Click here to load reader

Presentasi Trauma Kapitis

  • View
    9

  • Download
    2

Embed Size (px)

DESCRIPTION

gg

Text of Presentasi Trauma Kapitis

  • TRAUMA KAPITISdr. Pahala Simanjuntak

    RSUD DEMANG SEPULAURAYALAMPUNG TENGAH2015

  • CEDERA KEPALATERJADI TIAP 15 DETIKMATI TIAP 12 MENIT50 % KEMATIAN PADA TRAUMA60 % KEMATIAN AKIBAT KLL

  • TATALAKSANAAAIRWAY & C-SPINE CONTROLBBREATHINGCCIRCULATIONPRIMARY

    SURVEY

  • KONSEPNYA RESPONSIBILITAS TERPENTINGMANAJEMEN ABC : CEGAHHIPOVENTILASI DAN HIPOVOLEMIAPOTENSIAL TERJADINYASECONDARY BRAIN DAMAGE

  • SECONDARY SURVEYWhole ExaminationANAMNESISPEMERIKSAAN FISIKPENUNJANG

  • Secondary SurveyAnamnesa : kejadian, lucid interval, mabuk, penyakit lainPemeriksaan fisikInspeksi visual dan palpasi kepala : tanda-tanda trauma, jejas, hematom, vulnus pada kepala atau regio maksilofasialInspeksi tanda fraktur basis kraniiRacoons eyes : periorbital ecchymosesBattles sign : postauricular ecchymosesCSF rhinorrhea/otorrheaHemotympanum atau laserasi kanalis auditorius eksternus

  • INFORMASI PENTINGUSIA DAN MEKANISME TRAUMASTATUS RESPIRASI & KARDIOVASKULERKESADARAN, REAKSI PUPIL, LATERALISASIADANYA TRAUMA NON SEREBRALHASIL PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

  • TANDA TANDA PENTINGPUPIL ANISOKORLATERALISASI MOTORIKLUKA TERBUKA DGN PROLAPS CEREBRI DAN KEBOCORAN LCSFRAKTUR DEPRESI TULANG TENGKORAKSAKIT KEPALA HEBATPERBURUKAN NEUROLOGIS

  • KOMPONEN GLASGOW COMA SCALEE: BUKA MATA: 1 4V: SUARA : 1 5M: GERAKAN : 1 - 6

  • KLASIFIKASI KLINIS CEDERA KEPALA

    BERDASAR GCSRINGAN: GCS 14 - 15SEDANG: GCS 9 - 13BERAT: GCS 3 - 8

  • KLASIFIKASI TRAUMA KEPALAMEKANISMETUMPULTAJAM(PENETRATING)KLLKDRTKECELAKAAN KERJA

    TRAUMA TEMBAKTRAUMA TUSUK

  • SEVERITYRINGAN:GCS 14 - 15SEDANG:GCS 9 - 13BERAT:GCS 3 - 8MORFOLOGIFRAKTUR KRANIUM linear terbuka/tertutup depresi

    basis craniiLESI INTRAKRANIALFokal: EDH,SDH,ICH,IVHDifus: kontusio

  • Radiologis Foto polos kepala AP/LateralFoto servikal lateralCT Scan kepala polos

  • CEGAH/OBATI HIPERTENSI INTRAKRANIALHIPOKAPNEAKONTROL CAIRANDIURETIK ( MANNITOL )

    MEMELIHARA KEBUTUHAN METABOLIK OTAK

    PRINSIP

  • Tindakan umumElevasi kepala 30Meningkatkan venous return CBV menurun TIK turunHiperventilasi ringanMenyebabkan PCO2 vasokonstriksi CBV TIK Pertahankan tekanan perfusi otak (CPP) > 70 mmHg (CPP=MAP-ICP)Pertahankan normovolemiaTidak perlu dilakukan dehidrasi, karena menyebabkan CPP hipoperfusi iskemiaPertahankan normothermiaSuhu dipertahankan 36-37CTerapi hipothermia (ruangan berAC)Setiap kenaikan suhu tubuh 1C meningkatkan kebutuhan cairan 10%

  • Pencegahan kejangDiphenil hidantoin loading dose 13-18mg/kgBB diikuti dosis pemeliharaan 6-8mg/kgBB/hariDiuretikaMenurunkan produksi CSSTidak efektif dalam jangka lamaKortikosteroidTidak dianjurkan untuk cedera otakBermanfaat untuk anti edema pada peningkatan TIK non trauma, misal tumor/abses otak

  • ManitolOsmotik diuresis, bekerja intravaskuler pada BBB yang utuhEfekDehidrasi (osmotik diuresis)RheologisAntioksidan (free radical scavenger)Dosis 0,25-1g/kgBB/pemberian, diberikan 4-6x/hariDiberikan atas indikasi:Ada tanda klinis terjadinya herniasiKlinis & radiologis TIK meningkat

  • Terapi primer peningkatan TIKEvakuasi/eksisi massa (hematoma)Kraniotomi Memperbaiki BBBMengurangi penekanan CBF iskemiaDrainase CSSDengan ventrikulostomi100-200 cc/hari

  • Penderita dgn GCS
  • TerapiMedikamentosa Antibiotika, bila ada luka atau indikasi lainAnti tetanus bila lukanya kotorAnalgetikaAnti muntahNeurotropik Anti kejang : Phenytoin, DiazepamObat penenang : CPZ 12,5 mg atau diazepam 5 mg IV

  • RINGKASANJAGA PATENSI JALAN NAFASJAGA VENTILASIATASI SYOKPERIKSA NEUROLOGISCEGAH CEDERA OTAK SEKUNDERCARI CEDERA YANG TERKAITBILA STABIL, PERIKSA PENUNJANGBILA PERLU KONSUL BEDAH SARAFTERUSKAN ASESMENT

  • ILUSTRASI KASUSCEDERA KEPALA

  • TINDAKAN OPERATIF FRAKTUR DEPPRESI

  • Terkumpulnya darah/bekuan darah dalam ruang antara tulang kepala dan duramaterKausa : traumaKlinis :Lusid intervalLateralisasiRontgen :Fraktur linearGambaran hematom (+)Epidural Hematom (EDH)

  • Subdural Hematom (SDH)Terkumpulnya darah / bekuan darah dalam ruang antara duramater dan arakhnoidTerbagi dalam : akut dan kronisKausa : trauma (akut lebih >> kronis)Klinis :Penurunan kesadaranLateralisasiRontgen :Gambaran hematom (+)

    *************************