PPT KELOMPOK 5.pptx

  • View
    231

  • Download
    9

Embed Size (px)

DESCRIPTION

hgdkzjgksdjgjkfd

Text of PPT KELOMPOK 5.pptx

Slide 1

OM SWASTIASTU

PROMOSI KESEHATANOleh Kelompok 5

Putu Yeni Yunitasari (P07120214004)NI Putu Erna Libya (P07120214014)Ni Kadek Dian Inlam Sari (P07120214018)MateriPengertian Metode PembelajaranMetode Pendidikan IndividuMetode Pendidikan KelompokMetode Pendidikan Massa

Pengertian Metode Pembelajaran

Menurut M. Bayiruddin UsmanMeode pembelajaran adalah suatu cara penyampaian bahan pelajaran untuk mencapai tujuan yang ditetapkan. Menurut Nana SudjanaMetode pembelajaran adalah cara yang digunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran. Menurut Ahmad SabriMetode pembelajaran adalah cara-cara atau teknik penyajian bahan pembelajaran, baik secara individual atau kelompok. Menurut Gerlach dan EllyMetode pembelajaran adalah rencana yang sistematis untuk menyampaikan informasi.

4Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Metode Pembelajaran merupakan cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran.

SIMPULAN

Metode Pendidikan Individu ( Perorangan )

Dalam pendidikan kesehatan, metode yang bersifat individual ini digunakan untuk membina perilaku baru, atau membina seseorang yang telah mulai tertarik kepada suatu perubahan perilaku atau inovasi. Dasar digunakannya pendekatan individual ini karena setiap orang mempunyai masalah atau alasan yang berbeda-beda sehubungan dengan penerimaaan atau perilaku baru tersebut. Agar petugas kesehatan mengetahui dengan tepat serta membantunya maka perlu menggunakan metode (cara) ini. Bentuk pendekatan ini, antara lain:a. Bimbingan dan penyuluhan (guidance and counseling)b. Interview (wawancara)

a. Bimbingan dan penyuluhan (guidance and counseling)

Bimbingan berisi penyampaian informasi yang berkenaan dengan masalah pendidikan, pekerjaan, pribadi, dan masalah sosial yang disajikan dalam bentuk pelajaran. Informasi dalam bimbingan dimaksudkan memperbaiki dan mengembangkan pemahaman diri dan orang lain, sedangkan perubahan sikap merupakan tujuan tidak langsung. Konseling adalah proses belajar yang bertujuan memungkinkan konseli (peserta didik) mengenal dan menerima diri sendiri serta realisatyis dalam proses penyelesaian dengan linglkungannya (nurihsan, 2009).

Proses konseling terdiri atas 3 tahap (cavaganah,1982 ), yaitu tahap awal, tengah, dan akhir.

Tahap awal meliputi pengenalan (introduction), kunjungan (invitation), dan dukungan lingkungan (environmental support).

Tahap pertangahan (action). Berupa kegiatan penjelasan masalah klien, dan membantu apa yang akan di berikam berdasarkan penilaian kembali masalah klien.

Tahap akhir (terminitation). Ditandai penurunan kecemasan klien. Terdapat perubahan perilaku kea rah positif,Sehat,dan dinamik ,tujuan hidup yang jelas di masa yang akan datang,dan terjadi perubahan sikap.

Kelebihan Klien dan konselor lebih intensif.Pusat perhatian klien terfokus pada masa lalu dan masa yang akan datang.Memberikan kesempatan bagi klien dan konselor untuk saling memberi dan menerima umpan balik.Klien dapat berlatih tentang perilakunya yang baru. Dapat digunakan untuk menggali tiap masalah yang dialami klien; belajar untuk meningkatkan kepercayaan kepada orang lain; dapat meningkatkan sistem dukungan dengan cara berteman akrab.

KekuranganSolusi yang ditawarkan konselor tidak selalu sesuai dengan keinginan klien disebabkan oleh ketidakakuratan data atau kurangnya kelengkapan data bahkan mungkin karena kesalahan dalam analisis data. Dalam proses konseling, klien bersifat pasif, kurang inisiatif dan lebih banyak menjadi pendengar karena didominasikan oleh konselor

Cara ini sebenarnya merupakan bagian dari bimbingan dan konseling. Wawancara petugas dengan klien dilakukan untuk menggali informasi mengapa ia tidak atau belum menerima perubahan, apakah tertarik atau tidak terhadap perubahan dan untuk mengetahui apakah perilaku yang sudah atau belum diadopsi memiliki dasar pengertian dan kesadaran yang kuat.Data diperoleh melalui suatu komunikasi lisan antara pewawancara dan klien. Wawancara dapat dilakukan secara terstruktur maupun tidak terstruktur; face-to-face ataupun menggunakan telepon.

b. Interview (wawancara)

Kelebihan metode wawancara antara lain sebagai berikut:

Bebas menggali informasi dari klien.Data yang diperoleh dari klien lebih akurat.Dapat mengetahui langsung dari ekspresinya klien menjawab bohong/jujur.Kekurangan metode wawancara antara lain sebagai berikut:Pewawancara harus punya skill untuk mewawancarai.Ada kesepakatan waktu/tempat antara pewawancara dengan klien.

Metode Pendidikan Kelompok

Kelompok Besar

Yang dimaksud kelompok besar disini adalah apabila peserta penyuluhan itu berkisar antara 15-40 orang. Yang termasuk metode kelompok besar, antara lain :

CeramahSeminar

Kelompok Kecil

Apabila peserta kegiatan itu kurang dari 15 orang biasanya kita sebut kelompok kecil. Metode-metode yang cocok untuk kelompok kecil antara lain:

Diskusi KelompokCurah Pendapat (Brain Storming)Bola Salju (Snow Bailing)Kelompok-kelompok Kecil (Buzz Group)Role Ploy (Memainkan Peranan)

Kelompok Besar: CeramahMetode ini baik untuk sasaran yang berpendidikan tinggi maupun rendah. Ceramah adalah pidato yang disampaikan oleh seorang pembicara di depan sekelompok pendengar. KelebihanDapat dipakai pada orang dewasaMenghabiskan waktu dengan baikDapat dipakai pada kelompok yang besarTidak terlalu melibatkan banyak alat bantuDapat dipakai sebagai penambah bahan yang mudah dibacaDapat dipakai untuk mengulang atau memberi pengantar pada pelajaran atau aktivitas

KekuranganMenghalangi respon dari pendengarHanya sedikt pengajar yang dapat menjadi pembicara yang baikPembicara harus menguasai menguasai pokok pembicaraanDapat menjadi kurang menarikPembicara kurang dapat memanfaatkan pendengarSulit digunakan oleh anak-anakDaya ingat biasanya terbatas

Kelompok Besar: SeminarMetode ini hanya cocok untuk sasaran kelompok besar dengan pendidikan menengah ke atas. Seminar adalah suatu penyajian (presentasi) dari satu ahli atau beberapa ahli tentang suatu topik yang dianggap penting dan biasanya dianggap hangat di masyarakat.

Kelebihan

Peserta mendapatkan keterangan teoritis yang luas dan mendalam tentang masalah yang diseminarkanPeserta mendapatkan petunjuk-petunjuk praktis untuk melaksanakan tugasnyaPeserta dibina untuk bersikap dan berfikir secara ilmiahTerpupuknya kerja sama antar pesertaKekurangan

Memerlukan waktu yang lamaPeserta menjadi kurang aktif

Membutuhkan penataan ruang tersendiri

Kelompok Kecil: Diskusi Kelompok Dalam diskusi kelompok agar semua anggota klompok dapat bebas berpartisipasi dalam diskusi, maka formasi duduk para peserta diatur sedemikian rupa sehingga mereka dapat berhadap-hadapan atau saling memandang satu sama lain, misalnya dalam bentuk lingkaran atau segi empat.

Kelebihan

Akan memberikan kemungkinan untuk saling mengutarakan pendapat diantara para peserta.Merupakan suatu pendekatan yang bersifat demokratis dalam menyampaikan pendapat atau gagasan dari setiap peserta.Dapat mendorong rasa persatuan diantara para peserta.Dapat memperluas pandangan tiap peserta.

Kekurangan

Kegiatan inin tidak dapat dipakai dalam kelompok besar.Peserta mendapatkan informasi terbatas.Dalam pelaksanaan kegiatan membutuhkan pimpinan diskusi yang terampil agar tidak menyimpang dari topik yang akan dibicarakan.Diskusi dapat menyimpang dari alur/topik yang dibicarakan.Kemungkinan akan dapat dikuasi oleh orang-orang yang pintar dalam berbicara.

Curah Pendapat (Brain Storming) Metode ini merupakan modifikasi metode diskusi kelompok. Prinsipnya sana dengan metode diskusi kelompok. Bedanya, pada permulaan pemimpin kelompok memancing dengan satu masalah dan kemudian tiap peserta memberikan jawaban atau tanggapan (curah pendapat). KelebihanDapat memperoleh pendapat yang baruDapat merangsang setiap anggota untuk berperan secara aktifDapat menghasilkan reaksi berantai dalam pendapat.Tidak banyak menyita waktuKegiatan dapat digunakan dalam kelompok besar maupun kelompok kecil.Tidak memerlukan seorang pimpinan yang terlalu formal

KekuranganSangat mudah terlepas dari kontrolHarus dilanjutkan dengan evaluasi jika kegiatan ini diharapkan menjadi efektif.Kemungkinan menjadi sulit untuk membuat peserta mengetahui bahwa segala pendapat dapat diterimaPara peserta cenderung untuk mengadakan evaluasi segera setelah suatu pendapat diajukan.

Bola Salju (Snow Bailing) Kelompok dibagi dalam pasangan-pasangan (1 pasang 2 orang) dan kemudian dilontarkan suatu pertanyaan atau masalah. Setelah lebih kurang 5 menit maka tiap 2 pasang bergabung menjadi satu. Msreka tetap mendiskusikan masalah tersebut, dan mencari kesimpulannya. Kemudian tiap 2 pasang yang sudah beranggotakan 4 orang ini bergabung lagi dengan pasangan lainnya, demikian seterusnya sehingga akhirnya akan terjadi diskusi seluruh anggota kelompok.

Kelebihannya:

Dalam metode ini peserta didik melakukan aktivitas membaca dan pencarian informasiPeserta didik terlihat aktif menjawab pertanyaan serta mempertanyakan kembali masalah yang dibahasnya sedetail mungkin

Kekurangan:

Materi-materi yang bersifat faktual, yang jawabannya sudah ada di dalam buku teks mungkin tidak tepat diajarkan dengan strategi ini.b. Kelas jelas lebih riuh, ramai, dan agak kacau-balau pada kegiatan pembelajarannya dibandingkan dengan kelas yang kegiatan belajarnya konvensional saja.

Kelompok-kelompok Kecil (Buzz Group) Kelompok langsung dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil (buzz group) yang kemudian diberi suatu permasalahan yang sama atau tidak sama dengan kelompok lain, Masing-masing kelompok mendiskusikan masalah tersebut, Sel