26
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Lat ar Bela kan g Be si adal ah lo gam ya ng be rane ka ra gam pengguna annya se rt a me li mpah keberad aannya. Bes i yang dapat dikonsums i ole h manusi a ber ada dal am bent uk ionnya yaitu Fe 2+  dan Fe 3+ . Dalam tubuh, besi esensial memproduksi hemoglobin yang berfungsi dalam mengangkut O2 dari paru-paru ke jaringan tubuh, mengangkut elektron dalam sel dan mensistesis enim yang mengandung besi yang dibutuhkan untuk menggunakan O 2 selama mempr oduksi energi seluler . !ada tubuh manusia yang memili ki ber at sekit ar "# kg hany a ter kandung besi sebanyak 3,$ g, "#% dia nta rany a dal am bent uk hemogl obi n. &amun apab ila jumlah kadar bes i yang dikons ums i ter lal u ber lebihan dapat menyebabkan ker usa kan hat i, dia bet es dan  penyumbatan pembuluh jantung '(hyla B,dkk.,2#)2*. Besi merupakan salah satu sumber mineral yang terdapat dalam air minum. Fe logam  berat esensial, di mana keberadaannya dalam kadar tertentu sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia, namun dalam kadar yang berlebihan dapat menimbulkan efek raun. Dalam air minum, kadar besi dan mangan yang diperbolehkan yakni masing- masing #,3 mg dan #, mg. /erkait dengan pemikiran inilah, maka dilakukan perobaan penentuan kadar besi  'Fe* seara spektrofotometri sinar tampak.

Perc.2 instrumen

  • Upload
    arsyad

  • View
    254

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 1/26

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Besi adalah logam yang beraneka ragam penggunaannya serta melimpah

keberadaannya. Besi yang dapat dikonsumsi oleh manusia berada dalam bentuk 

ionnya yaitu Fe2+  dan Fe3+. Dalam tubuh, besi esensial memproduksi hemoglobin

yang berfungsi dalam mengangkut O2 dari paru-paru ke jaringan tubuh, mengangkut

elektron dalam sel dan mensistesis enim yang mengandung besi yang dibutuhkan

untuk menggunakan O2  selama memproduksi energi seluler. !ada tubuh manusia

yang memiliki berat sekitar "# kg hanya terkandung besi sebanyak 3,$ g, "#%

diantaranya dalam bentuk hemoglobin. &amun apabila jumlah kadar besi yang

dikonsumsi terlalu berlebihan dapat menyebabkan kerusakan hati, diabetes dan

 penyumbatan pembuluh jantung '(hyla B,dkk.,2#)2*.

Besi merupakan salah satu sumber mineral yang terdapat dalam air minum. Fe logam

 berat esensial, di mana keberadaannya dalam kadar tertentu sangat dibutuhkan oleh

tubuh manusia, namun dalam kadar yang berlebihan dapat menimbulkan efek raun.

Dalam air minum, kadar besi dan mangan yang diperbolehkan yakni masing- masing

#,3 mg dan #, mg.

/erkait dengan pemikiran inilah, maka dilakukan perobaan penentuan kadar besi

 'Fe* seara spektrofotometri sinar tampak.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 2/26

1.2 Rumusan Masalah

0dapun rumusan masalah yaitu berapa kadar besi dalam darah1

1.3 Tujuan Per!"aan0dapun tujuan yaitu menentukan kadar besi seara spektrofotometri sinar tampak.

1.# Man$aat Per!"aan

ntuk mengetahui kadar besi dalam darah dengan menggunakan spektrofotometri

sinar tampak.

BAB II

TIN%AUAN PU&TA'A

2.1 Bes(

Besi merupakan logam dengan kelimpahan terbanyak kedua setelah aluminium pada

kulit bumi dan ditemukan dalam bentuk dialen dan trialen dimana dalam bentuk 

dialent berperan sebagai mikronutrisi esensial. !enentuan besi dapat menggunakan

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 3/26

 berbagai metode, seperti spektrofotometri serapan atom, metode flo4 injetion, dan

fluorometri, namun yang banyak digunakan pada penentuan besi adalah

spektrofotometri 5-tampak karena akurasi yang baik, epat, dan mudah '(hyla

B,dkk.,2#)2*.

Besi merupakan salah satu logam transisi bernomor massa 26. Dilihat dari nomor 

massanya dapat diketahui bah4a besi memiliki elektron yang tidak berpasangan

dalam bentuk ionnya. (edangkan o-!hen memiliki pasangan elektron bebas '!7B*

yang terdapat pada & sebanyak dua. Berdasarkan definisi dari 8iai tahun )99$,

 proses pembentukan senya4a kompleks koordinasi adalah perindahan satu atau lebih

 pasangan elektron dari ligan ke ion logam. :adi ligan bertindak sebagai pemberi

elektron 'basa e4is* dan ion logam sebagai penerima elektron 'asam e4is* dimana

 pada penelitian ini ligan yang digunakan adalah o-!hen, dan logam yang digunakan

adalah besi '8ahayu, 2#)3*.

;eberadaan besi pada kerak bumi berada pada urutan keempat terbesar. Besi

ditemukan dalam bentuk kation Ferro 'Fe2+* dan ferri 'Fe3+* '8ahmayani, 2##9*. Besi

Fe2+ maupun Fe3+  merupakan suatu logam transisi. <on logam transisi berada dalam

suatu keadaan oksidasi positif, dalam keadaan tersebut yang ditinjau adalah orbital d.

Orbital d yang ada pada logam transisi dibagi menjadi 2 kelompok, yaitu pada

keadaan t2g  dan eg. ;ondisi penempatan elektron pada masing-masing orbital

menyebabkan adanya konfigurasi low-spin dan high-spin '8hiard, )99*.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 4/26

2.2 Darah

Di dalam sel darah merah terdapat pigmen ber4arna merah yang disebut dengan

hemoglobin. (ebagian besar kandungan dari hemoglobin adalah unsur besi. 0danya

unsur besi ini dapat berfungsi untuk mengatur sistem metabolisme dalam tubuh

manusia '/rianjaya, 2##9*.

Dalam tubuh manusia terdapat 6# sampai =# persen besi dalam hemoglobin.

>emoglobin merupakan senya4a protein heme yang mengandung Fe2+. >emoglobin

 berfungsi mengangkut oksigen dari paru-paru ke jaringan tubuh yang lain. !ada

hemoglobin tersebut besi berperan sebagai pusat pengikat oksigen. ?eskipun protein

heme tidak mampu mengikat oksigen, Fe2+ mempunyai keenderungan ukup besar 

untuk mengikat oksigen sehingga pengangkutan oksigen dalam tubuh dapat berjalan

'8ahmayani, 2##9*.

Fungsi utama dari sel darah merah 'eritrosit* adalah mentransfer hemoglobin.

7ritrosit normal berbentuk bulat atau agak oal dengan diameter " @ = mikron

'normosit*. Dilihat dari samping, eritrosit nampak seperti akram atau bikonkaf 

dengan sentral akromia kira-kira A - diameter sel. Dalam mengealuasi morfologi

sel darah merah pada sediaan apus, ada hal yang harus diperlihatkan C ). bentuknya

'shape*, 2. ukurannya 'sie*, 3. 4arnanya 'staining*, dan . struktur intraselluler 

'struture* '!atologi klinik, 2##6*.

!ada molekul hemoglobin, oksigen dapat berikatan dengan at besi pada kondisi

tekanan parsial yang tinggi. 0gar dapat berikatan dengan at besi yang terkonjugasi

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 5/26

dengan hemoglobin, oksigen memberikan lone pair -nya pada ion Fe2+ yang berada

dalam keadaan low spin 'inter, )99*.2.3 &)ektr!$!t!metr( &(nar Tam)ak 

Dalam analisis kimia dikenal berbagai maam ara untuk mengetahui data kualitatif 

dan kuantitatif baik yaang menggunakan suatu peralatan optik 'instrumen* ataupun

dengan ara basah. 0lat isntrumen biasanya dipergunakan untuk menentukan suatu

at berkadar rendah, biasanya dalam satuan ppm 'part per million* atau ppb 'part per 

 billion* '/riyati, )9=$*.

(pektrofotometri sesuai dengan namanya adalah alat yang terdiri dari spektrometer 

dan fotometer. (pektrometer adalah alat yang menghasilkan sinar dari spektrum pada

 panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas ahaya

yang ditransmisikan atau yang diabsorbsi '/rianjaya, 2##9*.

(ebagai sumber ahaya pada spektrofotometer, haruslah memiliki panaran radiasi

yang stabil dan intensitasnya tinggi. !ada spektrofotometer sinar tampak, sumber 

ahaya biasanya menggunakan lampu tungsten yang sering disebut lampu 4olfram.

olfram digunakan sebagai lampu pada spektrofotometri tidak terlepas dari sifatnya

yang memiliki titik didih yang sangat tinggi yakni $93# E. ampu ini mirip dengan

 bola lampu pijar biasa, daerah panjang gelombang 'l * adalah 3$# @ 22## nanometer 

'nm* ':aya >ardi, 2#)$ *.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 6/26

?enurut ;hopkar '2##3*, komponen-komponen terpenting dari spektrofotometer 

yaitu C). (umber (pektrum

(inar yang biasa digunakan pada spektroskopi absorbsi adalah lampu 4olfram.

ampu hidrogen atau deuterium digunakan sebagai sumber spektrum pada daerah

5. ntuk mendapatkan tegangan yang stabil dapat digunakan transformator.

2. ?onokromator Digunakan untuk memperoleh sumber sinar yang monokromatis. 0latnya dapat

 berupa prisma atau grating. ntuk mengarahkan sinar monokromatis yang

diinginkan dari hasil penguraian dapat digunakan elah.

3. (el 0bsorbsi!ada pengukuran di daerah tampak kuet kaa atau kuet kaa oreG dapat

digunakan.. Detektor 

!eranan detektor penerima adalah memberikan respon terhadap ahaya pada

 berbagai panjang gelombang.

Hambar <nstrumentasi alat (pektofotometri 5isible

(umber C :aya >ardi, 2#)$

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 7/26

BAB III

MET*D*L*+I PENELITIAN

3.1 ,aktu Per!"aan

!erobaan ini dilakukan pada tanggal #" Desember 2#)$ di aboratorium ;imia

0nalitik, :urusan ;imia, Fakultas ?atematika dan <lmu !engetahuan 0lam,

niersitas /adulako.

3.2 Alat -an Bahan

3.2.1 Alat

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 8/26

0lat yang digunakan pada perobaan ini antara lain spektofotometer 2#, kuet, gelas

kimia )## m, gelas ukur )## m dan )# m, labu ukur ')## m, $# m, dan 2$

m* dan $# m, pipet tetes, botol semprot, rak tabung, kuet, sendok at, batang

 pengaduk, lemari asam, neraa analitik, dan botol bekas.

3.2.2 Bahan

Bahan yang digunakan pada perobaan ini antara lain feri ammonium sulfat, akuades,

>l pekat, serbuk besi, kalium tiosianat, larutan >l &, dan ;(&( 2 ?, darah,

larutan standar besi )## ppm, dan tissu.(

3.3 Pr!se-ur 'erja

3.3.1 Pem"uatan Larutan &tan-ar

Feri ammonium sulfat sebanyak #,2)6 g dilarutkan dalam air, lalu ditambahkan 2,$

m larutan >l pekat dan dienerkan hingga #,2$# m. (elanjutnya 2$ mg serbuk 

 besi dilarutkan dalam 2$ m >&O3 )C3 dan dienerkan hingga 2$# m. selanjutnya $

g kalium tiosianat dilarutkan dalam 2$ m akuades.

3.3.2 Penentuan )anjang gel!m"ang maks(mun

arutan standar besi sebanyak #,3 m dimasukkan dalam labu takar 2$ m kemudian

ditambahkan 2,$ m larutan tiosianat ';(& 2 ?* dan ).$ m >l &, lalu

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 9/26

ditambahkan akuades hingga tanda batas. ;emudian diukur serapan dari larutan

tersebut pada panjang gelombang antara 3"$-$2$ nm. alu dibuat kura serapan s

 panjang gelombang dan ditentukan panjang gelombang maksimumnya.

3.3.3 Penentuan kura kal("ras(

arutan standar besi dimasukkan dalam labu ukur 2$ m masing-masing sebanyak #

mI #,#$ mI #,) mI #,)$ mI dan #,2 m. ;emudian dalam masing-masing labu

takar dimasukkan 2,$ m larutan tiosianat dan ),$ ml >& &, lalu ditambahkan

aJuadest sampai tanda batas. ;emudian diukur serapan dari semua larutan pada

 panjang gelombang maksimum dan dibuat kura kalibrasinya.

3.3.# Penentuan ka-ar "es( -alam larutan

arutan uplikan dimasukkan dalam labu ukur 2$ m masing-masing sebanyak #.)2$

m. ;emudian ditambahkan 2,$ m larutan tiosianat dan ),$ m >& &, lalu

ditambahkan aJuades hingga tanda batas. ;emudian diukur serapannya pada panjang

gelombang dan dialurkan serapan tersebut. ;emudian menentukan kadar besi dari

uplikan.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 10/26

BAB I/

HA&IL DAN PEMBAHA&AN

#.1 Has(l Pengamatan

#.1.1 Penentuan )anjang gel!m"ang maks(mun

K 'nm* 0

## -#,##=

2# #,##2

# -#,#)=

6# #,#3=

=# #,#$#

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 11/26

$## #,#3

$2# #,##

K maks L =# nm

#.1.2 Penentuan kura kal("ras(.

Fe ' m* 0

# #,#3#

#,#$ #,#$#

#,) #,#6

#,)$ #,#9

#,2 #,#9

#.1.2 )enentuan ka-ar "es( -alam larutan

Fe ' sampel darah * 0

K =# #,#3#

#.2 Pem"ahasan

Besi adalah metal ber4arna putih keperakan, liat, dan dapat dibentuk. Besi

merupakan elemen kimia4i yang dapat dipenuhi hampir di semua tempat di muka

 bumi, pada semua bagian lapisan geologis dan semua badan air. /ubuh manusia

hanya mengandung besi sebanyak gram. 0danya unsur besi di dalam tubuh

 berfungsi untuk memenuhi kebutuhan akan unsur tersebut dalam mengatur 

metabolisme tubuh. Dalam tubuh, sebagian besar unsur besi terdapat dalam

hemoglobin, pigmen merah yang terdapat dalam sel darah merah.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 12/26

!erobaan kali ini bertujuan untuk menentukan kadar besi dalam dalam seara

spektrofotometer sinar tampak. (inar tampak adalah sinar yang dapat dilihat oleh

mata manusia. ahaya yang dapat dilihat oleh mata manusia adalah ahaya dengan

 panjang gelombang ##-=## nm. (pektrofotometer sinar tampak yang digunakan

 pada perobaan ini yaitu spektronik 2#.

!erlakuan pertama adalah menentukan panjang gelombang maksimum dari besi.

(ebanyak #,)$ ml larutan standar besi )## ppm ditambahkan dengan 2,$ ml larutan

tiosianat dan ),$ ml >l & dalam labu ukur 2$ ml. ;emudian mengukur serapan

dari larutan tersebut pada panjang gelombang antara ## @ $2# nm, pada tiap

kenaikan 2# nm. ;emudian menentukan panjang gelombang maksimum. ?enurut

Day dan nder4ood ')99*, bah4a !anjang gelombang maksimum pada besi adalah

$=#-$9# nm. &amun hasil yang diperoleh panjang gelombang maksimum yaitu pada

# nm sehingga diperoleh nilai serapan sebesar #,#$#.

!erlakuan kedua adalah penentuan kura kalibrasi. /ujuannya adalah untuk membuat

kura kalibrasi yang nantinya akan digunakan untuk menghitung kadar besi dalam

sampel air. ;ura kalibrasi yaitu plot kedalam grafik hubungan antara konsentrasi

dan transmitansi. !ertama-tama memasukkan dalam $ labu 2$ ml dengan larutan

standar besi )## ppm masing-masing # ml, #,#$ ml, #,) ml, #,)$ ml dan #,2 ml.

kemudian menambahkan pada masing-masing labu ukur larutan tiosianat 2,$ ml dan

),$ ml larutan >l & sambil menambahkan aJuades sampai tanda batas. Dalam

keadaan dasar, larutan besi tidak ber4arna sehingga perlu menambahkan larutan

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 13/26

tiosianat agar membentuk kompleks larutan ber4arna dan menambahkan >l &

agar larutan bersifat asam. (elanjutnya mengukur serapan masing-masing larutan

menggunakan spektronik 2# pada panjang gelombang maksimum yakni =# nm.

?etode yang digunakan adalah metode tiosianat. Di mana Besi beralensi dua

maupun besi beralensi tiga dapat membentuk kompleks ber4arna dengan suatu

reagen pembentuk kompleks dimana intensitas 4arna yang terbentuk dapat diukur 

dengan spektrofotometri sinar tampak. Dari hasil pengukuran didapatkan bah4a nilai

serapan tidak berbanding lurus dengan jumlah Fe 'besi* dalam larutan. >al ini tidak 

sesuai literatur. Di mana menurut ;artasasmita '2##=*, semakin banyak jumlah Fe

'besi* dalam larutan, maka nilai serapan akan semakin tinggi. >al ini dikarenakan

semakin banyak elektron alensi yang menyerap ahaya sehingga meningkatkan nilai

absorbansinya. ;arena reaksi antara Fe 'besi* dengan larutan tiosianat akan

membentuk kompleks ber4ana.

!erlakuan ketiga adalah penentuan kadar besi dalam larutan. Dengan ara mengambil

sampel darah manusia sebanyak #,)2$ ml atau sebanyak 3 tetes. ;emudian

memasukkan sampel darah kedalam labu ukur 2$ ml dan menambahkan dengan 2,$

ml larutan tiosianat dan ),$ ml larutan >l & sambil menambahkan aJuades sampai

tanda batas. ;arena 4arna besi relatif lemah yaitu 4arna kuning maka diampurkan

dengan larutan tiosianat yang mempunyai 4arna yang kuat yaitu merah. !roses ini

disebut juga pembentukan kompleks. !enggunaan aJuadest dikarenakan aJuadest

merupakan pelarut yang tidak akan ikut bereaksi dengan sampel dan merupakan

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 14/26

 penyerap ahaya yang baik. Dan penambahan >l adalah untuk mempermudah

 proses pembentukan kompleks tiosinat dan besi. Dengan reaksi sebagai berikut C

Fe3+ + SCN-  (FeSCN)2+

!roses selanjutnya mengukur serapan pada panjang gelombang maksimum yakni =#

nm. >asil yang diperoleh nilai serapan adalah #,#$#. Dari hasil perhitungan dapat

dilihat bah4a kadar besi dalam darah adalah ),62)6 g )## m. ?enurut /rianjaya

dan Munaidi '2##9* /ubuh manusia hanya mengandung besi sebanyak g. 0danya

unsur besi di dalam tubuh berfungsi untuk memenuhi kebutuhan akan unsur tersebut

dalam mengatur metabolisme tubuh. Dalam tubuh, sebagian besar unsur besi terdapat

dalam hemoglobin, pigmen merah yang terdapat dalam sel darah merah.

:adi dapat dikatakan hasil perobaan yang dilakukan sangat berbeda jauh dengan

literatur yang ada, hal ini disebabkan oleh kurangnya ketepatan, ketelitian, dan

keermatan pada saat praktikum sehingga data yang diperoleh kurang akurat.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 15/26

BAB /

PENUTUP

0.1 'es(m)ulan

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan maka dapat disimpulkan bah4aC

). (pektrofotometer adalah sutu alat yang digunakan untuk menentukan suatu

senya4a baik seara kuantitatif maupun kualitatif dengan mengukur transmitan

ataupun absorban dari suatu uplikan sebagai fungsi dari konsentrasi.

2. (pektrofotometer sinar tampak terdiri dari C sumber ahaya, monokromator,

kuettempat sampel, detetor dan amplifier.

3. !anjang gelombang maksimum larutan standar adalah 6# nm yang nilai

absorbansi tertinggi sebesar #,"3 nm.

. Diperoleh nilai kadar besi dalam sampel darah =, =6 g )## m.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 16/26

$. !ada pembentukan kompleks, larutan Fe berfungsi sebagai atom pusat, larutan

tiosianat berfungsi sebagai ligan, larutan asam kuat yang digunakan berupa larutan

>l, dan blanko yang digunakan berupa aJuades.

0.2 &aran

Diharapkan untuk praktikum selanjutnya agar dilakukan lebih teliti agar memperoleh

hasil yang lebih baik.

DATAR PU&TA'A

Fatimah 8ahmayani. 2##9.  Analisa Kadar Besi (Fe) Dan Tembaga (Cu) Dalam Air  Zamzam Secara Spe!ro"o!ome!ri Serapan A!om (SSA)#

>ardy, :. 2#)$. Bahan A$ar Analisis %ns!rumen. F?<!0 &/0D. !alu.

;hopkar, (.?. 2##3.  Konsep Dasar Kimia Anali!i . :akarta. niersitas <ndonesia

!ress.

!atologi ;linik, aboratorium '2##6*. Di!a! &ema!ologi ''. Fakultas ;edokteran,

niersitas >asanuddin.

8ahayu Dinararum 8 dan 8. Djarot (ugiarso ;. (.2#)3. S!udi angguan Krom (%%%)

 pada Analisa Besi dengan *engomples +, +-Fenan!rolin pada p& ,. secara

Spe!ro"o!ome!ri /0-!ampa . :urnal (ains dan (eni !O?</(. 5ol.,2. &o.,#2.

8hiard, , H,. (ott,!.8. )99# 1nerg2 3e4el in A!oms and 5oleuls. OGford COGford niersity !ress.

(hyla B., Bhaskar . 5. and &agendrappa H. '2#)2*. %ron (%%%) 67idized 8ucleophilicCoupling o" Ca!echol wi!h o-!olidine9p-!oluidine Followed b2 +,+-

 *henan!rolin as 8ew and Sensi!i4i!2 %mpro4ed Spec!ropho!ome!ric 5e!hods "or 

 %ron *resen! in Chemical, *harmaceu!ical, 1dible reen 3ea4es, 8u!s, and 

 3ae :a!er Samples# (petrohimia 0ta !art 0C ?oleular and Biomoleular (petrosopy =6, )$2@)$=.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 17/26

(lamet, :. (. )99. Keseha!an 3ingungan# Nogyakarta. !enerbit 0ndi.

/riyati, 7tty. )9=$. Spe!ro"o!ome!ri /l!ra 0iole! dan Sinar Tampa Ser!a Apliasin2a

 Dalam 6seanologi#

inter, :.?. )99. d-Bloc Chemis!r2. OGford niersity !ress <n. &e4 Nork .

Munaidi /rianjaya. 2##9# *enen!uan Kadar Besi *ada So"! :a!er Secara

Spe!ro"o!ome!ri Di *T Coca Cola Bo!!ling %ndonesia.

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 18/26

LAMPIRAN

1. D(agram Al(r

1.1 Penentuan Larutan &tan-ar

1.1.1 Larutan stan-ar "es(

0ir 

2,$ ml >l pekat

1.1.2 Larutan 'N& 2 M

1.2 Penentuan Panjang +el!m"ang Maks(mun

2,$ ml larutan tiosianat

+ ),$ml >l &

1.3 )enentuan kura kal("ras(

  larutan standar besi

# mlI #,#$ mlI #,)mlI),$ mlI dan 2 ml larutan

 besi

#,2)6 gr feri ammonium sulfat

?engenerkan hingga 2$# ml

$ gram kalium tiosianat

2$ ml akuades

#,)$ ml larutan standar

(pektrofotometri isible

2.5 ml larutan

tiosianat dan 3 ml

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 19/26

ukur serapan dan

dan panjang gelombang

1.# Penentuan ka-ar "es( -alam larutan

2.$ ml larutan tiosianat

),$ ml >& &

2. Anal(sa Data

). !enetapan kadar besi dalam larutan

• !erhitungan konsentrasi larutan standar Fe

a. ntuk 5)  L # m

5) . ?) L 52 . ?2

# m .)## ppm L 2$ m . ?2

# ppm . )## m L 2$ m . ?2

?2 L0 ppm .100mL

50mL

L # ppm

 b. ntuk 5) L #.#$ m

5) . ?) L 52 .?2

#.#$ m .)## ppm L 2$ m . ?2

#.#$ ppm .)## m L 2$ m . ?2

  ?2 L

0.05 ppm.100mL

25mL

L #.2 ppm

arutan uplikan #.)2$ ml

kur serapan dan panjang

gelombang maksimum

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 20/26

. ntuk 5) L #.) m

5) . ?) L 52 .?2

#.) m .)## ppm L 2$ m . ?2

#.) ppm . )## m L 2$ m . ?2

  ?2 L0.1 ppm.100mL

25mL

L #. ppm

d. ntuk 5) L #.)$ m

5) . ?) L 52 .?2

#.)$ m .)## ppm L 2$ m . ?2

#.)$ppm . )## m L 2$ m . ?2

  ?2 L0.15 ppm.100mL

25mL

L #.6 ppm

e. ntuk 5) L #.2 m

5) . ?) L 52 .?2

#.2 m .)## ppm L 2$ m . ?2

#.2 ppm . )## m L 2$ m . ?2

  ?2 L0.2 ppm.100mL

25mL

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 21/26

L #.= ppm

• !erhitungan 8egresi

G 'ppm* y '0* Gy 2

# #,# # #

#,2 #,#"" #,#)$ #,#

#, #,#6 #,#2$6 #,)6

#,6 #,#6" #,##2 #.36

#,= #,)$6 #,)2= #,6

PG L 2 Py L #,#= PGy L#,2#6 PG2 L ),2

G L∑x

n  =

2

5=0,4

y L∑ y

n=

0,408

5=¿

0,081

 b Ln (∑ xy )−(∑ x )(∑ y)

n (∑ x2 )−(∑ x) ²

  L

5 (0,206 )−(2 )(0,408)5 (1,2)−(2)²

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 22/26

  L #,)#"

y L y + b ' Gi @ G*

y) 4 #,#=)6+ #,)#" '# @ #,* L #,#3==

y2 4 #,#=)6+ #,)#" '#,2 @ #,* L #,#6#2

y3 4 #,#=)6+ #,)#" '#,@ #,* L #,#=)6

y 4 #,#=)6+ #,)#" '#,6 @ #,* L #,)#3#

y$ 4 #,#=)6+ #,)#" '#,= @ #,* L #,)2

+RAI' &EBELUM DAN &E&UDAH RE+RE&I

• S!"!L#$ %!&%!S'

0 0.2 0. 0. 0.8 1

0

0.05

0.1

0.15

0.2

0.0

0.080.0 0.0

0.1

*() 0.11 + 0.0

% 0.1

Kurva sebelum regresi

 

Linear ()

Konsentrasi (ppm)

Absorbansi

• S!S#/H %!&%!S'

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 23/26

0 0.10.20.30.0.50.0.0.80.

0

0.05

0.1

0.15

0.0

0.0

0.08

0.1

0.12*() 0.11 + 0.0

% 1

Kurva sesudah regresi

 

Linear ()

Konsentrasi (ppm)

Absirbansi

'

!enentuan ;adar Besi dalam arutan (ampel Darah

/g α   L k Ldy

dx

k L y 3− y2

 x3− x2

kL......1

k L0,0816−0,0602

0,4−0,2

k L #,)#"

Dimana C

0L k

ketC 0 L 0bsorbansi Darah

L A

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 24/26

  L0,904

0,107

  L =, =6 g )## m

:adi kadar besi dalam sampel darah adalah =, =6 g )## m.

• ;ura serapan '0* 5( !anjang Helombang 'K*

00 20 0 0 80 5000

0.1

0.2

0.3

0.

0.5

serapan vs P. gelombang

panjang gelombang

asorbansi

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 25/26

LEMBAR A&&I&TEN&I

 &0?0 C 0&D<&< !80/<<

(/0?B; C H 3#) )3 #)3

;7O?!O; C << 'Dua*

0(<(/7& C D<&< &O5<N0&D08<

 &o >aritanggal ;eterangan !araf 

7/23/2019 Perc.2 instrumen

http://slidepdf.com/reader/full/perc2-instrumen 26/26