Click here to load reader

Presentasi Referat I

  • View
    233

  • Download
    4

Embed Size (px)

DESCRIPTION

akt

Text of Presentasi Referat I

Referat I MACAM-MACAM SKORING DALAM MENEGAKKAN DIAGNOSIS APENDISITIS AKUT

Referat ISISTEM SKORING DALAM MENEGAKKAN DIAGNOSIS APENDISITIS AKUT

Oleh Arif Septa Reno H

PembimbingProf.dr. Marijata, Sp.B (K) BDPendahuluanApendisitis akut adalah penyebab umum nyeri perut pada semua usia.Kegagalan membuat diagnosis awal adalah alasan utama terjadinya morbiditas dan mortalitas.

Untuk mengurangi jumlah negatif apendektomi, metode diagnostik seperti Skor Alvarado, ultrasonografi, dan computed tomography (CT).

Alfredo Alvarado,MD A Practical Score for the Early Diagnosis of Acute appendicitis. Annals of Emergency Medicine, 15:5 May 1986, 557-564.

You Hwan Jo,MD. Department of Emergency Medicine, Seoul National University Bundang Hospital, Gyeonggi-do 463-707, Korea. The accuracy of emergency medicine and surgical residents in the diagnosis of acute appendicitis. American Journal of Emergency Medicine (2010) 28, 766770

Sistem skoring, algoritma, untuk membantu menegakkan diagnosis apendisitis akut berdasarkan pada riwayat perjalanan penyakit, klinis tanda dan gejala, serta indikator respon inflamasi.

Nikolaos E. Tzanakis, M.D. Fourth Surgical Clinic, Athens University, Medical School, General State Hospital of Nikea. A New Approach to Accurate Diagnosis of Acute Appendicitis. World J. Surg. 29, 11511156 (2005)Tinjauan Pustaka Anatomi

Ellis H (2010) Applied anatomy of abdominal incisions. Br J Hosp Med 71(3): M36M37. The applied anatomy of appendicectomy. British Journal of Hospital Medicine, August 2010, Vol 71, No 8FisiologiApendiks menghasilkan lendir 1-2 ml per hari. Lendir itu normalnya dicurahkan ke dalam lumen dan selanjutnya mengalir ke sekum. Hambatan aliran lendir di muara apendiks tampaknya berperan pada patogenesis apendisitis.

De Jong, Wim. Buku Ajar Ilmu Bedah. BAB 35 Usus halus, apendiks, kolon, dan anorektum. Hal 639 - 645SejarahLeonardo da Vinci (1492) ; gambar anatomi, Berengario da Carpi (1521) ; dijelaskan secara rinci, Vido Vidius (1530) ; organ berbentuk seperti cacing diberi nama apendix vermiform Louyer-Villermay (1824) ; melaporkan dua kasus otopsi apendisitis. Franois Melier (1827) ; melaporkan enam kasus otopsi dan yang pertama menunjukkan antemortem dari appendicitis.

L. Ansaloni F. Catena A.D. Pinna. Unit of General, Emergency and Transplant Surgery, St. Orsola-Malpighi University Hospital, Bologna , Italy. What Is the Function of the Human Vermiform Appendix? Eur Surg Res 2009;43:6771Charles Brunicardi F. MD. Schwartz's Principles of Surgery, Ninth Edition.2010

Baron Guillaume Dupuytren ; istilah dari typhlitis atau perityphlitis digunakan untuk menggambarkan peradangan kuadran kanan bawah. Bright dan Addison (1839) ; menggambarkan gejala apendisitis dan mengidentifikasi penyebab utama dari proses inflamasi dari quadrant kanan bawah. Reginald Fitz, ; mengemukakan istilah apendisitis. Tulisannya menyatakan apendix sebagai penyebab utama dari peradangan kuadran kanan bawah.

Charles Brunicardi F. MD. Schwartz's Principles of Surgery, Ninth Edition.2010

DefinisiApendisitis akut adalah inflamasi akut pada apendix vermiformis.

Penyakit ini sebelumnya diduga inflamasi dari caecum (usus buntu) sehingga disebut typhlitis atau perityphlitis. Di Indonesia sejak jaman Belanda juga menggunakan istilah radang usus buntu (blindre darm), walaupun istilah itu sebenarnya tidak tepat.

Prof. Marijata, Sp.B KBD,dr. Sub Bagian Bedah Digestif, Bagian ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta. Nyeri abdomen Akut. 2009. Hal 27-39.EpidemiologiProsentase kasus misdiagnosis kasus apendisitis secara signifikan lebih tinggi pada wanita (22,2 %) dibandingkan pada laki-laki (9,3%). Tingkat apendektomi negatif untuk wanita usia reproduksi adalah 23,2%, dengan tingkat tertinggi pada wanita berusia 40 hingga 49 tahun. Tingkat apendektomi negatif tertinggi dilaporkan untuk wanita usia > 80 tahun.

Charles Brunicardi F. MD. Schwartz's Principles of Surgery, Ninth Edition.2010

EtiologiObstruksi lumen adalah faktor dominan dalam etiologi apendisitis akut. Fekalit merupakan penyebab paling umum dari obstruksi appendiks. Frekuensi obstruksi meningkat dengan tingkat keparahan proses radang. Fekalit ditemukan dalam 40% kasus apendisitis akut simpel, 65% kasus apendisitis gangren tanpa ruptur, dan hampir 90% kasus apendisitis gangren dengan ruptur.

Charles Brunicardi F. MD. Schwartz's Principles of Surgery, Ninth Edition.2010

Penelitian epidemiologi menunjukkan peran kebiasaan makan makanan rendah serat dan pengaruh konstipasi terhadap timbulnya apendisitis. Konstipasi akan menaikkan tekanan intrasekal, yang berakibat timbulnya sumbatan fungsional apendiks dan meningkatkan pertumbuhan kuman flora kolon biasa. Semuanya ini akan mempermudah timbulnya apendisitis akut.

Ada pendapat bahwa diet berserat dapat mengurangi kemungkinan terjadinya apendisitis. Diet rendah serat menyebabkan perubahan flora usus, transfit feses lambat, sehingga sisa makanan yang akan dikeluarkan sedikit dan keras. Akibatnya perlu tekanan intra luminer yang lebih tinggi untuk mengeluarkan feses tersebut.

Prof. Marijata, Sp.B KBD,dr. Sub Bagian Bedah Digestif, Bagian ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta. Nyeri abdomen Akut. 2009. Hal 27-39.

Patofisiologi Fase Obstruksi.Obstruksi lumen apendiks penumpukan mukus kenaikan tekanan intra luminer penekanan dinding apendiks penekanan limfatika, vena ekstravasasi cairan edema

Fase InflamasiEdema celah mukosa meregang translokasi bakteri inflamasi supurasi kenaikan tekanan intra luminer penekanan arteri

Fase PerforasiSumbatan arteri iskemia infark gangren perforasi

Prof.Marijata,Sp.B KBD,dr. Sub Bagian Bedah Digestif FK UGM Yogyakarta

KlinisGejalaNyeri Abdomen.Mual dan muntahObstipasi.Febris.

TandaInspeksi.Palpasi.PerkusiAuskultasi.

Prof. Marijata, Sp.B KBD,dr. Sub Bagian Bedah Digestif, Bagian ilmu Bedah, Fakultas Kedokteran UGM Yogyakarta. Nyeri abdomen Akut. 2009. Hal 27-39.

PenunjangLaboratoriumUSGApendicogramCT ScanTerapiOpen apendektomiLaparatomi apendektomiLaparaskopi apendektomiSistem skoring ALVARADO SCORE3 symptoms ValueMigration pain1Anorexia1Nausea-vomiting13 signsTenderness in right lower quadrant 2Rebound pain1Elevation of temperature12 laboratoryLeukocytosis2Shift to the left1

Alfredo Alvarado,MD. A Practical Score for the Early Diagnosis of Acute appendicitis. Annals of Emergency Medicine, 15:5 May 1986, 557-564.

Score of 5 or 6 ; compatible with the diagnosis of acute appendicitisScore of 7 or 8 indicates a probable appendicitisScore 9 or 10 indicates a very probable appendicitis

Dignostic score as a guide to decide if the patients needs observation or surgery.Score 5 0r 6 ; observedScore 7 or more ; requires surgery

305 pasien51 non operatif (29 pasien mesenterik adenitis, 22 pasien nonspesifik gastroenteritis)

254 operatif27 (11%) bukan apendisitis akut4 pasien ; apendiks normal12 pasien ; akut mesenterik adenitis3 pasien ; ruptur kista ovarium1 pasien ; pankreatitis akut1 pasien ; gastroenteritis4 pasien ; akut periapendisitis1 pasien ; subakut mesenterik adenitis1 pasien ; fibrosis apendiceal

227 (89%) apendisitis akutSimpel108 pasien Supuratif 67 pasienGangren 15 pasien Perforasi 34 pasienAbses 3 pasien

MODIFIED ALVARADO SCORE SYSTEM3 symptoms ValueMigratory right iliac fossa pain 1Anorexia 1Nausea-vomiting 14 signsTenderness in right iliac fossa pain 2Rebound tenderness in right iliac fossa pain 1Elevatedtemperature 1Extra sign (cough test, rovsing sign, rectal tenderness) 1 1 laboratoryLeukocytosis 2

Jeerapa Phoprom,MD. The Modified Alvarado Score Versus the Alvarado Score for the Diagnosis of Acute Appendicitis. The THAI Journal of SURGERY 2005; 26:69-72. Official Publication of the Royal College of Surgeons of Thailand

114 pasien8 pasien non operatif106 pasien operatif

2 pasien bukan apendisitis akut1 pasien ; pelvic inflamatory disease1 pasien ; infeksi saluran kencing

104 pasien apendisitis akutInflamasi43 pasienSupuratif22 pasienGangren 8 pasienPerforasi31 pasien

Range of Scores Alvarado ScoreAppendicitis Other disease Modified Alvarado ScoreAppendicitis Other disease

0 4 1 0 1 05 6 1 8 1 97 8 52 2 42 19 10 50 0 60 0SensitivitySpecifityAccuracyNeutrophill61,56061,4Extra sign86,55083,3Jeerapa Phoprom,MD. The Modified Alvarado Score Versus the Alvarado Score for the Diagnosis of Acute Appendicitis. The THAI Journal of SURGERY 2005; 26:69-72. Official Publication of the Royal College of Surgeons of ThailandAppendicitis Inflammatory Response ScoreA study performed in 2005 in the Netherlands found that approximately 15% of the patients underwent a negative Appendectomy.

Many studies have shown the importance of C-reactive Protein in the assesment of patients with appendicitis.

S. M. M. de Castro. Evaluation of the Appendicitis Inflammatory Response Score for Patients with Acute Appendicitis. Department of Surgery, St. Lucas Andreas Hospital, Amsterdam, The Netherlands. World J Surg (2012) 36:15401545

Appendicitis Inflammatory Response ScoreVomiting1Pain in Right Lower Quadrant1Rebound tenderness or muscular defenseLight1Medium2Strong3Body temperature > 38,5oC1Polymorp