of 30 /30
1 PERENCANAAN PROGRAM PMKP RSUD KARAWANG

PERENCANAAN PROGRAM PMKP RSUD KARAWANGrsudkarawang.id/akreditasi/pmkp/perencanaan_program_pmkp.pdf · 4 Daftar Isi DOKUMENTASI PEMILIHAN PRIORITAS PROGRAM PMKP Halaman Daftar isi

Embed Size (px)

Text of PERENCANAAN PROGRAM PMKP RSUD...

  • 1

    PERENCANAAN PROGRAM PMKP

    RSUD KARAWANG

  • 2

    PEMILIHAN PRIORITAS PROGRAM PMKP

    (PENINGKATAN MUTU & KESELAMATAN PASIEN)

  • 3

  • 4

    Daftar Isi DOKUMENTASI

    PEMILIHAN PRIORITAS PROGRAM PMKP

    Halaman Daftar isi ................................................................................. i Materi bahan pemilihan prioritas program PMKP .................. 1

    Indikator area klinis ........................................................... 1

    Indikator area manajerial .................................................. 3

    Indikator sasaran keselamatan pasien ............................. 4

    Indikator Joint Commission International Library .............. 4

    Notulen rapat pemilihan prioritas program PMKP ................. 8

    Waktu ................................................................................ 8

    Jumlah peserta yang diundang ........................................ 8

    Jumlah peserta yang hadir ............................................... 8

    Materi pembahasan .......................................................... 8

    Pembahasan ..................................................................... 8

    Kesimpulan ....................................................................... 14

    Lampiran ...............................................................................

    Undangan pemilihan prioritas program PMKP ................. 16

    Daftar undangan peserta rapat ......................................... 17

    Daftar hadir peserta undangan rapat ................................ 19

    Susunan acara ................................................................. 23

    Dokumentasi Gambar ....................................................... 24

  • 5

    MATERI BAHAN PEMILIHAN PRIORITAS

    PROGRAM PMKP

  • 6

    Materi Bahan Pemilihan Prioritas Program

    Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)

    Indikator Area Klinis

    1. Asesmen Pasien a. Asesmen awal medis lengkap dalam 24 jam pada pasien RI b. Asesmen awal keperawatan lengkap dalam 24 jam pada pasien RI c. Asesmen medis pasien bedah sebelum operasi d. Asesmen medis anestesi sebelum operasi e. Pelaksanaan skrining nutrisional f. Asesmen nyeri pada pasien rawat inap g. Asesmen risiko jatuh pada pasien rawat inap h. Pre visit anestesi i. Pasien stroke yang dilakukan assesmen rehabilitasi medis (International

    Library) j. Asesmen awal pasien emergency

    2. Pelayanan Laboratorium a. Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium b. Pelaksana ekspertisi c. Tidak adanya kesalahan pemberian hasil pemeriksa laboratorium d. Waktu tunggu pemeriksaan laboratorium cito e. Angka keterlambatan penyerahan hasil pemeriksaan f. Angka kerusakan sampel darah g. Angka kesalahan pengambilan sampel h. Angka kesalahan pasien i. Pelaporan nilai kritis laboratorium

    3. Pelayanan Radiologi dan Diagnostic Imagin a. Waktu Tunggu Hasil Pelayanan Thorax Foto b. Pelaksana Ekspertisi c. Kejadian Kegagalan Pelayanan Rontgen d. Waktu tunggu pemeriksaan Radiologi cito e. Angka pemeriksaan ulang f. Angka penolakan expertise g. Angka keterlambatan penyerahan hasil h. Angka kesalahan posisi pemeriksaan i. Angka reaksi obat kontras j. Penyampaian hasil radiologis kristis kepada dokter pengirim k. Respon time pem cito dari IGD l. Respon time USG cito dari IGD non obsgyn m. Respon time thorax konvensional

    4. Prosedur Bedah a. Waktu tunggu operasi elektif b. Kejadian Kematian di meja operasi c. Tidak adanya kejadian operasi salah sisi d. Tidak adanya kejadian opersi salah orang e. Tidak adanya kejadian salah tindakan pada operasi f. Tidak adanya kejadian tertinggalnya benda asing/lain pada tubuh pasien

    setelah operasi g. Angka penundaan operasi h. Angka keterlambatan dimulainya operasi i. Angka infeksi luka/daerah operasi j. Angka ketidak lengkapan informed concent k. Angka ketidak lengkapan laporan operasi l. Angka ketidak lengkapan laporan anestesi

  • 7

    m. Kepatuhan melaksanakan proses time out pada pasien pre operasi n. Ketidaksesuaian Diagnosis pra dan pasca bedah o. Marking

    5. Penggunaan Antibiotika dan Obat Lainnya a. Operasi bersih tanpa pemberian profilaxis antibiotik b. Penulisan resep sesuai formularium c. Penggunaan antibiotika di ICU sesuai dng hasil resistensi test d. Pemberian aspirin pada pasien AMI (IIL) e. Patients with ischemic stroke prescribed antithrombotic therapy at discharge

    (IIL) f. Patients with atrial fibrillation/flutter receiving anticoagulation therapy (IIL) g. Pediatric asthma patients who received systemic corticosteroids during

    hospitalization h. Patients who received VTE (Venous thrombo embolism) prophylaxis (or

    reasons of why this was not done) on the day of or day after hospital admission or surgery

    i. ICU patients who received VTE prophylaxis (or reasons of why this was not done) on the day of or day after hospital admission or surgery

    6. Kesalahan Medikasi (Medication Error) & KNC a. Ketepatan waktu pemberian antibiotika b. Ketepatan waktu pemberian injectie antibiotik pada pasien rawat inap. c. Kejadian Nyaris Cedera Peresepan Obat d. Kesalahan dan Kejadian Nyaris Cedera Medikasi, Pencegahan Adverse

    Drug Event 7. Penggunaan Anestesi dan Sedasi

    a. Kelengkapan asesmen pre anestesia b. Pasien paska pembiusan di transfer dari recorvery room IBS ke ruang

    rawat inap sesuai dengan aldrette score c. Efek samping anestesi pada pasien SC d. Efek samping sedasi pada pasien endoscopy e. Komplikasi anastesi karena overdosis, f. Reaksi anastesi, g. Salah penempatan endotracheal tube.

    8. Penggunaan Darah dan Produk Darah a. Angka keterlambatan penyediaan darah untuk operasi elektif b. Angka kesalahan golongan darah c. Angka kesalahan jenis darah d. Angka reaksi transfusi darah e. Angka perbedaan hasil skrining f. Efektifitas penggunaan darah g. Kebutuhan darah bagi setiap pelayanan tranfusi h. Kejadian reaksi tranfusi

    9. Ketersediaan, Isi dan Penggunaan RM Pasien; a. Kelengkapan pengisian rekam medik 24 jam setelah selesai pelayanan b. Kelengkapan Informed Concent setelah mendapatkan informasi yang

    jelas c. Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat jalan d. Waktu penyediaan dokumen rekam medik pelayanan rawat inap

    10. PPI, Surveilans dan Pelaporan a. Ada anggota Tim PPI yang terlatih b. Kegiatan pencatatan dan pelaporan infeksi nosokomial / HAI (Health Care

    Associated Infection) di RS (min 1 parameter) 11. Riset Klinis

  • 8

    Area manajerial

    1. Pengadaan rutin alkes dan obat penting untuk memenuhi kebutuhan pasien; a. Ketersediaan obat dan alkes emergency di ruang resisutasi IGD b. Ketersedian obat di RS c. Ketersediaan obat kemoterapi di RS

    2. Pelaporan aktivitas yang diwajibkan oleh peraturan perundang - undangan; a. Ketepatan waktu penyampaian keuangan sesuai Pedoman Akutansi RS

    (PARS) b. Ketepatan waktu laporan insiden keselamatan pasien c. Ketepatan waktu laporan dari unit kerja d. Ketepatan waktu laporan RS (RL) e. Kelengkapan laporan HIV f. Laporan KPRS paling lambat 2 x 14 jam

    3. Manajemen risiko; a. Kejadian tertusuk limbah benda tajam infeksius b. Kejadian tertusuk jarum suntik c. Kejadian pasien pulang APS d. Dilakukan FMEA setahun sekali e. Pengadaan Barang beracun berbahaya (B-3) yang dilengkapi MSDS

    (Material Safety Data Sheet) 4. Manajemen penggunaan sumber daya;

    a. Utilisasi Ct-Scan b. Utilisasi ruang VIP c. Utilisasi USG Dopler 3 Dimensi d. Utilisasi C-ARM e. Utilisasi Ploroscopy f. Utilisasi peralatan kedokteran canggih

    5. Harapan dan kepuasan pasien dan keluarga; a. Tingkat kepuasan pasien RJ, IGD, RI b. Survei kepuasan pasien menggunakan Index Kepuasan Masyarakat

    (IKM) c. Prosentasi pasien yang mengisi formulir angket pasien d. Survei kepuasaan pasien dalam satu bulan sekali

    6. Harapan dan kepuasan staf; a. Tingkat kepuasan karyawan b. Tingkat kepuasan dokter c. Tingkat kepuasan perawat

    7. Demografi pasien dan diagnosa klinis a. Laporan 10 besar penyakit (demografi pasien) b. Demografi pasien dengan diagnosis klinik DHF

    8. Manajemen keuangan a. Cost recovery rate b. Current Ratio c. Return of invesment (ROI)

    9. Pencegahan dan pengendalian dari kejadian yang dapat menimbulkan masalah bagi keselamatan pasein, keluarga pasien dan staf

    a. Edukasi hand hygiene b. Ketaatan cuci tangan penunjang c. Ketaatan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD)

  • 9

    Sasaran Keselamatan Pasien

    1. Ketepatan Identitas Pasien; a. Jumlah pasien tanpa gelang identitas b. Specimen tidak diberi label dengan 2 tanda pengenal

    2. Peningkatan Komunikasi yang efektif a. Verbal order di tandatangani dokter dalam 24 jam b. hasil lab pertelp di read back

    3. Peningkatan keamanan obat yang perlu di waspadai a. % high alert medication yang masih ditemukan di unit perawatan b. % high alert medication yang ditemukan tanpa label alert

    4. Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat pasien operasi a. Time out dilaksanakan dengan lengkap sebelum operasi b. Penandaan lokasi operasi ( side marker )

    5. Pengurangan infeksi terkait pelayanan kesehatan a. Angka kepatuhan hand hygiene

    6. Pengurangan resiko jatuh a. Jumlah pasien jatuh b. pelaksanaan asesmen resiko di instalasi rawat inap

    Joint Commission International Library of Measures

    1. Acute Myocardial Infarction (AMI) a. Aspirin at Arrival

    Aspirin received within 24 hours of arrival to the hospital for patients

    having an acute myocardial infarction (AMI).

    b. Aspirin Prescribed at Discharge Aspirin prescribed at discharge for patients who had an acute

    myocardial infarction.

    c. ACEI or ARB for LVSD ACEI (angiotensin converting enzyme inhibitor) or ARB (angiotensin

    receptor blocker) for patients who have LVSD (Left Ventricular

    Systolic Dysfunction) after having an acute myocardial infarction.

    d. Adult Smoking Cessation Advice/Counseling Adult smoking cessation advice/counseling given to patients who had

    an acute myocardial infarction.

    e. Beta-blocker prescribed at discharge Beta-blocker prescribed at discharge for patients who had an acute

    myocardial Infarction

    f. Inpatient Mortality Acute myocardial infarction (AMI) patients who expire during the

    hospital stay

    2. Heart Failure (HF) a. Evaluation of LVS Function

    Heart failure patients with documentation in the hospital record that

    left ventricular systolic (LVS) function was evaluated before arrival;

    during hospitalization, or is planned for after discharge

    b. ACEI or ARB for LVSD ACEI (angiotensin converting enzyme inhibitor) or ARB (angiotensin

    receptor blocker) for heart failure patients who have LVSD (Left

    Ventricular Systolic Dysfunction)

  • 10

    c. Adult Smoking Cessation Advice/Counseling Adult smoking(cigarettes) cessation advice/counseling given to heart

    failure patients

    3. Stroke (STK) a. Discharged on Antithrombotic Therapy

    Ischemic stroke patients prescribed antithrombotic therapy at hospital

    discharge

    b. Anticoagulation Therapy for Atrial Fibrillation/Flutter Ischemic stroke patients with atrial fibrillation/flutter who are

    prescribed anticoagulation therapy at hospital discharge

    c. Stroke Education Ischemic or hemorrhagic stroke patients or their caregivers who were

    given educational material addressing ALL of the following: Activation

    of emergency medical system (if available in region), need for follow-

    up after discharge, medications prescribed at discharge, risk factors

    for stroke, and warning signs and symptoms of stroke.

    d. Assessed for Rehabilitation Ischemic or hemorrhagic stroke patients who were assessed for or

    received rehabilitation services.

    4. Childrens Asthma Care (CAC) a. Relievers for Inpatient Asthma

    Use of relievers in pediatric patients admitted for inpatient treatment of

    asthma

    b. Systemic Corticosteroids for Inpatient Asthma Use of systemic corticosteroids in pediatric patients admitted for

    impatient treatment of asthma

    5. Hospital-Based Inpatient Psychiatric Service (HBIPS) a. Hours of physical restraint use

    The total number of hours that all patients admitted to a hospital-

    based inpatient psychiatric setting were maintained in physical

    restraint

    b. Hours of seclusion use The total number of hours that all patients admitted to a hospital-

    based inpatient psychiatric setting were held in seclusion.

    6. Nursing-Sensitive Care (NSC) a. Pressure Ulcer Prevalence (HospitalAcquired)

    Patients that have hospital-acquired (nosocomial) category/stage II or

    greater pressure ulcer(s) on the day of the prevalence study

    b. Patient Falls All documented falls with or without injury, experienced by patients in

    a calendar month.

    c. Falls with Injury All documented falls by a patient with an injury level of minor (2) or

    greater.

    7. Perinatal Care (PC) a. Elective Delivery

    Patients with elective vaginal deliveries or elective cesarean sections

    at >= 37 and < 39 weeks of gestation completed

    b. Cesarean Section Nulliparous women with a term, singleton baby in a vertex position

    delivered by cesarean section

  • 11

    c. Exclusive Breast Feeding Exclusive breast milk feeding during the newborn's entire

    hospitalization

    8. Pneumonia (PN) a. Pneumococcal Vaccination

    Pneumonia patients, aged 65 and older, who were screened for

    pneumococcal vaccine status and were administered the vaccine prior

    to discharge, if indicated

    b. Adult Smoking Cessation Advice/Counseling Adult smoking cessation advice/counseling given to patients who

    smoke cigarettes and who are hospitalized for pneumonia

    c. Influenza Vaccination Pneumonia patients, aged 50 and older, who during the flu season,

    were screened for influenza vaccine status and were vaccinated prior

    to discharge, if indicated

    9. Surgical Care Improvement Project (SCIP) a. Prophylactic Antibiotic Received Within One Hour Prior to Surgical

    Incision Hip Arthroplasty Surgical patients with prophylactic antibiotics initiated within one hour

    prior to surgical incision. Patients who received Vancomycin or a

    Fluroquinolone for prophylactic antibiotics should have the antibiotics

    initiated within two hours prior to surgical incision. Due to the longer

    infusion time required for Vancomycin and Fluroquinolone, it is

    acceptable to start these antibiotics within two hours prior to incision

    time

    b. Prophylactic Antibiotic Received Within One Hour Prior to Surgical Incision-Knee Arthroplasty Surgical patients with prophylactic antibiotics initiated within one hour

    prior to surgical incision. Patients who received Vancomycin or a

    Flurooquinolone for prophylactic antibiotics should have the antibiotics

    initiated within two hours prior to surgical incision. Due to the longer

    infusion time required for Vancomycin and Fluroquinolone, it is

    acceptable to start these antibiotics within two hours prior to incision

    time.

    c. Prophylactic Antibiotic Selection for Surgical Patients-Hip Arthroplasty Surgical patients who received prophylactic antibiotics consistent with

    current Hip Arthroplasty guidelines, Appendix C, Table 3.2,

    Prophylactic Antibiotic Regimen Selection for Surgery

    d. Prophylactic Antibiotic Selection for Surgical Patients-Knee Arthroplasty Surgical patients who received prophylactic antibiotics consistent with

    current Knee Arthroplasty guidelines Appendix C, Table 3.2,

    Prophylactic Antibiotic Regimen Selection for Surgery

    e. Prophylactic Antibiotics Discontinued Within 24 Hours After Surgery End Time- Hip Arthroplasty Surgical patients, who had a Hip Arthroplasty, whose prophylactic

    antibiotics were discontinued within 24 hours after Anesthesia End

    Time

    f. Prophylactic Antibiotics Discontinued Within 24 Hours After Surgery End Time Knee Arthroplasty

  • 12

    Surgical patients, who had a Knee Arthroplasty, whose prophylactic

    antibiotics were discontinued within 24 hours after Anesthesia End

    Time

    g. Surgery Patients with Recommended Venous Thromboembolism Prophylaxis Ordered Surgery patients with recommended Venous Thromboembolism (VTE)

    prophylaxis ordered anytime from hospital arrival to 24 hours after

    Anesthesia End Time,

    h. Surgery Patients Who Received Appropriate Venous Thromboembolism Prophylaxis Within 24 hours Prior to Surgery to 24 Hours After Surgery Surgery patients who received appropriate Venous Thromboembolism

    (VTE) prophylaxis within 24 hours prior to Anesthesia Start Time to 24

    hours after Anesthesia End Time

    10. Venous Thromboembolism (VTE) a. Venous Thromboembolism Prophylaxis

    This measure assesses the number of patients who received VTE

    prophylaxis or have documentation why no VTE prophylaxis was

    given the day of or the day after hospital admission or surgery end

    date for surgeries that start the day of or the day after hospital

    admission.

    b. Intensive Care Unit Venous Thromboembolism Prophylaxis This measure assesses the number of patients who received VTE

    prophylaxis or have documentation why no VTE prophylaxis was

    given the day of or the day after the initial admission (or transfer) to

    the Intensive Care Unit (ICU) or surgery end date for surgeries that

    start the day of or the day after ICU admission (or transfer).

  • 13

    NOTULEN RAPAT PEMILIHAN PRIORITAS

    PROGRAM PMKP

  • 14

    PEMERINTAH KABUPATEN KARAWANG

    BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

    RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KELAS B NON PENDIDIKAN

    JL. Galuh Mas Raya No. 1 Sukaharja Telukjambe Timur

    Telp (0267) 640444, 640555 Fax (0267) 640666

    K A R A W A N G

    Notulen Rapat

    Pemilihan Prioritas Program Peningkatan Mutu

    dan Keselamatan Pasien (PMKP)

    Hari : Sabtu

    Tanggal : 12 Maret 2016

    Jam : 09.00 12.00

    Tempat : Swiss Bellin Hotel Karawang

    Peserta yang diundang : 133 Orang

    Peserta yang hadir : 80 Orang (60,15%)

    Materi Pembahasan :

    Pemilihan Prioritas Program PMKP

    1. Menetapkan Indikator kunci/prioritas di 10 area klinik 2. Menetapkan 5 Indikator klinis sesuai Joint Commission International Library 3. Menetapkan Indikator kunci/prioritas di 9 area manajemen 4. Menetapkan Indikator kunci/prioritas di sasaran keselamatan pasien (SKP)

    Pembahasan :

    1. 10 Indikator Kunci/Prioritas Area Klinik

    No Area Klinis Indikator Standar 1 Asesmen Pasien Asesmen medis pasien bedah

    sebelum operasi 100%

    2 Pelayanan Laboratorium Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium

    140 menit Kimia darah & drh rutin

    3 Pelayanan Radiologi dan Diagnostic Imagin

    Kejadian Kegagalan Pelayanan Rontgen

    Kerusakan Foto 2 %

    4 Prosedur Bedah Angka ketidak lengkapan informed concent

    0%

    5 Penggunaan Antibiotika Dan Obat Lainnya

    Penulisan resep sesuai formularium

    100%

    6 Kesalahan Medikasi (Medication Error) & KNC

    Kejadian Nyaris Cedera Peresepan Obat

    0%

    7 Penggunaan Anestesi Dan Sedasi

    Salah penempatan endotracheal tube.

    10%

    8 Penggunaan Darah Dan Produk Darah

    Angka kesalahan jenis darah 0%

    9 Ketersediaan, Isi Dan Penggunaan RM Pasien;

    Kelengkapan Informed Concent setelah mendapatkan informasi yang jelas

    100%

    10 PPI, Surveilans Dan Pelaporan

    Ada anggota Tim PPI yang terlatih

    Anggota Tim PPI yang terlatih 75 %

  • 15

    2. 5 Indikator Klinis Joint Commission International Library

    No

    International Library of Measures-

    Measure Sets

    Measure Short Name

    Measure Description Standar

    1 Acute Myocardial Infarction (AMI)

    Aspirin at Arrival Aspirin received within 24 hours of arrival to the hospital for patients having an acute myocardial infarction (AMI).

    100%

    2 Stroke (STK) Stroke Education Ischemic or hemorrhagic stroke patients or their caregivers who were given educational material addressing ALL of the following: Activation of emergency medical system (if available in region), need for follow-up after discharge, medications prescribed at discharge,

    100%

    3 Childrens Asthma Care (CAC)

    Systemic Corticosteroids for Inpatient Asthma

    Use of systemic corticosteroids in pediatric patients admitted for impatient treatment of asthma

    100%

    4 Perinatal Care (PC)

    Exclusive Breast Feeding

    Exclusive breast milk feeding during the newborn's entire hospitalization

    100%

    5 Pneumonia (PN)

    Adult Smoking Cessation Advice/Counseling

    Adult smoking cessation advice/counseling given to patients who smoke cigarettes and who are hospitalized for pneumonia

    100%

    3. 9 Indikator Kunci/Prioritas Area Manajemen

    No Area Manajerial Indikator Standar

    1 Pengadaan rutin alkes dan obat penting untuk memenuhi kebutuhan pasien;

    Ketersediaan obat dan alkes emergency di ruang resisutasi IGD

    100%

    2 Pelaporan aktivitas yang diwajibkan oleh peraturan perundang - undangan;

    Ketepatan waktu penyampaian laporan keuangan sesuai Pedoman Akutansi RS (PARS)

    Sebelum Tgl 7 setiap bulan

    3 Manajemen risiko; Dilakukan FMEA setahun sekali 100%

  • 16

    4 Manajemen penggunaan sumber daya;

    Utilisasi Ct-Scan 100%

    5 Harapan dan kepuasan pasien dan keluarga;

    Survei kepuasan pasien menggunakan Index Kepuasan Masyarakat (IKM)

    2 kali / Tahun

    6 Harapan dan kepuasan staf;

    Tingkat kepuasan karyawan 70%

    7 Demografi pasien dan diagnosa klinis

    Demografi pasien dengan diagnosis klinik DHF

    100%

    8 Manajemen keuangan Cost recovery rate 80%

    9 Pencegahan dan pengendalian dari kejadian yang dapat menimbulkan masalah bagi keselamatan pasien, keluarga pasien dan staf

    Edukasi hand hygiene 100%

    4. 6 Indikator Kunci/Prioritas Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)

    No Sasaran Keselamatan

    Pasien Indikator Standar

    1 Ketepatan Identitas Pasien;

    Jumlah pasien tanpa gelang identitas

    0%

    2 Peningkatan Komunikasi yang efektif

    hasil laboratorium per telpon di read back

    100%

    3 Peningkatan keamanan obat yang perlu di waspadai

    % high alert medication yang ditemukan tanpa label alert

    0%

    4 Kepastian tepat lokasi, tepat prosedur, tepat pasien operasi

    Time out dilaksanakan dengan lengkap sebelum operasi

    100%

    5 Pengurangan infeksi terkait pelayanan kesehatan

    Angka kepatuhan hand hygiene

    100%

    6 Pengurangan resiko jatuh pelaksanaan asesmen resiko di instalasi rawat inap

    100%

  • 17

    Penetapan Pelayanan Prioritas

    NO PELAYANAN

    PRIORITAS

    HIGH RISK HIGH VOLUME HIGH COST

    JUMLAH

    (Nilai x Bobot = Skor) (Nilai x Bobot = Skor) (Nilai x Bobot = Skor)

    Rentang Nilai = 1 - 5 Rentang Nilai = 1 - 5 Rentang Nilai = 1 - 5

    Bobot = 50 Bobot = 30 Bobot = 20

    N B S N B S N B S

    1 Aspirin at Arrival 5 50 250 5 30 150 2 20 40 440

    2 Stroke Education 3 50 150 5 30 150 2 20 40 340

    3

    Systemic

    Corticosteroids

    for Inpatient

    Asthma

    5 50 250 5 30 150 3 20 60 460

    4 Exclusive Breast

    Feeding 1 50 50 5 30 150 1 20 20 220

    5

    Adult Smoking

    Cessation

    Advice/Counseling

    1 50 50 5 30 150 1 20 20 220

    Keterangan:

    Pelayanan prioritas perbaikan : Childrens Asthma Care (CAC), Penggunaan kortikosteroid sistemik pada pengobatan

    asthma bagi pasien-pasien anak yang menjalani rawat inap (Use of systemic corticosteroids in pediatric patients admitted for

    impatient treatment of asthma)

  • 18

    Penetapan Area Prioritas

    NO AREA

    PRIORITAS

    HIGH RISK HIGH VOLUME HIGH COST

    JUMLAH

    (Nilai x Bobot = Skor) (Nilai x Bobot = Skor) (Nilai x Bobot = Skor)

    Rentang Nilai = 1 - 5 Rentang Nilai = 1 - 5 Rentang Nilai = 1 - 5

    Bobot = 50 Bobot = 30 Bobot = 20

    N B S N B S N B S

    1 ICU 4 50 200 3 30 90 4 20 80 370

    2 IGD 5 50 250 3 30 90 3 20 60 400

    3 IBS 3 50 250 3 30 90 3 20 60 300

    4 Rawat Inap 3 50 150 5 30 150 3 20 60 360

    5 Farmasi 4 50 200 5 30 150 3 20 60 350

    Keterangan:

    Pelayanan Area Prioritas : Instalasi Gawat Darurat (IGD)

  • 19

    Kriteria Pemilihan Indikator Utama

    No Definisi Score

    1 2 3 4 5 Min Max

    1 High Risk ( Indikator yang

    dipilih merupakan kondisi

    berresiko pada pasien)

    1 5

    Tidak Timbul

    Resiko

    Timbul

    Resiko

    Kecil

    Timbul

    Resiko

    Sedang

    Timbul

    Resiko

    Besar

    Timbul Resiko

    Sangat Besar

    2 High Volume ( Indikator

    yang dipilih merupakan

    yang sering terjadi)

    1 5

    Sangat

    Jarang (> 5

    Thn)

    Jarang (2-5

    Thn/kali)

    Dpt terjadi

    dlm 1-2 thn

    (beberapa

    kali/thn)

    Sering sekali

    (terjadidlm

    minggu/bulan)

    3 High Cost ( Indikator yang

    dipilih merupakan kondisi

    yang menimbulkan

    kerugian keuangan)

    1 5

    Tidak timbul

    kerugian

    keuangan

    Timbul

    kerugian

    keuangan

    kecil

    Timbul

    kerugian

    keuangan

    sedang

    Timbul

    kerugian

    keuangan

    besar

    Timbul

    kerugian

    keuangan

    sangat besar

  • 20

    Kesimpulan :

    10 Indikator kunci/prioritas di area klinik

    1 Asesmen medis pasien bedah sebelum operasi

    2 Waktu tunggu hasil pelayanan laboratorium 3 Kejadian Kegagalan Pelayanan Rontgen 4 Angka ketidak lengkapan informed concent 5 Penulisan resep sesuai formularium 6 Kejadian Nyaris Cedera Peresepan Obat 7 Salah penempatan endotracheal tube. 8 Angka kesalahan jenis darah 9 Kelengkapan Informed Concent setelah mendapatkan informasi yang jelas 10 Ada anggota Tim PPI yang terlatih

    5 Indikator Klinis Joint Commission International Library

    1 Aspirin at Arrival 2 Stroke Education 3 Systemic Corticosteroids for Inpatient Asthma 4 Exclusive Breast Feeding 5 Adult Smoking Cessation Advice/Counseling

    9 Indikator Kunci/Prioritas Area Manajemen

    1 Ketersediaan obat dan alkes emergency di ruang resisutasi IGD 2 Ketepatan waktu penyampaian keuangan sesuai Pedoman Akutansi RS

    (PARS) 3 Dilakukan FMEA setahun sekali 4 Utilisasi Ct-Scan 5 Survei kepuasan pasien menggunakan Index Kepuasan Masyarakat

    (IKM) 6 Tingkat kepuasan karyawan 7 Demografi pasien dengan diagnosis klinik DHF 8 Cost recovery rate 9 Edukasi hand hygiene

    6 Indikator Kunci/Prioritas Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)

    1 Jumlah pasien tanpa gelang identitas 2 hasil laboratorium per telpon di read back 3 % high alert medication yang ditemukan tanpa label alert 4 Time out dilaksanakan dengan lengkap sebelum operasi 5 Angka kepatuhan hand hygiene 6 pelaksanaan asesmen resiko di instalasi rawat inap

  • 21

    Pelayanan prioritas perbaikan : Childrens Asthma Care (CAC), Penggunaan kortikosteroid

    sistemik pada pengobatan asthma bagi pasien-pasien anak yang menjalani rawat inap (Use

    of systemic corticosteroids in pediatric patients admitted for impatient treatment of asthma)

    Pelayanan Area Prioritas : Instalasi Gawat Darurat (IGD)

    Pemimpin Rapat

  • 22

    LAMPIRAN

  • 23

    UNDANGAN

  • 24

    DAFTAR HADIR

  • 25

    PEMERINTAH KABUPATEN KARAWANG

    BADAN LAYANAN UMUM DAERAH

    RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KELAS B NON PENDIDIKAN

    JL. Galuh Mas Raya No. 1 Sukaharja Telukjambe Timur

    Telp (0267) 640444, 640555 Fax (0267) 640666

    K A R A W A N G

    Susunan Acara PEMILIHAN PRIORITAS PROGRAM

    PENINGKATAN MUTU DAN KESELAMATAN PASIEN (PMKP) RSUD KARAWANG Sabtu, 12 Maret 2016

    Swiss Bellinn Hotel Karawang

    Waktu Acara PIC 09.00 - 09.05 Pembukaan............................................................ Eva Puspa W, SKM, MM 09.06 09.25 Sambutan Direktur RSUD Karawang .................... dr. H. Asep Hidayat Lukman, MM 09.26 11.45 Rapat Pembahasan pemilihan prioritas program

    PMKP ...................................................................

    dr Irwin, Sp.PD 11.46 11.50 Penutup/Do`a ........................................................ H. Deden Mustofa Kamil, SKM

  • 26

    DOKUMENTASI GAMBAR

  • 27

    Rapat pembahasan pemilihan prioritas program PMKP Sabtu, 12 Maret 2016 di

    Swiss Bellinn Hotel Karawang dibuka oleh Direktur RSUD Karawang dr. H. Asep

    Hidayat Lukman, MM

    Peserta yang menghadiri rapat pembahasan pemilihan prioritas program PMKP

    Sabtu, 12 Maret 2016 di Swiss Bellinn Hotel Karawang sebanyak 80 orang.

  • 28

    Salah satu sudut peserta yang hadir saat rapat pembahasan pemilihan prioritas program PMKP Sabtu, 12 Maret 2016 di

    Swiss Bellinn Hotel Karawang dari kiri, Heru Pamuji, Amd.PK (Rekam Medis),

    Dadang Sukardi, Amd.PK (Rekam Medis), Ahmad Rofiudin, Amd.PK (Rekam

    Medis), Kurniasih, S.Kep (Bidang Keperawatan), Ani Muthia, SKM, MARS (Bidang

    Perencanaan)

  • 29

    Direktur RSUD Karawang, dr. H. Asep Hidayat Lukman, MM didampingi dr. Irwin,

    Sp.PD Ketua Pokja PMKP saat pembukaan rapat pembahasan pemilihan prioritas

    program PMKP Sabtu, 12 Maret 2016 di Swiss Bellinn Hotel Karawang.

    dr. Irwin, Sp.PD Ketua Pokja PMKP saat presentasi rapat pembahasan pemilihan

    prioritas program PMKP Sabtu, 12 Maret 2016 di Swiss Bellinn Hotel Karawang

  • 30

    dr. Ade Nurkacan, Sp.AN dan dr. Irwin, Sp.PD Ketua Pokja PMKP saat berdiskusi

    pada rapat pembahasan pemilihan prioritas program PMKP Sabtu, 12 Maret 2016 di

    Swiss Bellinn Hotel Karawang

    Pose bersama saat setelah acara rapat pembahasan pemilihan prioritas program

    PMKP Sabtu, 12 Maret 2016 di Swiss Bellinn Hotel Karawang. Dari kiri dr. Endang

    Elisawaty, Sp.S, dr Achmad Rizky Herda, Sp.U, dr. Irwin, Sp.PD, dr. Irwan, dr. H.

    Asep Hidayat Lukman, MM (Direktur RSUD Karawang), dr. Ade Nurkacan, Sp.AN,

    Sutarman, S.Kep, Sri Endah, S.Kep, Ners (belakang) dan dr. David A, Sp.OG.