Click here to load reader

Perancangan Struktur Sekunderrepository.its.ac.id/62623/3/3111100078-presentation17... · 2019. 3. 28. · 1. Sebelum komposit tumpuan bebas tabel 13.3.1 koef. PBI 1971 2. Sesudah

  • View
    4

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Perancangan Struktur Sekunderrepository.its.ac.id/62623/3/3111100078-presentation17... · 2019. 3....

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Menghitung jumlah tulangan 1. Sebelum komposit tumpuan bebas tabel 13.3.1 koef. PBI 1971 2. Sesudah komposit terjepit bebas tabel 13.3.1 koef. PBI 1971

    Direncanakan tebal pelat 14 cm

    PELAT

    PRACETAK

    OVERTOPPING

    8 CM

    6 CM

    Perancangan Struktur Sekunder

    Pelat tipe A : 390 × 260 cm Pelat tipe B : 295 × 260 cm Pelat tipe C : 125 × 260 cm Pelat tipe D : 227,5 × 260 cm

    Tipe

    pelat

    P L Dimensi balok tepi

    pelat ket hmin hpakai

    (cm) (cm) P1 P2 P3 (cm) (cm)

    A 390 260 60/80 60/80 35/50 2 arah 7,58 14

    B 295 260 60/80 60/80 35/50 2 arah 6,05 14

    C 125 260 60/80 35/50 35/50 2 arah 2,86 14

    D 228 260 60/80 60/80 60/80 2 arah 4,75 14

    15

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Perancangan Struktur Sekunder

    1.20 2.00 1.40 2.00 1.207.80

    Penulangan Stud SNI 03-2847-2013 Pasal 11.4.6.3 stud dipasang tegak lurusbidang geser, yan berfungsi sebagau penahan gaya geser friksi horisontal yang terjadi pada bidang kontak antara pelat pracetak dan overtopping

    Di pasang Stud 10 -200

    15

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Pengangkatan Pelat A

    Perancangan Struktur Sekunder

    1.20 2.00 1.40 2.00 1.207.80

    0.75

    0.80 1.00 0.80

    2.60

    0.75

    Arah i

    Arah j

    i j

    16

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    TANGGA Tumpuan tangga adl jepit pada ujung bawah anak tangga dan rol pada ujung bordes

    Perancangan Struktur Sekunder

    17

    0

    300

    2600 3300

    1000

    33

    00

    230

    300

    123456789

    101112131415161718192021

    2300

    UPDN

    17

    0

    300

    2600 3300

    1000

    Pelat tangga ф 8-100 Pelat bordes ф8-100

    16

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    LIFT

    Perancangan Struktur Sekunder

    Spesifikasi lift Asia Schneider (Thailand) Co.,Ltd. Tipe Lift : C300 Passenger Elevator Kapasitas : 1000 Kg Kecepatan : 1.75 m/detik Balok penumpu belakang = 60/80 Balok penggantung lift = 30/40

    17

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    PERMODELAN STRUKTUR

    Analisa Struktur Utama

    Perhitungan gaya geser dasar SNI 03-1726-2012 Pasal 7.8.1 Kontrol Partisipasi massa Analisa SAP Kontrol waktu getar alami fundamental Analisa

    SAP Kontrol drift Analisa SAP

    KONTROL DRIFT

    Lantai

    Tinggi

    Lantai

    Gempa

    Arah X

    Gempa

    Arah Y

    Zi Simpangan Simpangan

    (m) X (mm) Y (mm) X (mm) Y (mm)

    Atap 52.5 47.49 18.13 17.16 49.21

    12 47.5 45.95 16.97 16.59 46.053

    11 43.5 44.18 15.92 15.958 43.2

    10 39.5 41.81 14.73 15.09 39.97

    9 35.5 38.84 13.4 14.026 36.39

    8 31.5 35.66 12.03 12.87 32.633

    7 27.5 32.06 10.54 11.571 28.645

    6 23.5 28.03 8.99 10.11 24.25

    5 19.5 23.6 7.37 8.5 20.08

    4 15.5 19.06 5.76 6.87 15.7

    3 11.5 14.18 4.12 5.11 11.24

    2 7.5 8.93 2.49 3.22 6.81

    1 1.5 1.07 0.41 0.387 1.11

    0 0 0.17 0.11 0.062 0.31

    Basement 1 -1.5 0.083 0.059 0.029 0.162

    Basement 2 -4.5 0 0 0 0

    18

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Dimensi Balok Induk SNI 03-2847-2013 pasal 9.5.2.1 tabel 9.5.a Balok induk melintang = 60/80 Balok induk memanjang = 60/80

    Perencanaan Struktur Utama

    BALOK INDUK

    1. Sebelum Komposit

    2. Sesudah Komposit

    19

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Perencanaan Struktur Utama

    Penulangan Balok induk 1. Sebelum Komposit

    2. Sesudah Komposit

    OVERTOPING BETON CORTULANGAN TARIK TUMPUAN 9 D22

    TULANGAN SENGKANG 2 Ø13 - 150 TULANGAN TARIK LAPANGAN 5 D22

    TULANGAN TEKAN LAPANGAN 9 D22

    TULANGAN TEKAN TUMPUAN 5 D22

    A

    A

    B

    B

    A

    A

    OVERTOPPING BETON

    SENGKANG 2Ø13-150

    TULANGAN TARIK 5D 22

    PELAT PRACETAK

    BALOK INDUK PRACETAK

    TULANGAN TEKAN 5 D22

    Pot. Memanjang balok induk

    Pot. Melintang Balok induk sesudah komposit

    20

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Kolom dan SW

    Dimensi KolomMenurut SNI 03-2847-2013 Pasal 9.3.2.2

    Didapatkan dimensi kolom = 100 cm x 100 cm

    Agar lebih efisien : Lantai 1 – lantai 4 = 100 × 100 cm Lantai 5 – lantai 8 = 90 × 90 cm Lantai 9 – lantai 12 = 80 × 80 cm

    Shear Wall difungsikan sekaligus sebagai dinding lift

    Tebal Shear Wall SNI 03-2847-2013 pasal 14.5.3.1

    Dipakai tebal SW = 40 cm

    21

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Kolom

    TULANGAN UTAMA 20 D 25

    PENAMPANG KOLOM

    4 D13

    KONSOL KOLOM

    A A

    Ø13-100

    Ø13-65

    SENGKANG VERTIKAL

    13-65 Sambungan konsol pendek 500/400 mm

    Tul geser 313 - 65

    13-100

    22

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Perencanaan Sambungan

    Sambungan Kolom dengan Balok

    Ø13-65

    Ø13-100

    OVERTOPING BETON COR

    TULANGAN TARIK LAPANGAN 5 D22

    TULANGAN TEKAN LAPANGAN 9 Ø22

    SENGKANG VERTIKAL

    Sambungan konsol pendek 500/400 mm

    Panjang penyaluran tekan = 340 mm Panjang penyaluran tekan = 300 mm

    23

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Perencanaan Sambungan

    Sambungan Pelat dengan Balok

    PELAT

    PRACETAK

    OVERTOPPING

    SHEAR

    CONNECTOR

    PELAT

    SHEAR

    CONNECTOR

    PELAT

    SHEAR

    CONNECTOR

    BALOK

    8 CM

    6 CM

    BALOK

    24

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Perencanaan Sambungan

    Sambungan balok anak dengan balok induk

    OVERTOPPING BETONPELAT PRACETAK

    BALOK INDUK PRACETAK

    Sambungan basah bagian balok anak di cor ditempat sebagian agar panjang penyaluran bisa menyatu dengan balok induk pracetak

    25

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Pondasi

    BALOK BASEMENT 65x85 CM

    -4.50

    TULANGAN LENTUR ARAH Y D 25 - 100

    TULANGAN LENTUR ARAH X D 25 - 100

    PELAT BASEMENT 40 CM

    Tiang Pancang

    Kedalaman 22 m

    26

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

    Pemancangan

    Pembuatan balok sloof dan pile cap

    Dewatering

    Pekerjaan kolom

    Pekerjaan balok induk dan balok anak

    Pekerjaan tangga

    Pekerjaan plat dan overtopping

    27 Video pelaksanaan

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI

    PEMBAHASAN KESIMPULAN

  • PENDAHULUAN TINJAUAN

    PUSTAKA METODOLOGI PEMBAHASAN

    KESIMPULAN

    Kesimpulan

    Dari hasil modifikasi perencanaan struktur MNC Tower didapatkan data – data perencanaan sebagai berikut :

    Tebal plat atap dan plat lantai = 14 cm

    Dimensi kolom = 100 x 100 cm (tulangan utama D25 mm dan sengkang ф 13 mm)

    Dimensi balok induk = 60 x 80 cm (tulangan utama D25 mm dan sengkang ф 10 mm)

    Dimensi balok anak = 35 x 50 cm (tulangan utama D22 mm dan sengkang ф 10 mm)

    Dimensi balok lift = 30 x 40 cm

    Tebal dinding basement = 40 cm (tulangan D16)

    Perencanaan pondasi direncanakan dengan tiang pancang diameter 60 cm.

    29

  • TERIMA KASIH