Pengembangan Kurikulum Final

  • Upload
    fadli

  • View
    287

  • Download
    0

Embed Size (px)

Citation preview

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    1/31

    1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Kurikulum memiliki kedudukan sentral dan strategis dalam seluruh proses pendidikan.

    Kurikulum mengarahkan segala bentuk aktivitas pendidikan unuk tercapainya tujuan pendidikan.

    Dengan kata lain bahwa kurikulum sebagai instrumental input untuk mencapai tujuan pendidikan

    yaitu pengembangan manusia yang sesuai dengan falsafah hidup bangsa. Keuikulum sebagai alat

    untuk mencapai tujuan pendidikan nasional harus mampu mengantarkan peseta didik menjadi

    manusia yang beriman, bertaqwa kepada Tuhan Y!, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap,

    keratif, mandiri, dan menjadi warga "egara yang demokratis serta bertanggung jawab, tidak

    hanya sebagai mata pelajaranyang harus dibelajarkan kepada peserta didik, melainkan sebagi

    aktivitas pendidikan yang direncanakan untuk di alami dan diwujudkan dalam perilaku peserta

    didik.

    Kurikulum merupakan pedoman mendasar dalam proses belajar dan mengajar didunia

    pendidikan. #erhasil tidaknya suatu pendidikan, mampu tidaknya seornag anak ddik dan

    pendidik dalam menyerap dan memberikan pengajaran, dan sukses tidaknay suatu pendidikan itu

    dicapai tentu akan berpeluang kepada kurikulaum. #ila kurikulumnya didesain dengan sistematis

    dan komprehensif serta integral dengan segala kebutuhan pengembangan dan pembelajaran anak

    didik untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupannya, tentu hasil atau output pendidikan

    itu pun akan mampu mewujudkan harapan. Tapi bila tidak, kegagalan demi kegagalan akan terus

    membayangi dunia pendidikan.

    B. Rumusan Masalah

    $dapun rumusan masalahnya yaitu%&. $pa arti penting dari kurikulum'

    (. )iapa tokoh*tokoh kurikulum'+. $pa saja konsep kurikulum'

    . $pa fungsi dan peranankurikulum'-. $pa saja bentuk organisasi atau pola kurikulum'

    . $pa komponen dari kurikulum'

    /. $pa saja prinsip*prinsip kurikulum'

    C. Tujuan Penulisan

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    2/31

    2

    $dapun tujuan penulisannya yaitu agar mahasiswa mengetahui%

    &. $rti pentingnya kurikulum

    (. Tokoh*tokoh kurikulum+. Konsep kurikulum

    . 0ungsi dan 1eranan Kurikulum

    -. acam*macam oraganisasi kurikulum. Komponen kurikulum

    /. 1rinsip*prinsip kurikulum

    BAB II

    PEMBAHASAN

    A. Arti Pentingna !urikulum

    ". 1engertian dan Dimensi Kurikulum2urriculum dalam bahasa Yunani berasal dari kata 32urir3 artinya pelari dan 32urere3

    artinya ditempuh atau berpacu. Kurikulum diartikan jarak yang harus ditempuh oleh pelari.

    engambil makna yang terkandung dari rumusan tersebut, kurikulum dalam pendidikan

    diartikan sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh atau diselesaikan anak didik untuk

    memperoleh ija4ah. Kurikulum sebagai program pendidikan harus mencakup% 5&6 )ejumlah

    mata pelajaran atau organisasi pengetahuan7 5(6 pengalaman belajar atau kegiatan belajar7 5+6

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    3/31

    3

    program belajar 5plan for learning6 untuk siswa7 56 hasil belajar yang diharapkan. Dari

    rumusan tersebut, kurikulum diartikan program dan pengalaman belajar serta hasil*hasil

    belajar yang diharapkan, yang diformulasikan melalui pengetahuan dan kegiatan yang tersusun

    secara sistematis, diberikan kepada siswa di bawah tanggung jawab sekolah untuk

    membantu pertumbuhan dan perkembangan pribadi dan kompetensi sosial siswa. $dapun

    beberapa pengertian kurikulum, yaitu sebagai berikut %

    a. Kurikulum sebagai satu seri pengalaman yang terjadi pada pebelajar di sekolah

    58liva, &99(6 5cenderung mengarah pada definisi kurikulum dihubungkan dengan

    dimensi proses6.b. Kurikulum diintepretasikan melingkupi materi pelajaran, aktivitas, dan pengalaman

    yang dimiliki siswa di bawah pengarahan sekolah baik di kelas maupun di luar kelas

    5:omine, dalam ;amalik, (

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    4/31

    4

    kurikulum sebagai suatu rencana tertulis. 56 kurikulum sebagai suatu hasil yang merupakan

    konsekuensi dari kurikulum sebagai suatu kegiatan. )elanjutnya bila kita merujuk pada

    dimensi pengertian yang terakhir, maka dapat dengan mudah mengungkap keempat dimensi

    kurikulum tersebut dikaitkan dengan pengertian kurikulum.

    a. Dimensi >de= ?agasan

    1engertian kurikum sebagai dimensi yang berkaitan dengan ide pada dasarnya

    mengandung makna bahwa kurikulum itu adalah sekumpulan ide yang akan dijadikan

    pedoman dan pengembangan kurikulum selanjutnya. Kurikulum sebagai suatu ide pada

    dasarnya merupakan sekumpulan ide*ide yang dipikirkan untuk mengembangkan kurikulum

    baik dalam skala terbatas 5mikro6, maupun skala yang luas 5makro6.

    b. Dimensi :encanaakna dari dimensi kurikulum ini adalah sebagai seperangkat rencana dan cara

    mengadministrasikan tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai

    pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan

    tertentu. Kurikulum menurut dimensi kedua ini terfokus pada bentuk program yang tertulis

    5document curriculum6. Kurikulum dalam dimensi kedua ini merupakan tindak lanjut dari

    pengertian kurikulum dimensi pertama 5dimensi ide6. isalnya sebelum mengajar guru terlebih

    dahulu membuat persiapan tertulis, seperti :11, skenario pembelajaran, @K).c. Dimensi $ktivitas

    Kurikulum dalam pengertian ini, yaitu dimaknai sebagai kegiatan atau aktivitas

    yang dilakukan oleh guru dan siswa maupun para pihak*pihak yang terkait dengan

    pengelolaan pendidikan pada setiap jalur, jenjang dan jenis pendidikan.

    d. Dimensi ;asilDefinisi kurikulum sebagai dimensi hasil memandang kurikulum itu sangat

    memperhatikan hasil yang akan dicapai oleh siswa agar sesuai dengan apa yang telah

    direncanakan dan yang menjadi tujuan dari kurikulum tersebut. #iasanya tekanan utama

    aspek hasil yang dimaksud dilihat dari segi capaian seluruh kompetensi yang harus

    dimiliki oleh siswa, 5kompetensi akademik maupun non akademik6.

    #. 1engertian Kurikulum Dikaitkan dengan Tujuan 1endidikan

    enurut undang*undang nomer (< tahun (

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    5/31

    5

    mengajar. Yang dimaksud isi dan bahan pelajaran itu sendiri adalah susunan dan bahan kajian

    dan pelajaran untuk mencapai tujuan penyelenggaraan kegiatan suatu pendidikan yang

    bersangkutan dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan "asional.

    Dengan menggunakan pengertian kurikulum sebagaimana dikemukakan di atas, bahwa

    dalam pengembangan kurikulum mengikuti empat komponen, yaitu tujuan yang ingin dicapai,

    pengalaman belajar yang dianggap efektif, dan pengorganisasian pengalaman belajar serta

    penilaian untuk mengetahui sejauhmana tujuan yang telah ditentukan dapat dicapai. Kurikulum

    ini dimaksudkan untuk dapat mengarahkan pendidikan menuju arah dan tujuan yang

    dimaksudkan dalam kegiatan pembelajaran secara menyeluruh.

    $. Kurikulum Dikaitkan Dengan 1embelajaran

    1engertian kurikulum sebagai sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh oleh pesertadidik merupakan konsep kurikulum yang sampai saat ini banyak mewarnai teori*teori dan praktik

    pendidikan. Dalam makna ini kurikulum sering dikaitkan dengan usaha untuk memperoleh

    ija4ah, sedangkan ija4ah itu sendiri adalah keterangan yang menggambarkan kemampuan

    seseorang yang mendapatkan ija4ah tersebut.

    1engertian kurikulum sebagai pengalaman belajar mengandung makna bahwa

    kurikulum adalah seluruh kegiatan yang dilakukan oleh anak didik baik di dalam sekolah

    maupun di luar sekolah, asalkan kegiatan tersebut di bawah tanggung jawab dan monitoring guru

    5sekolah6.Kurikulum sebagai sebuah program = rencana pembelajaran, tidaklah hanya berisi tentang

    program kegiatan, tetapi juga berisi tentang tujuan yang harus ditempuh beserta alat evaluasi

    untuk mengetahui keberhasilan pencapaian tujuan, disamping itu juga berisi tentang alat atau

    media yang diharapkan mampu menunjang pencapaian tujuan tersebut.

    Kurikulum sebagai suatu rencana disusun untuk melancarkan proses belajar

    mengajar dibawah bimbingan dan tanggung jawab sekolah atau lembaga pendidikan beserta staf

    pengajarnya.Aadi kurikulum adalah suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan

    pengalaman belajar yang diprogramkan, direncanakan dan dirancangkan secara sistemik atas

    dasar norma*norma yang berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi

    tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan.

    B. Be%era&a T'k'h Pem%aharuan !urikulum

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    6/31

    6

    Kurikulum merupakan salah satu komponen yang memiliki peran penting dalam sisitem

    pendidikan. )ebab dalam kurikulum bukan hanya dirumus tentang tujuan yang harus dicapai

    sehingga memperjelas area pendidikan, akan tetapi juaga memberikan pemahaman tentang

    pengalaman belajar yang harus dimiliki setiap siswa. Kurikulum adalah program pendidikan

    yang direncanakan dan dilaksanakan. Dalam proses pelakasanaan Kurikulum dalam bentuk

    praktik pembelajaran dikelas, ada kalanya terdapat masalah* masalah tersebut perlu segera

    diatasi dalam proses pelaksanaan Kurikulum. #erikut adalah tokoh*tokoh yang mendefinisikan

    kurikulum%

    a. ;ilda Taba, mengartikan kurikulum sebagai a plan for learning, yakni sesuatu yang

    direncanakan untuk dipelajari oleh anak*anak.b. A. ?alen )aylor dan Billiam . leCander, menjelaskan 3the curriculum is the sum total of

    schools effort to influence learning, whether in the classroom, on the playground, or

    out of school. Aadi segala usaha sekolah untuk mempengaruhi anak itu belajar,

    apakah dalam ruangan kelas, dihalaman sekolah atau di luar sekolah.

    c. ;arold #. $lberty 2) memandang kurikulum sebagai 3all of the activities that the

    provided for the students by the school. Dengan kurikulum dimaksud segala

    kegiatan yang disajikan oleh sekolah bagi para pelajar dan tidak diadakan pembatasan

    antara kegiatan di dalam dan di luar kelas.

    d. #. 8thanel )mith 2). mengartikan kurikulum sebagai sejumlah pengalaman yang secara

    potensial dapat diberikan kepada anak, yang diperlukan agar mereka dapat berpikir

    dan berkelakuan sesuai dengan masyarakatnya h. A. @loyd Trump dan Delmas 0. iller,

    kurikulum lebih luas dari pada hanya bahan pelajaran, dalam kurikulum termasuk

    metode belajar dan mengajar, cara mengevaluasi kemajuan murid dan seluruh

    program, perubahan dalam tenaga pengajar, bimbingan dan penyuluhan, supervisi dan

    administrasi dan hal*hal struktural mengenai waktu, jumlah, ruangan serta

    kemungkinan adanya pilihan mata pelajaran.

    e. $lice iel, kurikulum meliputi segala pengalaman dan pengaruh yang bercorak

    pendidikan yang diperoleh anak di sekolah.

    C. !'nse& !urikulum

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    7/31

    7

    Kurikulum sebagai suatu rencana yang menjadi panduan dalam menjalankan roda proses

    pendidikan di sekolah akan mempunyai bentuk yang berbeda*beda sebagai akaibat dipegangnya

    konsep tentang fungsi pendidikan itu. 8leh sebab konsep tentang fungsi pendidikan itu

    bermacam*macam, maka konsep kurikulum pun bermacam*macam pula. c"eil 5&9E&6,

    mengkategorikan konsep kurikulum ini ke dalam empat macam, yaitu% 5&6 konsep kurikulum

    )ubjek $kademik, 5(6 konsep kurikulum ;umanistik, 5+6 konsep kurikulum :ekonstruksi sosial,

    56 konsep kurikulum Teknologis 5kompetensi6.

    &. Konsep Kurikulum )ubjek $kademik

    Kurikulum ini merupakan model konsep kurikulum yang paling tua, sejak sekolah yang

    pertama dulu berdiri. Kurikulum ini menekankan pada isi atau materi pelajaran yang bersumber

    dari disiplin ilmu. 1enyusunannya relatif mudah, praktis, dan mudah digabungkan dengan model

    konsep yang lain. Kurikulum ini bersumber dari pendidikan klasik,perenialisme5Kurikulum

    berfokus pada pengembangan diri6 danesensialisme5Kurikulum befokus pada keterampilan

    penting6, yang berorientasi pada masa lalu. )emua ilmu pengetahuan dan nilai*nilai telah

    ditentukan oleh pemikir masa lalu. 0ungsi pendidikan adalah memelihara dan mewariskan ilmu

    pengetahuan, teknologi, dan nilai*nilai budaya masa lalu kepada generasi yang baru. Kurikulum

    ini lebih mengutamakan isi pendidikan, belajar adalah berusaha menguasai ilmu sebanyak*

    banyaknya. 8rang yang berhasil dalam belajar adalah orang yang menguasai seluruh atau

    sebagaian besar pendidikan yang diberikan oleh guru. Aadi seorang guru harus berhati*hati dalam

    bertindak dan harus menjadi teladan bagi murid*muridnya, karena ucapan dan tindakan guru

    akan dicontoh oleh murid*muridnya sebagai mana dalam pepatah jawa bahwa guru adalah

    digugu dan ditiru.

    Konsep kurikulum akademis meahirkan bentuk*bentuk kurikulum yang berorientasi pada

    mata pelajaran. #ahan*bahan mata pelajaran yang menjadi kurikulum diseleksi dari disiplin*

    disiplin ilmu terkait yang dipandang dapat mengembangkan melakukan proses kognitif. #entuk

    lain dari kurikulum yang lahir berdasarkan konsep kurikulum akademis adalah kurikulum inti

    atau core curriculum. Kurikulum ini berisi mata pelajaran dan bahan pelajaran yang berdifat

    fundamental, dan dianggap paling penting untuk dikuasai oleh setiap siswa.

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    8/31

    8

    Ditinjau dari kerangka dasar kurikulum, konsep kurikulum subjekakademik memiliki

    karatristik tertentu, antara lain%

    a. Tujuan, yaitu mengembangkan kemampuan intelektual anak melalui

    penguasaan disiplin ilmu. Dengan berpengetahuan dalam berbagai disiplin ilmu, para

    siswa diharapkan memiliki konsep*konsep dan cara*cara yang dapat terus dikembangkan

    dalam masyarakat yang lebih luas. )ekolah harus memberikan kesempatan kepada para

    siswa untuk merealisasikan kemampuan mereka menguasai warisan budaya.

    b. >si atau materi, yaitu mengambil dari berbagai disiplin ilmu yang telah

    disusun oleh para ahli kemudian diorganisasikan sesuai kebutuhan pendidikan. 1ola

    organisasi materi yang digunakan dalam kurikulum subjek akademik adalah%

    5&6 Correlatet curriculumadalah konsep yang dipelajari dalam satu pelajaran

    dikorelasikan dengan pelajaran lainnya, 5(6 Unifiet atau Concentrated curriculumadalah

    bahan pelajaran yang tersusun dalam tema*tema pelajaran tertentu, yang mencakup

    materi dari berbagai pelajaran disiplin ilmu, 5+6Integrated curriculumadalah bahan ajar

    yang diintegrasikan dalam suatu persoalan, kegiatan datau segi kehidupan tertentu,

    56Problem solving curriculum adalah topik pemecahan masalah sosial dengan

    menggunakan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari berbagai mata pelajaran

    aatu disiplin ilmu.

    c. etode, metode yang paling banyak digunakan dalam kurikulum subjek

    akademik adalah metodeeksposotori danm inkuiri.

    d. !valuasi, yaitu menggunakan jenis dan bentuk evaluasi yang bervariasi.

    Konsep kurikulum ini mendapat kritikan tajam dari berbagai aliran pendidikan yang

    lain. Kritikan tersebut sekaligus menunjukkan kelamahan konsep kurikulum ini, yaitu 5a6 terlalu

    menonjokan domain kognitif*akademis sehingga domain afektif, psikomotor, sosial, emosional

    menjadi terabaikan, 5b6 konsep yang dikembangkan para ahli belum tentu sesuai dengan minat

    dan kebutuhan anak, 5c6 tidak semua peserta didik dapat memahami dan menggunakan metode

    ilmiah, 5d6 tidak semua anak anak menjadi ilmuwan profesional, 5e6 guru tidak atau jarang

    terlibat dalam penelitian.

    (. Konsep Kurikulum ;umanistik

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    9/31

    9

    Konsep kurikulum ini dikembangkan oleh para ahli pendidikan humanistic. Kurikulum

    ini berdasarkan konsep aliran pendidikan pribadi yaitu Aohn ewey dan A.A. :ousseau, yang

    lebih menekankan pada pengembangan kepribadian peserta didik secara utuh dan seimbang

    antara perkembangan segi intelektual, afektif, dan psikomotor. Kurikulum ini menekankan

    pengembangan dan kemampuan dengan memperhatikan minat dan kebutuhan peseta didik dan

    pembelajarannya berpusat pada peserta didik. 1embelajaran segi*segi sosial, moral, dan afektif

    mendapat perhatian utama dalam model kurikulum ini. ereka percaya bahea siswa mempunyai

    potensi, punya kemampuan, dan kekuatan untuk berkembang. 1ara pendidik humanistic juga

    berpegang pada konsep 1soikologi ?estalt, bahwa individu atau anak merupakan satu kesatuan

    yang menyeluruh. 1endidikan diarahkan pada membina manusia yang utuh bukan saja segi fisik

    dan intelektual tetapi juga segi sosial dan afektif 5emosi, sikap, perasaan, nilai dll6. Dalam hal ini

    ada beberapa aliran dalam pendidikan humanistic yaitu pendidikan konfluen, kritikisme radikal

    dan mistikisme modern.

    Kurikulum humanistic bersifat child-cebtred5berpisat pada anak didik6 yang menekankan

    ekspresi diri decara kreatif individualis, dan aktivitas pertumbuhan dari dalam, bebas paksaan

    dari luar. enurut c."eil ciri*ciri kurikulum humanistic adalah&+%

    a. 1artisipasi, artinya peserta didik terlibat secara aktif merundingkan apa yang akan

    dipelajari.

    b. >ntegrasi, artinya ada interpenetrasi dan integrasi antara pikiran, perasaan dan tindakan

    5kognitif, efektif, dan psikomotor6.

    c. :elevansi, artinya terdapat kesesuaian antara materi pelajaran dan kebutuhan poko serta

    kehidupan anak ditinjau dari segi emosi dan intelektual.

    d. Diri anak, merupakan sasaran utama yang harus dipelajari agar anak mengenal dirinya.

    e. Tujuan, yaitu mengembangkan diri anak sebagai suatu keseluruhann 51ribadi yang utuh6

    dalam masyarakat.

    )edangkan ditinjau dari kerangka dasar kurikum, konsep kurikulum

    humanistik mempunyai ciri*ciri sebagai berikut %

    a. Tujuan pendidikan, yaitu mengembangkan pribadi yang utuh dan dinamis.

    b. ateri, yaitu menyediakan pengalaman yang berharga bagi setiap anak yang dapat

    membantu pertumbuhan dan perkembangan pribadinya secara utuh, membantu anak

    http://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7170853924216362564#sdfootnote13symhttp://www.blogger.com/post-create.g?blogID=7170853924216362564#sdfootnote13sym
  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    10/31

    10

    menemukan dan mengaktualisasikan diri, yang berkenaan dengan intelektual, emosional

    maupunperformance.

    c. 1roses, yaitu terbangunnya emosional yang kondisuf antara guru dan siswa.

    d. !valuasi, yaitu lebih mengutamakan proses daripada hasil, karena itu sifatnya dubjektif,

    baik dari guru maupun siswa.

    +. Konsep Kurikulum :ekonstruksi )osial

    Konsep kurikulum ini lebih memusatkan perhatiannya pada problema*problema yang

    dihadapi dalam masyarakat, kurikulum ini bersumber pada aliran pendidikan

    interaksional. enurut mereka pendidikan bukanlah merupakan upaya sendiri, tetapi merupakan

    kegiatan bersama, interaksi, dan kerjasama. elalui interaksi dan kerjasama ini peserta didik

    berusaha memecahkan problema*problema yang dihadapinya dalam masyarakat menuju

    pembentuan masyarakat yang kebih baik. )ekolah bukan hanya dapat membantu bagaimana

    berpartisipasi sebaik*baiknya dalam kegiatan sosial.

    Kurikulum :ekonstruksi )osial memiliki desain kurikulum yang berbeda dengan model

    kurikulum lain, beberapa ciri dari kurikulum ini adalah%

    a. $sumsi, tujuan utama dari kurikulum ini adalah menghadapkan para peserta didik pada

    tantangan, ancaman, hambatan*hambatan atau gangguan*gangguan yang dihadapi

    manusia.

    b. Kegiatan belajar dipusatkan pada masalah*masalah sosial mendesak.

    c. 1ola*pola organisasi kurikulum disusun seperti sebuah roda, di tengah*tengahnya sebagai

    poros dipilih suatu masalah yang menjadi tema utama dan dibahas secara pleno.

    Kurikulum :ekonstruksi )osial memiliki komponen*komponen yang sama dengan model

    kurikulum yang lain, tetapi isi dibentuk berbeda, diantaranya sebagai berikut%

    a. Tujuan dan >si kurikulum, setiap tahun program pendidikan mempunyai tujuan*tujuan

    yang berbeda disesuaikan dengan masalah sosial yang ada disuatu tempat.

    b. etode, dalam pembelajaran rekonstruksi sosial pengembang kurikulum berusaha

    mencari keselarasan antara tujuan*tujuan nasional dengan tujuan peserta didik.

    c. !valuasi, dalam kegiatan evaluasi para peserta didik juga dilebatkan, keterlibatan para

    peserta didik terutama dalam memilih, menyusun, dan menilai bahan yang akan diujikan.

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    11/31

    11

    . Konsep kurikulum Teknologis 5kompetensi6

    Kompetensi dapat didefinisikan sebagai pengetahuan, ketrampilan, sikap, dan nilai*nilai

    yang diwujudkan dalam kebiasaan berfikir dan bertindak. 1erkembangan tehnologi

    mempengaruhi setiap bidang dan aspek kehidupan, termasuk bidang pendidikan. )ejak dahulu

    tehnologi telah diterapkan dalam pendidikan, tetapi yang digunakan adalah tehnologi sederhana

    seperti penggunaan papan tulis dan kapur, pena dan tinta, sabak dan grib, dan lain*lain. Dewasa

    ini sesuai dengan tahap perkembangannya yang digunakan adalah tehnologi maju,

    seperti audiodan video cassette, overhead projektor,film slidedan motion film, mesin

    pembelajar, computer, CD-Room, andinternet.

    $da beberapa ciri dari kurikulum kompetensi yang dikembangkan dari

    konsep tehnologi pendidikan, yaitu%

    a. Tujuan diarahkan pada penguasaan kemampuan akademik, kemampuan vokasional, atau

    kemampuan pribadi yang dirumuskan dalam bentuk kompetensi.

    b. etode yang merupakan kegiatan pembelajaran sering dipandang sebagai proses

    mereaksi terhadap perangsang*perangsang yang diberikan dan apabila terjadi respons

    yang diharapkan, respons tersebut diperkuat.

    c. #ahan ajar atau kompetensi yang luas=besar dirinci bagian*bagian atau sub kompetensi

    yang lebih kecil, yang menggambarkan obyektif.

    d. !valuasi dilaksanakan pada setiap saat, pada akhir suatu pelajaran, suatu unit, ataupun

    semester. 0ungsi dari evaluasi ini adalah7 sebagai umpan balik bagi peserta didik dalam

    penyempurnaan penguasaan suatu satuan pelajaran, sebagai umpan balik bagi peserta

    didik pada akhir suatu program atau semester, juga dapat menjadi umpan balik bagi guru

    dan pengembangan kurikulum untuk penyempurnaan kurikulum.

    D. Peranan Dan (ungsi !urikulum

    enurut ;amalik, &99

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    12/31

    12

    dengan masa kini kepada generasi muda, dalam hal ini para siswa. Dengan demikian, peranan

    konservatif ini pada hakikatnya menempatkan kurikulum yang berdasarkan ke masa lampau.

    1eranan ini sifatnya mendasar, disesuaikan dengan keyataan bahwa pendidikan pada hakikatnya

    merupakan proses sosial. )alah satu pendidikan yang mempengaruhi dan membina perilaku

    siswa dengan nilai*nilai sosial yang hidup di lingkungan masyarakatnya.

    (. 1eranan kreatif

    1erkembangan ilmu pengetahuan dan aspek*aspek lainnya senantiasa terjadi setiap saat.

    1eranan kreatif menekankan bahwa kurikulum harus mampu mengembangkan sesuatu yang baru

    sesuai dengan perkembangan yang terjadi dan kebutuhan*kebutuhan masyarakat pada masa

    sekarang dan masa mendatang. Kurikulum harus mengandung hal*hal yang dapat membantu

    setiap siswa mengembangkan semua potensi yang ada pada dirinya untuk memperoleh

    pengetahuan*pengetahuan baru, kemampuan*kemampuan baru, serta cara berpikir baru yang

    dibutuhkan dalam kehidupannya.

    +. 1eranan Kritis dan !valuatif 1eranan ini dilatarbelakangi oleh adanya kenyataan bahwa nilai*nilai dan budaya yang

    hidup dalama masyrakat senantiasa mengalami perubahan sehingga warisan*warisan nilai*nilai

    dan budaya masa lalu kepada sisswa perlu disesuaikan dengan kondisi yang terjadi pada masa

    sekarang. )elain itu, perkembangan yang terjadi pada masa sekarang dan masa mendatang belum

    tentu sesuai dengan pa yang dibutuhkan. 8leh karena itu, peranan kurikulum tidak hanya

    mewariskan nilai da budaya yang ada atau menerapkan hasil perkembangan baru yang terjadi,

    melainkan juga memiliki peranan untuk meniali dan memilih nilai dan budaya serta pengetahuan

    yang baru yang akan diwariskan tersebut. Dalam hal ini, kurikulum harus turut aktif

    berpartisipasi dalam control atau filter sosial. "ilai*nilai sosial yang tidak sesuai lagi dengan

    keadaan dan tuntutan masa kini dihilangkan dan diadakan modifikasi atau penyempurnaan*

    penyempurnaan.

    Ketiga peranan kurikulum di atas tentu saja harus berjalan seara seimbang dan harmonis

    agar dapat memenuhi tuntutan keadaan. Aika tidak maka akan terjadi ketimpangan*ketimpangan

    yang menyebabkan peranan kurikulum pendidikan menjadi tidak optimal. enyelaraskan ketiga

    peranan kurikulum tersebut menjadi tanggung jawab semua pihak yang terkait dalam proses

    pendidikan, diantaranya pihak guru, kepala sekolah, pengawas, orangtua, siswa, dan masyarakat.

    Dengan demikian, pihak*pihak yang terkait tersebut idealnya dapat memahami betul apa yang

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    13/31

    13

    menjadi tujuan dan isi dari kurikulum yang diterapkan sesuai dengan bidang tugas masing*

    masing.

    Aadi dapat saya simpulkan bahwa peranan kurikulum adalah sebagai suatu sarana

    pendidikan untuk mengembangkan berbagai macam hal*hal yang berkaitan dengan

    perkembangan dan sesuai kebutuhan*kebutuhan masyarakat tanpa mengabaikan aspek nilai dan

    warisan budaya yang masih relevan dengan generasi muda dan memodifikasi nilai yang sudah

    tidak sesuai dengan masa sekarang ini.

    0ungsi kurikulum $leCander >nglis mengemukakan enam fungsi sebagai berikut%

    &. 0ungsi penyesuaian, mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus

    mampu mengarahkan siswa agar memiliki sifat well adjusted, yaitu mampu

    menyesuaikan dirinya dengan lingkugan, baik lingkunagn fisik maupun lingkungan

    sosial. @ingkungan itu sendiri senantiasa mengalami perubahand an bersifat dinamis.

    8leh karena itu, siswa pun harus memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan

    perubahan yang terjadi di lingkungannya.

    (. 0ungsi integrasi, mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harusmampu menghasilkan pribadi*pribadi yang utuh. )iswa pada dasarnya merupakan

    anggota dan bagian integral dari masyarakat. 8leh karena itu, siswa pun harus memiliki

    kepribadian yang dibutuhkan untuk dapat bertahan hidup dan berintegrasi dengan

    masyarakat.+. 0ungsi diferensiasi, mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikanharus

    mampu memberikan pelayanan terhadap perbedaan individual siswa. )etiap siswa

    memiliki perbedaan, baik dari aspek fisik maupun psikis, yang harus dihargai dan

    dilayani dengan baik.. 0ungsi persiapan, mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus

    mampu mempersiapkan siswa untuk melanjutkan studi ke jenjang pendidikan berikutnya.

    )elain itu, kurikulm juga diharapkan dapat mempersiapkan siswa untuk dapat hidup

    dalam masyarakat seandainya ia karena sesuatu hal, ia tidak dapat melanjutkan

    pendidikannya.

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    14/31

    14

    -. 0ungsi pemilihan, mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus

    mampu memberikan kesempatan kepada siswa untuk memilih program*program belajar

    yang sesuai dengan kemamouan dan minatnya. 0ungsi pemilihan ini sangat erat

    hubungannya dengan fungsi diferensiasi karena pengakuan atas adanya perbedaan

    individual siswa berarti pula diberinya kesempatan bagi siswa tersebut untuk memilih apa

    yang sesuai dengan minat dan kemampuannya. Fntuk mewujudkan kedua fungsi

    tersebut, kurikulum perlu disusun secara lebih luas dan bersifat fleksibel.

    . 0ungsi diagnostic, mengandung makna bahwa kurikulum sebagai alat pendidikan harus

    mampu membantu dan mengarahkan siswa untuk dapat memahami dan menerima

    kekuatan dan kelemahan yang dimilikinya. $pabila siswa sudah mampu mampu

    memahami kekuatan*kekuatan dan kelemahan*kelemahan yang ada pada dirinya maka

    akan diharapkan siswa dapat mengembangkan sendiri potensi= kekuatan yang dimilikinyaatau memperbaiki kelemahan*kelemahannya.

    #agi guru, kurikulum itu berfungsi sebagai pedoman dalam melaksanakan proses belajar*

    mengajar. #agi kepala sekolah dan pengawas, kurikulum itu berfungsi sebagai pedoman dalam

    melaksanakan supervise atau pengawasan. #agi orangtua, kurikulum berfungsi sebagai pedoman

    dalam membimbing anaknya belajar di rumah. #agi masyarakat, kurikulum itu berfungsi sebagai

    pedoman untuk memberikan bantuan bagi terselenggaranya proses pendidikan di sekolah. #agi

    siswa itu sendiri, kurikulum berfungsi sebagai pedoman belajar.

    Aadi dapat disimpulkan bahwa fungsi kurikulum adalah sebagai alat pendidikan yang mampu

    membantu siswa untuk menyesuaikan diri dalam masyarakat baik masa kini maupun masa

    lampau dengan mempersiapkan diri melalui pendidikan*pendidikan sehingga dapat mengasah

    kekuatan*kekuatan atau potensi yang mereka miliki dan memperbaiki kelemahan*kelemahannya.

    E. Ma)am*Ma)am +rganisasi ,P'la- !urikulum

    enurut :usman organisasi kurikulum merupakan pola atau desain bahan kurikulum

    yang tujuannya untuk mempermudah siswa dalam mempelajari bahan pelajaran serta

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    15/31

    15

    mempermudah siswa dalam melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran dapat

    dicapai secara efektif.&

    enurut ). "asution pengertian organisasi kurikulum adalah pola atau bentuk

    penyusunan bahan pelajaran yang akan disampaikan kepada murid*murid.(

    enurut "urgiantoro pengertian organisasi kurikulum ialah struktur program kurikulum

    yang berupa kerangka umum program*pengajaran*pengajaran yang akan disampaikan kepada

    peserta didik.+

    )ebagai kesimpulan organisasi atau pola kurikulum merupakan suatu bentuk, desain,

    maupun kerangka umum yang menyusun program*program pengajaran agar mempermudah

    siswa dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai secara efektif dan

    efesien$da tiga macam bentuk pola atau organisasi kurikulum di antaranya sebagai berikut%

    &. )eparated )ubject 2urriculum 5Kurikulum ata 1elajaran Terpisah*pisah6

    Kurikulum ini menyajikan segala bahan pelajaran dalam berbagai macam mata pelajaran

    5subjects6 yang terpisah*pisah satu sama lain, seakan*akan ada batas pemisah antara mata

    pelajaran yang satu dengan yang lain juga antara suatu kelas dengan kelas yang lain.

    Kurikulum ini mempunyai ciri*ciri sebagai berikut%a. Terdiri atas sejumlah mata pelajaran yang terpisah satu sama lain, dan masing*masing

    berdiri sendiri7

    b. Tiap mata pelajaran seolah*olah tersimpan dalam kotak tersendiri dan diberikan dalam

    waktu tertentu7

    c. ;anya bertujuan pada penguasaan sejumlah ilmu pengetahuan dan mengabaikan

    perkembangan aspek tingkah laku lainnya7

    d. Tidak didasarkan pada kebutuhan, minat, dan masalah yang dihadapi para siswa7

    e. #entuk kurikulum yang tidak mempertimbangkan kebutuhan, masalah, dan

    tuntutandalam masyarakatbyang senantiasa berubah dan berkembang7

    1 Rusman, Manajemen Kurikulum (Jakarta: RajaGrafndo Persada, 2009, !"m# 60

    2 $# %asut&on,Asas-Asas Kurikulum (Jakarta: 'um& ksara, 2006, !"m# 176

    3 !tt):**atr&+anto#ord)ress#-om*2013*09*22*or.an&sas&/kur&ku"um* d&akses )ada tan..a" 05

    ktoer 2015

    4 '# $ur+osuroto, Tata Laksana Kurikulum(Jakarta: R&neka &)ta, 2005, !"m# 1

    http://atriyanto.wordpress.com/2013/09/22/organisasi-kurikulum/http://atriyanto.wordpress.com/2013/09/22/organisasi-kurikulum/
  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    16/31

    16

    f. 1endekatan metodologi mengajar yang digunakan adalah sistem penuangan 5imposisi6

    dan menciptakan perbedaan individual di kalangan para siswa7g. ?uru berperan paling aktif, dengan pelaksanaan sistem guru mata pelajaran dan

    mengabaikan unsur belajar aktif di kalangan para siswa7

    h. 1ara siswa sama sekali tidak dilibatkan dalam perencanaan kurikulum secara kooperatif.-

    Kelebihan pola mata pelajaran yang terpisah*pisah 5separated subject curriculum6 adalah

    sebagai berikut%

    a. #ahan pelajaran disusun secara sistematis, logis, sederhana, dan mudah dipelajari.b. Kurikulum dapat dilaksanakan untik mewariskan nilai*nilai dan budaya terdahulu.

    c. Kurikulum ini mudah diubah dan dikembangkan.

    d. #entuk kurikulum ini mudah dipola, dibentuk, didesain, bahkan mudah untuk diperluas

    dan dipersempit sehingga mudah disesuaikan dengan waktu yang ada.

    )ementara itu, kekurangan pola mata pelajaran yang terpisah*pisah 5separated subject

    curriculum6 adalah sebagai berikut%

    a. #ahan pelajaran diberikan atau dipelajari secara terpisah*pisah, yang menggambarkan

    tidak adanya hubungannya antara materi satu dengan materi yang lainnya.b. #ahan pelajaran yang diberikan atau yang dipelajari siswa tidak bersifat aktual.

    c. 1roses belajar lebih mengutamakan aktivitas guru, sedangkan siswa cenderung pasif.

    d. #ahan pelajaran tidak berdasarkan pada aspek permasalahan sosial yang dihadapi siswa

    maupun kebutuhan masyarakat.

    e. #ahan pelajaran merupakan informasi maupun pengetahuan dari masa lalu yang terlepas

    dengan kejadian masa sekarang dan yang akan datang.f. 1roses dan bahan pelajaran sangat kurang memerhatikan bakat, minat, dan kebutuhan

    siswa.

    (. 2orrelated 2urriculum 5Kurikulum dengan ata 1elajaran #erkorelasi=?abungan6

    8rganisasi kurikulum ini menghendaki agar mata pelajaran itu satu sama lain ada

    hubungan, bersangkut paut 5correlated6 walaupun mungkin batas*batas yang satu dengan yang

    lain masih dipertahankan.

    1rinsip berhubungan satu sama lain 5korelasi6 ini dapat dilaksanakan dengan beberapa

    cara %

    a. $ntara dua mata pelajaran diadakan hubungan secara insidental.

    b. emperbincangkan masalah*masalah tertentu dalam berbagai macam mata pelajaran.c. empersatukan beberapa mata pelajaran dengan menghilangkan batas masing*masing./

    5 emar ama"&k, Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum('andun.: Remaja

    Rosdaar+a, 2013, !"m# 155/156

    6 Rusman, Manajemen Kurikulum(Jakarta: RajaGrafndo Persada, 2009, !"m#63

  • 7/24/2019 Pengembangan Kurikulum Final

    17/31

    17

    2iri*ciri kurikulum ini di antaranya adalah sebagai berikut%

    a. #erbagai mata pelajaran dikorelasikan satu dengan yang lainnya7

    b. )udah dimulai adanya usaha untuk merelevansikan pelajaran dengan permasalahan

    kehidupan sehari*hari, kendatipun tujuannya masih penguasaan pengetahuan7c. )udah mulai mengusahakan penyesuian pelajaran dengan minat dan kemampuan para

    siswa, meski pelayanan terhadap perbedaan individual masih sangat terbatas7

    d. etode menyampaikan menggunakan metode korelasi, meski masih banyak menghadapi

    kesulitan7

    e. eski guru masih memegang peran aktif, namun aktivitas siswa sudah mulai

    dikembangkan.E

    $da beberapa kelebihan dan kekurangan dalam pola kurikulum ini. Kekurangannya

    adalah sebagai berikut%a. #ahan pelajaran yang diberikan kurang sistematis serta kurang begitu mendalam.

    b. Kurikulum ini kurang menggunakan bahan pelajaran yang aktual yang langsung

    berhubungan dengan kehidupan nyata siswa.c. Kurikulum ini kurang memerhatikan bakat, minat, dan kebutuhan siswa.

    d. $pabila prinsip penggabungan belum dipahami, kemungkinan bahan pelajaran yang

    disampaikan masih terlampau abstrak.

    )ementara itu, kelebihan pola mata pelajaran gabungan 5correlated curriculum6 adalah

    sebagai berikut%a. #ahan bersifat korelasi walau sebatas beberapa mata pelajaran.

    b. emberikan wawasan yang lebih luas dalam lingkup satu bidang studi.

    c. enambah minat siswa berdasarkan korelasi mata pelajaran yang sejenis.9

    +. >ntegrated 2urriculum 5Kurikulum Terpadu=Terintegrasi6>ntegrated curriculum meniadakan batas*batas antara berbagai mata pelajaran dan

    menyajikan bahan pelajaran dalam bentuk unit atau keseluruhan. Dengan kebulatan bahan

    pelajaran diharapkan mampu membentuk kepribadian murid yang integral, selaras dengan

    kehidupan sekitarnya, apa yang diajarkan di sekolah disesuaikan dengan kehidupan anak di luar

    sekolah.&