PENTINGNYA MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL .2. Apa pentingnya melestarikan ... Kearifan lokal berkaitan

  • View
    222

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENTINGNYA MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL .2. Apa pentingnya melestarikan ... Kearifan lokal berkaitan

PENTINGNYA MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL

Makalah

Diajukan untuk Memenuhi Tugas Perkuliahan, Mata Kuliah Budaya Sunda, Semester Genap, Tahun Akademik 2018/2019

Disusun oleh:

Agus Irawan

NPM. 171000166

Kelas C

Dosen:

Drs. Moch. Miftah,M.H.

UNIVERSITAS PASUNDAN BANDUNG

FAKULTAS HUKUM

2018

i

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena berkat

rahmat dan hidayah yang dikaruniakanNya, akhirnya penulis dapat menyelesaikan

makalah ini yang berjudul Pentingnya Melestarikan Kearifan Lokal. Sesuai

dengan namanya, sebuah makalah memang tidak dimaksudkan sebagai buku materi

atau buku panduan, melainkan didalamnya terdapat pembahasan dan rincian-

rincian mengenai hasil dari beberapa sumber yang telah penulis dapatkan.

Dalam penyusunan makalah ini penulis mendapatkan berbagai kesulitan,

baik dalam penyusunan, pengumpulan data dan dalam hal yang lainnya. Akan

tetapi, berkat pertolonganNyalah akhirnya makalah ini dapat penulis selesaikan

sesuai yang diharapkan. Adapun penyusunan makalah ini berdasarkan pada rincian-

rincian data yang telah penulis dapatkan dari berbagai sumber.

Pada kesempatan ini, penulis ingin menyampaikan terima kasih kepada:

1. Drs. Moch. Miftah.,M.H., sebagai dosen mata kuliah Budaya Sunda yang

telah memberikan tugas ini kepada penulis.

2. Orang tua penulis yang telah memberikan dukungan, dorongan, bantuan,

serta memberikan doa restunya sehingga terselesaikannya makalah ini.

3. Saudara-saudara dan rekan-rekan penulis, yang senantiasa memberikan

support semangatnya kepada penulis untuk menyelesaikan makalah ini.

ii

Penulis memahami dan menyadari bahwa makalah ini jauh dari sempurna.

Namun, penulis telah berusaha menyusun makalah dengan usaha terbaik yang

penulis miliki. Akhirnya penulis menyampaikan terima kasih kepada segenap yang

telah mendukung terselesaikannya makalah ini. Mudah-mudahan makalah ini

sesuai dengan yang diharapkan. Amiin Ya Allah Ya Rabbal Alamiin Ya Mujibas

Sailin.

Bandung, 2 Oktober 2018

Penulis

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ...................................................................... i

DAFTAR ISI ..................................................................................... ii

BAB I PENDAHULUAN .................................................................. 1

A. Latar Belakang ............................................................................. 1

B. Identifikasi Masalah ...................................................................... 3

C. Tujuan .......................................................................................... 3

BAB II PEMBAHASAN ................................................................... 4

A. Cara Melestarikan Kearifan Lokal ................................................ 4

B. Pentingnya Melestarikan Kearifan Lokal ...................................... 7

C. Prospek Kearifan Lokal di Masa Depan ........................................ 10

BAB III PENUTUP ........................................................................... 15

A. Kesimpulan ................................................................................. 15

B. Saran ............................................................................................ 16

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................... 18

A. Buku ............................................................................................. 18

B. Sumber Lainnya ............................................................................ 18

1

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Kearifan lokal memiliki hubungan yang erat dengan kebudayaan

tradisional pada suatu tempat, dalam kearifan lokal tersebut banyak mengandung

suatu pandangan maupun aturan agar masyarakat lebih memiliki pijakan dalam

menenukan suatu tindakkan seperti prilaku masyarakat sehari- hari. Pada

umumnya etika dan nilai moral yang terkandung dalam kearifan lokal diajarkan

turun-temurun, diwariskan dari generasi ke generasi melalui sastra lisan (antara

lain dalam bentuk pepatah dan peribahasa, folklore), dan manuskrip.1. Kearifan

lokal yang diajarkan secara turun-temurun tersebut merupakan kebudayaan yang

patut dijaga, masing- masing wilayah memiliki kebudayaan sebagai ciri khasnya

dan terdapat kearifan lokal yang terkandung di dalamnya.

Pembentukan dan perkembangan budaya sangat mempengaruhi jati diri

bangsa, kesatuan masyarakat berperan serta dalam pembentukkannya. Menurut

Edi Sedyawati menjelaskan di dalam masing-masing kesatuan kemasyarakatan

yang membentuk bangsa, baik yang berskala kecil ataupun besar, terjadi proses-

proses pembentukan dan perkembangan budaya yang berfungsi sebagai jati diri

bangsa tersebut2. Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan dikenal

1 Suyono Suyatno, Kearifal Lokal Dalam Berbudaya, Djambatan, Jakarta, 2013, hlm. 33. 2 Edi Sedyawati, Kearifan Lokal, Bumi Aksara, Jakarta, 2012, hlm. 56.

2

sebagai negara yang multikultur. Keadaan Indonesia sebagai negara yang

multikultur menyebabkan Indonesia rentan akan konflik antar daerah. Setiap

daerah di Indonesia memiliki ciri khas budaya masing-masing yang patut untuk

dikembangkan dan dijaga keberadaannya sebagai identitas bangsa agar tetap

dikenal oleh generasi muda. Koentjaraningrat mengatakan bahwa kebudayaan

nasional Indonesia berfungsi sebagai pemberi identitas kepada sebagian warga

dari suatu nasion, merupakan kontinyuitas sejarah dari jaman kejayaan bangsa

Indonesia di masa yang lampau sampai kebudayaan nasional masa kini.3

Masyarakat memiliki peranan penting dalam pembentukan budaya agar

terus bertahan diperkembangan jaman, baik secara langsung maupun tidak

langsung dengan memanfaatkan kemampuannya, sehingga manusia mampu

menguasai alam. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi dalam buku

Soerjono Soekanto, merumuskan kebudayaan sebagai hasil karya, rasa, dan cipta

masyarakat4. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan

kebendaan atau kebudayaan jasmaniah (material culture) yang diperlukan oleh

manusia untuk menguasai alam sekitarnya agar kekuatan serta hasilnya dapat

diabdikan untuk keperluan masyarakat.

3 M. Munandar Soelaeman, Budaya Lokal, Grasindo, Jakarta, 2011, hlm. 62. 4 Soerjono Soekanto, Budaya di Indonesia, PT Sarana Panca Karya Nusa, Bandung, 2008,

hlm. 151.

3

Berdasarkan pemaparan tersebut du atas, Penulis tertarik untuk

mengkajinya dalam bentuk Makalah dengan judul PENTINGNYA

MELESTARIKAN KEARIFAN LOKAL.

B. Identifikasi Masalah

1. Bagaimana cara melestarikan kearifan lokal?

2. Apa pentingnya melestarikan kearifan lokal?

3. Bagaimana prospek kearifan lokal di masa depan?

C. Tujuan

1. Mengatahui dan memahami cara melestarikan kearifan lokal.

2. Mengatahui dan memahami pentingnya melestarikan kearifan lokal.

3. Mengatahui dan memahami prospek kearifan lokal di masa depan.

4

BAB II

PEMBAHASAN

A. Cara Melestarikan Kearifan Lokal

Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak meninggalkan budayanya

bahkan justru mampu mengembangkan budaya yang telah ada menjadi budaya

yang bisa dikenal oleh khalayak ramai. Budaya yang berlaku dalam masyarakat

merupakan bentuk dari kearifan lokal yang secara turun temurun sudah berlaku

didalam masyarakat.

Kearifan lokal yang sudah menjadi sosok budaya didalam masyarakat

memiliki pola pelestarian dan pewarisan. Diantara cara melestarikan kearifan

lokal adalah:5

1. Memberikan pendidikan dan pengajaran tentang kebudayaan kepada

generasi muda sedini mungkin, sehingga menimbulkan rasa cinta dan rasa

memiliki terhadap kearifan lokal yang ada. Contoh: adanya muatan-muatan

lokal di sekolah-sekolah tentang kebudayaan daerah setempat.

2. Mengupayakan adanya dukungan di semua pihak, baik dari pemerintah

maupun swasta terhadap perkembangan kearifan lokal.

5 Marcus J. Pattinama, Pengentasan Kemiskinan dengan Kearifan Lokal; Studi Kasus di

Pulau Buru-Maluku dan Surade-Jawa Barat, Jurnal Makara, Sosial Humaniora, Vol. 13, No. 1, Univ. Pattimura Ambon, 2009, hlm. 9.

5

3. Pemahaman dari suatu pengalaman yang panjang dengan pengamatan secara

langsung atau disebut learning by experience yang dipertahankan dari

generasi ke generasi.

Beberapa motivasi yang harus digerakkan agar kearifan lokal bisa

dilestarikan, diantaranya:6

1. Motivasi untuk menjaga, mempertahankan dan mewariskan warisan budaya

lokal yang diwarisinya dari generasi sebelumnya;

2. Motivasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kecintaan generasi penerus

bangsa terhadap nilai-nilai sejarah kepribadian bangsa dari masa ke masa

melalui pewarisan khasanah budaya dan nilai-nilai budaya secara nyata yang

d