Penyusun Tanah Mineral

  • View
    182

  • Download
    6

Embed Size (px)

DESCRIPTION

BAHAN KAJIAN MK. DASAR ILMU TANAH MINERALOGI LIAT TANAH diabstraksikan Oleh : Prof.Dr.Ir.Soemarno,M.S . 2011. Penyusun Tanah Mineral. Mineral Primer: Kuarsa Mineral Sekunder: Liat silikat . Udara: Mineral: 20-30% 45% Air: - PowerPoint PPT Presentation

Text of Penyusun Tanah Mineral

  • BAHAN KAJIANMK. DASAR ILMU TANAH

    MINERALOGI LIAT TANAH

    diabstraksikan Oleh:Prof.Dr.Ir.Soemarno,M.S. 2011

  • Penyusun Tanah Mineral

    Udara: Mineral:20-30% 45%

    Air:20-30% Organik 5%Padatan: 50%Pori: 50%Mineral Primer: KuarsaMineral Sekunder: Liat silikat

  • MINERALMineralogi: cabang ilmu geologi yg mempelajari kerak bumi dari sudut pandang MINERALMINERAL = minera , yang artinya BIJIHMineral adalah komponen batuan yg mempunyai komposisi kimiawi tertentu dengan sifat-sifat fisik yg khas (warna, kekerasan, kilap, dll). Mineral ini merupakan produk alami dari proses kimia-fisika di dalam kerak bumi.AMORF dan KRISTALIN

    Amorf: bahan padatan yg dicirikan oleh tidak adanya struktur yg tegas, mempunyai sifat fisik seragam pd semua arah (isotropik)

    Kristalin = kristaloid: bahan padatan yg mempunyai struktur kristal tertentu, sifat-sifatnya ditentukan oleh (1) jumlah unit struktural (atom , ion, atau molekul) yg diikat bersama oleh gaya elektrostatika dlm suatu pola tertentu, (2) perbandingan ukuran unit-unit strukturalnya, dan (3) ikatan kimia antara atom-atom.KOLOID : COLLA = perekat, lemadalah sistim dispersi yg heterogen terdiri atas fase terdispersi dan medium dispersi.Fase terdispersi merupakan partikel halus ( 1 - 100 mU) tersebar merata dlm medium dispersinya.Koloid ada dua macam, yaitu GEL (partikel terdispersi dominan) dan SOL (medium dispersinya dominan)

  • Divisi I: Unsur-unsur alami dan senyawa inter-metalikDivisi II: Karbida, Nitrida, dan FosfidaDivisi III: Sulfida, Garam Sulfon, dan senyawa turunannyaDivisi IV: Halida (Fluorida; Klorida, Bromida, dan Iodida)Divisi V: Oksida (Oksida sederhana, Hidroksida)Divisi VI: Garam oksigen (Iodat, Nitrat, Karbonat, Sulfat, Kromat, Molibdat, Fosfat, Arsenat, Borat, dan Silikat)

    Klasifikasi Silikat:1. Neso-Silikat: Tetrahedra SiO4 berdiri sendiri-sendiri2. Soro-silikat: dua SiO4 berpolimerisasi3. Siklo-silikat: Tetrahedra SiO4 membentuk rantai siklis4. Ino-silikat: Tetrahedra SiO4 membentuk lembaran kontinyu5. Filo-silikat: Polimerisasi SiO4 membentuk struktur tiga dimensi6. Tekto-silikat: Tetrahedra SiO4 berpolimerisasi membentuk struktur tiga dimensi yang kompleks.

  • KELOMPOK OKSIDA1. Dalam pembentukannya diperlukan oksigen dari udara2. Ikatan ionik di antara unit-unit strukturalnya3. Struktur kristal mengandung O (oksida) dan OH- (hidroksida)4. Dlm struktur kristalnya, kation inti dikelilingi oleh anion oksigen dan hidroksilHEMATIT : Fe2O3Komposisi kimia: mengandung 70% Fe, campurannya Ti dan MgStruktur kristal: Agak kompleksHabit: Pipih, RhombohedralWarna: Hitam besi hingga kelabu bajaKekerasan: 5.5 - 6.0; RapuhBerat jenis: 5.0 - 5.2Sifat diagnostik: Warna goresannya merah, sangat keras, tidak magnetikGenesis: Dibentuk dalam suasana oksidasi dlm endapan dan batuanMAGNETIT : FeFe2O4Komposisi kimia: FeO 70%, Fe2O3 69%, kadar Fe 72.4%Sistem: Kubik, simetrik, heksoktahedralHabit: OktahedralWarna: Hitam besi Kekerasan: 5.5 - 6.0; RapuhBerat jenis: 4.9 - 5.2Sifat diagnostik: Magnetik kuat, Warna goresannya hitam Genesis: Dibentuk dalam suasana reduksi dlm endapan bijih dan batuan

  • KELOMPOK OKSIDAKUARSA: SiO41. Ada tiga polimorfiknya: Kuarsa, Tridimit, Kristobalit2. Modifikasinya diberi awalan alfa, beta3. Ion inti Si4+ dikelilingi oleh empat anion oksigen O= yg menempati titik sudut tetrahedronKUARSA : SiO2Komposisi kimia: Sesuai dg formulanya Struktur kristal: Agak sederhana . Habit: HeksagonalWarna: Tidak berwarna, putih susu, kelabuKekerasan: 7.0Berat jenis: 2.5 - 2.8Sifat diagnostik: Bentuknya yg khas, keras, tdk mempunyai belahanGenesis:

    Bentuk kristal Kuarsa

  • KELOMPOK HIDROKSIDA1. Senyawa logam dengan OH- : Hidrat atau hidroksida2. Struktur kristalnya berlapis 3. HeksagonalBRUSIT : Mg(OH)2Komposisi kimia: MgO 69%; H2O 31%; campurannya Fe dan MnStruktur kristal: BerlapisHabit: Tabuler tebalWarna: Putih, kadangkala kehijauan Kekerasan: 2.5 Berat jenis: 2.3 - 2.4 Sifat diagnostik: Mudah larut dlm HCl

    HIDRARGILIT : Al(OH)3Komposisi kimia: Al2O3 65.4%, H2O 34.6%Sistem: Monoklin, Simetri prismatikStruktur kristal: Berlapis, lembaran Al dijepit oleh dua lembaran hidroksilHabit: Tabuler-heksagonalWarna: Putih, sedikit kekelabuan Kekerasan: 2.5 - 3.5Berat jenis: 2.43Sifat diagnostik: Belahan sgt baik, kilap kaca, ringan

  • KELOMPOK KARBONATKALSIT : CaCO3Komposisi kimia: CaO 56%; CO2 44%; campurannya Mg, Fe dan Mn sampai 8%Struktur kristal: spt NaClHabit: SkalenohedralAgregat: Kalsit yg kompak disebut Marble, Sdg Batukapur bersifat kriptokristalin kompakWarna: umuknya tdk berwarna, atau Putih susu Kekerasan: 3.0; Rapuh Berat jenis: 2.6 - 2.8 Sifat diagnostik: Bereaksi dg keras bila diberi HClMAGNESIT : Mg(CO3 )Komposisi kimia: MgO 47.6, CO2 52.4%Sistem: Trigonal, Simetri , ditrigonal skalenohedralStruktur kristal: Analog dg kalsit Habit: Umumnya rhombohedralWarna: Putih dg becak kekuningan atau kekelabuan Kekerasan: 4.0 - 4.5 ; RapuhBerat jenis: 2.9 - 3.1Sifat diagnostik: Larut asam bila dipanaskan, kondisi dingin tdk bereaksi dg HCl DOLOMIT : CaMg(CO3)2Komposisi kimia: MgO 21.7%, CaO 30.4%, CO2 47.9%Sistem: Trigonal, Simetri rhombohedral Warna: Putih kelabu Kekerasan: 3.5 - 4.0 ; RapuhBerat jenis: 1.8 - 2.9 Sifat diagnostik: Kondisi dingin lambat bereaksi dg HCl

  • KELOMPOK FOSFATVIVIANIT : Fe3(PO4)2 . 8H2OSistem: MonoklinikHabit: Kristal prismatikWarna: tidak berwarna Kekerasan: 1.5 - 2.0 Berat jenis: 2.68 Sifat diagnostik: Biasanya berubah menjadi biru atau hijau , belahan jelas, larut asam nitrat menghasilkan endapan fosfat yg kuningAPATIT : Ca5(PO4)3Cl,OH,FSistem: Heksagonal Habit: Kristal dlm batu kapur prismatikBelahan: Tidak jelas Kekerasan: 5.0 ; RapuhBerat jenis: 3.1 - 3.2Warna: Hijau, hijau kebiruan, hijau kelabu, biru, violetSifat diagnostik: Bentuk kristalnya, warnanya , lareut dlm asam TURQUOIS : CuAl6(PO4)4(OH)8. 4H2OSistem: Triklinik Habit: Kristal jarang ditemukan, biasanya masif Warna: Putih kelabu Kekerasan: 5 - 6.0 Berat jenis: 2.6 - 2.8Warna: Biru langit, Hijau kebiruan Sifat diagnostik: Warna biru yang khas

  • KELOMPOK FELDSPARSANIDIN= ORTOKLAS : KAlSi3O8Sistem: MonoklinikHabit: Kristal prismatik pndek, agak pipih atau memanjangWarna: umumnya tidak berwarna Kekerasan: 6.0 Berat jenis: 2.56 Sifat diagnostik: Kilap kacaMIKROKLIN : KAlSi3O8Sistem: Triklinik Habit: Serupa dg OrtoklasBelahan: Sempurna, baik Kekerasan: 6.0 Berat jenis: 2.56Warna: Putih, cream, merah mudaSifat diagnostik: Sifat optik PLAGIOKLAS : (Ca,Na)(Al,Si) AlSi2O8Sistem: Triklinik Habit: Kristal biasanya berbentuk batang Warna: Putih atau kelabu Kekerasan: 6.0 Berat jenis: 2.62 - 2.76Warna: Putih atau kelabu Sifat diagnostik: bentuk kembar

  • FILOSILIKAT

    1. Ciri khusus: Adanya tetrahedron SiO4 dimana tiga atom oksigen pd titik sudutnya mengikat tetrahedra lainnya shg membentuk lembaran tetrahedra2.Lembaran tetrahedra ini dapat bergabung dg lembaran oktahedra membentuk lapisan majemuk tetrahedra-oktahedraKAOLINIT : Al4Si4O10(OH)8Sistem: Triklinik Habit: Kristal pseudoheksagonal pipihBelahan: Sempurna Kekerasan: 2.0 Berat jenis: 2.6Warna: Putih, seringkali berbintik coklat atau kelabu Kimiawi: Komposisi sesuai formula, substitusi jarang terjadi. Polimorfiknya adalah Dikrit, Nakrit, dan Haloisit. MONTMORILONIT : Al2Si4O10(OH)2. xH2OSistem: Monoklinik Habit: Kristal sukar dilihat Warna: Biasanya kelabu atau kelabu kehijauanKekerasan: 2 - 2.5 Berat jenis: 2.0 - 2.7, menurun dengan kadar airSifat diagnostik: Komposisinya selalu menyimpang dari formula ideal, sering terjadi substitusi atom dlm struktur kristal, misalnya Mg mengganti Al, Al mengganti Si. Substitusi ini mengakibatkan munculnya muatan negatif pd struktur.

  • Sumber: http://www.ctahr.hawaii.edu/huen/clay_structures.htm

  • Sumber: http://www.ctahr.hawaii.edu/huen/clay_structures.htm

  • FILOSILIKATVERMIKULIT : Mg3Si4O10(OH)2 . xH2OSistem: Monoklinik Habit: Biasanya pseudomorfBelahan: Sempurna Kekerasan: 1.5 Berat jenis: 2.4Warna: Kuning sampai coklat Kimiawi : Selalu ada sejumlah Al yg menggantikan Si, Mg oleh feri http://pubs.usgs.gov/of/2001/of01-041/htmldocs/clays/verm.htm

  • http://www.ctahr.hawaii.edu/huen/clay_structures.htm

  • KELOMPOK MIKAMUSKIVIT : KAl2(AlSi3O10) (OH)2Sistem: MonoklinikHabit: Biasanya masanya berlapisWarna: Tidak berwarna atau pucatKekerasan: 2.5 Goresan: Putih Komposisi kimia: Komposisinya beragam akibat substitusi atom. Sejumlah Na menggantikan K. Sebagian Al (koordinasi enam) digantikan oleh Mg dan Fe.BIOTIT : K(Mg,Fe)3 (AlSi3O10)(OH)2Sistem: Monoklinik Habit: Kristalnya prisma pseudo-heksagonal, seringkali pipih berlapisBelahan: Sempurna Kekerasan: 2.5Berat jenis: 2.8 - 3.4Warna: Kuning pucat hingga coklat Komposisi kimia: Komposisinya beragam. Sebagian K diganti oleh Na, Ca, Rb, Cs. Mg dapat diganti oleh fero dan feri; sebagian OH dapat diganti oleh F KHLORIT : (Mg, Fe,Al)6 (Al,Si)4O10 (OH)8Sistem: Monoklinik Habit: Kristal pseudo-heksagonal Warna: Hijau khas Kekerasan: 2.5 Berat jenis: 2.6 - 3.3Warna: Hijau khas Komposisi kimia: Mg dan Fe dapat saling menggantikan

  • Alumino silikatKaya Mg, Ca, Na, Fe Kaya K

    Feldspar; Augit; Hornblende Muskovit; Mika; Biotit Mikroklin; OrtoklasKloritHidrous mikaVermikulitMontmorilonit Kaolinit Oksida Fe dan Al Diagram ttg Kondisi umum pembentukan liat silikat dan oksida Fe & Al -Mg-Mg-Mg -K-K+K-KPengusiran basa lambatPengusiran basa cepatIklim panas basah (-Si)Pengusiran basa cepatIklim panas basah (-Si)Kaya Mg dlm zone pelapukan Derajat Pelapukan Meningkat

  • TETRAHEDRA SILIKAOKTAHED