PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI FINANSIAL TERHADAP .khususnya dalam merumuskan kebijakan kompensasi

  • View
    215

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI FINANSIAL TERHADAP .khususnya dalam merumuskan kebijakan kompensasi

  • PENGARUH PEMBERIAN KOMPENSASI FINANSIAL TERHADAP KINERJAKARYAWAN PT.RAYASURVERINDO TIRTASARANA BANDUNG

    Priska Heryani, Prodi Mbti

    Universitas Telkom

    AbstrakDalam suatu perusahaan terdapat Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Bukan Manusiasebagai penggerak aktivitasnya. Perananan manusia sebagai sumber daya yang aktif, hidup, danterlibat dalam aktivitas perusahaan adalah penting. Pengolahan Sumber Daya Manusiamerupakan masalah yang harus dihadapi oleh perusahaan agar organisasi dapat beraktivitasdengan baik dan lancar. PT. Rayasurverindo Tirtasarana menyadari akan pentingnya pemberiankompensasi finansial yang adil kepada karyawan, sehingga kinerja karyawan yang ada akan lebihdapat ditingkatkan lagi seiring dengan berkembangnya organisasi di masa yang akan datang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh pemberian kompensasifinansial terhadap kinerja karyawan. Variabel yang diuji dalam penelitian ini adalah kompensasifinansial (gaji, bonus, dan tunjangan) sebagai variabel bebas dan kinerja karyawan sebagaivariabel tidak terikat. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupastudi pustaka dan studi lapangan yang mencakup wawancara, dan penyebaran kuesioner.Responden yang ditetapkan adalah karyawan PT. Rayasurverindo Tirtasarana Bandung. Teknikanalisis data yang digunakan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi atau hubungan antarakedua variabel adalah dengan menggunakan metode analisis jalur (path analysis). Berdasarkanhasil pengolahan data kuesioner, didapat hasil yang menunjukkan bahwa pemberian kompenasifinansial, yaitu gaji berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, bonus berpengaruhsignifikan terhadap kinerja karyawan, dan tunjangan berpengaruh signifikan terhadap kinerjakaryawan. Dengan demikian dapat diketahui bahwa kompensasi finansial mempunyai pengaruhyang cukup besar terhadap kinerja karyawan PT. Rayasurverindo Tirtasarana Bandung.

    Powered by TCPDF (www.tcpdf.org)

    Tugas Akhir - 2011

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 GAMBARAN UMUM OBJEK PENELITIAN1.1.1 Sejarah PT. Rayasurverindo Tirtasarana

    PT. Rayasurverindo Tirtasarana didirikan pada tanggal 21 Mei

    1980, dengan pengalaman lebih dari 25 tahun membantu pemerintah

    Indonesia pada pelayanan konsultan dalam beraneka ragam bidang

    dan sepenuhnya didukung oleh tenaga ahli yang terbaik. Beberapa

    instalasi pemerintah yang bekejasama dengan PT. Rayasurverindo

    Tirtasarana yaitu Departemen Perhubungan, PT.PELNI, Dinas

    Perhubungan Pemerintah Propinsi Jawa Barat, Departemen Pekerjaan

    Umum, PT.Pupuk Kaltim, PT. Elnusa Multi Industri Komputer, PT.

    Pelabuhan Indonesia, Badan Koordinasi Penanaman Modal, PT. PLN,

    dan lain lain.

    PT. Rayasurverindo Tirtasarana mulai dioperasikan awal tahun

    1981 yang berfokus pada pembangunan dan pengembangan pelabuhan-

    pelabuhan yang ada di Indonesia. Setelah 10 tahun fokus pada

    pembangunan dan pengembangan pelabuhan tahun 1991 PT.

    Rayasurverindo Tirtasarana mengembangkan pelayanannya pada

    bidang tata lingkungan dan pengembangan kota dan wilayah, bidang

    transportasi (sistem transportasi, jalan, dan udara), bidang energi,

    bidang pengukuran dan soil investigasi, dan bidang keirigasian.

    PT. Rayasurverindo Tirtasarana tidak hanya berfokus pada

    pembangunan dan pengembangan layanan publik, tahun 1992 seiring

    kemajuan teknologi yang semakin berkembang PT. Rayasurverindo

    Tirtasarana ikut mengembangkan pelayanannya dalam bidang

    Tugas Akhir - 2011

  • 2

    teknologi yaitu pengembangan sistem informasi dan telematika.

    Dengan pengalaman memiliki sumber daya yang baik, PT.

    Rayasurverindo Tirtasarana mengembangkan pelayanannya dalam

    bidang pengembangan manajemen. PT. Rayasurverindo Tirtasarana

    membantu pemerintah dalam pelatihan sumber daya manusia untuk

    pengoperasian dan pembangunan pelabuhan, untuk inventarisasi data

    penyusunan program penerapan listrik dan sarana air bersih yang

    bekerjasama dengan PT. PLN.

    Tidak hanya sampai disitu pada tahun 2004 PT. Rayasurverindo

    Tirtasarana mengembangkan pelayanannya dalam bidang kebijakan,

    PT. Rayasurverindo Tirtasarana bekerjasama dengan Direktorat

    Jenderal Perhubungan Laut mengerjakan proyek kajian restrukturisasi

    dan mekanisme Pemberian Public Service Obligation (PSO)

    Transportasi Laut.

    1.1.2 Visi dan Misi PT. Rayasurverindo Tirtasarana

    Visi

    Menjadi perusahaan pelayanan konsultan yang dipercaya

    Misi

    a. Untuk membantu memenuhi kebutuhan bisnis pelanggan dengan

    menambah nilai melalui kesempurnaan arsitektural dan teknikal,

    efisiensi organisasi dan pelayanan yang profesional

    b. Memuaskan keinginan dan kebutuhan pengguna jasa dengan

    menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi dan metode rancang

    bangun tepat guna, dengan tetap memperhatikan aspek sosial,

    Tugas Akhir - 2011

  • 3

    ekonomi, dan aspek lingkungan agar tercipta layanan jasa

    konsultasi yang berkualitas.

    1.1.3 Struktur Organisasi PT. Rayasurverindo Tirtasarana

    Gambar 1.1Struktur Organisasi PT. Rayasurverindo Tirtasarana

    Sumber : PT. Rayasurverindo Tirtasarana (10 juli 2011)

    Direksi

    Divisiperencanaan

    teknik

    Bendahara Sekretaris

    Divisiperencanaan

    umum

    Divisikebijakan

    Divisilingkungan

    Divisiteknologi

    Divisisurvey

    Administrasi Umum

    Tugas Akhir - 2011

  • 4

    1.2 LATAR BELAKANG PENELITIAN

    Perkembangan dunia usaha saat ini semakin bertambah pesat,

    sehingga perusahaan di dalam mengelola usaha diharapkan mampu

    menggunakan sumber daya manusia dengan baik dan benar. Sumber

    daya manusia merupakan bagian yang cukup penting dalam

    pencapaian tujuan organisasi baik itu perusahaan besar maupun kecil.

    Perubahan teknologi dan globalisasi yang sangat cepat, memaksa

    organisasi untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan usahanya.

    Perubahan tersebut telah menggeser fungsi-fungsi manajeman sumber

    daya manusia yang selama ini hanya dianggap sebagai kegiatan

    administrasi, yang berkaitan dengan perekrutan pegawai staffing,

    coordinating yang dilakukan oleh bagian personalia saja.

    Peranan sumber daya manusia dalam perusahaan sangatlah penting

    kerena sebagai penggerak utama seluruh kegiatan atau aktivitas

    perusahaan dalam mencapai tujuannya, baik untuk memperoleh

    keuntungan maupun untuk mempertahankan kelangsungan hidup

    perusahaan. Berhasil tidaknya suatu perusahaan dalam

    mempertahankan eksistensi perusahaan dimulai dari manusia itu

    sendiri dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi secara maksimal.

    Dengan kata lain kinerja organisasi atau perusahaan sangat dipengaruhi

    dan bahkan tergantung pada kualitas dan kemampuan kompetitif

    sumber daya manusia yang dimilikinya.

    Penilaian kinerja adalah proses yang dipakai oleh organisasi untuk

    mengevaluasi pelaksanaan kerja individu karyawan. Dalam penilaian

    kinerja inilai kontribusi karyawan kepada organisasi selama periode

    waktu tertentu (Simamora, 2004: 338).

    Tugas Akhir - 2011

  • 5

    Berbagai rangsangan faktor motivasi kerja dapat meningkatkan

    kinerja karyawan, pada umumnya manusia bekerja pada suatu

    perusahaan mempunyai tujuan untuk mendapatkan upah guna

    memenuhi kebutuhan hidupnya dengan terpenuhinya kebutuhan

    karyawan maka akan tercipta suasana kerja yang menyenangkan

    dilingkungan perusahaan. Motivasi yang diberikan dapat berupa

    kompensasi finansial.

    Salah satu cara mengoptimalkan kinerja karyawan adalah dengan

    pemberian balas jasa (gaji, bonus kerja, benefit, program

    kesejahteraan). Kompensasi finansial diberikan kepada para karyawan

    agar di dalam diri mereka timbul semangat yang lebih besar untuk

    meningkatkan prestasi kerja sehingga produktivitas dan kinerjanya

    meningkat. Pemberian kompensasi finansial di dalam suatu perusahaan

    memegang peranan penting karena diyakini akan dapat mengatasi

    berbagai permasalahan ditempat kerja yang semakin kompleks seperti

    rendahnya kinerja dan tidak adanya tambahan pendapatan bagi

    karyawan selain gaji. Bagi perusahaan, adanya pemberian kompensasi

    finansial diharapkan dapat meningkatkan kinerja karyawan,

    produktivitas kerja, loyalitas, disiplin, rasa tanggung jawab terhadap

    jabatan dan semakin baiknya mutu kepemimpinan. Bagi karyawan,

    dengan adanya pemberian kompensasi finansial mereka memperoleh

    kesempatan untuk menambah pendapatan (Mangkunegara, 2004:89)

    Pada perusahaan konsultan yang akan saya teliti ini, PT.

    Rayasurverindo Tirtasarana memiliki karyawan di berbagai unit kerja.

    PT. Rayasurverindo Tirtasarana memiliki 128 karyawan, dimana 88

    orang merupakan karyawan tetap dan 40 orang merupakan karyawan

    kontrak. PT. Rayasurverindo Tirtasarana memberikan kompensasi

    Tugas Akhir - 2011

  • 6

    finansial yang diberikan untuk meningkatkan produktivitas kinerja

    karyawan.

    Karyawan PT. Rayasurverindo Tirtasarana mendapatkan

    kompensasi finansial langsung maupun tidak langsung. Karyawan

    setiap bulan mendapatkaan gaji pokok yang dapat dirasakan

    manfaatnya secara langsung. Sedangkan tunjangan jamsostek,

    tunjangan kesehatan dan dana pensiun ditarik langsung di luar gaji

    pokok yang manfaatnya dapat dirasakan di kemudian hari saat

    dibutuhkan. Sedangkan tunjangaan hari raya didapatkan satu kali

    dalam setahun. Tunjangan hari raya bagi karyawan muslim dapat

    diperoleh menjelang hari raya Idul Fitri dan bagi karyawan non-

    muslim, tunjangan dapat diperoleh menjelang hari raya Nata