Ppt Tinea Korporis

  • View
    120

  • Download
    12

Embed Size (px)

DESCRIPTION

koass kulit

Text of Ppt Tinea Korporis

  • Presentasi KasusTINEA KORPORIS

    Moderator : dr. Murni, SpKKDisusun oleh :Ribka Theodora 11.2011.196FK UKRIDA

  • IDENTITAS PASIEN

    Nama lengkap: An. RWJenis kelamin: PerempuanTempat/tanggal lahir: Jakarta, 13 September 2005Suku bangsa: JawaUmur: 7 tahunAgama: IslamPendidikan: SDAlamat: Perum Mayang Pratama, Bekasi

    Hubungan dengan orang tua: Anak kandung

  • ANAMNESISDiambil dari:Alloanamnesis dengan bapak pasien pada tanggal 28/06/13

    Keluhan Utama : Gatal pada kaki kiri bawah bagian betis sejak 2 minggu yang lalu.

    Keluhan Tambahan : -

  • Riwayat penyakit sekarang :2 minggu yll Gatal pada kaki kiri bawah bagian betis sejak 2 minggu yang lalu tapi tidak ada kelainan didaerah tsb

    Beberapa hari kemudian bercak merah pada daerah gatal

    Gatal semakin gatal ketika berkeringat. digaruk sangat mengganggu sehingga pasien datang ke RSPAD Gatot Soebroto

  • Pasien mengaku sering bermain tanah didekat rumah dengan teman-temannya sepulang sekolah. Tidak bertukar pakaian / kaos kaki dengan anggota keluarga lain maupun dengan orang lain. Bertukar handuk orangtuanyaPasien belum pernah mengalami keluhan gatal yang sama sebelumnya, pasien juga belum mengobati kelainan tersebut.Pasien sedang menjalani pengobatan flek pada paru.

  • Riw Penyakit Dahulu : tidak adaRiw Penyakit Keluarga : tidak ada

  • Status GeneralisKeadaan Umum: Baik Kesadaran: Compos mentisKeadaan gizi: BaikTD / N / P / S : 120/70 mmHg / 70x/menit / 20x/menit / Afebris

  • Kepala : Normochepali Mata : KA (-/-), SI (-/-)\Hidung: bentuk normal, tidak deviasi, sekret (-)Tenggorokan : faring tidak hiperemis, T1-T1 tenangLeher : KGB tidak membesar

  • Thorax : Paru : SN vesikuler, Rh (-), Wh (-)Jantung : BJ I-II murni reguler. Murmur (-), Gallop (-) Abdomen : Supel, nyeri tekan (-) Ektremitas: Udem (-/-)

  • STATUS DERMATOLOGIKUSLokasi: Pada kaki kiri bawah bagian betis

    Efflorosensi : Tampak konfluensi beberapa lesi dengan pinggir polisiklik. Lesi - lesi berbentuk bulat lonjong berbatas tegas terdiri atas eritema, skuama, dengan papul-papul di tepinya. Daerah tengah terlihat lebih tenang. Terlihat erosi dan krusta akibat garukan.

  • PEMERIKSAAN PENUNJANG KOH 20% diambil dari tepi lesi aktif hingga sedikit keluar.

    Terlihat hifa, sebagai dua garis sejajar terbagi oleh sekat dan bercabang .

  • RESUMEPasien seorang anak perempuan, RW usia 7 tahun datang dengan keluhan gatal gatal pada kaki kiri bawah bagian betis sejak 2 minggu yang lalu, kemudian bercak merah timbul pada daerah gatal tersebut. Gatal tersebut dirasakan semakin gatal ketika berkeringat sehingga pasien sering menggaruk daerah tersebut karena dirasakan sangat menggangu.

    Pasien mengaku sering bermain tanah didekat rumah dengan teman-temannya sepulang sekolah. Pasien bertukar handuk hanya kepada orangtuanya.

  • Status generalis dalam batas normal. Pada status dermatologis ditemukan pada kaki kiri bawah bagian betis tampak konfluensi beberapa lesi dengan pinggir polisiklik. Lesi - lesi berbentuk bulat lonjong berbatas tegas terdiri atas eritema, skuama, dengan papul-papul di tepinya. Daerah tengah terlihat lebih tenang. Terlihat erosi dan krusta akibat garukan.

    Dengan pemeriksaan KOH 20 % terlihat hifa sebagai dua garis sejajar terbagi oleh sekat dan bercabang .

  • DIAGNOSIS KERJATinea Korporis

    DIAGNOSIS BANDINGTidak ada

    RENCANA / ANJURAN PEMERIKSAANTidak ada

  • PENATALAKSANAAN

    Non medikamentosa:

    Meningkatkan kebersihan badan dan menghindari bermain dengan tanah.Mengurangi kelembaban dari tubuh pasien dengan menghindari kaos kaki panjang yang panas dan tidak menyerap keringat Tidak bertukar handuk dengan anggota keluarga lainnya

  • Medikamentosa

    SistemikGriseofulvin 0,5 mg 1 kali 1 tablet sehari

    TopikalWhitfield Salep ( asam salisilat 3 % + asam benzoat 6 %) Untuk anak-anak oleskan dua kali sehari sampai lesi kulit membaik, biasanya selama 4 minggu.

  • PROGNOSIS

    Quo ad vitam : BonamQuo ad fungsionam: BonamQuo ad sanationam : Bonam

  • TERIMAKASIH