of 27 /27
Alifah Diendhia Pembimbing : Dr. H. Rizki Drajat, Sp.P PRESENTASI KASUS PPOK EKSASERBASI AKUT DAN HIPERTENSI

Presentasi kasus PPOK

Embed Size (px)

DESCRIPTION

as

Citation preview

Alifah Diendhia

Pembimbing :Dr. H. Rizki Drajat, Sp.P

PRESENTASI KASUS

PPOK EKSASERBASI AKUT DAN

HIPERTENSI

Nama : Tn. SUsia : 65 tahunAlamat : Kp. Pasir Sereh Baru, Grogol Indah, AnyarPekerjaan : Buruh taniJenis kelamin : Laki-lakiAgama : IslamNo. RM : 310***Ruang rawat inap : AlamandaTanggal masuk : 29 Mei 2015

IDENTITAS PASIEN

ANEMNESA

Keluhan Utama :

Sesak sejak 4 hari

Keluhan Tambahan :

Batuk berdahak, kaki bengkak,

nyeri dada kanan

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

Os datang dengan keluhan sesak sejak 4

hari SMRS, batuk berdahak, nyeri dada

kanan

Riwayat penyakir dahulu :

Riwayat merokok (+), riwayat kaki bengkak (+)

Riwayat penyakit

keluarga :

Darah tinggi (+)

Kesadaran : Compos MentisKeadaan Umum : Tampak sedangTekanan darah : 200/100Nadi : 92x/menitSuhu : 36,5o CPernafasan : 36x/menitBB/TB : Tidak ditanyakan

PEMERIKSAAN STATUS GENERALIS

Kepala : NormochepalMata : Konjungtiva Anemis (-/-) Sklera Ikterik (-/-)Leher : Pembesaran Kelenjar Getah Bening (-)Jantung : Bunyi Jantung I-II Reguler, Murmur (-) Gallop (-)Paru : Suara Nafas Vesikuler, Rhonki (+), Wheezing (+).Abdomen : supel, BU (+), NTE (+)Ekstremitas : Akral hangat, tidak ditemukan edema

PEMERIKSAAN 29 MEI 31 MEI

Hemoglobulin 13,6

Hematokrit 41,2

Leukosit 13.760

Trombosit 383.000

OT/PT 37/34

Ur/Cr 53/0,6

Asam Urat - 4,7

GDS 165

Natrium 146,2

Kalium 3,9

Chlorida 105,9

Kolesterol total - 109

Kolesterol HDL/ LDL - 26/118

Trigliserida - 86

PEMERIKSAAN LABORATORIUM

RADIOLOGI& EKG

CTR <50%, Aorta baikKedua sinus dan diagframa baikCoracan bronkovaskular paru kanan kiri batas normalTampak fibroinfiltrat perihiler dan suprahiler paru kanan

Kesan : TB paru lama aktif

Diagnosis• Dyspneu e.c Susp. TB

Paru• Hipertensi Emergensi

Diagnosis banding

• Congestive Heart Failure

Terapi O₂ 3 lpm

Nebulizer combivent 3x1Amlodipin 10 mg (extra)

IVFD RL 20 tpmInj. Cefotaxim 2x1 gr

Inj. MP 2x62,5 grInj. Ranitidin 2x1 amp

Ambroxol tab 3x1Cetirizin tab 2x1

Candesartan 1x16gr

FOLLOW UP

TD: 170/90 mmHg

N: 100x/menit

R: 24x/menit

S: 36,5 C

S:

Batuk (+). Sesak (+), dengkul terasa lemas, dahak berwarna putih

Hasil laboratorium:

Asam urat : 4,7

Kolesterol total : 109

Kolesterol HDL : 26

Kolesterol LDL : 118

Trigliserida : 86

O:

KU: TSS KS: CM Kepala:

Normocephale Mata: CA (-/-) SI

(-/-) THT: dbn Cor: BJI-BJII

regular, G(-), M(-) Pulmo: SNV, rh

(-/-), wh (-/-) Abd: supel, BU(+), Eks: Edema (-),

akral hangat.

A:

PPOK eksaserbasi akut

Hipertensi gr. II

P:

Inj. Cefotaxim 2x1

Inj. MP 2x62,5 gr

Inj. Ranitidin 2x1

Ambroxol tab 3x1

Cetirizine tab 2x1

Candesartan 2x16

mg

Amlodipin 1x20 mg

Catopril 3x62,5 mg

Nebu combivent

4x1 

1 Juni 2015

DIAGNOSIS AKHIR

• PPOK Eksaserbasi Akut

• Hipertensi grade II

Analisa Kasus

Ya. Berdasarkan anamnesis didapatkan pasien memiliki sesak saat beraktifitas, dan batuk berdahak, pasien juga memiliki kebiasaan merokok sejak muda

TTV :

- Kesadaran : Compos mentis

- Keadaan Umum : Lemah

- Tekanan Darah : 170/90 mmHg

- Nadi : 100 kali/menit

- Respirasi : 24 kali/menit

- Suhu : 36,5 0C

APAKAH PENEGAKAN DIAGNOSIS PADA PASIEN INI SUDAH BENAR?

Pemeriksaan Fisik :

Semua dalam batas normal kecuali terdengar ronkhi basah halus saat ekspirasi

Pemeriksaan Penunjang :

Laboratorium (29 Mei 2015)

Hb : 12,6 GDS : 165

Ht : 41,2 Na : 146,2

Leukosit : 13.760 K : 3,8

Trombosit : 363.000 Cl : 105,9

Kreatinin : 0,6 Ureum :53

SGOT : 33 SGPT : 34

Asam urat : 4,7

CTR <50%, Aorta baikKedua sinus dan diagframa baikCoracan bronkovaskular paru kanan kiri batas normalTampak fibroinfiltrat perihiler dan suprahiler paru kanan

Kesan : TB paru lama aktif

Sudah, karena terapi pada pasien ini sudah sesuai dengan teori penatalaksanaan PPOK

APAKAH PENATALAKSANAAN PADA PASIEN INI SUDAH ADEKUAT?

BAGAIMANA PROGNOSIS PASIEN INI ?

• dubia ad bonam

quo ad vitam

• dubia ad bonam

quo ad functiona

m• dubia ad bonam

quo ad sanaction

am

• Sesak• Batuk kronik• Batuk berdahak• Ada riwayat merokok• Adanya suara rhonki basah kasar pada saat

ekspirasi

KAPAN PASIEN DI DIAGNOSIS PPOK?

• Riwayat merokok, baik perokok aktif, pasif dan bekas perokok

• Riwayat terpajan polusi udara dilingkungan dan tempat kerja

• Hiperaktiviti bronkus• Riwayat infeksi saluran nafas bawah berulang• Defisiensi antitrypsin alfa-1

APA SAJA FAKTOR RESIKO PADA PPOK?

BAGAIMANA DERAJAT KEPARAHAN PPOK?

BAGAIMANA TATALAKSANA PPOK EKSASERBASI AKUT?

Pada PPOK, pasien dengan adanya riwayat merokok akan terjadi gangguan respirasi dan penurunan faal paruPada hipertensi, nikotin akan memberikan sinyal pada kelenjar adrenal untuk melepas epinefrin atau adrenalin yang akan menyempitkan pembuluh darah dan memaksa jantung untuk bekerja lebih berat karena tekanan darah yang lebih tinggi.

APA HUBUNGAN PPOK DAN HIPERTENSI PADA KASUS INI?