Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

  • View
    247

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    1/24

    GANGGUAN PERDARAHAN

    http://ismirayanti.blogspot.co.id/2010/10/gangguan-perdarahan.html

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    2/24

    Gangguan Perdarahan

    A. Kasus

    Senario : Perdarahan

    Seorang ana !anita" umur # tahun" diba!a e rumah sait arena ada binti-binti merah di lengan" tungai dan badan" dan eluar darah dari anusnya" serta

    tida disertai demam. $nam hari sebelumnya ana tersebut baru sembuh dari

    batu pile.

    %. Kata Kunci

    1. Ana !anita # tahun

    2. %inti-binti merah di lengan" tungai dan badan

    &. Keluar darah dari anusnya'. (ida disertai demam

    #. Sembuh dari batu pile enam hari sebelumnya

    ). Kata Sulit

    Purpura

    Purpura adalah : 1* setiap elompo penyait yang dicirian oleh eimosis atau

    perdarahan ecil lain di ulit" membran muosa" atau permuaan serosa+

    emunginan penyebab terdiri dari elainan darah" abnormalitas ,asuler" dan

    trauma. 2* setiap dari beberapa ondisi yang menyerupai gugus purpura

    tradisional" yang dapat disebaban arena penurunan perhitungan trombosit"

    abnormalitas trombosit" dee ,asular" atau reasi terhadap obat.

    Peteie

    Peteie adalah binti merah eunguan ecil dan bulat sempurna yang tida

    menonol aibat perdarahan intradermal atau submuosa.

    Peteie merupaan lesi perdarahan eunguan" mendtar 1 sampai ' mm" bulat"

    tida memucat" berdarah" dan dapat bergabung menadi lesi yang lebih besar

    yang dinamaan purpura. apat ditemuan pada membran muosa dan ulit"

    hususnya di daerah yang bebas atau daerah tertean. Peteie umumnya

    menggambaran elainan trombosit.

    $imosis

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    3/24

    $imosis adalah berca perdarahan yang ecil" lebih lebar dari peteie" pada

    ulit atau selaput lendir" membentu berca biru atau ungu yang rat" bulat atau

    irregular.

    $imosis adalah tanda memar atau tanda biru ehitaman" merupaan daerahmaula besar aibat estra,asasi darah e dalam aringan subutan dan ulit.

    Perdarahan yang baru ber!arna biru ehitaman dan berubah !arna menadi

    hiau ecolatan dan menadi uning bila mengalami resolusi. alaupun eimosis

    sering ditemuan pada trauma" tetapi eimosis yang luas dapat menggambaran

    elainan trombosit atau gangguan pembeuan.

    ematocheia

    ematocheia adalah pengeluaran tina berdarah.

    3elena

    3elena adalah eluarnya eses gelap dan peat di!arnai oleh pigmen darah atau

    darah yang berubah.

    . Pertanyaan

    1. %agaimana meanisme hemostasis dan pembeuan normal 4

    2. %agaimana patomeanisme dari setiap geala yang ada pada senario 4

    &. Apaah hubungan ri!ayat enam hari sebelumnya ana tersebut baru

    sembuh dari batu pile dengan geala yang timbul 4

    '. %agaimanaah hasil pemerisaan laboratorium pada penyait perdarahan 4

    #. %agaimanaah gambaran radiologi pada penyait perdarahan 4

    5. 6elasan armaoineti obat-obat hemostatis darah 4

    7. Apa di8erensial diagnosisnya 4

    $. 6a!aban

    1. 3eanisme hemostasis dan pembeuan normal.

    emostatis 9 proses penghentian perdarahan* adalah usaha tubuh agar tida

    ehilangan darah terlalu banya bila teradi lua pada pembuluh darah dan

    darah tetap cair dan mengalir secara lancar. Proses hemostatis dimulai bila bila

    trauma" pembedahan atau penyait yang merusa lapisan endotel pembuluh

    darah dan darah terpaan pada aringan iat subendotel. Kelangsungan

    hemostatis dipertahanan melalui proses eseimbangan antara perdarahan dantrombosis" bergantung pada beberapa omponen :

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    4/24

    a. Sistem ,asuler

    b. (rombosit

    c. ;ator oagulasi darah

    d. ;ibrinolisis" dan ahirnya perbaian aringanGangguan sistem ini dapat menimbulan masalah mulai dari bermacam-macam

    perdarahan yang sulit diatasi setelah teradinya lua sampai pembeuan darah

    yang tida pada tempatnya dalam pembuluh darah.

    3eanisme hemostatis normal terdiri atas & ase" yaitu :

    a.

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    5/24

    trombosan A2. (rombosan A2 mempunyai ee ,asoonstritor" emudian

    menyebaban agregasi trombosit. (rombin yang semula terbentu aibat

    dorongan lua merangsang perubahan bentu trombosit" disertai perubahan

    plug primer dari tida stabil menadi plug yang stabil" tempat =brin emudian

    diletaan. Selain pembentuan plug hemostati" trombosit mempunyai peran

    penting yang lain" yaitu menyediaan ati,itas prooagulan esensial disebutplatelet ctor & 9P;-&* yang adi tersedia selama agregasi trombosit. Plug pada

    tempat lua uga mendorong teradinya ,asoontrisi pembuluh darah loal

    dengan mengeluaran trombosan A2 dan amin ,asoati" termasu serotonin

    dan epinerin.

    Agregasi trombosit dapat ditimbulan oleh beberapa bahan seperti olagen"

    enim proteoliti 9misalnya trombin*" dan amin biologi 9misalnya epinerin dan

    serotonin*. Agregasi trombosit yang disebaban oleh AP" disertai oleh reasi

    platelet-release 9degranulasi* yang mengeluran isi granula sitoplasmi tombosit

    pada permuaan trombosit.

    (rombosit berbentu caram diameternya 1-2 m" ,olumenya rata-rata #-B l"berasal dari ragmentasi sitoplasma megaariosit di sumsum tulang+ tiap

    sitoplasma megaariosit menghasilan urang lebih 1.000 C '.000 trombosit.

    6umlah trombosit di dalam darah tepi rata-rata 2#0.000/mm& 9antara 1#0.000 C

    '00.000/mm&* dan selalu urang lebih onstan" arena meanisme ontrol dari

    bahan humoral yang disebut trombopoietin. Pertuaran trombosit atau

    trombopoiesis eeti yang dirangsang oleh trombopoietin" rata-rata

    .000/mm& D '.&00/mm&/hari. %ila umlah trombosit menurun" tubuh aan

    mengeluaran trombopoietin lebih banya yang merangsang trombopoiesis.

    (empat pembuatan trombopietin ini masih belum dietahui dengan elas.

    3arro! (ransit (ime" periode maturasi megaariosit" lebih urang # hari. iyainibah!a trombosit semula masu limpa dan tinggal disana selama 2 hari"

    emudian berada bai dalam sirulasi darah atau dalam cadangan limpa yang

    ati. Selama itu" rata-rata dua pertiga umlah seluruh trombosit berada dalam

    sirulasi sistemi" sedang sepertiga lainnya tetap berada sebagai cadangan

    trombosit dalam limpa dan bebas bertuar dengan trombosit sirulsi umum.

    >mur trombosit di dalam darah tepi berisar antara 7 sampai 10 hari. Pada ahir

    hidupnya" trombosit diagositosis oleh hati dan limpa dan aringan sistem

    retiuloendotelial lain.

    engan pemerisaan mirosop eletron" ultrastrutur trombosit dietahui terdiri

    atas beberapa bagian :

    1* Glioalis" selaput berbulu halus" mengelilingi membran trombosit.

    Eeseptor glioprotein pada glioalis ini menadi media reasi onta membran

    pada adhesi trombosit" perubahan bentu sel" ontrasi internal dan agregasi.

    2* 3embran sitoplasma" di sini dan e bagian dalam trombosit terdapat open

    ended canalicular system surace connecting system" yang berungsi sebagai

    tempat absorbsi seleti ator-ator oagulasi plasma+ menghasilan ati,itas

    prooagulan 9P;-&* dan asam arahidonat untu proses oagulasi agositosis

    tempat pengeluaran AP" serotonin" P;-&" dan lain-lain.

    &* 3iro=lamen dan mirotubula" terdapat langsung diba!ah membran sel+

    menghasilan sitoseleton untu mempertahanan bentu disoid sel dalam

    sirulasi dan mempertahanan posisi organel+ mengatur orgnisasi internal

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    6/24

    seresi bahan oagulasi darah" misalnya =brinogen+ beerasama dengan dense

    tubular system mengatur pengeluaran ion )a+ mengandung trombostenin yang

    dapat menyebaban trombosit beronstrisi.

    '* Granula dalam trombosit yan matang: granula ala yang terbanya"

    electrondense granules" lisoom" dan granula gliogen. Granula-ala yang

    spesi= mengadung antagonis heparin P;-'" tromboglobulin-beta" retratoim"

    platelet-deri,ed gro!th actor 9PG;*" beberapa protein yang terdapat dlam

    plasma termsu =brinogen dan ator ? dan ?

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    7/24

    &* Pada meanisme oagulasi darah untu membentu =brin

    '* 3endorong penyembuhan ,asuler dengan menstimulasi migrasi dan

    prolierasi sel endotel dan sel otot polos media melalui penglepasan mitogen

    platelet-deri,ed gro!th actor 9PG;*

    Kelainan hemostatis primer" pada dasarnya berupa:

    1* ?asulopati" misalnya Sindrom SchHnlein-enoch

    2* (rombopati uantitati :

    i* (rombositopenia

    91* Gangguan produsi:

    9a* ipoprolierasi: anemia aplasti

    9b* (rombopoiesis tida eeti:

    I Anemia 3egaloblasti

    I AJ 37

    92* Gangguan distribusi:

    9a* Splenomegali: LpoolingM trombosit

    9b* imoma

    9&* Pengenceran/pencairan : (ransusi darah masi

    9'* Pengrusaan abnormal

    9a* Jon-imun :

  • 7/24/2019 Perdarahan Gangguan Perdarahan Int

    8/24

    asetilasi O membran trombosit

    b. emostatis Seunder 9oagulasi*

    Proses oagulasi teradi segera setelah reasi adhesi dan agregasi trombosit.

    Pada lua pembuluh darah yang sangat ecil tida diperluan hemostatis

    seunder. Sasaran ase oagulasi adalah on,ersi =brinogen yang larut menadi=brin yang tida larut. alam eadaan normal trombin tida terdapat dalam

    sirulasi dan harus diatian dari imogennya" protrombin" oleh protrombinase"

    sebuah ati,itas yang dihasilan dari omples yang terdiri dari serine protease

    9enim*" oator" dan setengah lema.

    Proses oagulasi ini terdiri dari :

    1* Koagulasi in,itro

    2* Koagulasi in,i,o

    &* Eegulasi Koagulasi

    '* Pembentuan ;ibrin

Search related