Click here to load reader

Presentasi Referat PD

  • View
    221

  • Download
    0

Embed Size (px)

DESCRIPTION

fk

Text of Presentasi Referat PD

  • Referat

    Dengue Haemorragic Fever (DHF)

    Oleh :Rahman Firmansyah, S.Ked - 08310245Preceptor :dr.Sofyan Sembiring, Sp.PDdr.Rosihan Sipayung, Sp.PDdr.Suara Ginting, Sp.PD

    Kepaniteraan Klinik Senior (KKS)Departemen SMF Ilmu Penyakit DalamSub Bagian Tropik InfeksiRSUD Kabanjahe Sumatera Utara

    Program Pendidikan Profesi DokterFakultas KedokteranUniversitas MalahayatiBandar Lampung2014

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.1 Virus DengueDemam Dengue (DD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) disebabkan virus dengue yang termasuk kelompok B Arthropod Borne Virus (Arboviroses) yang sekarang dikenal sebagai genus Flavivirus, famili Flaviviridae, dan mempunyai 4 jenis serotipe, yaitu ; DEN-1, DEN2, DEN-3, DEN-4. Serotipe DEN-3 merupakan serotipe yang dominan dan diasumsikan banyak yang menunjukkan manifestasi klinik yang berat.

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.2 Cara PenularanTerdapat tiga faktor yang memegang peranan pada penularan infeksi virus dengue, yaitu manusia, virus, dan vektor perantara. Virus dengue ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk Aedes albopictus, Aedes polynesiensis dan beberapa spesies yang lain dapat juga menularkan virus ini, namun merupakan vektor yang kurang berperan.

    Virus dalam tubuh nyamuk betina dapat ditularkan kepada telurnya (transovanan transmission), manusia, virus memerlukan waktu masa tunas 46 hari (intrinsic incubation period) sebelum menimbulkan penyakit.

    Penularan dari manusia kepada nyamuk hanya dapat terjadi bila nyamuk menggigit manusia yang sedang mengalami viremia, yaitu 2 hari sebelum panas sampai 5 hari setelah demam timbul.

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.3 EpidemiologiInfeksi virus dengue telah ada di Indonesia sejak abad ke -18, Morbiditas dan mortalitas infeksi virus dengue dipengaruhi berbagai factor antara lain status imunitas pejamu, kepadatan vektor nyamuk, transmisi virus dengue, keganasan (virulensi) virus dengue, dan kondisi geografis setempat.

    Sampai saat ini DBD telah ditemukan di seluruh propinsi di Indonesia, dan 200 kota telah melaporkan adanya kejadian luar biasa. Incidence rate meningkat dari 0,005 per 100,000 penduduk pada tahun 1968 menjadi berkisar antara 6-27 per 100,000 penduduk.

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.4 Patogenesis

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.6 Spektrum Klinis

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.6 Spektrum Klinis

    A. Kriteria DD/ Demam Dengue

    1. Demam akut 2-7 hari, ditandai dengan dua atau lebih manifestasi klinis sebagai berikut . Nyeri Kepala Nyeri retroorbita Mialgia/Arthalgia Ruam Kulit Manifestasi perdarahan (petekia ,uji tourniquet positif) Leukopenia Serologie anti dengue positif

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.6 Spektrum Klinis

    A. Kasus DBD Kriteria WHO 1997

    1. Demam akut 2-7 hari, bersifat bifasik.2. Manifestasi perdarahan yang biasanya berupa uji tourniquet positif petekia, ekimosis, atau purpura Perdarahan mukosa, saluran cerna, dan tempat bekas suntikan Hematemesis atau melena3. Trombositopenia < 100.00/pl4. Kebocoran plasma yang ditandai dengan Peningkatan nilai hematrokrit >_ 20 % dari nilai baku sesuai umur dan jenis kelamin. Penurunan nilai hematokrit >_ 20 % setelah pemberian cairan yang adekuat Nilai Ht normal diasumsikan sesuai nilai setelah pemberian cairan. Efusi pleura, asites, hipoproteinemi

    Perbedaan Utama DD dan DBD : Kebocoran Plasma pada DBD

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.6 Spektrum KlinisWHO (2004) membagi demam berdarah dengue menjadi 4 derajat berdasarkan tingkat keparahan, yaitu :

    Derajat I : Demam disertai gejala umum non spesifik, satu-satunya manifestasi perdarahan ditunjukkan melalui uji tourniket positif.Derajat II : manifestasi pada derajat I disertai perdarahan spontan yang bisa terjadi dalam bentuk perdarahan kulit atau dalam bentuk lain.Derajat III : Kegagalan sirkulasi ditandai dengan denyut yang melemah dan cepat, penurunan tekanan denyut (20mmHg atau kurang) atau hipotensi,disertai kulit lembab dan dingin serta gelisah.Derajat IV : Syok yang sangat berat dengan tekanan darah yang tidak terdeteksi.

    Dengue Shock SyndomeDefinisi kasus DBD ditambah gangguan sirkulasi Derajat III & IV yang ditandai dengan : Nadi cepat, lemah, tekanan nadi < 20 mmHg, perfusi perifer menurun Hipotensi, kulit dingin-lembab, dan anak tampak gelisah.

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.9 Tatalaksana

    Perhimpunan Dokter Ahli Penyakit dalam Indonesia (PAPDI) bersama dengan Divisi Penyakit Tropik dan infeksi dan Divisi Hematologi dan onkologi Medik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia , telah menyusun lima protocol penatalaksanaan Demam berdarah dengue pada pasien dewasa berdasarkan kriteria :

    1.Tatalaksana dengan rencanan tindakan sesuai indikasi2. Praktis dalam penatalaksanaan3. Mempertimbangkan cost efectiveness.

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.9 Tatalaksana

    Protokol I : Penanganan Tersangka (probable) demam berdarah dengue dewasa tanpa syok

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.9 Tatalaksana

    Protokol II : Penanganan Tersangka (probable) demam berdarah dengue dewasa diruang rawat

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.9 Tatalaksana

    Protokol III : Penatalaksanaan demam berdarah dengue dengan peningkatan Ht >20 %

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.9 Tatalaksana

    Protokol IV : Penatalaksanaan Perdarahan spontan pada demam berdarah dengue dewasa

    COMPUTERIZED IMAGING INSTITUTE PHILIPPINES www.cii.ph

    *2.9 Tatalaksana

    Protokol V : Tatalaksana sindroma syok dengue pada dewasa.

  • TERIMA KASIHKepaniteraan Klinik Senior (KKS)Departemen SMF Ilmu Penyakit DalamSub Bagian Tropik InfeksiRSUD Kabanjahe Sumatera Utara

    Program Pendidikan Profesi DokterFakultas KedokteranUniversitas MalahayatiBandar Lampung2014