PERANCANGAN ANIMASI MEDIA PEMBELAJARAN cukup populer pada saat ini adalah Adobe Flash CS3 ... buku.Berdasarkan hal tersebut penulis di sini mencoba membuat ... Untuk membuat sebuah animasi

  • Published on
    07-Apr-2018

  • View
    214

  • Download
    1

Embed Size (px)

Transcript

<ul><li><p>TUGAS </p><p>ARTIKEL ILMIAH </p><p>PENELITIAN SISTEM INFORMASI SEMESTER GANJIL, SEPTEMBER 2015 FEBRUARI 2016 </p><p>1 PERANCANGAN ANIMASI MEDIA ... | UJIAN AKHIR SEMESTER </p><p>PERANCANGAN ANIMASI MEDIA PEMBELAJARAN </p><p>INTERACTIVE ALAT MUSIK ORGAN </p><p>Edi Saputra1,Anastasia Siwi Fatma Utami2, Manfaluthi3 </p><p> Abstract- In the worldof education a learning method can be </p><p>presented by using props learning or often known as learning </p><p>media. But sometimes the props used are less attractive and less </p><p>attractive due to monotony. One of the methods that can be </p><p>developed are now using computer technology as a learning </p><p>medium. Through the medium of this study we can deliver learning </p><p>materials intextual, audio and visual. Audio-visual media can be </p><p>made in the form of interactive applications by using animation. </p><p>There area wide variety of learning applications with existing </p><p>animation methods, both of which we get for free over the </p><p>internetor by buying it. With many interactive learning application </p><p>that can attract someone to learn is expected to increase the quality </p><p>of education. The design of the animation program can be an </p><p>alternative hat could be used for teaching and learning process. </p><p>Especially for the intermediate students and above.A method that </p><p>can be easily understood and understandieate, and feels more </p><p>interactive with the intermediate students and above. To ease the </p><p>process of teaching and learning in improving memory for musical </p><p>instruments organs, organ music, sounds and other types of organ </p><p>music. </p><p>Intisari- Dalam dunia pendidikan suatu metode pembelajaran </p><p>dapat dihadirkan dengan menggunakan alat peraga </p><p>pembelajaran atau sering dikenal dengan media pembelajaran. </p><p>Namun terkadang alat peraga yang digunakan masih kurang </p><p>menarik dikarenakan kurang atraktif dan monoton. Salah satu </p><p>metode pembelajaran yang sekarang ini dapat dikembangkan </p><p>adalah dengan memanfaatkan teknologi komputer sebagai media </p><p>pembelajaran. Melalui media pembelajaran ini kita dapat </p><p>menyampaikan materi pembelajaran secara tekstual, audio </p><p>maupun visual.Media audio visual ini dapat dibuat dalam </p><p>bentuk aplikasi yang interaktif yaitu dengan menggunakan </p><p>animasi. Ada berbagai macam aplikasi pembelajaran dengan </p><p>metode animasi yang ada sekarang, baik yang kita peroleh </p><p>secara gratis melalui internet atau dengan membelinya. Dengan </p><p>banyaknya aplikasi pembelajaran interaktif yang dapat </p><p>menarik minat seseorang untuk belajar diharapkan kualitas </p><p>pendidikan dapat meningkat.Perancangan program animasi </p><p>inidapat menjadi alternative yang bisa digunakan untuk proses </p><p>belajar mengajar. Terutama untuk siswa menengah keatas. </p><p>Suatu metode yang bisa dengan mudah dipahami dan dimengerti, </p><p>serta terasa lebih interaktif dengan siswa menengah </p><p>keatas.Untukmempermudah proses belajar mengajar dalam </p><p>meningkatkan ingatan untuk alat musik organ, suara musik </p><p>organ, dan jenis- jenis alat musik organ. </p><p>Kata kunci : Desain Animasi, Kompetensi, Instrument </p><p>Musik Organ, Pemrograman Visual. </p><p>I. PENDAHULUAN </p><p> Era Globalisasi saat ini bertumbuh sangat cepat seiring </p><p>dengan lajunya perkembangan zaman yang semakin modern </p><p>akan kemajuan dibidang ilmu animasi. Perkembangan </p><p>animasi pada saat ini berjalan cepat dalam berbagai </p><p>bidang.Animasi begitu dikenal dalam bidang perfilman, </p><p>terutama dunia anak-anak.Akan tetapi, sekarang animasi tidak </p><p>hanya digunakan dalam dunia hiburan seperti pembuatan film </p><p>dan permainan, tetapi juga dalam pembuatan desain web dan </p><p>dunia pendidikan. </p><p> Ada berbagai macam aplikasi pembelajaran dengan metode </p><p>animasi yang ada sekarang, baik yang kita peroleh secara </p><p>gratis melalui internet atau dengan membelinya. Dengan </p><p>banyaknya aplikasi pembelajaran interaktif yang dapat </p><p>menarik minat seseorang untuk belajar diharapkan kualitas </p><p>pendidikan dapat meningkat.Salah satunya mempelajari alat </p><p>musik pembelajaran alat musik yang akan dibuat animasinya </p><p>oleh penulis difokuskan pada materi tentang pendidikan study </p><p>alat music organ. Salah satu perangkat lunak pembuat animasi </p><p>yang cukup populer pada saat ini adalah Adobe Flash CS3 </p><p>Professional.Adobe Flash CS3 Professional menawarkan </p><p>berbagai fitur dan kemudahan dalam penggunaannya. </p><p>Tampilan interface, fungsi, dan pilihan palet yang beragam, </p><p>serta kumpulan tool yang lengkap sangat membantu dalam </p><p>pembuatan karya animasi yang menarik. </p><p> Adapun beberapa kendala yang dihadapi oleh siswa-</p><p>siswi sekolah menengah keatas khususnya dalam pelajaran </p><p>seni musik yaitu masih sulit mendapatkan media pembelajaran </p><p>alat musik organ yang dikemas dalam sistem pembelajaran </p><p>yang menarik dan lebih interaktif, selain itu siswa juga mudah </p><p>bosan menerima pelajaran seni musik khususnya alat musik </p><p>organ di dalam kelas. </p><p>Dengan adanya program animasi pembelajaran </p><p>interactive alat musik organ dapat menjelaskan materi-materi </p><p>pelajaran yang sulit disampaikan secara langsung melalui </p><p>buku.Berdasarkan hal tersebut penulis di sini mencoba </p><p>membuat aplikasi media pembelajaran berbasis video visual </p><p>dan animasi yang berjudul: PerancanganAnimasiMedia </p><p>Pembelajaran Intertactive Alat Musik Organ.Tujuan </p><p>dari penulisan tugas akhir adalah sebagai syarat kelulusan </p><p>Program Diploma Tiga (DIII) Jurusan Manajemen </p><p>Informatika di Akademi Manajemen Informatika dan </p><p>Komputer Bina Sarana Informatika (AMIK BSI). </p><p>1, 2, 3 Program Studi Manajemen Informatika Akademi Bina </p><p>Sarana Informatika Bekasi, Jln. Cut Mutiah, Bekasi Utara </p><p>e-mail: putrakeren921@gmail.com ; Anastasia@bsi.ac.id; manfalutfi@bsi.ac.id </p><p>mailto:putrakeren921@gmail.commailto:Anastasia@bsi.ac.idmailto:manfalutfi@bsi.ac.id</p></li><li><p>SEMESTER GANJIL, SEPTEMBER 2015 FEBRUARI 2016 </p><p>TUGAS </p><p>ARTIKEL ILMIAH </p><p>PENELITIAN SISTEM INFORMASI </p><p>UJIAN AKHIR SEMESTER | PERANCANGAN ANIMASI MEDIA ... 2 </p><p>II. KAJIAN LITERATUR </p><p>a. Multimedia Menurut binanto (2010:2) multimedia merupakan </p><p>kombinasi teks, seni, suara, gambar, animasi, dan video </p><p>yang disampaikan dengan komputer atau dimanipulasi </p><p>secara digital dan dapat disampaikan dan dikontrol secara </p><p>interaktif.Multimedia diambil dari kata multi dan </p><p>media.Multi berarti banyak dan media berarti media atau </p><p>perantara.Multimedia adalah gabungan dari beberapa </p><p>unsur yaitu teks, grafik, suara, video dan animasi yang </p><p>menghasilkan presentasi yang menakjubkan.Multimedia </p><p>juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi.[1] </p><p>b. Animasi Menurut Darmawan, (2011: 32) yang mengatakan bahwa </p><p>multimedia merupakan sebuah kombinasi tiga elemen </p><p>yaitu suara, gambar dan teks. Hal ini juga meliputi </p><p>pengertian yang dikemukakan oleh Robin dan Linda </p><p>(dalam Darmawan, 2011: 32) menyebutkan bahwa </p><p>multimedia merupakan alat yang dapat menciptakan </p><p>presentasi yang dinamis dan interaktif yang </p><p>mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan </p><p>video.[3] </p><p>c. Animasi Interaktif Menurut Purnama (2013:5) menyimpulkan bahwa </p><p>Multimedia interaktif atau animasi interaktif adalah </p><p>integrasi teks digital, grafik, animasi, audio, gambar dan </p><p>video dengan cara menyediakan user (secara individu) </p><p>sebuah tingkat kontrol (user kontrol) yang tinggi dan </p><p>interaktif. Media interaktif biasanya mengacu pada </p><p>produk dan layanan pada sistem berbasis komputer digital </p><p>yang merespon tindakan pengguna (input) dengan </p><p>menyajikan konten seperti teks, grafik, animasi, video, </p><p>dan audio.[4] </p><p>d. Metode Pengembangan Perangkat Lunak Menurut Sukamto dan M.Shalahudin (2013:28) Model </p><p>SDLC (Software Development Life Cycle) air terjun </p><p>(Waterfall) sering juga disebut model sekuensi linier </p><p>(Sequential liniar) atau alur hidup klasik (classic life </p><p>cycle). Model air terjun menyediakan pendekatan alur </p><p>hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut </p><p>dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan </p><p>tahap pendukung (support). </p><p>Berikut adalah gambar model air terjun [5]. </p><p>Sistem Rekaya </p><p>Informasi</p><p>Analisis Desain Pengodean Pengujian</p><p>Sumber : Sukamto dan M.Shalahudin (2013:29) </p><p>Gambar 1. Ilustrasi Model Waterfall </p><p>Dengan keterangan sebagai berikut: </p><p>1. Analisis Kebutuhan perangkat lunak Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif </p><p>untuk mespesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar </p><p>dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang </p><p>dibutuhkan oleh user, spesifikasi kebutuhan perangkat </p><p>lunak pada tahap ini perlu untuk didokumentasikan. </p><p>2. Desain Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang </p><p>fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak </p><p>harus termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak </p><p>harus, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. </p><p>Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak harus </p><p>dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar </p><p>dapat diimplementasikan menjadi web e-commerce pada </p><p>tahap selanjunya.Desain perangkat lunak harus yang </p><p>dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan. </p><p>3. Pembuatan kode program Desain harus ditranslasikan ke dalam program perangkat </p><p>lunak harus.Hasil dari tahap ini adalah perangkat lunak </p><p>harus sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap </p><p>desain. </p><p>4. Pengujian Pengujian fokus pada perangkat lunak harus secara dari </p><p>segi lojik (logic), fungsional dan memastikan bahwa </p><p>semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk </p><p>meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan </p><p>keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan. </p><p>e. Adobe Flahs Profesional CS5 Dalam perancangan animasi, menggunakan Adobe flash </p><p>professional CS5 atau lebih dikenal dengan sebutan Flash </p><p>CS5 salah satu unutk membuat animasi gambar fektor. </p><p>Flash CS5 telah menjadi standar program pembuatan </p><p>animasi seperti membangun situs web, membuat movie, </p><p>animasi logo, game, banner, menu interaktif, e-card </p><p>sampai pembangunan aplikasi untuk mobile seperti </p><p>smartphone dan computer tablet.[6] </p><p>f. Adobe Photoshop CS4 Struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita </p><p>yang berurut. Dengan kata lain struktur ini hanya dapat </p><p>menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut </p><p>menurut urutannya. Tampilan yang dapat di tampilkan </p><p>pada struktur jenis ini adalah satu halaman sebelumnya </p><p>atau satu halaman sesudahnya dan tidak dapat </p><p>menampilkan dua halaman sebelumnya atau dua halaman </p><p>sesudahnya.[7] </p><p>g. Storyboard Menurut Untung, Rahardja (2010:187). Story Board </p><p>adalah rancangan berupa sket gambar yang dilengkapi </p><p>dengan petunjuk atau catatan pengambilan gambar untuk </p><p>kebutuhan shooting. Selama proses praproduksi, </p></li><li><p>TUGAS </p><p>ARTIKEL ILMIAH </p><p>PENELITIAN SISTEM INFORMASI SEMESTER GANJIL, SEPTEMBER 2015 FEBRUARI 2016 </p><p>3 PERANCANGAN ANIMASI MEDIA ... | UJIAN AKHIR SEMESTER </p><p>perancangan yang berhubungan dengan visualisasi yang </p><p>akan dibuat membutuhkan Story Board sebagai media </p><p>terpadu. </p><p>Dalam pembuatan storyboard tidak menuntut sang </p><p>ilustrator dapat menggambar sketsa secara bagus, tetapi </p><p>lebih diutamakan pemahaman terhadap gambar tersebut </p><p>oleh pihak lain yang ikut berperan dalam membuat film. </p><p>Apalagi jika kita bekerja di dalam sebuah team, sang </p><p>ilustrator dituntut untuk memberikan gambaran </p><p>sederhana tentang hasil akhir secara sudut pandang </p><p>kamera.[8] </p><p>h. Testing Program Menurut Rizky (2011:264) Black Box Testing adalah </p><p>tipe testing yang memperlakukan perangkat lunak yang </p><p>tidak di ketahui kinerja internalnya. Sehingga para tester </p><p>memandang perangkat lunak ini sebagai kotak hitam </p><p>yang tidak penting di lihat isinya, tapi cukup di kenal </p><p>proses testing di bagian luar. Jenis testing ini hanya </p><p>memandang perangkat lunak dari sisi spesifikasi dan </p><p>kebutuhan yang telah di definisikan pada saat awal </p><p>perancangan.[9] </p><p> Black Box Testing berfokus pada persyaratan fungsional </p><p>perangkat lunak yang memungkinkan perekayasa </p><p>perangkat lunak untuk memperoleh serangkaian kondisi </p><p>input yang sepenuhnya menggunakan semua persyaratan </p><p>fungsional untuk suatu program. Black Box testing </p><p>berusaha untuk menemukan kesalahan dalam kategori </p><p>sebagai berikut . </p><p>1. Fungsi yang tidak benar atau fungsi yang hilang, 2. Kesalahan antarmuka, 3. Kesalahan dalam struktur data atau akses database </p><p>eksternal, </p><p>4. Kesalahan perilaku (behavior) atau kesalahan kinerja, 5. Inisialisasi dan pemutusan kesalahan. Tes ini dirancang untuk menjawab beberapa pertanyaan-</p><p>pertanyaan berikut ini: </p><p>1. Bagaimana validitas fungsional diuji? 2. Bagaimana perilaku dan kinerja sistem diuji? 3. Apa kelas input akan membuat kasus uji yang baik? 4. Apakah sistem sensitif terhadap nilai input tertentu? 5. Bagaimana batasan dari suatu data diisolasi? 6. Kecepatan dan volume data seperti apa yang dapat </p><p>ditolerir sistem? </p><p>7. Efek apakah yang akan menspesifikasikan kombinasi data dalam sistem operasi?[9] </p><p>III. PEMBAHASAN </p><p>A.STUDI KASUS </p><p>Perkembangan dan kemajuan teknologi informasi dan </p><p>komunikasi telah berkembang dengan sangat pesat.Berbagai </p><p>kemudahan memperoleh informasi dari berbagai penjuru </p><p>dunia dapat kita nikmati dalam hitungan detik.Dimasa lalu, </p><p>teknologi informasi dan komunikasi dianggap sebagai hal </p><p>yang tidak mungkin, kini telah menjadi kenyataan, dengan </p><p>teknologi yang luas ini semua orang dapat memanfaatkannya. </p><p>Diantara teknologi informasi yang hampir disetiap tempat </p><p>selalu ditemukan adalah komputer.Sekarang komputer </p><p>berkembang pesat hampir setiap tahun komputer selalu </p><p>mengalami perkembangan.Sedangkan model dan desain </p><p>perkembangan dan lebih mudah untuk dibawa, seperti </p><p>netbook, gadget dan sebagainya. </p><p> Dalam dunia pendidikan suatu metode pembelajaran </p><p>dapat dihadirkan dengan menggunakan alat peraga </p><p>pembelajaran atau sering dikenal dengan media pembelajaran. </p><p>Namun terkadang alat peraga yang digunakan masih kurang </p><p>menarik dikarenakan kurang atraktif dan monoton. Salah satu </p><p>metode pembelajaran yang sekarang ini dapat dikembangkan </p><p>adalah dengan memanfaatkan teknologi komputer sebagai </p><p>media pembelajaran. Melalui media pembelajaran ini kita </p><p>dapat menyampaikan materi pembelajaran secara tekstual, </p><p>audio maupun visual. </p><p>Media audio visual ini dapat dibuat dalam bentuk </p><p>aplikasi yang interaktif yaitu dengan menggunakan animasi. </p><p>Ada berbagai macam aplikasi pembelajaran dengan metode </p><p>animasi yang ada sekarang, baik yang kita peroleh secara </p><p>gratis melalui internet atau dengan membelinya. Dengan </p><p>banyaknya aplikasi pembelajaran interaktif yang dapat </p><p>menarik minat seseorang untuk belajar diharapkan kualitas </p><p>pendidikan dapat meningkat. Untuk membuat sebuah animasi </p><p>pembelajaran sederhana, penulis memilih Adobe Flash CS5. </p><p>B. Analisis Kebutuhan Pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi </p><p>yang semakin meningkat sekarang ini memudahkan segala </p><p>bentuk pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien. Salah satu </p><p>media bantu dalam penulisan dan pengolahan data adalah </p><p>komputer. Dengan bantuan komputer maka suatu lembaga </p><p>dapat menghasilkan data-data yang akurat, cepat, dan dapat </p><p>disimpan dengan aman, sehingga aktivitas kegiatannya dapat </p><p>selalu ditingkatkan. </p><p>Begitupun dengan dunia pendidikan. Belakangan ini </p><p>pelajar banyak yang kesulitan belajar dengan metode yang </p><p>digunakan sekarang. Bahkan bisa dibilang metode saat ini </p><p>kurang cocok untuk pelajar. Mengingat masih banyak ilmu </p><p>pengetahuan yang disampaikan disekolah kurang begitu </p><p>dipahami dan dimengerti oleh pelajar....</p></li></ul>

Recommended

View more >