mutu, maupun pemerataannya terus

    ditingkatkan, ternyata hal tersebut belum dapat sepenuhnya mengimbangi peningkatan

    kebutuhan.

    Dalam rangka mengatasi berbagai masalah kesehatan dan untuk mencapai

    Indonesia Sehat, Kementerian Kesehatan membuat skala prioritas pada sektor

    kesehatan dengan memfokuskan pada upaya menurunkan Angka Kematian Ibu, Angka

    Kematian Bayi, menurunkan prevalensi balita pendek (stunting), menanggulangi

    penyakit menular HIV-AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria serta menanggulangi penyakit

    tidak menular Hipertensi, Diabetes, Obesitas, Kanker dan Gangguan Jiwa. Berbagai

    program Kementerian Kesehatan untuk mengatasi masalah telah dilakukan antara lain

    melalui peningkatan upaya kesehatan, pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan,

    aksesibilitas serta mutu sediaan farmasi dan alat kesehatan, peningkatan sumber daya

    kesehatan, pembiayaan kesehatan, perbaikan manajemen, regulasi dan Sistem

    Informasi Kesehatan serta program penelitian dan pengembangan kesehatan. 4

  • 2

    Program penelitian dan pengembangan kesehatan menjadi salah satu program

    unggulan yang diharapkan oleh Kementerian Kesehatan mampu memberi arah bagi

    kebijakan penanggulangan masalah kesehatan yang muncul dan berkembang dinamis

    di masyarakat. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta sebagai salah satu UPT Badan

    PPSDM Kemenkes mengambil peran dalam program penelitian dan pengembangan

    untuk mengatasi masalah kesehatan tersebut dengan membentuk Pusat Unggulan

    Iptek (PUI).

    Peraturan Menteri Kesehatan nomor 38 tahun 2018 menyatakan Polkesyo

    sebagai salah satu Poltekkes yang memiliki prestasi dalam pengembangan Tri Dharma

    Perguruan Tinggi. Kinerja di bidang Tri Dharma menempatkan Polkesyo sebagai

    Poltekkes Kelas I dan Klaster peringkat I di antara 38 Poltekkes di Indonesia dengan

    kriteria unggul pada bidang SDM, manajemen, kinerja mahasiswa dan kinerja dosen. 5

    Keunggulan kinerja di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat diwujudkan

    dengan setiap tahunnya tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa di

    Poltekkes Kemenkes Yogyakarta aktif melaksanakan kegiatan penelitian dengan skema

    yang telah ditetapkan; produk-produk inovasi teknologi hasil dari penelitian dosen dan

    mahasiswa telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, industri dan instansi

    pemerintahan; produk inovatif tersebut menjadi ajang prestasi bagi dosen dan

    mahasiswa sampai di tingkat nasional dan juga telah bersertifikat HKI.

    Berdasarkan latar belakang tersebut, maka Pusat Unggulan Iptek (PUI)

    Poltekkes Kemenkes Yogyakarta mengusung tema Inovasi Teknologi Terapan Bidang

    Kesehatan Masyarakat sebagai pusat pengembangan penelitian inovasi teknologi

    terapan kesehatan masyarakat yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat, industri

    dan instansi pemerintahan dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan masyarakat

    yang optimal.

    2. PERUMUSAN MASALAH

    Peneliti di Poltekkes Kemenkes Yogyakarta telah banyak menghasilkan

    penelitian inovasi teknologi dengan produk-produk inovatif yang belum seluruhnya

    dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, industri dan pemerintah. Oleh karena itu

    Polkesyo perlu mengusulkan pengembangan dan optimalisasi Pusat Penelitian dan

    Pengabdian kepada Masyarakat yang dimiliki sebagai Pusat Unggulan IPTEK dengan

    tema Inovasi Teknologi Terapan Bidang Kesehatan Masyarakat, sehingga diberi

    nama PUI-NOVAKESMAS.

  • 3

    3. TUJUAN PENGEMBANGAN

    a. Tujuan Umum

    Mengembangkan dan mengoptimalkan Pusat Unggulan Iptek (PUI) dengan fokus pada

    bidang inovasi teknologi terapan bidang kesehatan masyarakat.

    b. Tujuan Khusus

    1) Membentuk Pusat Unggulan Iptek Inovasi Teknologi Terapan Bidang Kesehatan

    Masyarakat

    2) Menghasilkan produk penelitian yang inovatif, berbasis demand driven dalam

    peningkatan daya saing pengguna teknologi terapan bidang kesehatan masyarakat

    3) Mendapatkan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap produk-produk inovasi yang

    dihasilkan

    4) Mempublikasikan produk penelitian kepada masyarakat, industri dan pemerintah

    terkait inovasi teknologi terapan bidang kesehatan masyarakat.

    5) Menerapkan produk penelitian di masyarakat, industri dan pemerintah terkait inovasi

    teknologi terapan di bidang kesehatan masyarakat

    6) Menjadi rujukan pengembangan inovasi teknologi terapan di bidang kesehatan

    masyarakat

    7) Membangun kerjasama dengan berbagai pihak di dalam dan luar negeri

    8) Mewujudkan Science Techno Park (STP)

  • 4

    BAB II

    ANALISIS KESENJANGAN (GAP ANALYSIS)

    Kondisi PUI Inovasi Teknologi Terapan Bidang Kesehatan Masyarakat (PUI-NOVAKESMAS)

    perlu dianalisis untuk memperoleh gambaran umum tentang kondisi kesenjangan sebagai acuan

    pembuatan rencana program menuju kondisi yang dicita-citakan dalam mencapai unggulan di bidang

    penelitian kesehatan yang inovatif. Oleh sebab itu, analisis yang perlu dilakukan bersifat internal

    dengan mengkaji kodisi yang dimilki dan yang telah dicapai dibandingkan dengan target (standar).

    Analisis internal dilakukan untuk memperoleh informasi tentang kekuatan dan kelemahan dalam

    institusi dalam pencapaian kegiatan penelitian.

    1. KONDISI SAAT INI

    a. Profil Organisasi

    PUI Inovasi Teknologi Terapan Bidang Kesehatan Masyarakat (PUI-

    NOVAKESMAS) merupakan salah satu bagian dari Polkesyo yang fokus pada riset dengan

    bentuk kegiatan berupa academic excellent dan commercialization and implementation

    yang ditetapkan berdasarkan SK Direktur Nomor HK.01.01/1.1/6589/2018 tentang Struktur

    dan Tim Pusat Unggulan Iptek (PUI) Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan

    Yogyakarta tahun 2018. Skema Struktur seperti terlihat pada gambar 1.

  • 5

    Gambar 1. Bagan Struktur Organisasi PUI-NOVAKESMAS

    Bendahara

    Dewan Pengawas

    Ketua

    Sekretaris

    Divisi

    Penelitian dan

    Diseminasi Produk

    Divisi

    Humas dan Kerjasama

    Divisi

    Inovasi dan

    Komersialisasi

    (Inkubator Bisnis)

    Divisi

    Human Resource

    and Development

    Divisi

    Laboratorium dan IT

    Tim Peneliti

    Kesekretariatan

  • 6

    Pengorganisasian di PUI-NOVAKESMAS dipimpin oleh seorang Ketua dengan tupoksi adalah

    sebagai berikut :

    Dewan Pengawas:

    a. Melakukan penjaminan mutu internal

    b. Memberikan arahan dan masukan terkait pengembangan dan kebijakan PUI-NOVAKESMAS

    Ketua:

    a. Melakukan koordinasi kelembagaan secara internal maupun eksternal

    b. Menetapkan arah kebijakan pengembangan PUI-NOVAKESMAS

    c. Bertanggungjawab terhadap pelaksanaan kegiatan PUI-NOVAKESMAS

    Sekretaris:

    a. Membantu ketua dalam seluruh kegiatan PUI-NOVAKESMAS

    b. Melakukan koordinasi tata administrasi

    Bendahara

    a. Mengelola keuangan PUI-NOVAKESMAS

    Kesekretariatan

    a. Melaksanakan seluruh kegiatan administrasi PUI-NOVAKESMAS

    b. Memfasilitasi pengurusan ethical clearance tim peneliti PUI-NOVAKESMAS

    c. Melakukan manajemen data

    Divisi Humas dan Kerjasama

    a. Melakukan pengembangan jejaring di dalam dan luar negeri

    b. Melakukan penyampaian berita/informasi terkait dengan kegiatan PUI-NOVAKESMAS

    c. Melakukan brand imaging

    d. Mengelola kegiatan konferensi international

    Divisi Inovasi dan Komersialisasi (Inkubator Bisnis)

    a. Melakukan pengurusan, pemeliharaan dan pendampingan HKI

    b. Melakukan kegiatan terkait komersialisasi produk hasil penelitian PUI-NOVAKESMAS

    c. Membuat blueprint Science Techno Park (STP) PUI-NOVAKESMAS

    d. Mengelola dan mengembangkan STP PUI-NOVAKESMAS

    Divisi Penelitian dan Diseminasi Produk

    a. Membuat roadmap penelitian PUI-NOVAKESMAS

    b. Melakukan diseminasi hasil penelitian

    c. Melaksanakan joint research

    Divisi HRD

    a. Menganalisa klasterisasi bidang penelitian dan tim peneliti PUI-NOVAKESMAS

  • 7

    b. Merencanakan pengembangan Sumber Daya Manusia PUI-NOVAKESMAS

    c. Mengelola informasi dana hibah penelitian eksternal

    d. Menganalisa program kegiatan PUI-NOVAKESMAS

    Divisi Laboratorium dan IT

    a. Mengelola dan mengembangkan peralatan dan metode pemeriksaan di laboratorium PUI-

    NOVAKESMAS

    b. Menyelenggarakan layanan penelitian terkait dengan laboratorium

    c. Mengesahkan hasil pemeriksaan laboratorium PUI-NOVAKESMAS

    d. Mengelola dan mengembangkan website PUI-NOVAKESMAS

    e. Mengembangkan sistem informasi penelitian terintegrasi

    Sebagai dasar pelaksanaan kegiatan, PUI-NOVAKESMAS masih mengacu pada SOP yang

    ada di Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) diantaranya SOP Prosedur

    Usulan HKI, SOP Prosedur usulan Ethical Clearance dan SOP Prosedur Usulan Proposal

    Penelitian.

    b. Pengelolaan Manajemen Penelitian

    Peneliti PUI-NOVAKESMAS dalam menjalankan kegiatan penelitiannya mengacu

    pada Rencana Induk Penelitian (RIP) PUI yang dirancang sampai tahun 2035. Kegiatan

    penelitian dikelola oleh Divisi Penelitian dan Diseminasi.

    Tim peneliti PUI-NOVAKESMAS melakukan penelitian yang dikembangkan oleh

    kelompok peneliti mengacu pada roadmap penelitian dan STP. Dengan dikembangkannya

    kebijakan pengembangan roadmap penelitian dan STP, maka masing-masing peneliti telah

    memiliki agenda penelitian berbasis inovasi teknologi terapan bidang Kesehatan

    Masyarakat. Dengan roadmap dan STP yang ditetapkan maka agenda penelitian dapat

    dimonitor kesesuaiannya antara perencanaan roadmap dan pelaksanaan. Kebijakan

    penentuan roadmap dan STP dalam payung penelitian dipandang mampu beradaptasi

    dengan perkembangan iptek dan dapat mengakomodasi adanya pemikiran-pemikiran baru

    penelitian.

    Agenda penelitian jangka panjang tim peneliti PUI-NOVAKESMAS diwujudkan oleh

    masing-masing kelompok peneliti dalam bentuk roadmap penelitian. Pelaksanaan dari

    bagian-bagian roadmap yang pelaksanaannya dilakukan per tahun melalui dana dari

    internal dan eksternal baik berupa dana hibah, joint research atau kontrak riset. Sebagai

    output penelitian, peneliti diarahkan untuk melakukan penelitian berbasis produk (baik

    metode ataupun alat) pertanggungjawaban atas kegiatan penelitian yang dilakukan, peneliti

    diwajibkan untuk membuat laporan penelitian dan publikasi dari hasil kegiatan penelitian

    yang dilakukan. Evaluasi atas capaian kerja dari kegiatan penelitian pertahun dilakukan

    melalui proses monev dan proses review oleh pakar. Presentasi hasil-hasil penelitian

    dilakukan oleh penelliti sebagai bagian dari pertanggungjawaban dan dalam upaya

  • 8

    penjaminan mutu penelitian serta sebagai upaya menjamin akuntabilitas dan kredibilitas

    penelitian. Publikasi dapat sebagai salah satu media promosi keahlian peneliti.

    c. Hasil Penelitian

    Kondisi saat ini dapat digambarkan dari data publikasi dosen Polkesyo yang

    menjadi tim peneliti PUI-NOVAKESMAS diantaranya publikasi di jurnal nasional

    terakreditasi maupun non akreditasi serta di jurnal atau prosiding internasional seperti

    tercantum pada tabel 1.

    Tabel 1. Jumlah Publikasi Tim Peneliti PUI-NOVAKESMAS (dosen Polkesyo)

    No Publikasi TAHUN

    2016 2017 2018*)

    1 Jurnal/Prosiding Internasional 27 36 57

    2 Jurnal nasional terakreditasi 2 9 33

    3 Jurnal nasional non akreditasi 101 161 54

    JUMLAH 130 206 144

    Keterangan: *) data sampai bulan November 2018)

    Adapun luaran produk inovatif yang dihasilkan dosen Polkesyo yang menjadi tim

    peneliti PUI-NOVAKESMAS dalam tiga tahun terakhir tercantum dalam tabel 2.

    Tabel 2. Luaran, Produk Inovatif dan Sasaran Terapan dari Penelitian Dosen Polkesyo dalam

    Tiga Tahun Terakhir

    NO PRODUK HAKI PRODUK

    INOVATIF

    SASARAN

    TERAPAN

    KET

    Pem

    eri

    nta

    h

    Ind

    ustr

    i

    Masyara

    kat

    4 Buku Penuntun Praktikum Asuhan

    Kehamilan

    Pencipta: Yuni Kusmiyati

    Buku V Hak Cipta

    5 Buku : Penuntun Praktikum Asuhan

    Persalinan

    Pencipta: Yuni Kusmiyati

    Buku V Hak Cipta

    6 Buku Saku Kanker Serviks Deteksi Dini

    dan Pencegahannya

    Pencipta: Hesty Widyasih, Sumarah,

    Buku Saku V Hak Cipta

    7 Buku HIV/AIDS" Kita Perlu Tahu

    Pencipta: Niken Meilani, Nanik Setiyawati, Hesty Widyasih

    Buku V Hak Cipta

    8 Buku Panduan Perawatan Tali Pusat

    dengan ASI

    Pencipta: Munica Rita Hernayanti,

    Buku v Hak Cipta

  • 9

    NO PRODUK HAKI PRODUK

    INOVATIF

    SASARAN

    TERAPAN

    KET

    Pem

    eri

    nta

    h

    Ind

    ustr

    i

    Masyara

    kat

    Yuliasti Eka Purnamaningrum

    9 Buku Panduan Yoga untuk Mengatasi

    Dismenore

    Pencipta: Munica Rita Hernayanti, Hesty Widyasih, Yuliasti Eka Purnamaningrum

    Buku V Hak Cipta

    10 Buku Kebidanan Komunitas

    Pencipta: Niken Meilani, Dwiana Estiwidani, Nanik Setiyawati

    Buku V Hak Cipta

    11 Buku Penuntun Belajar Keterampilan

    Dasar Praktik Klinik Kebidanan

    Pencipta: Yuni Kusmiyati

    Buku V Hak Cipta

    12 Modul Kesehatan Reproduksi dan

    Keluarga Berencana

    Pencipta: Dwiana Estiwidani, Nur Djanah, Suherni, S.PD.

    Modul v Hak Cipta

    13 Buku ; Konsep Kebidanan

    Pencipta: Dwiana Estiwidani, Niken

    Meilani, Hesty Widyasih, Yani

    Widyastuti

    Buku V Hak Cipta

    17 Alat Peraga : Ular Tangga Gerakan

    Masyarakat Hidup Sehat (Germas)

    Pencipta: Naris Dyah Prasetyawati, Sigid Sudaryanto,

    Alat

    peraga

    Ular

    Tangga

    GERMAS

    V Hak Cipta

    18 Buku : Asuhan Ibu Hamil

    Pencipta: Yuni Kusmiyati, Heni Puji Wahyiningsih, SSiT., M.Keb.

    Buku V Hak Cipta

    19 Buku : Kisah Gatot Kece dan Makanan

    Kemasan

    Pencipta: Almira Sitasari

    Buku v Hak Cipta

    20 Puisi Bebas Untuk Anak: Edukasi

    Underwear

    Rule: Diriku Adalah Milikku

    Pencipta: Yustiana Olfah

    Puisi V Hak Cipta

    21 Buku : Seri Pengkajian Keperawatan

    Sistem Pencernaan, Sistem Hematologi

    Dan Sistem Imunologi

    Pencipta: Maryana, S.SIT.,S.Psi., S.Kep.,NS. M.Kep

    Buku V Hak Cipta

    22 Buku : Anatomi Fisiologi

    Pencipta: Ns. Maryana, S.SiT.,S.Psi., S.Kep.,M.Kep, Drs. Kirnantoro, SKM.

    Buku V Hak Cipta

    26 Buku : Kanker & Mindfullness

    Pencipta: Drs. H. Kirnantoro, SKM, Jenita Doli Tine Donsu

    Buku V Hak Cipta

  • 10

    NO PRODUK HAKI PRODUK

    INOVATIF

    SASARAN

    TERAPAN

    KET

    Pem

    eri

    nta

    h

    Ind

    ustr

    i

    Masyara

    kat

    27 Buku : Asi Ekslusif ( Panduan untuk

    mahasiswa )

    Pencipta: Sari Candra Dewi, SKM

    Buku V Hak Cipta

    28 Buku : Buku Panduan Praktik Pit

    Fissure Sealant

    Pencipta: drg. Wiworo Haryani, M.Kes, Maria Dewi Christiyawati, Yuni Kusmiyati

    Buku v Hak Cipta

    29 Buku : Metodologi Penelitian

    Keperawatan

    Pencipta: Jenita Doli Tine Donsu

    Buku V Hak Cipta

    30 Buku : Panduan Pengelolaan Diabetes

    Mellitus

    Pencipta: Rosa Delima Ekwantini

    Buku V Hak Cipta

    31 Buku : Psikologi Keperawatan Aspek-

    Aspek

    Psikologi | Konsep Dasar Psikologi

    Teori

    Perilaku Manusia

    Pencipta: Jenita Doli Tine Donsu

    Buku V Hak Cipta

    33 Alat Peraga : PGS Cards Kartu Kuartet

    Pedoman Gizi Seimbang

    Pencipta: Ana Sidik Fatimah, Weni Kurdanti, Ninuk Tri Hartini

    Alat

    Peraga

    PGS Card

    V Hak Cipta

    35 Buku : Pedoman Praktik Kerja

    Lapangan Bidang Penyelenggaraan

    Makanan Institusi (Bpmi) Program

    Diploma IV Gizi

    Pencipta: Setyowati, SKM., M.Kes, Tjarono Sari SKM. M.KES, Joko Susilo SKM, M.Kes, Lastmi Wayansari, S.GZ, Yulia Winda Lukmasari

    Buku v Hak Cipta

    36 Buku : Pedoman Praktik Kerja

    Lapangan Program Diploma IV Gizi

    Kelas Alih Jenjang Bidang Gizi Klinik

    (BGK)

    Pencipta: Isti Suryani, M.Kes., Rini Wuri Astuti, Nur Hidayat, SKM, M.Kes., Nurul Huda Syamsiatun, Nugraheni Tri Lestari, Weni Kurdanti, Herni Endah

    Buku V Hak Cipta

    37 Buku : Pedoman Praktik Kerja

    Lapangan Program Diploma III GIZI

    Asuhan Gizi Klinik

    Pencipta: Isti Suryani, M.Kes., Weni Kurdanti, Nurul Huda Syamsiatun, Nur Hidayat, SKM, M.Kes, Nugraheni Tri

    Buku v Hak Cipta

  • 11

    NO PRODUK HAKI PRODUK

    INOVATIF

    SASARAN

    TERAPAN

    KET

    Pem

    eri

    nta

    h

    Ind

    ustr

    i

    Masyara

    kat

    Lestari, Rini Wuri Astuti

    38 Buku : Analisis Kesehatan Lingkungan

    Penderita Demam Berdarah

    Menggunakan Sistem Informasi

    Geografi (SIG) di Kecamatan

    Gondokusuman Kota Yogyakarta

    Pencipta: Siti Hani Istiqomah

    Buku V Hak Cipta

    39 Buku Praktikum Keperawatan Anak I

    Pencipta: Eko Suryani, Ni Ketut Mendri,

    Dra, S.Kep, NS.,M.Sc., Agus Sarwo

    Prayogi APP

    Buku V Hak Cipta

    40 Buku : Asuhan Keperawatan Anak

    Sehat dan Berkebutuhan Khusus

    Pencipta: Eko Suryani, Atik Badi'ah

    Buku v Hak Cipta

    44 Karya Ilmiah : Gambar Karakter

    Animasi Untuk Meningkatkan Asupan

    Makan Anak Yang Dirawat Di Rumah

    Sakit

    Pencipta: Ida Mardalena

    Gambar

    Karakter

    V Hak Cipta

    49 Modul : Modul Pelatihan Edisi I Perilaku

    Hidup Bersih Dan Sehat Di Sekolah

    Pencipta: Naris Dyah

    Modul V Hak Cipta

    50 Buku Ajar Kewirausahaan (Dalam

    Persepektif Ilmu

    Pencipta : Haryono, SKM., M.Kes

    Buku V Hak Cipta

    51 Modul Penyuluhan Bidang Gizi &

    Kesehatan

    Pencipta: Waryana, S.KM., M.Kes

    Buku V Hak Cipta

    52 MODUL Pendidikan & Pelatihan Bidang

    Gizi & Kesehatan

    Pencipta: Waryana, S.KM., M.Kes

    Buku V Hak Cipta

    53 Buku Panduan/Petunjuk : Buku

    Pedoman: Pemberdayaan Organisasi

    Wanita Sebagai Upaya Penanggula-

    ngan Masalah Anemia

    Pencipta: Waryana, S.KM., M.Kes

    Buku v Hak Cipta

    54 Buku I Ide Pembuatan Mangkok Getar

    Untuk Mengatasi Hambatan Program

    Pemberian ASI Eksklusif

    Pencipta: Dwiana Estiwidani, SST., MPH

    Buku V Hak Cipta

    55 Buku II Aplikasi Mangkok Getar

    Sebagai Upaya

    Pencegahan Pembengkakan Payudara

    Buku V Hak Cipta

  • 12

    NO PRODUK HAKI PRODUK

    INOVATIF

    SASARAN

    TERAPAN

    KET

    Pem

    eri

    nta

    h

    Ind

    ustr

    i

    Masyara

    kat

    Ibu Menyusui

    Pencipta: Dwiana Estiwidani

    56 Buku III Tingkat Penerimaan

    Masyarakat Terhadap

    Mangkok Getar

    Pencipta: Dwiana Estiwidani

    Buku v Hak Cipta

    57 Buku IV Petunjuk Praktis Penggunaan

    Mangkok Getar Untuk Mencegah

    Pembengkakan Payudara Pada Ibu

    Menyusui

    Pencipta: Dwiana Estiwidani

    Mangkok

    Getar

    V Hak Cipta

    58 Modul : Sanitasi Rumah Sakit

    Pencipta: Naris Dyah Prasetyawati, Sigid Sudaryanto, Sri Muryani

    Modul V Hak Cipta

    60 Buku Panduan/Petunjuk : Asuhan

    Keperawatan Pada Pasien Dengan

    Gangguan Sistem Kardiovaskular

    Pencipta: Abdul Majid

    Buku V Hak Cipta

    61 Buku : Anatomi Fisiologi Manusia Untuk

    Mahasiswa Kesehatan

    Pencipta: Heni Puji Wahyuningsih,

    S.SiT., M.Keb., Yuni Kusmiyati

    Buku V Hak Cipta

    62 Buku : Keperawatan Jiwa

    Pencipta: Sutejo, S.Kep.

    Buku V Hak Cipta

    64 Buku Panduan/Petunjuk : Panduan

    Supervisi Klinik Di Rumah Sakit

    Pencipta : Sri Arini Winarti Rinawati,

    SKM., M.Kep, Sari Candra Dewi, SKM

    Buku V Hak Cipta

    65 Booklet : Panduan Singkat Diagram

    Proses Pembuatan Tahu Tradisional

    Dan Identifikasi Keluaran Bukan

    Produk (KBP) Dalam Penerapan Eko

    Efisiensi

    Pencipta: Joko Susilo, SKM., M.Kes

    Booklet V Hak Cipta

    66 Karya Ilmiah : Formulasi Bahan

    Makanan Campuran (BMC) Dengan

    Bahan Pangan Lokal Untuk Anak Balita

    (Tinjauan Sifat Fisik, Kandungan Gizi,

    Mutu Protein, Sifat Organoleptik, Masa

    Simpan)

    Pencipta: Joko Susilo, SKM., M.Kes

    Formulasi

    BMC

    Pangan

    Lokal

    V Hak Cipta

    67 Buku Saku : Latihan Intradialitik Pasien

    Hemodialisis

    Pencipta: Harmilah

    Buku Saku V Hak Cipta

  • 13

    NO PRODUK HAKI PRODUK

    INOVATIF

    SASARAN

    TERAPAN

    KET

    Pem

    eri

    nta

    h

    Ind

    ustr

    i

    Masyara

    kat

    68 Booklet : Panduan Merawat Bayi Untuk

    Orang Tua

    Pencipta: Ana Ratnawati

    Booklet V Hak Cipta

    69 Buku Panduan/Petunjuk : Peran

    Perawat Puskesmas Dalam Manajemen

    Bencana (Panduan Untuk Tenaga

    Keperawatan Di Puskesmas)

    Pencipta: Maryana, S.SiT., S.Psi., S.Kep.,NS, M.Kep

    Buku V Hak Cipta

    Produk penelitian dosen yang berbasis sumber daya lokal dalam tiga tahun terakhir

    sebanyak 8 produk yang tercantum dalam tabel 3.

    Tabel 3. Produk Penelitian Berbasis Sumber Daya Lokal

    Selain produk lokal, terdapat beberapa produk hasil penelitian yang telah dilisensikan

    dan atau dimanfaatkan dalam tiga tahun terakhir sebanyak 9 produk yang tercantum dalam

    tabel 4.

    Tabel 4. Daftar Produk yang Dilisensikan dan atau Dimanfaatkan

    No. Nama Produk

    1. Alat Model Destilator Air Laut Tepat Guna

    2. Alat Model Penjernih Air Tepat Guna untuk Daerah Banjir

    3. Model Alat Levelling (theodolite) Tepat Guna

    4. Prototipe model sistem peresapan air hujan (SPAH) mutliguna

    5. Bank Sampah

    6. Incubator Gedebog Pisang

    7. Rastle (beras, tempe, kedele, lele)

    8. Toples Anti TBC

    No. Nama Produk Berlisensi

    1. Sifoedt (Simple Foot Elevator for Diabetic Ulser Treatment)

    2. Kapah (Sedekah Sampah)

    3. Filter ZeRAK

    4. Produk Kerajinan Sampah (tas, dompet, celemek, dan lain-lain)

    5. SHI Portable Hand Wash (Tempat Cuci Tangan Portable)

    6. IsBi (Biopot)

    7. Komposter

    8. Urinoik (Pengolah Urine Manusia menjadi Pupuk Cair)

    9. Destrofom (Mesin Penghancur Sampah Streofoam)

  • 14

    d. Profil Sumber Daya Manusia (SDM) Pelaksana Penelitian

    Tim peneliti PUI-NOVAKESMAS terdiri dari 52 orang peneliti yang merupakan dosen

    Polkesyo dengan latar belakang pendidikan S2 dan S3 Kesehatan yang telah

    menghasilkan produk-produk penelitian inovatif serta 3 orang administrator. Distribusi

    peneliti berdasarkan rumpun ilmu dapat dilihat pada tabel 5.

    Tabel 5. Distribusi Peneliti PUI-NOVAKESMAS Berdasarkan Rumpun Ilmu

    No Rumpun Ilmu Jumlah

    1 Ilmu Pendidikan 4

    2 Kesehatan Masyarakat 22

    3 Ilmu Lingkungan 8

    4 Psikologi 1

    5 Ilmu Gizi/Pangan 6

    6 Kebidanan 2

    7 Keperawatan 7

    8 Ilmu Kimia 2

    9 Kedokteran Tropis 1

    TOTAL 52

    e. Ketersediaan Sarana Prasarana Penunjang Penelitian

    PUI-NOVAKESMAS dalam aktivitas rutinnya saat ini masih menggunakan

    laboratorium milik Polkesyo. Sarana prasarana untuk mendukung kegiatan PUI-

    NOVAKESMAS berupa sarana laboratorium yang mendukung kegiatan meliputi :

    Sarana Prasarana yang berada di Kampus Poltekkes Kemenkes Yogyakarta :

    1) Ruangan Pusat Unggulan Iptek Polkesyo dengan fasilitas komputer, printer serta

    jaringan koneksi internet yang memadai

    2) Laboratorium multistudy

    Laboratorium yang berada di Jurusan Kesehatan lingkungan :

    1) Laboratorium Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu

    2) Laboratorium Penyehatan Air dan Pengelolaan Limbah Cair (Rekayasa)

    3) Laboratorium Mikrobiologi (terpadu)

    4) Laboratorium Penyehatan Tanah dan Pengelolaan Sampah

    10. Desglas (Mesin Penghancur Kaca)

    11 Waheat 1.0 (Water Heater)

    12 Bank Sampah

  • 15

    5) Laboratorium Teknologi Tepat Guna

    6) Laboratorium Parasitologi

    7) Laboratorium Kimia (terpadu)

    8) Laboratorium Sanitasi Industri dan Keselamatan Kerja

    9) Laboratorium Hiperkes/K3

    Laboratorium yang berada di Jurusan Gizi :

    1) Laboratorium Uji Cita Rasa

    2) Laboratorium Ilmu Bahan Makanan

    3) Laboratorium Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi (MSPMI)

    4) Laboratorium Penyelenggaraan Makanan

    5) Laborataorium Penyuluhan dan Konsultasi GIzi

    6) Laboratorium Mikrobiologi (terpadu)

    7) Laboratorium Kimia (terpadu)

    Laboratorium Rekayasa Laboratorium yang berada di Jurusan Analis Kesehatan :

    1) Laboratorium Analisa Air dan Makanan

    2) Laboratorium Kimia analitik

    3) Laboratorum Toksikologi

    4) Laboratorium Imunoserologi dan virologi

    5) Laboratorium Hematologi

    6) Laboratorium Kimia Klinik

    7) Laboratorium Parasitologi dan Mikologi

    8) Laboratorium Bakteri

    Prasarana PUI-NOVAKESMAS yang ada di Polkesyo belum seluruhnya memadai

    untuk penelitian yang ditunjukkan dengan belum terkalibrasinya alat-alat laboratorium dan

    belum terakreditasinya oleh lembaga terkait, sehingga perlu melakukan kerjasama dengan

    lembaga penelitian lainnya.

    Penyebarluasan hasil karya penelitian tim peneliti PUI-NOVAKESMAS dapat difasilitasi

    dengan bekerjasama melalui pengelola jurnal yang terdapat didalam maupun diluar

    Polkesyo. Berikut ini adalah daftar jurnal yang dikelola di lingkungan Polkesyo :

    Tabel 6. Daftar Jurnal serta Akreditasi dan Pengindeksnya

    NO NAMA JURNAL ALAMAT WEB AKREDITASI INDEXING

    1 Jurnal Teknologi Laboratorium

    www.teknolabjournal.com

    Terakreditasi SINTA 4

    DOAJ, Copernicus, Dimensions

    2 Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan

    http://www.journalsanitasi.keslingjogja.net/index.php/sanitasi

    Terakreditasi SINTA 4

    DOAJ, Copernicus, Dimensions

    3 Nutrisia https://www.nutrisiajournal.com/index.php/JNUTRI/index

    Terakreditasi SINTA 5

    Dimensions

    http://www.teknolabjournal.com/http://www.teknolabjournal.com/http://www.journalsanitasi.keslingjogja.net/index.php/sanitasihttp://www.journalsanitasi.keslingjogja.net/index.php/sanitasihttp://www.journalsanitasi.keslingjogja.net/index.php/sanitasihttps://www.nutrisiajournal.com/index.php/JNUTRI/indexhttps://www.nutrisiajournal.com/index.php/JNUTRI/indexhttps://www.nutrisiajournal.com/index.php/JNUTRI/index
  • 16

    NO NAMA JURNAL ALAMAT WEB AKREDITASI INDEXING

    4 Journal of Health and Wellness

    http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/jhw

    - Google Scholar

    5 Jurnal Teknologi Kesehatan

    http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JTK

    - Google Scholar

    6 Journal of Oral Health Care

    http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JGM

    - Google Scholar

    7 Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak

    http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/kia

    - Google Scholar

    8 Caring: Jurnal Keperawatan

    http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caring

    - -

    9 Germas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

    http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/gms

    - -

    Kegiatan ilmiah yang dilakukan peneliti PUI-NOVAKESMAS bersama Polkesyo

    yaitu: 1) International Conference of Health Science (ICHS) yang dilakukan setiap

    tahun, 2) Seminar/Simposium Nasional, 3) Nara sumber/pembicara dalam pertemuan

    ilmiah di tingkat regional, nasional dan internasional, 4) Pameran tepat guna, 5)

    Pembinaan teknologi inovasi, 6) Program kreatifitas mahaiswa.

    f. Kerjasama dalam Upaya Menunjang Kegiatan Penelitian

    Kerjasama PUI-NOVAKESMAS menginduk pada kerjasama yang telah dilaksanakan

    oleh Polkesyo dengan berbagai lembaga, mitra usaha, universitas maupun instansi

    pemerintah dalam bidang riset maupun nonriset. Adapun uraiannya adalah sebagai

    berikut:

    1) Kerjasama bidang riset

    Polkesyo telah membangun kerjasama dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU)

    dan perjanjian kerjasama (MoA) dengan berbagai lembaga riset dan universitas di

    dalam dan luar negeri (Asia) dalam berbagai bidang, salah satunya mengenai joint

    research dan pertukaran informasi serta publikasi hasil penelitian. Lembaga dan

    institusi pendidikan yang dimaksud yaitu:

    a) Dalam negeri

    (1) Poltekkes Kemenkes

    (2) Pemerintah Daerah

    (3) Lembaga penelitian atau Kementerian lain

    b) Luar negeri

    (1) Mahidol University

    http://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/jhwhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/jhwhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/jhwhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JTKhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JTKhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JTKhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JGMhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JGMhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/JGMhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/kiahttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/kiahttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/kiahttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caringhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caringhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caringhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/caringhttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/gmshttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/gmshttp://e-journal.poltekkesjogja.ac.id/index.php/gms
  • 17

    (2) Murni International College

    (3) Khon Kaen University

    (4) Universiti Sultan Zainal Abidin Malaysia

    (5) Waku Pro Japan

    2) Kerjasama non riset

    Kerjasama yang dibangun Polkesyo tidak hanya terbatas pada bidang riset tetapi

    juga non riset dalam hal pelatihan, transfer teknologi, serta jasa konsultasi.

    Kerjasama non riset selama ini sudah berjalan bahkan ada yang sudah menjadi

    kegiatan rutin. Kerjasama dilakukan dengan berbagai lembaga, institusi pendidikan

    negeri dan swasta, UMKM, unit usaha, instansi serta pemerintahan, diantaranya

    adalah:

    a) Yayasan Kanker Indonesia

    b) Pemerintah Kota Yogyakarta

    c) Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah

    d) Bank Negara Indonesia (BNI) Banda Aceh dan Sabang

    e) STIKes Wira Husada Yogyakarta

    f) Universitas Respati Yogyakarta

    g) Universitas Guna Bangsa Yogyakarta

    h) Poltekkes Kemenkes Aceh

    i) Poltekkes Kemenkes Palembang

    j) Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta

    2. KONDISI YANG DIHARAPKAN SEBAGAI PUSAT UNGGULAN IPTEK

    Dalam pengembangan menjadi PUI-NOVAKESMAS diharapkan arah penelitian mengikuti

    roadmap penelitian PUI-NOVAKESMAS yang telah disesuaian dengan Rencana Induk

    Riset Nasional dan target yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan seperti

    penanggulangan stunting, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, pengendalian

    TB-HIV dan lain-lain yang tidak lepas dari 10 bidang riset yang ditetapkan oleh

    Kemenristekdikti.

    Adapun kondisi yang diharapkan dari PUI-NOVAKESMAS adalah sebagai berikut :

    a. Peningkatan kapasitas dan kapabilitas lembaga melalui:

    1) Pelaksanaan manajemen penelitian yang lebih terarah dan terorganisir melalui

    pelaksanaan RIP, standar dan SOP yang sudah disusun. Diharapkan PUI-

    NOVAKESMAS akan mempunyai SOP joint research and development, SOP

    publikasi, SOP kontrak riset, SOP kontrak nonriset, SOP pemasaran produk, SOP

    pemesanan produk, SOP bagi hasil.

    2) Peningkatan sarana dan prasarana penelitian khususnya terkait dengan

    peralatan dan laboratorium. Untuk meningkatkan standar sarana prasarana

  • 18

    penelitian direncanakan akan diajukan kegiatan akreditasi laboratorium oleh

    lembaga akreditasi.

    b. Pengembangan sumber daya manusia melalui peningkatan kompetensi peneliti dalam

    pengembangan penelitian melalui pendidikan formal pada jenjang S3; pendidikan

    informal berupa pelatihan dan kursus/short course; kegiatan ilmiah seperti seminar,

    konferensi, simposium, workshop, serta kegiatan publikasi di tingkat nasional maupun

    internasional.

    c. Pengembangan kapasitas akses informasi dan jejaring lembaga melalui :

    1) Peningkatan kapasitas akses informasi yang lebih berkualitas melalui penyediaan

    jurnal ilmiah berbayar baik jurnal cetak ataupun online yang dibutuhkan oleh

    peneliti sebagai sumber informasi perkembangan IPTEK.

    2) Peningkatan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan pertemuan ilmiah nasional

    maupun internasional.

    d. Penyebarluasan hasil riset pada jurnal nasional terakreditasi, jurnal internasional

    bereputasi dan pertemuan ilmiah tingkat nasional dan internasional

    e. Penyebarluasan data hasil riset terintegrasi dengan repository di Lembaga Ilmu

    Pengetahuan Indonesia (LIPI)

    f. Penguatan kerjasama penelitian dan diseminasi hasil penelitian dengan perguruan

    tinggi, kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah daerah, BUMN, industri, dan

    institusi lain.

    g. Penguatan kerjasama penelitian dan diseminasi hasil penelitian dengan lembaga riset

    dan perguruan tinggi luar negeri.

    h. Pelaksanaan tindaklanjut joint research dengan perguruan tinggi, mitra usaha maupun

    lembaga di tingkat nasional dan internasional

    i. Peningkatan perolehan HKI / paten pada produk-produk penelitian.

    j. Peningkatan kerjasama nonriset dengan masyarakat, industri maupun pemerintahan.

    k. Peningkatan produk penelitian yang berbasis sumber daya lokal

    l. Peningkatan jumlah dan variasi produk yang dapat dimanfaatkan masyarakat, industri

    maupun pemerintahan.

    m. Peningkatan jumlah kontrak bisnis dengan berbagai unit bisnis dalam memasarkan produk

    penelitian

    n. Peningkatan kemanfaatan produk penelitian kepada masyarakat melalui pembinaan

    industri dan UMKM.

    3. ANALISIS KESENJANGAN (GAP ANALYSIS)

    Berdasarkan kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan PUI-NOVAKESMAS

    sebagai PUI dengan tema Inovasi Teknologi Terapan Bidang Kesehatan Masyarakat maka

    dilakukan analisis kesenjangan kelembagaan dilakukan dengan cara self assessment, dengan

  • 19

    menghitung skor/nilai total kesenjangan/gap dari selisih nilai proses potensial yang akan dicapai,

    yakni kondisi yang diharapkan (expected) pada saat ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek

    (PUI) dikurangi nilai proses yang sedang terjadi sekarang (current)/kondisi saat ini dengan

    sistem perhitungan kesenjangan masing-masing dimensi.

    Gambar 2. Konsep Gap Analysis dalam Pusat Unggulan Iptek

    (Bappenas, 2009)

    Menurut Bappenas RI (2009) Bobot Kesenjangan (G) dihitung dari rata-rata expected

    state dikurangi rata-rata perceived state, dengan kategori penilaian sebagai berikut:

    a. Jika G>0, kualitas kondisi lembaga yang diharapkan lebih tinggi daripada kualitas kondisi

    saat ini yang dirasakan, maka lembaga tersebut terkait perlu meningkatkan kinerja dan

    kualitas.

    b. Jika G

  • 20

    8) Minimal 1 pengelolaan seminar/simposium berskala internasional;

    9) Minimal 1 Pengelolaan jurnal nasional terakreditasi.

    b. Commercialization and Implementation

    1) Minimal 3 kontrak riset pada tingkat nasional;

    2) Minimal 3 kontrak riset pada tingkat internasional;

    3) Minimal 15 kontrak nonriset (pelatihan, transfer teknologi, dan jasa konsultasi);

    4) Minimal 3 produk berbasis sumber daya lokal;

    5) Minimal 5 produk yang dilisensikan dan atau dimanfaatkan;

    6) Minimal 1 kontrak bisnis dalam rangka komersialisasi produk dengan industry

    7) Minimal 1 unit bisnis yang melayani jasa sesuai dengan kompetensi.

    8) Minimal 5 pembinaan UMKM sesuai dengan kompetensi

    Tabel 7. Persyaratan Capaian Akademik

    No. Kriteria Tingkat

    Kesiapan (%)

    Kesenjangan

    1. Minimal 3 undangan untuk menjadi pembicara dalam konferensi internasional;

    100 0.00

    2. Minimal 2 undangan sebagai pemakalah internasional; 100 0.00

    3. Minimal 3 kunjungan lembaga internasional ke Pusat Unggulan Iptek;

    100 0.00

    4. Minimal 2 publikasi ilmiah pertahun dalam jurnal ilmiah nasional terakreditasi;

    100 0.00

    5. Minimal 5 publikasi ilmiah pertahun dalam jurnal ilmiah internasional;

    100 0.00

    6. Minimal 3 paten terdaftar atau rezim HKI lainnya atau dalam bentuk proof of concept yang terkait teknologi (khusus untuk lembaga litbang yang telah ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek minimal 1 paten granted);

    100

    0,00

    7. Minimal 1 lulusan S2/S3 per tahun berbasis riset; 100 0.00

    8

    Minimal 1 pengelolaan seminar/simposium berskala internasional;

    100 0.00

    9

    Minimal 1 Pengelolaan jurnal nasional terakreditasi. 100 0.00

    Tabel 8. Commercialization and Implementation

    No. Kriteria Tingkat

    Kesiapan (%) Kesenjangan

    1. Minimal 3 kontrak riset pada tingkat nasional; 100 0,00

    2. Minimal 3 kontrak riset pada tingkat internasional; 100 0,00

    3. Minimal 15 kontrak nonriset (pelatihan, transfer teknologi, dan jasa konsultasi);

    75 0,25

    4. Minimal 3 produk berbasis sumber daya lokal; 100 0,00

    5. Minimal 5 produk yang dilisensikan dan atau dimanfaatkan; 100 0,00

    6. Minimal 1 kontrak bisnis dalam rangka komersialisasi produk dengan industri

    100 0.00

  • 21

    No. Kriteria Tingkat

    Kesiapan (%) Kesenjangan

    7 Minimal 1 unit bisnis yang melayani jasa sesuai dengan kompetensi.

    100 0,00

    8 Minimal 5 pembinaan UMKM sesuai dengan kompetensi. 20 0,80

    Berdasarkan hasil self assessment diperoleh informasi bahwa kondisi perceived state

    yang diharapkan lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi saat ini. Oleh karena itu

    beberapa program dan kegiatan telah dibuat dalam rangka memenuhi ekspektasi sebagai

    Pusat Unggulan Iptek.

    Strategi yang ditetapkan untuk mensukseskan pencapaian target dari PUI-

    NOVAKESMAS sebagai berikut:

    a. Memperkuat sistem perencanaan program kerja PUI-NOVAKESMAS

    b. Peningkatan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan PUI.

    c. Penguatan kapasitas tenaga penelitian yang terlibat dalam kegiatan PUI, sekaligus

    membudayakan kegiatan meneliti.

    d. Membangun kerjasama dengan perguruan tinggi dan lembaga lain terkait penelitian di

    dalam dan luar negeri;

    e. Meningkatkan kerjasama non riset dengan masyarakat, lembaga, industri, maupun

    pemerintahan

    f. Meningkatkan sosialisasi dan diseminasi hasil kegiatan PUI-NOVAKESMAS secara

    reguler.

    g. Membangun kerjasama dengan lembaga pengguna produk atau jasa PUI-

    NOVAKESMAS dengan industri/UMKM.

    Berdasarkan kondisi saat ini dan kondisi yang diharapkan sebagai PUI terkait sarana prasarana,

    sumber daya manusia, SOP, penelitian yang dihasilkan dan kerjasama yang dilakukan maka analisis

    kesenjangan (gap analysis) yang dapat disimpulkan adalah sebagai berikut :

    Tabel 9. Tabel Gap Analysis PUI-NOVAKESMAS

    Kondisi Saat Ini Kondisi yang diharapkan sebagai PUI-NOVAKESMAS

    Gap Analysis

    Sarana prasarana

    Laboratorium Pengendalian Vektor dan

    Binatang Pengganggu

    Laboratorium Penyehatan Air dan

    Pengelolaan Limbah Cair (Rekayasa)

    Laboratorium Mikrobiologi (terpadu)

    Laboratorium

    Gedung PUI-NOVAKESMAS dengan fasilitas komputer, printer

    serta jaringan koneksi internet yang memadai

    Seluruh laboratorium riset terstandar dan terkalibrasi

    Saat ini masih menggunakan

    laboratorium yang ada di Polkesyo

  • 22

    Penyehatan Tanah dan Pengelolaan Sampah

    Laboratorium Teknologi Tepat Guna

    Laboratorium Parasitologi

    Laboratorium Kimia (terpadu)

    Laboratorium Sanitasi Industri dan

    Keselamatan Kerja

    Laboratorium Hiperkes/K3

    Laboratorium Uji Cita Rasa

    Laboratorium Ilmu Bahan Makanan

    Laboratorium Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi

    (MSPMI)

    Laboratorium Penyelenggaraan

    Makanan

    Laborataorium Penyuluhan dan Konsultasi GIzi

    Laboratorium Mikrobiologi (terpadu)

    Laboratorium Kimia (terpadu)

    Laboratorium Analisa Air dan Makanan

    Laboratorium Kimia analitik

    Laboratorum Toksikologi

    Laboratorium Imunoserologi dan

    virologi

    Laboratorium Hematologi

    Laboratorium Kimia Klinik

    Laboratorium Parasitologi dan Mikologi

    Laboratorium Bakteri

    Sumber Daya Manusia

    SDM PUI-NOVAKESMAS terdiri dari 48 orang peneliti

    dengan latar belakang pendidikan S2 dan S3

    Kesehatan serta 4 orang administrator.

    Pengembangan sumber daya manusia melalui

    peningkatan kompetensi peneliti dalam

    pengembangan penelitian melalui

    pendidikan formal pada jenjang S3; pendidikan

    informal berupa pelatihan dan

    kursus/short course; kegiatan ilmiah seperti

    Saat ini penelitian masih menggunakan sumber daya dosen

    Polkesyo yang berpendidikan S2 dan

    S3

  • 23

    seminar, konferensi, simposium, workshop,

    serta kegiatan publikasi di tingkat nasional

    maupun internasional.

    Kegiatan Penelitian dilakukan oleh Tim

    Peneliti PUI-NOVAKESMAS

    SOP yang menunjang kegiatan PUI

    SOP usulan proposal penelitian

    SOP usulan HKI

    SOP usulan etik

    SOP peminjaman alat laboratorium

    Diharapkan PUI-NOVAKESMAS akan

    mempunyai :

    SOP joint research and development

    SOP publikasi

    SOP kontrak riset

    SOP kontrak nonriset

    SOP pemasaran produk

    SOP pemesanan produk

    SOP bagi hasil

    Saat ini masih menggunakan SOP

    yang dimiliki oleh Pusat PPM dan laboratorium

    Polkesyo

    Penelitian yang sudah berjalan.

    Dalam 3 tahun terakhir sejumlah 110 (tahun 2016),

    97 (tahun 2017) dan 99 (tahun 2018) dengan tema

    yang masih beragam

    Penelitian 3 tahun ke depan di lembaga PUI-

    NOVAKESMAS fokus pada tema inovasi teknologi

    terapan bidang kesehatan masyarakat

    Saat ini masih mengacu pada skema

    penelitian yang ditetapkan oleh

    Direktur Polkesyo

    Kerjasama Yang sudah dilaksanakan adalah kerjasama bidang

    riset dan nonriset.

    Kerjasama riset baru dilakukan dalam bentuk MoU dan MoA dengan

    lembaga riset dan institusi pendidikan

    dalam dan luar negeri

    Kerjasama nonriset dalam hal pelatihan,

    transfer teknologi dan jasa konsultasi dengan

    lemabga, institusi pendidikan, UMKM,

    unit usaha, instansi dan pemerintahan.

    Penguatan kerjasama penelitian dan

    diseminasi hasil penelitian dengan perguruan tinggi,

    kementerian/lembaga pemerintah, pemerintah

    daerah, BUMN, industri, dan institusi

    lain.

    Penguatan kerjasama penelitian dan

    diseminasi hasil penelitian dengan lembaga riset dan

    perguruan tinggi luar negeri.

    Pelaksanaan tindaklanjut joint research dengan

    perguruan tinggi, mitra usaha maupun lembaga di tingkat nasional dan

    internasional

    Peningkatan kerjasama nonriset dengan

    masyarakat, industri

    Saat ini kerjasama masih dalam

    bentuk MoU dan MoA dalam bidang

    Tri Dharma Perguruan Tinggi belum ada yang

    khusus untuk kontrak riset.

    Kontrak nonriset sudah berjalan

    tetapi jumlah dan ruang lingkupnya masih terbatas.

    Kontrak bisnis juga masih terbatas

    pada beberapa unit bisnis.

    UMKM yang dibina juga terbatas.

  • 24

    maupun pemerintahan.

    Peningkatan jumlah kontrak bisnis dengan berbagai unit bisnis dalam memasarkan

    produk penelitian

    Peningkatan kemanfaatan produk

    penelitian kepada masyarakat melalui

    pembinaan industri dan UMKM.

  • 25

    BAB III

    PROGRAM DAN KEGIATAN

    Dalam upaya pengembangan kapasitas kelembagaan PolkesYo, ada beberapa hal

    mendasar yang menjadi perhatian dalam keseluruhan berjalannya fungsi dan peran

    Polkesyo sebagai institusi pendidikan tinggi, sekaligus menciptakan peluang bagi

    berkembangnya kapasitas tri dharma perguruan tinggi yang diemban, di mana salah

    satunya adalah terbentuknya Pusat Unggulan Ipteks.

    Hal-hal bersifat fundamental yang terkait dengan pengembangan tersebut terdiri dari:

    a. Aspek kelembagaan, yang secara mendasar harus sesuai dengan aturan ORTALA

    (organisasi dan tata laksana) yang ditetapkan oleh Badan PPSDM Kesehatan

    Kemenkes RI, serta peraturan dan perundang-undangan lainnya

    b. Aspek sumber daya manusia

    c. Aspek sarana, prasarana dan infrastruktur

    d. Aspek pengembangan jejaring dengan berbagai pihak yang terkait

    1. PROGRAM/KEGIATAN DAN WAKTU PELAKSANAAN

    a. Program Pengembangan Institusi

    PUI-NOVAKESMAS adalah lembaga pengembangan unggulan Iptek

    dengan berbasis pada kegiatan penelitian. PUI-NOVAKESMAS telah menetapkan

    Visi organisasi yaitu menjadi Pusat Unggulan Inovasi Teknologi Terapan Bidang

    Kesehatan Masyarakat. Untuk mencapat visi tersebut, maka PUI-NOVAKESMAS

    menetapkan misi sebagai berikut : (1) meningkatkan kapasitas kelembagaan PUI-

    NOVAKESMAS; (2) meningkatkan kompetensi SDM peneliti, (3) meningkatkan

    jejaring dan kemitraan dalam pengembangan penelitian dan komersialisasi.

    Untuk mewujudkan pengembangan PUI-NOVAKESMAS, maka langkah

    dan arah kebijakan yang diambil meliputi:

    1) Penyusunan kebijakan, pedoman dan tata kelola lembaga PUI-NOVAKESMAS.

    Penyusunan kebijakan dasar sangat penting untuk memberikan arah bagi

    berjalannya organisasi. Panduan dasar yang digunakan adalah visi PUI-

    NOVAKESMAS sebagaimana yang sudah dijabarkan di atas, yang kemudian

    ditetapkan dalam road map sebagai pedoman. Dalam kebutuhan yang bersifat

    operasional, maka kebijakan dasar tersebut dilengkapi dengan dokumen-

  • 26

    dokumen mutu yang terkait dengan tata kelola kegiatan penelitian yang tidak

    hanya mengarah pada aspek kualitas dari penelitian yang dilakukan serta

    hasilnya, namun juga akuntabilitas dalam proses pelaksanaannya.

    Penyusunan road map dimaksud juga akan memperhatikan keunggulan dari

    prodi-prodi/jurusan yang ada di Polkesyo.

    2) Pengembangan dan peningkatan kemampuan SDM peneliti PUI-

    NOVAKESMAS sebagai pelaku kegiatan penelitian, diseminasi informasi dan

    penerapan inovasi teknologi terapan bidang kesehatan masyarakat.

    Sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pengembangan PUI-

    NOVAKESMAS, diharapkan dapat berimplikasi terhadap berjalannya roda

    organisasi secara efektif dan efisien untuk tercapainya tujuan sesuai dengan

    visi-misi lembaga yang telah ditetapkan. Untuk mengembangkan PUI-

    NOVAKESMAS yang berfokus pada inovasi teknologi terapan bidang

    kesehatan masyarakat, maka dibutuhkan SDM yang handal, kompeten dalam

    melakukan penelitian, serta dengan kualifikasi latar belakang pendidikan yang

    berbasis pada rumpun ilmu yang mewadahi enam jurusan yang ada di

    Polkesyo yaitu: analis kesehatan, gizi, kebidanan, keperawatan, keperawatan

    gigi dan kesehatan lingkungan, dengan tingkat pendidikan antara S-2 dan S-3

    serta kualifikasi peneliti guru besar, lektor kepala dan lektor; serta dengan

    memperluas keilmuan dan wawasan SDM tersebut melalui

    pendidikan,pelatihan,kursus-kursus singkat dan kegiatan ilmiah yang terkait.

    3) Menata dan melengkapi, serta mengalokasikan dana bagi tersedianya sarana,

    prasarana dan infrastruktur yang diperlukan bagi operasional lembaga PUI-

    NOVAKESMAS.

    Kecukupan sarana dan prasarana penelitian adalah indikator lain dalam

    penguatan PUI-NOVAKESMAS. Berdasarkan pada tujuan, sasaran, kebijakan

    dan rencana kerja yang telah disusun dan dirumuskan, sarana dan prasarana

    berikut ini sangat dibutuhkan di masa yang akan datang. Berikut adalah

    sarana prasarana yang dapat digunakan oleh tim peneliti PUI-NOVAKESMAS

    yaitu:

    Laboratorium yang berada di Jurusan Kesehatan lingkungan :

    1) Laboratorium Pengendalian Vektor dan Binatang Pengganggu

    2) Laboratorium Penyehatan Air dan Pengelolaan Limbah Cair (Rekayasa)

    3) Laboratorium Mikrobiologi (terpadu)

    4) Laboratorium Penyehatan Tanah dan Pengelolaan Sampah

  • 27

    5) Laboratorium Teknologi Tepat Guna

    6) Laboratorium Parasitologi

    7) Laboratorium Kimia (terpadu)

    8) Laboratorium Sanitasi Industri dan Keselamatan Kerja

    9) Laboratorium Hiperkes/K3

    Laboratorium yang berada di Jurusan Gizi :

    1) Laboratorium Uji Cita Rasa

    2) Laboratorium Ilmu Bahan Makanan

    3) Laboratorium Manajemen Sistem Penyelenggaraan Makanan Institusi (MSPMI)

    4) Laboratorium Penyelenggaraan Makanan

    5) Laborataorium Penyuluhan dan Konsultasi GIzi

    6) Laboratorium Mikrobiologi (terpadu)

    7) Laboratorium Kimia (terpadu)

    Laboratorium yang berada di Jurusan Analis Kesehatan :

    1) Laboratorium Analisa Air dan Makanan

    2) Laboratorium Kimia analitik

    3) Laboratorum Toksikologi

    4) Laboratorium Imunoserologi dan virologi

    5) Laboratorium Hematologi

    6) Laboratorium Kimia Klinik

    7) Laboratorium Parasitologi dan Mikologi

    8) Laboratorium Bakteri

    4) Pengembangan jejaring dengan mitra di dalam negeri maupun luar negeri,

    yang terkait dengan kegiatan-kegiatan: penelitian, publikasi atau diseminasi

    hasil penelitian, serta penerapan nyata hasil-hasil penelitian inovasi teknologi

    terapan bidang kesehatan masyarakat, baik untuk kebutuhan masyarakat

    umum (komunitas), industri maupun instansi pemerintah.

    Pengembangan aktifitas dan penguatan jejaring yang sudah ada perlu

    dilakukan, sambil secara bersamaan, memperluas jejaring tersebut dengan

    bekerja sama dengan pemangku kepentingan lain yang selama ini belum

    secara efektif dilibatkan. Jejaring tersebut sangat penting dalam kegiatan-

    kegiatan yang berhubungan dengan: peningkatan kompetensi SDM untuk

    melakukan penelitian yang berkualitas, diseminasi dan publikasi hasil

    penelitian agar memiliki daya jangkau luas, serta penerapan (salah satunya

    komersialisasi) hasil penelitian di masyarakat umum, industri serta instansi

    pemerintah

  • 28

    Tabel 10. Rencana Pengembangan Kelembagaan

    b. Program Penelitian dan Pengembangan

    PUI-NOVAKESMAS harus melakukan dan mewujudkan penelitian dan

    pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi terapan di bidang kesehatan

    masyarakat. Tabel berikut memperlihatkan upaya-upaya yang akan dilakukan

    dalam waktu yang akan datang.

    Tabel 11. Upaya yang Dilakukan dalam Mewujudkan Penelitian Dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Inovasi Teknologi Terapan

    Bidang Kesehatan Masyarakat

    No. Upaya yang Dilakukan

    Tahun

    I 2019

    II 2020

    III 2021

    IV 2022

    V 2023

    1. Pendampingan penelitian potensi paten V V V V

    2. Pendampingan kelompok peneliti potensi K1

    V V V V

    3. Riset multidisiplin V V V V

    No. Pengembangan Kelembagaan

    Tahun

    I 2019

    II 2020

    III 2021

    IV 2022

    V 2023

    Organisasi dan kebijakan 1. Penyusunan proposal Pusat Unggulan

    Ipteks V

    2. Study Fisibilitas dan Inkubasi

    V V V V

    3. Pembentukan Tim Peneliti Inovasi Teknologi di Bidang Kesehatan Masyarakat

    V

    4. Penyusunan Rencana Induk dan Road map lembaga

    V

    5. Pengembangan sistem informasi penelitian dan Pengabdian masyarakat

    V V V V

    6. Penyusunan SOP V V V V V

    Sumber Daya Manusia

    1. Peningkatan kompetensi melalui pendidikan lanjut

    V V V V

    2. Workshop dan pelatihan V V V V V Sarana/Prasarana

    1. Pendataan kondisi existing dan rencana pengembangan

    V V V V

    2. Pengadaan sarana/prasarana V V V V Jejaring

    1. Pemeliharaan jejaring V V V V

    2. Pengembangan jejaring : kerjasama dalam dan luar negeri

    V V V V V

  • 29

    4. Joint research dengan jejaring V V V V

    5. Pengurusan, pemeliharaan dan pendampingan HKI

    V V V V V

    6. Kolaborasi dengan industri pemanfaatan dan komersialisasi hasil penelitian

    V V V V

    7. Peningkatan jumlah desa mitra kerjasama V V V V

    8. Pemberian reward untuk peneliti berprestasi

    V V V V

    9. Pemantapan teknopreneur (workshop industrial scaling up, product prototyping, product packing, promotion media, busisness management & legal aid, technology transfer)

    V V V

    2. Program Diseminasi Hasil-Hasil Kegiatan

    Diseminasi hasil kegiatan penelitian yang merupakan informasi ilmiah,

    produk, komponen dan praktik teknologi yang dihasilkan perlu dikuatkan agar

    pemanfaatan oleh masyarakat luas, industri dan instansi pemerintah dapat lebih

    optimal. Diseminasi dan sosialisasi ilmiah yang dilakukan selain melalui publikasi di

    jurnal imiah, adalah melalui publikasi dalam bentuk tulisan popular atau semi

    popular yang dilakukan melalui media publikasi seperti internet, jejaring sosial,

    surat kabar, majalah/tabloid, radio maupun televisi. Selain itu hasil penelitian dapat

    pula disebarluaskan melalui media cetak dalam media promosi dan pameran hasil

    penelitian,

    Hasil penelitian juga dapat didesiminasikan melalui kegiatan

    pengembangan dan penerapan di masyarakat melalui kerjasama dengan

    pemerintah daerah yang terkait, komunitas-komunitas tertentu dan lembaga

    swadaya masyarakat setempat. Selain dilakukan melalui media publikasi popular

    dan semi popular, dilakukan juga kerjasama dengan pihak mitra (industri atau

    UMKM) baik di tingkat daerah dan nasional.

    Diseminasi dapat pula dilakukan dalam bentuk pelatihan, workshop,

    konsultasi dan pendampingan teknis kepada pihak yang membutuhkan, baik

    perorangan, kelompok, ataupun lembaga maupun instansi pemerintah yang terkait.

    Atau, dapat juga berupa kunjungan ilmiah di institusi. Untuk itu disusun indikator

    keberhasilan diseminasi hasil kegiatan serta road map kegiatan diseminasi yang

    tertuang pada dua tabel berikut.

  • 30

    Tabel 12. Indikator Keberhasilan Diseminasi Hasil Kegiatan

    No Bentuk Kegiatan Diseminasi dan

    Pemaanfaatan Hasil

    Indikator

    1 Sistem data dan informasi institusi Jumlah akses, download

    2 Publikasi ilmiah Jumlah artikel publikasi

    3 Pameran hasil penelitian Jumlah pameran yang diikuti

    4 Pencetakan bahan promosi dan publikasi

    hasil penelitian

    Jumlah dan jenis bahan

    promosi dan publikasi hasil

    penelitian

    5 Sosialisasi hasil penelitian Jumlah dan jenis sosialisasi

    hasil penelitian

    6 Berita popular dan semi popular yang

    diterbitkan pada website, surat kabar, jejaring

    sosial, radio dan televisi

    Jumlah dan jenis berita

    popular dan semi popular yang

    diteritkan pada website, surat

    kabar, jejaring social, radio

    dan televisi

    7 Pelatihan, konsultasi dan pendampingan Jumlah pelatihan, konsultasi,

    pendampingan

    8 Kesekapatan kerjasama penelitian Jumlah kerjasama penelitian

    9 Kunjungan ilmiah di institusi Jumlah kunjungan ilmiah yang

    ada di institusi

    10 PNBP Rasio PNBP terhadap total

    anggaran

    Berikut adalah waktu pelaksanaan untuk program dan kegiatan Pusat Unggulan

    Iptek PUI-NOVAKESMAS:

    Tabel 13. Waktu Pelaksanaan Program dan Kegiatan

    No. Bentuk Diseminasi Tahun

    I 2019

    II 2020

    III 2021

    IV 2022

    V 2023

    1. Publikasi ilmiah : menghadiri seminar di

    dalam dan di luar negeri V V V V V

    2. Public expose V V V V V

    3. Berita popular dan semi-populer yang

    diterbitkan pada website, surat kabar,

    jejaring sosial, radio televisi V V V V

    4. Pendampingan publikasi di jurnal

    international berreputasi V V V V V

  • 31

    5. Kesepakatan dan kerjasama penelitian

    (joint research) V V V V

    6. Kunjungan ilmiah di institusi V V V V

    7. Unit usaha V V V V V

    3. TARGET CAPAIAN

    Parameter/kriteria yang digunakan untuk mengukur capaian terdiri dari dua hal,

    yaitu academic excellence serta commercialization dan implementation. Dari

    tahun ke tahun, diharapkan ada perkembangan target yang ingin diraih.

    Tabel 14. Target Capaian PUI-NOVAKESMAS

    No.

    Kriteria

    Target Tahun

    I 2019

    II 2020

    III 2021

    IV 2022

    V 2023

    A. Academic Excellence:

    1 Undangan untuk menjadi pembicara dalam

    konferensi internasional 2 2 3 4 5

    2 Sebagai pemakalah internasional 12 13 14 14 15

    3 Kunjungan lembaga internasional ke PUI-

    NOVAKESMAS 2 2 5 5 6

    4 Publikasi ilmiah per tahun dalam jurnal ilmiah

    nasional terakreditasi 6 7 8 9 10

    5 Publikasi ilmiah per tahun dalam jurnal ilmiah

    internasional 2 8 10 13 14

    6 Paten terdaftar atau rezim HKI lainnya yang

    terkait teknologi (khusus untuk lembaga

    penelitian yang telah ditetapkan sebagai

    PUI-NOVAKESMAS minimal 1 paten

    granted)

    18* 19 20 20 21

    7 Lulusan S-3 berbasis riset di PUI-

    NOVAKESMAS setelah 3 tahun 1 1 1 1 1

    8 Pengelolaan seminar/symposium berskala

    internasional (wajib ada untuk PUI-PKOS) 1 1 1 1 1

    9 Pengelolaan jurnal nasional terakreditasi

    (wajib ada untuk PUI-PKOS)

    5 6 6 6 7

    B. Commercialization and Implementation :

    1 Kontrak riset pada tingkat nasional 3 3 4 4 5

  • 32

    2 Kontrak riset pada tingkat internasional 1 1 1 2 2

    3 Kontrak nonriset (pelatihan, transfer

    teknologi, dan jasa konsultasi) 15 15 16 16 17

    4 Produk berbasis sumber daya lokal 2 2 3 4 5

    5 Produk yang dilisensikan dan atau

    dimanfaatkan 2 2 2 4 4

    6 Kontrak bisnis dalam rangka komersialisasi

    produk dengan industri 1 1 1 2 3

    7 Unit bisnis yang melayani jasa sesuai

    dengan kompetensi 1 1 2 3 4

    8 Pembinaan UMKM sesuai dengan

    kompetensi 1 2 3 5 5

    4. RINCIAN ANGGARAN

    Adapun rincian anggaran yang diperkirakan untuk pembentukan lembaga PUI-

    NOVAKESMAS, yaitu :

    Tabel 15. Rincian Anggaran

    No Jenis program

    pengembangan Sub Program Aktivitas

    Volume Harga

    (x1000) Jumlah

    1. Kegiatan

    penelitian SDM

    PUI

    Penelitian Penelitian terapan 2.000.000 2.000.000

    2. Penguatan

    kapasitas dan

    kapabilitas

    lembaga

    Peningkatan tata kelola lembaga

    a.Sertifikasi ISO

    17025

    (Laboratorium)

    b. Sertifikasi

    Manajemen ISO

    9005

    c. Sertifikasi

    KNAAAP

    1

    1

    1

    250.000 250.000

    3 Penguatan

    sumber daya

    manusia

    Penguatan

    SDM PUI

    a. Studi Banding b. Pelatihan short

    course nasional dan internasional;

    c. Pelatihan

    1

    30

    50.000

    40.000

    50.000

    120.000

  • 33

    bahasa asing d. Pelatihan

    pengolahan data/analisis data

    e. Pelatihan penulisan publikasi internasional;

    30

    25

    30

    20.000

    25.000

    30.000

    60.000

    625.000

    900.000

    4 Penguatan riset

    dan

    pemanfaatan

    hasil riset

    Penguatan

    Riset

    a. Dukungan kesempatan seminar internasional

    b. Keikutsertaan dalam anggota masyarakati lmiahi

    c. Keikutsertaan dalam masyarakat ilimiah internasional

    d. Perolehan paten

    30

    30

    30

    5

    200.000

    100.000

    150.000

    200.000

    600.000

    300.000

    450.000

    1000.000

    5 Penguatan

    diseminasi

    a. Sosialisasi dan diseminasi hasil riset kepada pengguna

    b. Inisiasi kerjasama riset nasional / internasional

    1

    1

    200.000

    100.000

    200.000

    100.000

    Jumlah Total 5.065.000

  • 34

    BAB IV

    HASIL YANG DIHARAPKAN

    1. SASARAN/HASIL AKHIR (OUTPUT)

    Sasaran yang akan dicapai dalam kegiatan pengembangan kelembagaan PUI-

    NOVAKESMAS mencakup empat (4) hal utama, yaitu:

    1. Peningkatan kemampuan PUI-NOVAKESMAS sebagai lembaga penelitian

    dan pengembangan untuk menyerap dan mendayagunakan produk penelitian

    yang berupa inovasi teknologi terapan bidang kesehatan masyarakat.

    2. Peningkatan kemampuan SDM peneliti PUI-NOVAKESMAS untuk melakukan

    penelitian dan mempublikasikan hasil penelitiannya berbasis standar ilmiah

    nasional internasional.

    3. Peningkatan perolehan penghargaan, hak kekayaan intelektual (HAKI), dan

    hak royalti atas hasil penelitian dan atau invensi pada tingkat nasional dan

    internasional.

    4. Terbentuknya sistem yang dapat memberi ruang partisipasi aktif pengguna

    hasil penelitian dan menjadi penghubung langsung antara mereka dengan

    para peneliti/dosen. Rincian selengkapnya sasaran/hasil akhir/output sebaga

    berikut :

    Tabel 16. Sasaran atau hasil akhir (output) yang ingin dicapai dalam kegiatan

    pengembangan kelembagaan PUI-NOVAKESMAS

    No Sasaran Uraian

    1 Sasaran

    Pertama

    a. Difokuskan pada kegiatan yang mendukung penelitian inovasi

    teknologi terapan bidang kesehatan masyarakat.

    b. Sebagai suatu lembaga penelitian dan pengembangan, mutu

    dan efisiensi penelitian di Polkesyo.

    c. Harus terakreditasi oleh Komite Nasional Akreditasi Pranata

    Penelitian Dan Pengembangan (KNAPPP).

    d. Melayani pengembangan potensi lokal; seperti menjemput

    bola dan mendatangi daerah.

    e. Sinergi atau kerjasama penelitian dengan lembaga penelitian,

    pemangku kepentingan, pihak pendukung dan industri untuk

    hilirisasi produk.

    2 Sasaran kedua Difokuskan pada peningkatan kemampuan para peneliti, yang

  • 35

    meliputi peningkatan kemampuan dalam metode penelitian,

    penguasaan bahasa asing, peningkatan kemampuan pengolahan

    dan analisis data, dan peningkatan kemampuan peneliti dalam

    penulisan karya ilmiah internasional, membutuhkan metode dan

    strategi yang harus dipahami oleh para peneliti, Diharapkan melalui

    program PUI-NOVAKESMAS, para peneliti dapat memperoleh

    bimbingan untuk menulis dan mempublikasikan karya ilmliahnya.

    3 Sasaran ketiga a. Meningkatnya jumlah perolehan paten dan komersialisasi

    hasil penelitian yang dilaksanakan secara rutin melalui

    Workshop HAKI, komersialisas hasil penelitian, dan

    Fasilitasi, Pendampingan Pengajuan HKI, serta

    pemberian Insentif Pencapaian HKI

    b. Meningkatnya jumlah perolehan penghargaan dalam

    penelitian, yang dilaksanakan melalui keikutsertaan

    lomba, pameran ,dan lain lain.

    4 Sasaran

    keempat

    a. Saat ini hasil-hasil penelitian Polkesyo dimana tim peneliti PUI-

    NOVAKESMAS bernaung, dapat dimanfaatkan secara langsung

    dan bebas para pengguna, sehingga para peneliti tidak dapat

    memperoleh input penggunaan, karena para pengguna tersebut

    belum teridenfikasi secara lengkap.

    b. Diharapkan dengan melalui PUI-NOVAKESMAS, dapat

    terbentuk satu sistem informasi yang dapat menjembatani

    komunikasi antara pengguna dengan para peneliti sebagai

    pengembang produk tersebut. Melalui system tersebut,

    pengguna produk dapat terdata secara lengkap, dapat dengan

    mudah mengakses dan menyampaikan kekurangan produk

    tersebut langsung kepada peneliti, serta para peneliti dapat

    memperoleh masukan untuk peningkatan kualitas dan

    pengembangan produknya.

    c. Pengembangan teknopreneur dengan memanfaatkan

    laboratorium yang sudah ada, untuk bisnis teknologi terapan

    bidang kesehatan masyarakat, bisa digunakan juga untuk

    laboratorium produk inovasi/bengkel kerja yang sesuai

    kebutuhan pasar domestic dan internasional.

    d. Berbagai hasil inovasi dan teknologi dipadupadankan untuk

    mendukung suatu implementasi penelitian hingga masuk

    industri.

  • 36

    2. OUTCOME DAN IMPACT

    Secara kelembagaan, PUI-NOVAKESMAS diharapkan dapat memperoleh

    sertifikasi KNAPPP pada periode pembinaannya. Terakreditasinya PUI-NOVAKESMAS

    dalam sistem KNAPPP dapat meningkatkan peran PUI-NOVAKESMAS dalam

    pembangunan kesehatan nasional dan internasional. Sebagai pertimbangan outcome

    berdirinya PUI-NOVAKESMAS karena:

    a. Secara kelembagaan, PUI-NOVAKESMAS telah memiliki kelengkapan pranata yang baik,

    b. Mempunyai wawasan ke depan, memiliki sistem pengelolaan yang menjamin mutu hasil

    penelitian dan pengembangan,

    c. Mempunyai sumber daya manusia, peralatan, sarana prasarana, infrastruktur dan dana

    untuk melakukan penelitian dan pengembangan dengan baik.

    Adapun dampak kelembagaan PUI-NOVAKESMAS sebagai berikut :

    a. Data dan hasil penelitian melalui HAKI/paten tersertifikasi oleh lembaga akreditasi yang

    kredibel. Selain secara internal dapat meningkatkan kualitas penelitian dan pengembangan

    PUI-NOVAKESMAS. Sertifikasi tersebut dapat meningkatkan kepercayaan para pengguna

    jasa penelitian, civitas, masyarakat dan institusi pemerintah/swasta, sehingga akan

    meningkatkan jumlah pendapatan lembaga PUI-NOVAKESMAS.

    b. Peningkatan penguasaan bahasa asing oleh para peneliti dapat meningkatkan wawasan

    para peneliti dalam melakukan kegiatan penelitian serta meningkatkan kerjasama

    internasional PUI-NOVAKESMAS. Kegiatan penelitian diarahkan dan mengacu pada

    penelitian internasional yang telah terpublikasi pada jurnal-jurnal internasional. Penguasaan

    bahasa asing yang baik, dalam hal ini Bahasa Inggris, mutlak diperlukan untuk memahami

    dan mengikuti perkembangan metode dan hasil penelitian melalui jurnal-jurnal tersebut.

    Penguasaan bahasa asing yang baik juga dapat mendukung kemampuan SDM peneliti PUI-

    NOVAKESMAS untuk berkomunikasi dan membangun jaringan kerjasama ilmiah dengan

    para peneliti-peneliti asing, sehingga akan mendorong timbulnya kerjasama internasional.

    c. Penelitian di PUI-NOVAKESMAS nantinya selain berkualitas internasional, juga dapat

    memiliki sistem pendanaan penelitian mandiri yang tidak membebani anggaran pendapatan

    dan belanja nasional (APBN).

    d. Peningkatan jumlah publikasi internasional para peneliti PUI-NOVAKESMAS dapat

    meningkatkan kredibilitas PUI-NOVAKESMAS sebagai suatu lembaga penelitian dan

    pengembangan dan kredibilitas para penelitinya. Terlebih jika karya ilmiah internasional yang

    telah terpublikasi memperoleh banyak sitasi menandakan bahwa hasil penelitian tersebut

    memberikan kontribusi nyata pada dunia ilmu pengetahuan. Salah satu dampaknya, PUI-

    NOVAKESMAS akan memperoleh kemudahan dalam menjalin kerjasama internasional

    dengan lembaga penelitian asing yang bermuara pada kemandirian pendanaan penelitian

    PUI-NOVAKESMAS Sistem informasi yang menjadi penghubung antara pengguna dan

    peneliti PUI-NOVAKESMAS diharapkan dapat mengarahkan kegiatan penelitian untuk dapat

  • 37

    meningkatkan efisiensi. Pada perspektif peneliti, informasi dari masyarakat tersebut dapat

    digunakan untuk mengembangkan produk penelitiannya, sehingga diperoleh hasil yang lebih

    berkualitas, serta peneliti mempunyai bahan dan materi untuk dapat dipublikasikan dalam

    bentuk jurnal atau pun diajukan sebagai hak atas kekayaan intelektual (HAKI). Sedangkan

    dari perspektif masyarakat pengguna, mereka dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas

    usahanya yang berujung pada keuntungan ekonomis atas pemanfaatan produk hasil

    penelitian Polkesyo.

    3. SASARAN KEGIATAN

    a. Kegiatan pengembangan kelembagaan PUI-NOVAKESMAS ditujukan untuk peningkatan

    kualitas kelembagaan Polkesyo sebagai institusi penelitian dan pengembangan, kualitas

    individual para peneliti dan kualitas penelitian yang dilakukan, serta kualitas respon balik

    terhadap penggunaan hasil penelitian dan pengembangan Polkesyo. Melalui program

    pengembangan PUI-NOVAKESMAS, diharapkan Polkesyo sebagai lembaga dapat

    tersertifikasi oleh KNAPPP. Demikian pula dengan jasa dan produk yang dihasilkan Polkesyo

    dapat terstandarisasi oleh lembaga akreditasi yang kredibel.

    b. Tingkat penguasaan Bahasa Inggris para peneliti Polkesyo tercermin dengan skor TOEFL.

    Diharapkan pada akhir pembinaan kelembagaan PUI-NOVAKESMAS, 50% dari peneliti

    Polkesyo dapat mencapai skor TOEFL 650/550. Penguasaan bahasa asing tersebut dapat

    menambah kesempatanb agi para peneliti untuk mendapatkan beasiswa studi lanjut di luar

    negeri. Diharapkan dengan bimbingan penguasaan bahasa asing, 20% petugas belajar

    Polkesyo melakukan tugas belajarnya di universitas-universitas luar negeri. Selain itu,

    kemampuan berbahasa tersebut juga dapat meningkatkan kepercayaan para peneliti untuk

    berkomunikasi dan membangun jaringan kerjasama ilmiah dengan peneliti asing.

    c. Pelatihan dan bimbingan penggunaan open source software diharapkan dapat meningkatkan

    jumlah pengguna software tersebut di kalangan peneliti Polkesyo. Ditargetkan pada akhir

    pembinaan PUI-NOVAKESMAS, jumlah kerjasama internasional Polkesyo meningkat

    sebesar 10% dari jumlah rata-rata kerjasama internasional. Sedangkan dana penelitian non-

    APBN ditargetkan sebesar 10% dari dana penelitian APBN yang diperoleh Polkesyo per

    tahunnya.

    d. Sistem diseminasi ditargetkan untuk memfasilitasi partisipasi aktif pengguna produk penelitian

    dan pengembangan Polkesyo. Sistem tersebut ditargetkan untuk dapat menjaring pengguna

    produk Polkesyo, menyusunnya menjadi suatu data base pengguna, mengidentifikasi

    pengguna potensial yang dapat dibina untuk memberikan respon balik yang bermanfaat bagi

    pengembangan produk, serta memberikan ruang komunikasi langsung antara pengguna dan

    peneliti untuk penyampaian respon balik, kritik, dan saran terhadap pemanfaatan produk

    Polkesyo. Selama proses pembinaan kelembagaan PUI-NOVAKESMAS, ditargetkan

    diperoleh minimal sepuluh badan usaha/perorangan yang dapat secara aktif memberikan

    respon secara rutin kepada peneliti Polkesyo. Diharapkan data dari pengguna tersebut dapat

  • 38

    digunakan untuk dasar penyusunan versiter baru produk Polkesyo dan mendukung

    munculnya HAKI/paten baru.

  • 39

    DAFTAR PUSTAKA

    1. Badan Pusat Statistik (BPS). 2016. Survey Penduduk Antar Sensus (SUPAS) Tahun 2015.

    https://sirusa.bps.go.id/sirusa/index.php/dasar/pdf?kd=2&th=2015. Diakses 01 Desember 2018

    2. Kementerian Kesehatan RI. 2018. Pedoman Umum Program Indonesia Sehat dengan

    Pendekatan Keluarga. Jakarta:Kementerian Kesehatan RI

    3. World Health Organization. 2017. Global Tuberculosis Report. Geneva. WHO

    4. Kementerian Kesehatan RI, 2015. Rencana Strategis Kementerian Kesehatan Tahun 2015-

    2019. Jakarta:Kementerian Kesehatan RI

    5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 38 tahun 2018 tentang Organisasi dan

    Tata Kerja Politeknik Kesehatan di Lingkungan Badan Pengembangan dan Pemberdayaan

    Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementerian Kesehatan

    6. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. 2014. Rencana Strategis (Renstra) Politeknik Kesehatan

    Kementerian Kesehatan Yogyakarta 2015-2019. Yogyakarta: Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

    https://sirusa.bps.go.id/sirusa/index.php/dasar/pdf?kd=2&th=2015