Click here to load reader

Ppt Btls Fraktur Femur

  • View
    267

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kkk

Text of Ppt Btls Fraktur Femur

BASIC TRAUMA LIFE SUPPORTFRAKTUR FEMUROLEHMUH. HUSRANGSRI PRATIWI BAHARUDDINDEWI KUMALASARI PRATIWIADVISORWAHYUNI SAMANDASARI, S. KEDNRA: TBM-110.347.X.30KHAIRUNNISA, S. KEDNRA: TBM-110.397.XI.23

DEFINISI

Fraktur adalah terputusnya kontinuitas dari tulang, sering diikuti oleh kerusakan jaringan lunak dengan berbagai macam derajat, mengenai pembuluh darah, otot dan persarafan.

Fraktur Femur adalah rusaknya kontinuitas tulang pangkal paha.

ETIOLOGIPenyebab fraktur femur :Trauma Langsung : Penderita terjatuh dengan posisi miring dimana daerah trochanter mayor langsung terbentur dengan benda keras.Trauma tak langsung : Disebabkan gerakan exorotasi yang mendadak dari tungkai bawah.. EPIDEMIOLOGIInsiden fraktur femur masih tinggi.Mortalitas dalam satu tahun pasca trauma berkisar antara 10-20%

ANATOMI

FISIOLOGI

INITIAL ASSESMENT

TRIASEPrioritas pertama: Pasien cedera berat yang memerlukan penilaian cepat serta tindakan medik.Prioritas kedua: Pasien memerlukan bantuan, namun dengan cedera yang kurang berat dan dipastikan tidak akan mengalami ancaman jiwa dalam waktu dekat .Prioritas ketiga: Pasien dengan cedera minor yang tidak membutuhkan stabilisasi segera, memerlukan bantuan pertama sederhana namun memerlukan penilaian ulangPrioritas keempat: Pasien mati dan cedera fatal yang jelas tidak mungkin diresusitasi.

Primary surveyAirwayANATOMI DAN FISIOLOGI

PEMERIKSAAN pertama harus dinilai adalah kelancaran jalan napas. Ini meliputi pemeriksaan adanya sumbatan jalan napas yang dapat disebabkan benda asing, fraktur tulang wajah, fraktur rahang bawah atau rahang atas, fraktur batang tenggorok.Penilaian jalan nafas dilakukan dengan cara:Looklisten FeelPERMASALAHANPermasalahan yang dapat menyebabkan gangguan pada jalan napas yaitu:Sumbatan total : Sumbatan total dapat terjadi karena makanan atau benda asing yang mengganjal atau menghalangi jalan napas. Sumbatan parsial : : Sumbatan parsial atau sebagian disebabkan karena lidah jatuh ke belakang pada korban tidak sadar, perdarahan atau banyaknya sekret dan edema larynx yang masih proses (belum terjadi edema total).PENANGANANManuver Head tilt-Chin lift Manuver Jaw Thrust

Cross finger Cross sweep

Breathing PemeriksaanUntuk menilai adanya pernapasan:Look/Melihat : naik turunnya permukaan dada penderitaListen/Dengar : adanya hembusan udaraFeel/Rasa : adanya aliran udara.

PermasalahanJalan napasParuRongga pleuraDinding dada.Otot napasJantungPenangananCIRCULATIONANATOMI DAN FISIOLOGI JANTUNG

PEMERIKSAANSirkulasi dan kontrol perdarahan meliputi:Volume darah dan Cardiac Output a.Tingkat kesadaranb.Warna kulitc. NadiPerdarahanaPERMASALAHANTanda- tanda henti jantung adalah:Kesadaran hilang dalam waktu 15 detik setelah henti jantung.Tak teraba denyut nadi arteri besarHenti nafas atau megap- megap.Terlihat seperti mati.Warna kulit pucat sampai kelabu.Pupil dilatasi (45 detik setelah henti jantung)

PenangananPasien sadarPosisi syok: angkat kedua tungkai setinggi kurang lebih 45 derajatMenghentikan perdarahanPasien tidak sadar: RKP 15 kali kompresi dan 2 kali ventilasi dalam 15 menit

SECONDARY SURVEYRecognition, diagnosis dan penilaian fraktur ReductionRetentionRehabilitation INDIKASI PENGAKHIRAN RESUSITASIResusitasi BerhasilNaik turunnya dada dengan setiap napas penyelamatanDenyut nadi kembali teratur Penderita sadar kembali (dapat bernapas dan denyut nadi teraba kembali)

20Resusitasi yang tidak berhasilHenti jantung terjadi lebih lama 30 menitDokter menyuruh untuk berhentiTerlalu kehabisan tenaga untuk melanjutkanKeadaan menjadi tidak amanSesudah dimulai resusitasi pasien tetap tidak sadarUpaya resusitasi telah diambil alih oleh orang lainSetelah dimulai resusitasi ternyata diketahui bahwa pasien berada dalam stadium terminal

DIAGNOSIS DAN PENANGANANKlasifikasi fraktur collum femurFraktur intrakapsulerFraktur ekstrakapsuler

Pemeriksaan FisikInspeksiPenderita tua biasanya trauma ringan seperti terpleset hinggaterjungkal.penderita sulit berdiri akibat rasa nyeri yang hebat,posisi panggul dalam keadaan flexi dan eksorotasi, tungkaiyang cedera memendek. Palpasi Adanya hematoma di panggul. Pada tipe impacted, pasienbiasanya masih dapat berjalan disertai rasa sakit yanghebat.

PenangananImpacted frakturPada fraktur, collum femur yang benar-benarimpacted dan stabil. Maka penderita masih dapatberjalan selama beberapa hari. Kalauimpactednya cukup kuat penderita dirawat 3-4minggukemudian diperbolehkan berobat jalandengan memakai tongkat selama 8 minggu. Dislokasi fraktur collum femurPenderita dirawat di Rumah Sakit, tungkai yang sakitdilakukan pemasangan penarikan kulit (skin traction)dengan Buck-extention. Dalam waktu 24 48 jamdilakukan tindakan reposisi, yang dilanjutkan denganpemasangan internal fixasion.

FRAKTUR BATANG FEMUR (DEWASA)

Fraktur femur tertutupPemeriksaan fisikInspeksiDaerah paha yang tulangnya patah sangat membengkak,ditemukan tanda functiolaesa (tungkai bawah tidak dapatdiangkat). Ditemukan adanya pemendekan tungkai pada fraktur 1/3tengah femurPalpasiNyeri tekan, nyeri gerak. tampak adanya deformitasangulasi ke lateral atau angulasi anterior rotasi..

PenangananPada fraktur tertutup Sementara dilakukanskin teraksi dengan metode buck extension. Ataudilakukan dulu pemakaain Thomas splint,tungkaiditraksi dengan keadaan extensi.tujuannya untukmengurangi rasa sakit dan mencegah kerusakanyang lebih lanjut.2.Fraktur femur terbukaPada umumnya bentuk penanggulangan frakturterbuka, dilakukan tindakan debridement sebaikbaiknya kemudian penggulangan untuk tulangsendiri dilakukan seperti penanggulangan frakturtertutup.

FRAKTUR SUPRACONDYLER FEMUR

Pemeriksaan fisik: Riwayat rauma berat ditemukanpembengkakan lutut dan deformitas lutut.PenangananNon operatif: traksi dilakukan sekeletal traksi dengan sistema balance traksi. Traksi dipertahankan sampai terjadi callus 8-12 minggu.Operatif: dilakukan open reduksi, dipasang internal fiksasi. Keuntungan operasi sendi dapat di tegakkan lebih bebas dan masa perawatan penderita lebih pendek. Alat untuk fiksasi yang di gunakan condylar plate Ao.

FRAKTUR INTERCONDYLAIR

Tanda klinis:Hampir sama dengan tanda-tanda fraktursupracondyler femur, yaitu adanyapembengkakan daerah lutut dan deformitas.Gerakan patella terhambat, di temukan denganjelas adanya krepitasi.

PenangananMembentuk permukaan sendi seanatomismungkin. Bilaterjadi undisplaced dapat dilakukanpenanggulangan dengan skeletal traksi, kalautidak berhasil kedudukan fragmen tetap masihdisplaced dilakuakan tindakan open reduksi danpemasangan internal fiksasTERIMA KASIH