Click here to load reader

Perancangan Sistem Pendaftaran dan Rekam Medis pada Klinik

  • View
    0

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Perancangan Sistem Pendaftaran dan Rekam Medis pada Klinik

Perancangan Sistem Pendaftaran dan Rekam Medis pada Klinik Gigi Bidenta Berbasis Web dan SMS GatewayKlinik Gigi Bidenta Berbasis Web dan SMS Gateway
Artikel Ilmiah
Diajukan kepada
Peneliti:
Ramos Somya, S.Kom., M.Cs.
Program Studi Teknik Informatika
Klinik Gigi Bidenta Berbasis Web dan SMS Gateway
1) Nindia Rasty,
2) Danny Manongga,
3) Ramos Somya
Fakultas Teknologi Informasi
Email: 1)
[email protected], 2)
[email protected] 3)
[email protected]
Abstract
Bidenta clinic is one of the dental clinics in Yogyakarta. The clinic is open practice every
Monday through Saturday and has three dentists. The problem occurs on this clinic is not
the availability of patient medical record system, this causes the doctor takes more to find a
list of the patient's medical record that is still noted in the paper. In addition, the clinic also
does not yet have a good registration system, the patient should come directly to the clinic to
register if you want to check. On this research created a system for registration and medical
record of patients in the Bidenta clinic with web and SMS Gateway. This system can help
patients in the register via the web or via SMS. Patients can also see history check and
schedule the next check over the web. This medical record systems also help the doctor in
performing the recording of the patient's diseases history and therapy provided.
Keywords: Registration, Medical Record, Web, SMS Gateway
Abstrak
Klinik Bidenta merupakan salah satu klinik gigi yang berada di kota Yogyakarta. Klinik ini
membuka praktek setiap hari Senin hingga Sabtu dan memiliki 3 dokter gigi. Masalah yang
terjadi pada klinik ini adalah belum tersedianya sistem rekam medis pasien, hal ini
menyebabkan dokter membutuhkan waktu lebih untuk mencari daftar rekam medis pasien
yang masih dicatat dalam kertas. Selain itu, klinik ini juga belum memiliki sistem
pendaftaran yang baik, pasien harus datang langsung ke klinik untuk melakukan pendaftaran
jika akan periksa. Pada penelitian ini dibuat sistem untuk pendaftaran dan rekam medis
pasien di klinik Bidenta berbasis web dan SMS Gateway. Sistem ini dapat membantu pasien
dalam melakukan pendaftaran melalui web atau melalui SMS. Pasien juga dapat melihat
riwayat periksa dan jadwal periksa berikutnya melalui web. Sistem rekam medis ini juga
membantu dokter dalam melakukan pencatatan riwayat penyakit pasien dan terapi yang
diberikan.
1)
Wacana Salatiga. 2)
8
Teknologi Informasi saat ini digunakan dalam berbagai aspek dalam
kehidupan manusia. Salah satu penggunaannya adalah dalam bidang kedokteran.
Ada berbagai macam cara yang digunakan untuk menerapkan Teknologi
Informasi dalam bidang kedokteran, misalnya penggunaan aplikasi web maupun
dekstop untuk sistem rekam medis dalam suatu klinik maupun rumah sakit.
Seluruh proses bisnis dan data pasien, dokter, penyakit, terapi, obat dan data
medis lainnya dapat dilakukan manajemen dengan baik melalui sistem rekam
medis ini.
Klinik Bidenta merupakan salah satu klinik gigi yang berada di Bantul,
Yogyakarta. Klinik ini membuka praktek setiap hari Senin hingga Sabtu pada
pukul 09.00 hingga pukul 20.00 WIB. Klinik ini memilik 3 (tiga) orang dokter
yang melayani pasien secara bergantian setiap Senin hingga Sabtu. Rata-rata
jumlah pasien yang datang periksa di klinik gigi Bidenta setiap harinya adalah 35
pasien yang tidak hanya berasal dari Yogyakarta saja tetapi juga pasien dari luar
kota Yogyakarta. Klinik ini juga menyediakan apotek sehingga pasien dapat
membeli obat hasil resep dari dokter di klinik ini.
Pasien yang akan periksa di klinik gigi Bidenta harus datang langsung ke
klinik untuk melakukan pendaftaran sebelum bertemu dengan dokter. Pada saat
mendaftar, pasien lama harus menunjukkan kartu berobat, sedangkan pasien baru
harus mengisi form pendaftaran terlebih dahulu untuk mendapatkan kartu berobat.
Sering kali terjadi antrian yang lama karena petugas yang melayani hanya ada 1
(satu) petugas. Klinik ini belum memiliki sistem informasi rekam medis untuk
membantu dalam kegiatan medisnya. Selama ini catatan medis pasien masih
dicatat dalam bentuk arsip kertas yang disimpan dalam map. Berdasarkan
wawancara yang dilakukan dengan dokter di klinik ini, dokter harus mencari
rekam medis pasien terlebih dahulu sebelum memeriksa pasien, sehingga dirasa
merepotkan oleh dokter. Pada saat memeriksa pasien, dokter mencatat keluhan
pasien, diagnosa dan juga terapi atau obat apa yang diberikan. Selain itu dokter
juga mencatat jadwal kapan pasien tersebut harus kontrol kembali ke klinik.
Berdasarkan kondisi dan masalah yang telah disampaikan, pada penelitian
ini akan dibuat sistem informasi pendaftaran dan rekam medis pasien di Klinik
Gigi Bidenta berbasis web. Sistem akan dibuat dengan menambahkan SMS
Gateway supaya pasien dapat melakukan pendaftaran melalui SMS selain melalui
web. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang sistem informasi pendaftaran
rekam medis di klinik gigi Bidenta berbasis web dan SMS Gateway. Manfaat yang
akan dicapai adalah menyediakan sistem pendaftaran yang lebih praktis yaitu
melalui web atau SMS serta menyediakan sistem rekam medis yang dapat
9
digunakan dokter untuk mencatat data medis pasien yang periksa di klinik ini.
Batasan masalah dalam penelitian ini ada beberapa, yaitu: 1) data medis yang
disimpan dalam sistem rekam medis ini meliputi data pasien, anamnesa,
pemeriksaan, diagnosa, terapi yang diberikan dan juga daftar periksa pasien
berikutnya, 2) sistem rekam medis ini tidak mencakup sistem informasi obat di
apotek, 3) SMS Gateway digunakan hanya untuk melakukan pendaftaran pasien,
mengingatkan pasien untuk periksa 3 hari sebelum jadwal periksa dan
memberikan SMS kepada pasien kapan harus datang mengantri setelah melakukan
pendaftaran, 4) Tidak membahas laporan pendapatan atau keuangan klinik, dan 5) Tidak
membahas keamanan data.
2. Kajian Pustaka
Penelitian yang berjudul Sistem Informasi Rekam Medis Rawat Jalan Pada
Rumah Sakit Umum Daerah Palembang BARI dibuat sistem informasi rekam
medis untuk pasien rawat jalan berbasis dekstop. Aplikasi dibuat dengan
Microsoft Visual Basic .Net dan digunakan secara lokal untuk mencatat data
pasien dan riwayat pemeriksaan pasien. Sistem ini digunakan oleh petugas bagian
administrasi dan kepala rekam medis [1].
Penelitian berikutnya berjudul Rancang Bangun Sistem Informasi Rekam
Medis Pasien di Puskesmas Kebonsari. Penelitian ini membangun sistem
informasi rekam medis berbasis dekstop di Puskesmas Kebonsari. Sistem
informasi rekam medis ini menyediakan fasilitas untuk menyimpan data histori
pasien setelah berobat serta mampu menghasilkan laporan berisi data kesakitan,
berisi data kematian, berisi data obat - obatan, dan laporan pelayanan yang
diadakan oleh Puskesmas Kebonsari [2].
Pada penelitian ini dirancang sistem informasi pendaftaran dan rekam medis
berbasis web dan SMS Gateway. Beda dengan penelitian terdahulu adalah sistem
yang dibuat pada penelitian ini berbasis web sehingga dapat diakses dari mana
saja. Sistem juga dilengkapi dengan SMS Gateway yang dapat digunakan pasien
untuk melakukan pendaftaran jika akan periksa.
Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur - prosedur yang saling
berhubungan, berkumpul bersama - sama untuk melakukan suatu kegiatan atau
untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Informasi adalah data yang diolah
menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.
Data merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak,
sehingga perlu diolah lanjut [3].
Rekam medis adalah keterangan baik yang tertulis ataupun yang terekam
tentang identitas, anamnesa, penentuan fisik, laboratorium, diagnosa segala
10
pelayanan dan tindakan medis yang di berikan kepada pasien dan pengobatan baik
yang dirawat inap, rawat jalan maupun yang mendapatkan pelayanan gawat
darurat [4]. Sedangkan menurut Pasal 46 ayat (1) UU praktek kedokteran, yang
dimaksud dengan rekam medis adalah berkas yang berisi catatan dan dokumen
tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain
kepada pasien pada sarana pelayanan kesehatan [5]. Rekam medis (RM)
merupakan salah satu sumber informasi sekaligus sarana komunikasi yang
dibutuhkan baik oleh penderita, maupun pemberi pelayanan kesehatan dan pihak-
pihak terkait lain (klinik, manajemen RSU, asuransi dan sebagainya), untuk
pertimbangan dalam menentukan suatu kebijakan tata laksana / pengelolaan atau
tindakan medis.
Web adalah suatu metode untuk menampilan informasi di internet, baik
berupa teks, gambar, suara maupun video yang interaktif dan mempunyai
kelebihan untuk menghubungkan (link) satu dokumen dengan dokumen lainnya
(hypertext) yang dapat diakses melalui sebuah browser [6].
SMS Gateway adalah aplikasi SMS dimana pesan yang diterima dan
dikirimkan menggunakan bantuan Gateway Device terintegrasi dengan database
server yang dapat mendistribusikan pesan SMS secara otomatis. Kelebihan SMS
Gateway : SMS gateway merupakan aplikasi berbasis komputer, sehingga dapat di
otomatisasi. Dapat menyimpan data dalam jumlah yang banyak karena disimpan
di sebuah hardisk server. Cara kerja SMS Gateway dalam mengirim pesan yaitu:
1) Pengguna mengirim pesan SMS, contoh: (Reg_Nasib) kirim ke 0000, 2) Pesan
melewati jalur jaringan selular, 3) Pesan diterima oleh Gateway SMS yang berupa
GSM Modem, 4) Pesan akan di proses di aplikasi [7].
3. Metode dan Perancangan Sistem
Pada penelitian ini, akan dilakukan beberapa tahapan penelitian yang secara
garis besar terbagi ke dalam lima tahapan, yaitu : 1) Analisis kebutuhan dan
pengumpulan data yang diperlukan. 2) Perancangan Sistem. 3) Perancangan
aplikasi/program. 4) Implementasi dan pengujian sistem, serta analisis hasil
pengujian. 5) Penulisan laporan hasil penelitian. Tahapan - tahapan yang
dilakukan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Gambar 1.
11
Berdasarkan bagan pada Gambar 1 dapat dijelaskan bahwa tahapan
penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut : 1) Tahap pertama : analisis dan
pengumpulan data, di mana pihak developer mencari tahu kebutuhan client dalam
pembuatan aplikasi. Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini
dilakukan dengan cara wawancara. 2) Tahap kedua : perancangan sistem meliputi
perancangan proses menggunakan UML seperti usecase diagram, activity
diagram, sequence diagram, class diagram, dan deployment diagram. Pada tahap
ini juga dilakukan perancangan arsitektur yang menggambarkan proses
berjalannya aplikasi, serta perancangan database. 3) Tahap ketiga : perancangan
aplikasi atau program yaitu merancang aplikasi sesuai dengan kebutuhan dari
client yang telah diperoleh dari pengumpulan data yang dilakukan. 4) Tahap
keempat : implementasi dan pengujian sistem, serta analisis hasil pengujian. Pada
tahapan ini dilakukan proses pembangunan sistem atau aplikasi berdasarkan
rancangan yang telah dibuat. Kemudian dilakukan pengujian untuk mengetahui
apakah aplikasi yang dibangun sudah sesuai atau tidak. Akhir dari tahapan ini
adalah melakukan analisis pengujian sistem. 5) Tahap kelima: penulisan laporan
hasil penelitian, yaitu mendokumentasikan setiap proses yang dilakukan di dalam
penelitian yang telah dilakukan dalam bentuk laporan tertulis dan akan menjadi
laporan hasil penelitian.
analisis kebutuhan didapatkan setelah melakukan identifikasi masalah yang terjadi
di klinik gigi Bidenta berkaitan dengan proses pendaftaran dan pengelolaan data
rekam medis pasien. Proses pendaftaran pasien hingga proses pemeriksaan oleh
dokter adalah: 1) Pasien datang ke klinik mulai pukul 09.00 WIB untuk
melakukan pendaftaran, 2) Jika pasien baru, maka pasien harus mengisi formulir
pendaftaran terlebih dahulu dengan melengkapi data pribadi kemudian
mendapatkan kartu berobat, mencatat namanya pada kertas pendaftaran dan
mengambil antrian, 3) Jika pasien lama, maka pasien menunjukkan kartu berobat
dan mencatat namanya pada kertas pendaftaran dan mengambil nomor antrian, 4)
Pasien mengantri hingga dipanggil oleh dokter berdasarkan nomor antrian, 5)
Dokter mencari kertas rekam medis pasien, 6) Pasien akan diperiksa oleh dokter
dan akan dicatat keluhan, diagnosa dan terapi atau obat yang diberikan pada
kertas rekam medis pasien, 7) Dokter menjadwalkan kapan pasien harus kontrol
12
kembali ke klinik, 8) Pasien membayar biaya periksa, 9) Pasien membeli obat di
apotek sesuai resep dokter atau pulang.
Berdasarkan proses bisnis yang lama, pada penelitian ini dibuat proses
bisnis untuk memperbaiki proses bisnis yang lama tersebut. Pada penelitian ini
dirancang sistem informasi rekam medis berbasis web dan SMS Gateway. Proses
bisnis ini digambarkan pada arsitektur sistem pada Gambar 2.
Gambar 2 Arsitektur Sistem Gambar 2 menunjukkan arsitektur sistem, di mana terdapat 5 (lima)
komponen yang terlibat, yaitu telepon selular, service provider, SMS Gateway,
server dan basis data. Urutan proses bisnis pada sistem yang dibuat adalah: 1)
Pasien yang telah terdaftar mengirimkan SMS untuk melakukan pendaftaran pada
klinik gigi Bidenta, 2) SMS diproses oleh service provider dan dikirimkan masuk
melalui gerbang SMS (SMS Gateway) untuk diteruskan ke aplikasi dan kemudian
disimpan dalam basis data, 3) Aplikasi menampilkan daftar pasien yang telah
mendaftar dalam browser aplikasi sesuai dengan antrian pendaftaran, 4) Dokter
mengirimkan SMS melalui sistem rekam medis ini kepada pasien untuk
memberikan informasi waktu antrian supaya pasien segera bersiap - siap untuk
dipanggil ke ruang periksa (isi SMS: 10 menit lagi antrian Anda, diharapkan
bersiap-siap di ruang tunggu. DOKTER GIGI BIDENTA), 5) Dokter memanggil
pasien untuk diperiksa, 6) Dokter mencatat keluhan, diagnosa, terapi dan obat
yang diberikan pada sistem rekam medis, 7) Dokter menyampaikan jadwal
kontrol berikutnya, 8) Pemeriksaan selesai dan pasien keluar dari ruang periksa.
Pada tahapan perancangan sistem dan perangkat lunak untuk
menggambarkan prosedur dan proses kerja dari sistem aplikasi yang dibangun.
Proses perancangan sistem dalam penelitian ini menggunakan UML (Unified
Modeling Language) dengan beberapa proses yang akan dijelaskan sebagai
berikut.
13
Gambar 3 menggambarkan use case diagram sistem informasi pendaftaran
dan rekam medis. Terdapat 2 (dua) aktor yaitu pasien dan dokter. Pasien
mempunyai 3 (tiga) use case utama yaitu lihat daftar antrian, lihat histori dan
daftar via SMS. Untuk aktor dokter mempunyai 2 (dua) use case utama yaitu lihat
antrian dan lihat daftar pasien.
Activity diagram memberikan visualisasi mengenai aliran tindakan dalam
sistem yang dibuat, percabangan tindakan yang terjadi, bagaimana tindakan awal
sistem dan bagaimana tindakan akhir yang terjadi pada sistem. Dalam aktivitas
proses pendaftaran via SMS di klinik Bidenta ini melibatkan aktor pasien dengan
provider, SMS Gateway, sistem yang dibuat dan basis data. Aktivitas ini
ditunjukkan pada Gambar 4.
Gambar 4 Activity Diagram Proses Pendaftaran Via SMS
Gambar 4 menggambarkan activity diagram yang menjelaskan aktivitas
pasien dalam melakukan pendaftaran untuk periksa di klinik gigi Bidenta melalui
SMS. Aktivitas dimulai saat pembeli mengetik SMS DAFTAR dan dikirimkan ke
nomor telepon klinik Bidenta. SMS diterima oleh provider dan dilanjutkan ke SMS
Gateway untuk dilakukan penyimpanan SMS dalam basis data. Gambar 5 berikut
ini menggambarkan activity diagram proses rekam medis yang dilakukan oleh
dokter.
daftar via SMS
extends
include
extends
extends extends
extends extends
Aktivitas dokter dalam melakukan rekam medis dimulai dengan memilih
pasien yang akan diperiksa dalam halaman antrian pasien. Setelah pasien dipilih,
dokter melakukan pemeriksaan dan mencatat keluhan dan pemeriksaan apa saja
yang dilakukan saat itu. Aktivitas terakhir adalah mencatat diagnosa dan juga
terapi yang diberikan kepada pasien. Data medis ini kemudian disimpan dalam
basis data dan disimpan sebagai data rekam medis pasien.
Sequence diagram berfungsi untuk menggambarkan interaksi antara setiap
komponen baik di dalam maupun disekitar sistem secara berurutan. Sequence
diagram menggambarkan urutan dari sebuah aksi dan memberikan respon untuk
menghasilkan sebuah output tertentu.
Gambar 6 merupakan sequence diagram untuk proses pendaftaran periksa
pasien via web. Pasien membuka halaman daftar antrian dan memilih link Daftar.
Bagian daftarController akan memproses pendaftaran dengan menyimpan
mulai
selesai
3: simpan daftar
15
pendaftaran tersebut dalam basis data dan akan ditampilkan daftar antrian pada
halaman daftarAntrianUI.
Gambar 7 merupakan sequence diagram untuk proses pengiriman SMS
antrian. SMS ini dikirimkan dokter kepada pasien supaya pasien segera mengantri
di ruang tunggu karena akan segera diperiksa. Dokter memilih pasien dalam daftar
antrian dan memilih link message. SMS diproses bagian smsController lalu
dilewatkan melalui SMS Gateway kepada provider. Proses terakhir, SMS
dikirimkan oleh provider kepada pasien.
Class diagram merupakan diagram yang digunakan untuk menampilkan
beberapa class yang ada di dalam suatu sistem yang sedang dikembangkan. Class
diagram memberikan gambaran mengenai sistem dan relasi yang ada di
dalamnya.
: pasien
4: dikirim ke provider 5: dikirimkan ke pasien
6: membaca SMS
Gambar 8 menunjukkan 3 (tiga) package utama dalam sistem yang
dibangun, yaitu package Controller, Model dan View. Pada package Controller
terdapat 4 (empat) class utama yaitu PasienController, PasienAntrianController,
PasienPeriksaController dan PasienAlergiController. Pada package Model
terdapat 4 (empat) class utama yaitu Pasien, PasienAlergi, PasienAntrian dan
PasienPeriksa. Package View mempunyai 4 (empat) class utama yaitu
PasienView, PasienAntrianView, PasienAlergiView dan PasienPeriksaView.
4. Hasil Implementasi dan Pembahasan
Terdapat dua pengguna pada sistem pendaftaran dan rekam medis ini yaitu
pasien dan dokter. Gambar 9 merupakan tampilan awal untuk hak akses pasien.
Gambar 9 Halaman Awal Hak Akses Pasien
Pada Gambar 9 terlihat halaman awal untuk hak akses pasien, di mana
pasien dapat melihat history atau riwayat periksa dan melakukan pendaftaran jika
akan periksa. Pasien dapat melakukan pendaftaran dengan 2 cara, yaitu melalui
web atau melalui SMS. Gambar 10 merupakan tampilan untuk pendaftaran via
web.
Pasien dapat melakukan pendaftaran jika akan periksa dengan memilih link
Daftar dan akan masuk ke dalam daftar antrian seperti terlihat pada Gambar 10.
Pasien juga dapat mendaftar melalui SMS dengan mengetikkan DAFTAR dan
dikirim ke nomor telepon klinik gigi Bidenta. Kode Program 1 merupakan
perintah untuk memproses pendaftaran pasien.
17
Perintah pada Kode Program 1 digunakan untuk menyimpan pendaftaran
pasien jika akan mengantri untuk periksa. Pada baris 1 dibuat obyek dari class
model PasienAntrian untuk digunakan dalam proses simpan pendaftaran dalam
tabel pasien_antrian. Pasien dapat juga melakukan pendaftaran via SMS. Setelah
SMS terkirim, pasien akan masuk ke dalam daftar antrian juga.
Gambar 11 Halaman Riwayat Periksa Pasien
Pasien juga dapat melihat riwayat periksa di klinik gigi Bidenta seperti
terlihat pada Gambar 11. Pasien dapat melihat tanggal kapan harus kontrol
kembali ke klinik karena pada web ini disediakan fasilitas untuk
menginformasikan kapan pasien harus datang kembali ke klinik untuk kontrol.
Hak akses yang kedua adalah hak akses untuk dokter. Halaman awal untuk
hak akses dokter ditunjukkan oleh Gambar 12.
1. $model = new PasienAntrian; 2. $model->pasien_id = Pasien::model()->find('user_id=' . Yii::app()->user->id)-
>id;
antrian');
11. }
18
Gambar 12 Halaman Awal Hak Akses Dokter
Dokter disediakan 2 (dua) menu utama dalam aplikasi ini, yaitu mengelola
data pasien dan melalukan proses rekam medis. Pada menu Daftar pasien, dokter
dapat melakukan fungsi CRUD (Create, Read, Update, Delete) data pasien
(Gambar 13). Sedangkan pada menu Daftar Antrian, dokter dapat melihat pasien
yang telah mendaftar berdasarkan antrian. Pada antrian ini dokter dapat
mengirimkan SMS kepada pasien untuk bersiap-siap di ruang tunggu dan dapat
melakukan proses pemeriksaan dengan mengisi pada bagian menu rekam medis.
Gambar 13 Halaman Kelola Data Pasien
Gambar 14 Halaman Antrian Pasien
Dokter dapat melihat daftar antrian pasien seperti terlihat pada Gambar 14.
Dokter melakukan pemeriksaan berdasarkan antrian tersebut. Sebelum memeriksa
pasien, dokter akan mengirimkan pesan atau SMS kepada pasien dengan memilih
link message supaya pasien segera menunggu di ruang tunggu. Pesan SMS ini
ditunjukkan pada Gambar 15.
Kode Program 2 Perintah Kirim SMS
Kode Program 2 adalah perintah untuk mengirimkan SMS kepada pasien.
Pesan tersebut dipanggil setelah dokter memilih link message dan pesan masuk ke
dalam tabel outbox dalam basis data. Pesan ini akan dilanjutkan ke SMS Gateway
untuk dilanjutkan ke provider dan dikirimkan ke nomor pasien.
Pada saat melakukan pemeriksaan pasien, dokter menyimpan data rekam
medis pada bagian menu Periksa. Form untuk memasukkan data rekam medis
periksa ditunjukkan oleh Gambar 16.
Gambar 16 Form Input Data Pemeriksaan Pasien
Dokter juga dapat melihat daftar history periksa pasien berdasarkan periode
waktu tertentu. Halaman history periksa pasien ini terlihat pada Gambar 17.
12. public function actionSendMessage($pasien_id) {
13. $pasienModel = Pasien::model()->findByPk($pasien_id);
14. $outboxModel = new Outbox;
16. $outboxModel->DestinationNumber = $pasienModel->telp;
17. if ($outboxModel->save()) {
pulsa / setting gammu harus sudah diaktifkan');
21. $this->redirect(array('pasienAntrian/admin'));
Dokter dapat mengirimkan SMS kepada pasien untuk mengingatkan jadwal
periksanya 3 hari sebelum jadwal periksa. Hal ini terlihat pada Gambar 18.
Gambar 18 Kirim SMS Jadwal Periksa Pasien
Pengujian sistem berguna untuk melihat sejauh mana aplikasi ini dapat
berjalan dan menemukan kesalahan yang mungkin terjadi pada aplikasi. Pengujian
aplikasi Mobile Commerce ini menggunakan dua teknik pengujian yaitu:
Pengujian alpha merupakan pengujian program yang dilakukan oleh
pembuat aplikasi ataupun orang - orang yang terlibat di dalamnya. Pengujian
aplikasi pada tahap ini menggunakan metode Black Box, yaitu pengujian
fungsional tanpa melihat alur eksekusi program, namun cukup dengan
memperhatikan apakah setiap fungsi sudah berjalan dengan baik sesuai dengan
yang diharapkan [8].
Pengujian yang dilakukan pada aplikasi meliputi : 1) fungsi pendaftaran via
web, 2) fungsi pendaftaran via SMS, 3) fungsi kirim SMS tunggu antrian, 4) fungsi
simpan data pasien, dan 5) fungsi simpan data pemeriksaan.
Tabel 1Tabel Hasil Pengujian Black Box
Fungsi yang
21
SMS Gateway
belum aktif
Simpan data
disimpan
Simpan data
Berdasarkan hasil pengujian Black Box pada Tabel 1 dapat disimpulkan
bahwa aplikasi dapat berjalan dengan baik. Hal ini terlihat dari pengujian setiap
fungsi dalam aplikasi yang berstatus valid (sesuai dengan yang diharapkan).
Pengujian kedua dilakukan dengan menguji manfaat aplikasi ini kepada pengguna
yaitu pasien dan dokter klinik gigi Bidenta. Pengujian dilakukan dengan
memberikan kuisioner kepada 30 pasien yang menggunakan aplikasi ini dan untuk
dokter dilakukan dengan wawancara kepada 2 dokter. Tabel 2 merupakan hasil
pengisian kuisioner setelah pasien menggunakan aplikasi ini.
Tabel 2 Tabel…