Click here to load reader

Presentasi mmd

  • View
    787

  • Download
    3

Embed Size (px)

Text of Presentasi mmd

  • 1. By LINGKUNGAN V

2. Imunisasi Imunisasi adalah tindakan pemberian kekebalan terhadap serangan penyakit tertentu dengan jalan memasukkan suatu zat antibody ke dalam tubuh. 3. Definisi Penyakit Campak Disebut juga morbili atau measles adalah satu penyakit menular yang disebabkan oleh virus campak yang ditandai dengan demam, lemas, batuk, konjungtivis (peradangan konjungtiva) 4. Campak adalah suatu penyakit infeksi virus aktif menular, ditandai oleh tiga stadium stadium akhir atau konvalesen dengan ruam makuler yang muncul berturut-turut pada leher dan muka, tubuh, lengan dan kaki dan disertai oleh demam tinggi. 5. Imunisasi Campak bertujuan untuk mencegah terjadinya penyakit campak bebentuk bubuk kering yang berisi virus yang sudah dilemahkan. 6. Usia dan Jumlah Pemberian Sebanyak 2 kali; I kali di usia 9 bulan I kali di usia 6 tahun. Dianjurkan, pemberian campak ke-1 sesuai jadwal. Jika sampai 12 bulan belum mendapatkan imunisasi campak, maka pada usia 12 bulan harus diimunisasi MMR (Measles Mump Rubella). 7. Efek pemberian imunisasi campak Setelah imunisasi kadang-kadang timbul kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI) demam ringan sampai tinggi, bengkak, kemerahan, agak rewel. Itu adalah reaksi yang umum terjadi setelah imunisasi. Umumnya akan hilang dalam 3-4 hari, walaupun kadang-kadang ada yang berlangsung lebih lama 8. Penatalaksanaan anak perlu banyak minum bisa berupa ASI, susu atau jus Bila demam pakailah pakaian yang tipis, berikan parasetamol 15 mg/kgbb setiap 3 4 jam bila diperlukan, maksimal 6 kali dalam 4 jam Bekas suntikan yang nyeri dapat dikompres air hangat, Boleh dimandikan atau cukup diseka dengan air hangat. Jika reaksi-reaksi tersebut berat dan menetap, atau jika orangtua merasa khawatir, bawalah bayi / anak ke dokter. 9. Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) Pemeriksaan payudara dapat dilakukan dengan melihat perubahan di hadapan cermin dan melihat perubahan bentuk payudara dengan cara berbaring. Pemeriksaan payudara dapat dilakukan dengan melihat perubahan di hadapan cermin dan melihat perubahan bentuk payudara dengan cara berbaring. 10. Melihat Perubahan Di Hadapan Cermin. Lihat pada cermin, bentuk dan keseimbangan bentuk payudara (simetris atau tidak). Cara melakukan : 11. Tahap 1Melihat perubahan bentuk dan besarnya payudara, perubahan puting susu, serta kulit payudara di depan kaca. Sambil berdiri tegak depan cermin, posisi kedua lengan lurus ke bawah disamping badan. 12. Tahap 2Periksa payudara dengan tangan diangkat di atas kepala. Dengan maksud untuk melihat retraksi kulit atau perlekatan tumor terhadap otot atau fascia dibawahnya. 13. Tahap 3Berdiri tegak di depan cermin dengan tangan disamping kanan dan kiri. Miringkan badan ke kanan dan kiri untuk melihat perubahan pada payudara. 14. Tahap 4Menegangkan otot-otot bagian dada dengan berkacak pinggang/ tangan menekan pinggul dimaksudkan untuk menegangkan otot di daerah axilla. 15. Melihat Perubahan Bentuk Payudara Dengan Berbaring. Tahap 1. PersiapanDimulai dari payudara kanan. Baring menghadap ke kiri dengan membengkokkan kedua lutut Anda. Letakkan bantal atau handuk mandi yang telah dilipat di bawah bahu sebelah kanan untuk menaikan bagian yang akan diperiksa. Kemudian letakkan tangan kanan Anda di bawah kepala. Gunakan tangan kiri Anda untuk memeriksa payudara kanan .Gunakan telapak jari-jari Anda untuk memeriksa sembarang benjolan atau penebalan. 16. Tahap 2. Pemeriksaan Payudara dengan Vertikal StripMemeriksa seluruh bagian payudara dengan cara vertical, dari tulang selangka di bagian atas ke bra-line di bagian bawah, dan garis tengah antara kedua payudara ke garis tengah bagian ketiak Anda. Gunakan tangan kiri untuk mengawali pijatan pada ketiak. Kemudian putar dan tekan kuat untuk merasakan benjolan. Gerakkan tangan Anda perlahan-lahan ke bawah bra line dengan putaran ringan dan tekan kuat di setiap tempat. Di bagian bawah bra line, bergerak kurang lebih 2 cm kekiri dan terus ke arah atas menuju tulang selangka dengan memutar dan menekan. Bergeraklah ke atas dan ke bawah mengikuti pijatan dan meliputi seluruh bagian yang ditunjuk. 17. Tahap 3. Pemeriksaan Payudara dengan Cara Memutar.Berawal dari bagian atas payudara Anda, buat putaran yang besar. Bergeraklah sekeliling payudara dengan memperhatikan benjolan yang luar biasa. Buatlah sekurang-kurangnya tiga putaran kecil sampai ke puting payudara. Lakukan sebanyak 2 kali. Sekali dengan tekanan ringan dan sekali dengan tekanan kuat. Jangan lupa periksa bagian bawah areola mammae. 18. Tahap 4. Pemeriksaan Cairan Di Puting Payudara.Menggunakan kedua tangan, kemudian tekan payudara Anda untuk melihat adanya cairan abnormal dari puting payudara. 19. Tahap 5. Memeriksa KetiakLetakkan tangan kanan Anda ke samping dan rasakan ketiak Anda dengan teliti, apakah teraba benjolan abnormal atau tidak. 20. papsmear 21. papsmear Kanker Leher Rahim adalah keganasan yang terjadi pada leher rahim (serviks) yang merupakan bagian terendah dari rahim yang menonjol ke puncak liang senggama (vagina). Penyebabnya belum diketahui secara pasti, tetapi 22. Tanda dan gejala kanker serviks Perdarahan sesudah senggama Keputihan/cairan encer berbau Perdarahan di luar siklus haid Perdarahan sesudah menopause Nyeri daerah panggul 23. Faktor risiko penyebab Kanker Leher Rahim antara lain : Menikah atau melakukan hubungan seksual pada usia muda (< 17 tahun) Sering berganti-ganti pasangan seksual dan berhubungan seksual dengan pria yang sering berganti-ganti pasangan seksual Riwayat infeksi berulang di daerah kelamin atau radang panggul Wanita yang sering melahirkan Wanita perokok memiliki risiko dua kali lebih besar dibandingkan wanita bukan perokok 24. Syarat-syarat Melakukan Pap Smear Tidak boleh sedang haid atau ada perdarahan. Jika ingin melakukan pap smear sebaiknya tiga hari sesudah haid selesai. 2. Tidak boleh berhubungan seksual walaupun menggunakan kondom sekalipun, minimal tiga hari terhitung 3x24 jam. 3. Tidak boleh memakai douch, cairan pembersih vagina, sabun sirih atau antiseptik sejenisnya yang dimasukkan ke dalam vagina (bila sekadar untuk membersihkan daerah bagian luar vagina atau untuk cebok diperbolehkan). 4. Tidak sedang hamil. Jika hendak pap smear sebaiknya dilakukan dua atau tiga bulan setelah melahirkan. 25. Cara KerjaPap smear dianjurkan dilakukan minimal satu kali dalam satu tahun. 26. Cara melakukan papsmear dokter akan melakukan pembukaan VAGINA dengan alat Khusus sehingga Mulut Rahim akan terlihat dengan jelas oleh Dokter. Dengan bantuan alat atau tangkai pengusap atau yang disebut dengan SPATULA dokter akan mengambil / mengusap sekeliling SERVIKS dengan maksud untuk mengambil getah atau lendir yang terdapat pada seputar SERVIKS atau Mulut Rahim. Getah atau cairan SERVIKS yang banyak mengadung sel itu kemudian di oleskan pada gelas objek dan difiksasi dengan cairan khusus atau dengan Alkohol 95 % Kemudian Gelas objek ini di Laboratorium akan dilihat dibawah Mikros kop... 27. HASILNYA NEGATIF > artinya tidak ditemukan sel-sel yang berbahaya ..! DISPLASIA > ditemukan sel yang menunjukkan perubahan sifat yang dapat mengarah ke KEGANASAN ,untuk itu perlu dikonfirmasi dengan pemeriksaan BIOPSI. POSITIF > ditemukan sel GANAS Harus dilakukan BIOPSI untuk memastikan Diagnosa.

Search related