persentasi abses periapikal

Embed Size (px)

Citation preview

LAPORAN KASUS PERIAPIKAL ABSES OLEH KARENA GANGREN PULPAOleh NURUL AHYANI 205.12.1.0056

IDENTITAS Nama : Nn.D Alamat : Djenggolo kepanjen Umur : 22 tahun Kelamin : perempuan Pekerjaan : mahasiswa Status : belum menikah Tanggal periksa : kamis, 14 desember 2010 Rekam medis : 241029

RIWAYAT KASUS Keluhan Utama : gusi sebelah kiri bawah tiba-tiba bengkak Riwayat penyakit sekarang : gusi sebelah kiri bawah tiba-tiba bengkak sejak 3 hari yang lalu, terasa sakit dan nyeri, teraba hangat. Pasien juga sempat mengalami demam 1hari yang lalu. Sejak 4 hari yang lalu pasien mengaku amandelnya terasa sakit, kemudian sembuh dan berganti dengan sakit yang sekarang.

ContdRiwayat perawatan : Gigi : pernah tambal gigi (gigi kiri bawah) dan sejak 1 tahun yang lalu tambalan lepas. Jar.lunak R. mulut&sekitarnya : hiperemi dan oedema

Riwayat kesehatan : gastritis Obat-obatan yang telah /sedang dijalani : Cataflam 3 tablet selama 2 hari Keadaan sosial/kebiasaan : Menengah / suka makan makanan manis (coklat) Riwayat Keluarga : tidak ada kelainan

PEMERIKSAAN KLINIS1. EKSTRA ORAL : Muka Pipi kiri Pipi kanan Bibir atas bibir bawah Sudut mulut

: asimetris : bengkak/oedema : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan

Contd Kelenjar submandibularis kiri : teraba dan nyeri Kelenjar submandibularis kanan : tidak teraba/ tidak ada kelainan Kelenjar submentalis : teraba dan nyeri Kelenjar leher : teraba dan nyeri (sebelah kiri) Kelenjar sublingualis : hiperemis Kelenjar parotis : teraba dan membesar Lain-lain : (-)

INTRA ORAL : Mukosa labial atas Mukosa labial bawah Mukosa pipi kiri Mukosa pipi kanan Bukal fold atas Bukal fold bawah Labial fold atas Labial fold bawah : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : hiperemis, oedema : tidak ada kelainan : tidak ada kelainan : hiperemis, oedema : tidak ada kelainan : hiperemis

Contd Ginggiva rahang atas : tidak ada kelainan Ginggiva rahang bawah kiri : Hiperemis Lidah : tidak ada kelainan Dasar mulut : tidak ada kelainan Palatum : tidak ada kelainan Tonsil : oedema Pharynx : tidak ada kelainan Lain lain : tidak ada kelainan

T 1

T

2

3

4

5

6

7

8

GP

DIAGNOSE SEMENTARA : Abses karies RENCANA PERAWATAN : Pro: Open Burr Abses sembuh pro : cabut (eksodontia)

PengobatanR/ Clindamycin kap 300 mg No.X S 3 dd 1 R/ Asam Mefenamat tab 500 mg No.X S 3 dd 1

DIAGNOSE AKHIR : Periapikal abses oleh karena gangrene pulpa 6 DIFFERENTIAL DIAGNOSA Submandibular abses

Lembar PerawatanTanggal Elemen Diagnosa Therapi Keterangan

16 desember6

Periapikal

Open Burr Farmako : R/ Clindamycin kap 300 mg No.X S 3 dd 1 R/ Asam Mefenamat tab 500 mg No.X S 3 dd 1

Kontrol 7 hari lagi

2010

abseskarena

oleh

gangrene

pulpa

PEMBAHASANDEFINISI Abses periapikal adalah kumpulan pus yang terlokalisir dibatasi oleh jaringan tulang yang disebabkan oleh infeksi dari pulpa dan atau periodontal.

patofisiologi Jaringan yang terinfeksi sel mati dan hancur (rongga yang berisi jaringan dan sel-sel yang terinfeksi). Leukosit masuk rongga memfagosit bakteri leukosit mati nanah Timbunan nanah jaringan sekitar terdorong dinding pembatas abses

anatomi normal susunan gigi

GEJALA Gigi terasa sakit, bila mengunyah juga timbul nyeri. Kemungkinan ada demam disertai pembengkakan kelanjar getah bening di leher. Jika sangat berat, di daerah rahang terjadi pembengkakan.

TERAPI prinsip terapi abses adalah insisi untuk drainase (mengeluarkan cairan pus) Terapi yang dilakukan adalah insisi, drainase (open bur) dan pemberian antibiotik.

TERIMA KASIH