Perspektif: Sasaran Strategis: Deskripsi Sasaran Strategis: Indikator

  • View
    218

  • Download
    2

Embed Size (px)

Transcript

  • Perspektif:

    Sasaran Strategis:

    Deskripsi Sasaran

    Strategis:

    Indikator Kinerja

    Utama:

    Deskripsi Indikator

    Kinerja Utama:

    MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA 2016

    DIREKTORAT JENDERAL MULTILATERAL

    Definisi:- Peningkatan: Penambahan derajat dan kualitas maupun kuantitas peran.- Peran Indonesia: Upaya Indonesia dalam berbagai forum multilateral.- Forum multilateral: organisasi dan pertemuan internasional di tingkat multilateral.

    Latar belakang:

    Pada periode 2010-2014, Indonesia telah berhasil berperan di forum multilateral. Guna memastikan tercapainya kepentingan nasional Indonesia dalam diplomasi multilateral, peran tersebut perlu semakin ditingkatkan pada periode 2015-2019. Peningkatan peran Indonesia di forum multilateral dapat diukur dari banyaknya posisi Indonesia yang diterima di forum-forum multilateral.

    Ruang lingkup:Forum multilateral yang menjadi kepentingan dan bermanfaat bagi Indonesia.

    Tujuan:

    Memperjuangkan kepentingan nasional di tingkat multilateral serta meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia.Sasaran strategis ini merupakan turunan dari sasaran strategis Kemlu "Peningkatan Peran Indonesia di Dunia Internasional" (K.BP-7).

    Internal Business Process

    Peningkatan peran Indonesia di forum multilateral

    Penjelasan:

    Persentase posisi Indonesia yang diterima dalam forum multilateral

    Definisi:

    "PERSENTASE POSISI INDONESIA YANG DITERIMA DALAM FORUM MULTILATERAL"

    Satuan Pengukuran :

    Tingkat Kendali IKU : ( ) High (X) Moderate ( ) Low

    Tingkat Validitas IKU :( ) Exact (X) Proxy ( ) Activity

    Unit/Pihak Penanggung

    Jawab IKU :

    Unit/Pihak Penyedia

    Data :

    Sumber Data :

    Jenis Cascading IKU: (X) Cascading

    Peta

    ( ) Non-Cascading

    Penjelasan:

    Posisi: sikap/pandangan/usulan Pemerintah Indonesia terhadap suatu masalah yang sedang dibahas atau dinegosiasikan dalam penanganan isu multilateral Posisi yang diterima: Posisi yang berhasil diadopsi/disetujui/dicatat/tidak ditentang/sejalan dengan posisi yang ada dalam forum multilateral

    Ruang lingkup:Posisi yang disampaikan adalah posisi yang telah disusun berkoordinasi dengan K/L terkait, dan disampaikan di seluruh level persidangan/pertemuan.

    Batasan waktu:

    Kepemimpinan yang dihitung adalah kepemimpinan yang dilaksanakan selama periode satu tahun anggaran (Januari-Desember)

    Persentase

    Untuk mendorong peningkatan posisi tawar dalam berbagai forum multilateral

    Tujuan: (tujuan IKU dalam mencapai sasaran strategis)

    (Jumlah posisi yang diterima/jumlah posisi yang disampaikan dalam persidangan)*100%

    Formula:

    Seluruh Direktorat Teknis di lingkungan Ditjen Multilateral

    Seluruh Direktorat Teknis di lingkungan Ditjen Multilateral

    Jumlah posisi yang diterima: dokumen-dokumen hasil sidang (laporan Delri, laporan sidang, resolusi, keputusan, presidential/chairman statement, dll). Jumlah posisi yang disampaikan: rekapitulasi posisi, kertas posisi, statement Delri.

    ( ) Cascading Non peta

  • Metode Cascading :( ) Direct (X) Indirect

    Jenis Konsolidasi

    Periode :( ) Sum ( ) Average

    (X) Take Last

    Known Value

    Jenis Konsolidasi

    Lokasi :( ) Sum ( ) Average (X) Raw data

    Polarisasi Indikator

    Kinerja :( X ) Maximize ( ) Minimize ( ) Stabilize

    Periode Pelaporan : ( ) Bulanan (X) Triwulanan ( ) Semesteran ( ) Tahunan

    Konversi 120 : ( ) Ya (X) Tidak

    Tabel Data :

    2016Target Target

    90% 92%

    TW I TW 2 TW 3 TW 425% 50% 75% 92%

    Usulan Target Triwulan

    Tahunan 97%

    Periode Pelaporan 2015

    Realisasi

  • Perspektif:

    Sasaran Strategis:

    Deskripsi Sasaran Strategis:

    Indikator Kinerja Utama:

    Definisi:- Peningkatan: Penambahan derajat dan kualitas maupun kuantitas kepemimpinan Indonesia - Kepemimpinan Indonesia: kedudukan Indonesia yang memimpin atau mengarahkan pada forum multilateral.- Forum multilateral: organisasi dan pertemuan internasional di tingkat multilateral.

    Latar belakang:Kepemimpinan pada forum multilateral merupakan upaya strategis Pemerintah Indonesia untuk memperjuangkan kepentingan nasional dengan cara memimpin jalannya pertemuan atau menjadi tuan rumah penyelenggaraan pertemuan, serta Indonesia/WNI dapat menduduki suatu jabatan strategis pada OI yang Indonesia menjadi anggotanya. Dengan menduduki jabatan tersebut, Indonesia berkesempatan untuk turut serta menyusun kebijakan OI, menyusun dan melaksanakan program-program kerja OI yang dapat dimanfaatkan dan disesuaikan untuk memperjuangkan kepentingan nasional Indonesia, maupun memperjuangkan kepentingan regional dan negara-negara berkembang guna meningkatkan postur internasional Indonesia.

    Ruang lingkup:

    Forum multilateral yang menjadi kepentingan dan bermanfaat bagi Indonesia.

    Tujuan:

    Meningkatkan kepercayaan dunia terhadap Indonesia melalui keterlibatan Indonesia dalam forum multilateral.Sasaran strategis ini merupakan turunan dari sasaran strategis Kemlu "Penguatan Kepemimpinan Indonesia di ASEAN, regional, interregional, dan forum internasional lainnya" (K.BP-6).

    Peningkatan kepemimpinan Indonesia di forum multilateral

    Internal Business Process

    Persentase kepemimpinan Indonesia pada forum multilateral

    DIREKTORAT JENDERAL MULTILATERAL

    MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA 2016

    "PERSENTASE KEPEMIMPINAN INDONESIA PADA FORUM MULTILATERAL"

    Indikator Kinerja Utama:

    Deskripsi Indikator Kinerja

    Utama:

    Satuan Pengukuran :

    ((Jumlah pertemuan yang dipimpin Indonesia + jumlah pencalonan yang berhasil)/(Jumlah pertemuan yang disepakati untuk dipimpin oleh Indonesia + jumlah pencalonan yang diusulkan))*100

    Formula:

    Definisi:

    Penjelasan:

    Kepemimpinan: kedudukan atau peran Indonesia yang memimpin atau mengarahkan pada forum

    multilateral, misalnya sebagai chair, co-chair, host, co-host, member of bureau , dan keberhasilan pencalonan Indonesia pada OI. Pada prinsipnya, keputusan pencalonan untuk suatu jabatan pada organisasi internasional berada di

    tangan instansi yang menjadi focal point organisasi internasional tersebut. Ditjen Multilateral, mewakili

    Kemlu, selalu menyampaikan pandangan dan rekomendasi terhadap usulan pencalonan dari instansi/focal

    point. Walaupun pandangan dan rekomendasi dari Kemlu tersebut pada akhirnya tidak diakomodasi oleh

    instansi/focal point , Ditjen Multilateral tetap akan mengupayakan pemenangan terhadap pencalonan

    dimaksud. Namun, Ditjen Multilateral akan mencatat dalam laporan akuntabilitasnya bahwa Ditjen Multilateral, mewakili Kemlu, telah menyampaikan pandangan dan rekomendasi terhadap pencalonan tersebut.

    Ruang lingkup:

    Dalam satu pertemuan internasional, Indonesia dapat menjadi chair atau co-chair dari beberapa komite

    dan working group.

    Termasuk Indonesia yang ditunjuk sebagai chair, co-chair dan Indonesia yang ditunjuk sebagai host atau

    co-host. Keberhasilan pencalonan akan dicatat dalam tahun penyelenggaraan pemilihan. Contoh: pemilihan anggota Dewan HAM periode 2015-2017 akan diselenggarakan pada tahun 2014. Keberhasilan Indonesia terpilih sebagai anggota Dewan HAM periode 2015-2017 dicatat sebagai capaian Ditjen Multilateral pada tahun 2014.

    Batasan waktu:

    Kepemimpinan yang dihitung adalah kepemimpinan yang dilaksanakan selama periode satu tahun anggaran (Januari-Desember)

    Persentase kepemimpinan Indonesia pada forum multilateral

    Persentase

    Untuk meningkatkan posisi tawar Indonesia dalam berbagai forum multilateral.Tujuan:

  • Tingkat Kendali IKU : ( ) High (x) Moderate ( ) Low

    Tingkat Validitas IKU : ( ) Exact (x) Proxy ( ) Activity

    Unit/Pihak Penanggung Jawab

    IKU :

    Unit/Pihak Penyedia Data :

    Sumber Data :

    Jenis Cascading IKU: (x) Cascading

    Peta

    ( ) Cascading Non peta

    ( ) Non-

    Cascading

    Metode Cascading : ( ) Direct (x) Indirect

    Jenis Konsolidasi Periode :( ) Sum ( ) Average

    (x) Take Last

    Known Value

    Jenis Konsolidasi Lokasi : ( ) Sum ( ) Average (x) Raw data

    Polarisasi Indikator Kinerja : (x) Maximize ( ) Minimize ( ) Stabilize

    Periode Pelaporan : ( ) Bulanan (x) Triwulanan ( ) Semesteran ( )

    Tahunan

    Konversi 120 : ( ) Ya ( ) Tidak

    Tabel Data :

    2016Target Target

    85% 87%

    TW I TW 2 TW 3 TW 420% 45% 65% 87%

    Usulan Target Triwulan

    Laporan Delri, resolusi, keputusan, presidential/chairman statement , kertas posisi, statement Delri, dll. Jumlah pencalonan yang diusulkan: database pencalonan Ditjen Multilateral.

    Setditjen Multilateral dan seluruh Direktorat Teknis di lingkungan Ditjen Multilateral

    Setditjen Multilateral dan seluruh Direktorat Teknis di lingkungan Ditjen Multilateral

    Tahunan 97%

    Periode Pelaporan 2015

    Realisasi

    20% 45% 65% 87%

  • Perspektif:

    Sasaran Strategis:

    Deskripsi Sasaran

    Strategis:

    Indikator Kinerja Utama:

    Deskripsi Indikator

    Kinerja Utama:

    MANUAL INDIKATOR KINERJA UTAMA 2016

    DIREKTORAT JENDERAL MULTILATERAL

    Internal Business Process

    Implementasi kesepakatan multilateral dengan partisipasi pemangku kepentingan nasional

    Definisi:

    - Implementasi: tindak lanjut kesepakatan pada tingkat multilateral- kesepakatan multilateral: keputusan yang dihasilkan dan disahkan dalam forum multilateral- pemangku kepentingan nasional: Kementerian/Lembaga dan masyarakat sipil terkait

    Latar belakang:

    Pada forum-forum multilateral terdapat kesepakatan-kesepakatan yang disetujui bersama oleh Indonesia dan ne