Penyakit Saraf Perifer

  • View
    235

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of Penyakit Saraf Perifer

  • 7/24/2019 Penyakit Saraf Perifer

    1/28

    BAB 46PENYAKIT SARAF PERIFER

    Dalam topik sederhana ini, sebuah usaha dilakukan agar mampu

    disediakan sebuah gambaran dari subjek yang sangat luas dan sulit pada penyakit

    saraf perifer. Oleh karena struktur dan fungsi sistem saraf perifer yang relatif

    sederhana, dapat dipastikan bahwa ilmu pengetahuan kita mengenai penyakit ini

    dapat diketahui secara lengkap. Terkecuali kasusnya. Sebagai contoh, ketika

    sekelompok pasien dengan polineuropati kronis diperiksa secara intensif di pusat

    spesialistik tinggi untuk penelitian tentang penyakit saraf perier beberapa dekade

    yang lalu, penjelasan yang sesuai atas keadaan mereka tidak ditemukan pada 24

    dari kasus !Dyck et al, "#$"% dan hanya sedikit gambaran yang kurang baik di

    klinik kita akhir&akhir ini. 'ebih lanjut, dasar fisiologis dari banyak gejala

    neuropatik membuat para ahli terus menggali dan pada banyak kasus neuropati

    perubahan patologis belum sepenuhnya dimengerti.

    (agaimanapun juga, terdapat gelora ketertarikan terkini terhadap penyakit pada

    sistem saraf perifer, yang akan menjanjikan perubahan pada keadaan ini.

    )enelitian mikroskopik elektron, metode histometrik kuantitati terbaru, dan teknik

    fisiologi halus telah mengembangkan pengetahuan kita mengenai struktur dan

    fugsi saraf perifer dan secara cepat mampu meningkatkan teknik dalam bidang

    imunologi dan genetik molekuler sehingga ke depannya diharapkan mampu

    menelisik lebih lengkap dari kategori&kategori penyakit neuropati. Dalam

    beberapa tahun terakhir, bentuk terapi yang efektif untuk beberapa neuropati

    prifer juga telah dikenalkan, membuat diagnosa imperatif lebih akurat. *ntuk

    alasan ini, dokter menemukan bahwa neuropati perifer merupakan kategori

    penyakit neurologis yang menantang dan memuaskan.

    1

  • 7/24/2019 Penyakit Saraf Perifer

    2/28

    Pertimbangan Umum

    )enting untuk memiliki konsep yang jelas dari jaras sistem saraf perifer danbagaimana mekanisme sistem ini dapat begitu terpengaruh kepada penyakit.

    Sistem saraf perifer termasuk semua struktur saraf pada membran pial pada

    jaringan korda spinalis dan batang otak terkecuali ner+us optik dan bulbus

    olfaktorius yang mempunyai jaras khusus dari otak. (agian dari sistem saraf

    perifer pada kanal spinalis dan terhubung dengan permukaan dorsal dan +entral

    dari korda spinalis disebutspinal nerve roots sementara yang terhubung dengan

    permukaan +entrolateral dari batang otak disebut cranial nerve roots, atau biasa

    disebut ner+us kranialis.

    )ercabangan dorsal dan posterior !aferen atau sensoris% terdiri dari prosesus

    a-onal pusat dari ganglia sensori epinal dan ganglia kranial. *ntuk mencapai

    korda spinalis dan batang otak, mereka memanjang pada jarak yang ber+ariasi ke

    dlam tanduk dorsal dan kolumna posterios !funiculi% dari korda spinalis ke dalam

    trigeminal spinal dan traktus lainnya di medulla dan pons sebelum terhubung

    dengan neuron sekunder seperti yang dijabarkan pada (ab #. kson perifer darisel ganglion akar dorsal adalah serabu saraf sensoris. /ereka berakhir sebagai

    percabangan yang bebas atau akhir dari korpuskular yang terspesialisasi, &seperti

    reseptor sensoris& pada kulit, sendi dan jaringan lainnya. Serabut saraf sensoris

    ber+ariasi dalam ukuran dan ketebalan selaput myelin berdasarkan hal ini,

    mereka diklasifikasikan sebagai tipe , ( atau 0 seperti yang dibahas di (ab $.

    kar +entral atau anterior !eferen dan motorik% terdiri dari akson dari sel tanduk

    anterior dan lateral dan nukleus motoris dari batang otak. Serabut bermielin besar

    secara keras berujung pada serabut otot sementara serabut tak bermielinisasi

    berujung di ganglia simpatetik atau parasimpatetik. 1anglia autonom ini

    mempengaruhi akson yang berujung pada otot halus, otot jantung, dan kelenjar.

    Dengan melewati rongga subarachnoid, dimana lapisan epineural yang baik

    kurang, saraf kranialis dan spinalis !baik sensoris dan motoris% banyak ditemukan

    dan rentan terhadap substansi pada cairan serebrospinal !0S%, percabangan

    lumbosakral memiliki paparan yang lebih lama !1br 43."%.

    2

  • 7/24/2019 Penyakit Saraf Perifer

    3/28

    elanjutan jauh dari ramifikasi perifer dari saraf kranialis dan spinalis tercatat

    sebagaimana selubung tebal yang protektif dan suportif dari perineurium dan

    epineurum dan +askularisasi yang unik pada arah longitudinal dari percabangan

    arteri yang kaya akan nutrien anastomosis yang mengaktifkan epineurium dan

    perineurium. )erineurium terdiri dari selubung jaringan ikat yang mengelilingi

    dan memisahkan setiap bundel dari jaringan saraf !fasikel% dari berbagai ukuran,

    setiap fasikel berisi beberapa ratus akson. Selubung yang mengikat dan

    mengelilingi semua fasikel dari saraf adalah epineurium. etika akar persarafan

    mendekati korda spinalis, epineurium menyatu dengan dura !1br 43."%. 5aringan

    ikat halus yang melapisi serabut saraf tunggal disebut endoneurium. )ersarafan

    berlanjut foramen sempit !inter+ertebral dan kranial% dan beberapa di antaranya

    melewati terowongan ketat secara perifer di tungkai !sebagai contoh ner+us

    median antara ligamen karpal dan selubung tendon dari otot fleksor lengan atas

    dan ner+us ulnaris pada terowongan cubital%. (entuk anatomis ini menjelaskan

    kerentanan beberapa ner+us terhadap tekanan dan desakan serta kerusakan akibat

    iskemik. kson sendiri berisi aparatus mikrotubuler internal yang kompleks untuk

    menyokong kesatuan membran dan untuk menghantarkan substansi tertentu

    seperti neurotransmitter antara badan sel saraf yang jauh dan mencapai serabut

    saraf.

    Serabut saraf !akson% dilapisi oleh segmen pendek dari mielin dengan

    panjang ber+ariasi !267 sampai "777 8m%, yang tiap&tiapnya dibungkus oleh sel

    Schwann dan membrannya. 9alaupun membran sel Schwann melapisi sebuah

    akson disebut selubung myelin. aktanya, sistem saraf perifer dapat didefinisikan

    secara akurat sebagai bagian dari sistem saraf yang dihasilkan oleh sitoplasma dan

    membran sel Schwann. Setiap segmen myelin dan sel Schwann memiliki

    hubungan simbiosis terhadao akson, namun tetap independen secara morfologis.

    Struktur membran aksonal pada gap antara segmen selubung myelin !:odus

    ;an+ier% terspesialisasi, berisi channel natrium berkonsentrasi tinggi yang

    memungkinkan konduksi elektrolik menghasilkan impuls saraf seperti yang

    digambarkan pada (ab 46. Serabut tak bermielinisasi, lebih banyak terdapat pada

    saraf perifer daripada yang bermielin, juga pada sel di akar dorsal dan ganglia

    autonomik. (undel kecil dari akson tak bermielinisasi ini dilapisi oleh sebuah sel

    3

  • 7/24/2019 Penyakit Saraf Perifer

    4/28

    Schwann penjuluran halus dari sitoplasma sel Schwann membedakan bundel ini

    dengan akson tunggal. Setiap serabut saraf sensoris berakhir pada ujung spesial

    yang didesain sensitif terhadap beberapa stimulus alami seperti yang dibahas pada

    (ab $ dan #.

    Mekanime Pat!genik "ariPen#akit Sara$ Peri$er

    1ambaran anatomik yang dijelaskan sebelumnya mempermudah pemahaman

    konseptual dari berbagai penyakit yang memengaruhi saraf perifer. )roses

    patologis mungkin dapat langsung dihubungkan dengan beberapa kelompok sel

    saraf yang aksonnya mempengaruhi saraf tersebut, sebagi contoh, sel pda tanduk

    anterior dan lateral pada korda spinalis, ganglia akar sorsal, atau ganglia

    simpatetik dan parasimpatetik. Tiap sel ini menampilkan kerentanan spesifik

    terhadap proses penyakit tertentu dan bila rusak !misalnya sel saraf motoris pada

    poliomyelitis%, menghasilkan degenerasi sekunder akson dan selubung myelin dari

    serabut perifer dari saraf ini. 1ejala neuropati dapat diinduksi oleh sejumlah

    gangguan fungsi dan struktur dari dari kolumna +entralis dan dorsalis pada korda

    spinalis, yang berisi serabut awal dan akhir dari tanduk anterior ganglia akar

    dorsal secara respektif. /yelin dari serabut pusat ini berbeda dengan serabut

    perifer, dibungkus oleh oligodendrosit daripada sel Schwann dan serabut ini lebih

    ditopang oleh astrosit daripada fibroblas.

    arena hubungan erat antara akar saraf terhadap '0S dan sel araknoid

    terspesialisasi !+illi araknoid%, sebuah proses patologis di '0S atau leptomening

    mungkin dapat menyebabkan kerusakan pada akar spinalis. )enyakit jaringan ikat

    dapat mempengaruhi saraf perifer yang terdapat pada selubungnya. )enyakit

    arterial difus atau lokal mungkin dapat melukai saraf dengan menghambat arteri

    yang menghantarkan nutrisi. )ada kategori besar dari neuropati yang terkait imun,

    kerusakan dapat diakibatkan oleh baik paparan seluler maupun humoral pada

    beberapa komponen myelin. (agian ini diktandai oleh adanya ikatan antibodi

    sirkuler terhadap bagian tertentu pada nodus ;an+ier, yang menyebabkan

    4

  • 7/24/2019 Penyakit Saraf Perifer

    5/28

  • 7/24/2019 Penyakit Saraf Perifer

    6/28

    sebagai bagian sari selubung akar. )ada sudut subaraknoid, araknoid

    direfleksikan sejauh akar dan berlanjut hingga lapisan terluat dari selubung

    akar. )ada persimpangan dengan korda spinalis, lapisan terluar dari selubung

    akar berlanjut hingga ke pia mater.

    Di antara neuropati genetik, produk gen yang terganggu pada beberapa

    kasus kini diketahui dapat menyebabkan kecacatan myelin, yang secara besar

    memperlambat konduksi di sepanjang saraf. )ada penyakit genetik lainnya

    dispekulasikan bahwa komponen struktural dari akson