Click here to load reader

Proposal Coba

  • View
    225

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

proposal

Text of Proposal Coba

BAB I

Daftar Isi

Hal

Daftar Isi

Bab I Pendahuluan

Latar Belakang .2

Tujuan ..3

Manfaat 3

Bab II Konsep PMW PENS

Skema PMW PENS .5

Pelaksanaan PMW PENS 6

Peran & Tanggung Jawab Pihak Terkait .6

Skema Pembiayaan PMW PENS .7

Indikator Keberhasilan .7

Keberlanjutan Program 8

BAB IIITata Cara Pengajuan Proposal

Persyaratan Peserta ..10

Format Proposal ...10

Seleksi Proposal Perencanaan Bisnis ...12

BAB IVPelaksanaan Program

Persiapan ...14

Pembekalan ...14

Pelaksanaan Usaha 16

BAB VTata Cara Pelaporan

Format Laporan Pelaksanaan 18

Batas Akhir Penyerahan Laporan .18

BAB VIPenutup ..19

Lampiran 1Jadwal Pelaksanaan PMW ..20

Lampiran 2Contoh Sampul Proposal 22

Lampiran 3Contoh Lembar Pengesahan ...23

Lampiran 4RAB & Perhitungan Profit .24

Lampiran 5Format Biodata Ketua & Anggota ..26

Lampiran 6Format Biodata Pembimbing ..27

Lampiran 7Format Kesediaan Dosen Pembimbing.28

Lampiran 8Format Persetujuan Orang Tua 29

Lampiran 9Surat Pernyataan Kesediaan Pengembalian

Modal Usaha ...30

Lampiran 10Contoh Sampul Laporan Akhir/Bulanan..33

Lampiran 11Format Lembar Pengesahan Lap. Bulanan..34

Lampiran 12Format Lembar Pengesahan Lap. Akhir..35

Lampiran 13Log Book Kegiatan ..36 Lampiran 14Format Progress Report ..37BAB I

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Aktivitas kewirausahaan (entrepreneurial activity) di Indonesia dewasa ini masih rendah. Hal ini ditunjukkan jumlah individu yang aktif dalam memulai bisnis baru jika dinyatakan dalam persen total penduduk yang aktif bekerja relatif masih rendah. Pada tahun 2007 di Indonesia diperkirakan ada 400.000 entrepreneur atau baru 0.18 %. Menurut David Mc. Clelland syarat untuk menjadi makmur suatu negara dibutuhkan kelompok entrepreneur paling tidak 2% dari warganya. Keadaan ini mengakibatkan angka pengangguran tinggi sehingga jumlah penduduk miskin juga tinggi. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS, 2009) menyebutkan bahwa tingkat pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 7,8 %. Data lain dari sumber yang sama mengindikasikan adanya kenaikan jumlah penduduk yang bekerja menurut pendidikan tertinggi yang ditamatkan untuk golongan SMK, diploma dan universitas. Untuk pekerja dengan pendidikan diploma hanya sebesar 2,79 juta orang atau sekitar 2,55 persen, dan pekerja dengan pendidikan sarjana hanya tercatat sebesar 4,66 juta orang atau mencapai 4,44 persen (Dikti, 2009). Dalam keadaan seperti ini maka masalah pengangguran khususnya yang berpendidikan tinggi akan berdampak negatif terhadap stabilitas sosial dan kemasyarakatan.

Salah satu penyebab rendahnya aktivitas kewirausahaan adalah lulusan perguruan tinggi yang notabene mempunyai kemampuan dan keilmuan yang lebih tinggi, masih lebih banyak berperan sebagai pencari kerja (job seeker) dari pada sebagai pencipta lapangan kerja (job creator). Hal ini mungkin disebabkan karena sistem pembelajaran yang diterapkan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia lebih terfokus pada bagaimana menyiapkan para mahasiswa yang cepat lulus dan mendapat pekerjaan dari pada menciptakan lulusan yang siap menciptakan lapangan kerja. Rendahnya aktivitas kewirausahaan ini dapat menyebabkan tingginya angka pengangguran karena tidak ada ekspansi kegiatan usaha.

Untuk menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan dan meningkatkan aktivitas kewirausahaan, Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti) telah mengembangkan berbagai kebijakan dan program untuk mendukung terciptanya lulusan perguruan tinggi yang lebih siap bekerja dan menciptakan lapangan kerja. Beberapa program yang telah diluncurkan antara lain : Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), Cooperative Education Program (Co-op), Kuliah Kewirausahaan (KWU), Magang Kewirausahaan (MKU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), dan Karya Alternatif Mahasiswa (KAM).

Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) adalah program prioritas Dikti yang pelaksanaannya didelegasikan kepada perguruan tinggi, merupakan kelanjutan dari program-program tersebut dimuka, dimaksudkan untuk menjembatani mahasiswa memasuki dunia bisnis riil melalui fasilitas start up business. Mahasiswa (secara individu atau kelompok) yang mempunyai minat dan bakat kewirausahaan dipacu untuk memulai berwirausaha dengan basis IPTEKS yang sedang dipelajarinya. Fasilitas yang diberikan meliputi : pendidikan dan pelatihan (diklat) kewirausahaan, magang dan kunjungan UKM, penyusunan rencana bisnis, dukungan pemodalan, dan pendampingan usaha. Dalam implementasinya perguruan tinggi dalam hal ini Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bekerjasama dengan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam proses bimbingan praktis wirausaha mulai dari diklat, magang dan kunjungan, penyusunan rencana bisnis, dan pendampingan.

1.2. Tujuan

1. Meningkatkan kecakapan dan keterampilan mahasiswa khususnya sense of business sehingga akan tercipta wirausaha-wirausaha muda potensial.

2. Menumbuh-kembangkan wirausaha-wirausaha baru yang berpendidikan tinggi.3. Mendorong terbentuknya model pendidikan kewirausahaan di PENS.4. Menciptakan unit bisnis baru berbasis IPTEKS.

5. Membangun jejaring bisnis antara pelaku bisnis wirausaha pemula dengan pengusaha (terutama UKM) yang sudah mapan.6. Mendorong pertumbuhan dan perkembangan kelembagaan pengelola kewirausahaan mahasiswa di PENS.1.3. Manfaat1. Bagi Mahasiswa PENS Memberikan kesempatan untuk terlibat langsung dengan kondisi dunia kerja guna meningkatkan soft skill. Memberikan kesempatan langsung untuk terlibat dalam kegiatan nyata di UKM guna mengasah jiwa wirausaha.

Menumbuhkan jiwa bisnis (sense of business) sehingga memiliki keberanian untuk memulai usaha didukung dengan modal yang diberikan dan pendampingan secara terpadu.

2. Bagi UKM

Memberikan akses terhadap informasi dan teknologi yang dimiliki PENS. Mempererat hubungan antara UKM dengan dunia kampus.3. Bagi Perguruan Tinggi

Meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam pengembangan pendidikan kewirausahaan.

Mempererat hubungan antara dunia akademis dan dunia usaha, khususnya UKM.

Membuka jalan bagi penyesuaian kurikulum yang dapat merespons tuntutan dunia usaha.

Menghasilkan wirausaha-wirausaha muda pencipta lapangan kerja dan calon pengusaha sukses masa depan.

BAB II

KONSEP PMW PENS2.1. Skema PMW PENSSkema program dapat dilihat pada gambar 1 berikut ini. Input program adalah mahasiswa yang mempunyai minat dan bakat kewirausahaan yang dibuktikan dengan pengalaman melakukan wirausaha atau telah mengikuti program kewirausahaan seperti Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK), Cooperative Education (Co-op), Kuliah Kewirausahaan (KWU), Magang Kewirausahaan (KWU), Kuliah Kerja Usaha (KKU), atau Karya Alternatif Mahasiswa (KAM). Mahasiswa tersebut mengajukan proposal kegiatan usaha. Mahasiswa yang proposalnya lolos seleksi selanjutnya mendapatkan proses pembelajaran kewirausahaan berupa pendidikan dan latihan (diklat) kewirausahaan, bimbingan rencana bisnis (business plan), magang di UKM, bimbingan dan bantuan modal untuk memulai usaha baru, dan pendampingan usaha. Dalam proses ini PENS melibatkan pengusaha kecil dan menengah (UKM). Sebagai output program ini adalah wirausahawan-wirausahawan muda (young entrepreneurs) dan lembaga pengembangan pendidikan wirausaha yang terbentuk di PENS.

Gambar 1. Skema Program PMW2.2. Pelaksanaan PMW PENSDalam pelaksanaannya, PMW PENS terdiri atas tiga tahap yakni :

1. Tahap Persiapan meliputi :

a. Penyiapan tim/panitia serta pematerib. Sosialisasi program kepada mahasiswa dan UKM

c. Identifikasi dan seleksi proposal mahasiswa peserta program

2. Tahap pembekalan meliputi :

a. Diklat kewirausahaan

b. Penyusunan rencana bisnis (business plan)c. Magang dan Kunjungan UKM

3. Tahap pelaksanaan meliputi :

a. Pencairan modal kerja

b. Start-up business

c. Pendampingan oleh tim dari PENS dan UKMd. Monitoring dan evaluasi

Jadwal selengkapnya dalam lampiran 1. 2.3. Peran & Tanggung Jawab Pihak Terkait PMWDalam pelaksanaan PMW PENS terdapat beberapa pihak yang terlibat secara aktif dengan peran dan tanggung jawab sebagai berikut :1. PENS sebagai pengelola program :

a. Melakukan sosialisasi program kepada mahasiswa dan UKM

b. Melakukan identifikasi dan seleksi mahasiswa dan UKM

c. Melakukan kegiatan pembekalan kewirausahaan

d. Melakukan pendampingan

e. Melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi program

f. Membuat laporan kegiatan

2. Mahasiswa sebagai peserta program :

a. Mengikuti sosialisasib. Mengikuti seleksi

c. Menyusun rencana bisnis

d. Mengikuti pembekalan

e. Melaksanakan magang dan kunjungan di UKM

f. Mendirikan dan menjalankan usaha

g. Menandatangani perjanjian/kontrak kerja tentang pengembalian modal usaha

h. Membuat laporan reguler mengenai perkembangan usaha setiap bulan3. Dosen/Mentor :

a. Melakukan pendampingan

b. Melakukan mediasi antara UKM dan mahasiswa

c. Melakukan monitoring dan evaluasi

d. Menerima konsultasi mahasiswa4. Pengusaha UKM :

a. Melakukan bimbingan dan pendampingan usaha secara praktis

b. Memberikan umpan balik saran-saran pengembangan usaha

c. Menjadi mitra usaha mahasiswa peserta program

d. Memberikan penilaian dalam proses seleksi kelayakan rencana bisnis2.4. Skema Pembiayaan PMW PENSSumber pembiayaan program ini adalah dari program prioritas Dikti yang sudah dimasukkan dalam DIPA PENS. Rincian alokasi pembiayaan diatur sebagai berikut :

1. Pengelolaan (10%)

a. Sosialisasi

Search related