of 21 /21
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP KETERAMPILAN BERCERITA SISWA PADA MATERI CERITA FIKSI DI KELAS IV SDK SANTA ANGELA SURABAYA SKRIPSI OLEH : MARIA NOVITA CRISNAWATI NPM. 15650014 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS BAHASA DAN SAINS UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA 2019

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

  • Author
    others

  • View
    1

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW

TERHADAP KETERAMPILAN BERCERITA SISWA
SDK SANTA ANGELA SURABAYA
FAKULTAS BAHASA DAN SAINS
UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA
PADA MATERI CERITA FIKSI DI KELAS IV
SDK SANTA ANGELA SURABAYA
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
Program Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Oleh :
FAKULTAS BAHASA DAN SAINS
UNIVERSITAS WIJAYA KUSUMA SURABAYA
mendoakan, dan memotivasi saya.
Kristoforus dan Ibu Elisabeth Ida Wahyuni.
3. Para Donatur dimana saja, Suster-suster komunitas
Maria Bintang Laut, sahabat kenalan yang turut
mendukung dan mendoakan saya.
selama 4 tahun berbagi ilmu pengetahuan.
MOTTO
(Yeremia 17 : 7)
Sebab itu janganlah
kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.
(Matius 6 : 34)
KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas segala limpahan Berkat,
Anugerah, dan Penyertaan-Nya, sehingga peneliti dapat menyelesaikan penulisan
skripsi ini tanpa halangan yang berarti yang berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran
Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Keterampilan Bercerita Siswa Pada Materi Cerita
Fiksi Kelas IV SDK Santa Angela Surabaya”.
Penulisan skripsi ini bertujuan untuk memenuhi persyaratan mendapatkan gelar
Sarjana Pendidikan pada Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma
Surabaya. Dalam penulisan skripsi ini peneliti banyak memperoleh bimbingan,
masukan, serta kerjasama dari berbagai pihak. Oleh karena itu, penulis menyampaikan
banyak terima kasih kepada :
1. Prof. H. Sri Harmadji, dr. Sp. THT-KL(K) selaku Rektor Universitas Wijaya
Kusuma Surabaya yang telah memberikan kesempatan bagi penulis untuk
menerima pendidikan.
2. Dr. Fransisca Dwi Harjanti, M.Pd selaku Dekan Fakultas Bahasa dan Sains
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
3. Amalia Chamidah, S.Pd., M.Pd selaku Ketua Jurusan Pendidikan Guru Sekolah
Dasar Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya.
4. Erlin Kartikasari, S.Pd.,M.Pd selaku dosen pembimbing I yang telah memberikan
bimbingan dan dorongan kepada penulis sehingga penulisan skripsi ini dapat
terselesaikan.
5. Dra. Endang Nuryasana, M.Pd selaku dosen pembimbing II yang telah memberikan
bimbingan dan dorongan kepada penulis sehingga penulisan skripsi ini dapat
terselesaikan.
6. Bapak dan Ibu dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Bahasa dan Sains
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya yang telah membantu dalam penulisan
skripsi ini.
7. Teman-teman mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar angkatan 2015 yang
bersedia berbagi pengetahuan, berdiskusi, serta dukungan selama penulisan skripsi.
8. Suster Maria Elfrida Suhartati,SPM selaku kepala sekolah SD Khatolik Santa
Angela Surabaya yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk
melakukan penelitian.
9. Tyas Ady Prasetyo, S.Pd dan Stefanus Agus Kristiawan, S.Psi Wali kelas IV SD
Khatolik Santa Angela Surabaya yang telah membimbing dan membantu penulis.
10. Siswa-siswi kelas IV SD Khatolik Santa Angela Surabaya yang telah berpartisipasi
dan bekerjasama selama penelitian skripsi.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini belum sempurna tapi penulis
telah berusaha menyumbangkan pemikiran bagi dunia pendidikan. Oleh karena itu,
kritik dan saran yang bersifat membangun dari berbagai pihak sangat diharapkan guna
memperbaiki dan melengkapi penulisan skripsi ini. Akhirnya, semoga skripsi ini dapat
bermanfaat bagi pembaca, dunia pendidikan, dan pembangunan ilmu pengetahuan serta
dapat dijadikan bahan informasi dan kajian dalam bidang yang terkait.
Surabaya, 20 Juni 2019
HALAMAN PENGESAHAN ............................................................................... .iv
1.2 Rumusan Masalah ............................................................................................ 5
1.3 Tujuan Penelitian ............................................................................................. 5
1.4 Manfaat Penelitian ........................................................................................... 6
a. Manfaat Teoretis ....................................................................................... 6
b. Manfaat Praktis ......................................................................................... 6
1.5 Asumsi Penelitian ............................................................................................ 8
1.6 Batasan Peneltian ............................................................................................. 8
1.7 Definisi Operasional ........................................................................................ 8
BAB II KAJIAN PUSTAKA
2.1 Model Pembelajaran .................................................................................... .10
a. Ciri-ciri Model Pembelajaran Kooperatif ............................................... 15
b. Tujuan Pembalajaran Kooperatif ............................................................ 18
c. Unsur-unsur Dasar dalam Pembelajaran Kooperatif .............................. 19
d. Kelemahan Pembelajaran Kooperatif ..................................................... 22
e. Aspek-aspek PembelajaranKooperatif .................................................... 23
a. Langkah-langkah Model Pembelajaran Jigsaw ...................................... 29
b. Lima Unsur Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw .................... 32
c. Prinsip-prinsip Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw ................ 34
d. Karateristik Model Pembelajaran Cooperatif Learning Tipe Jigsaw ..... 36
e. Peranan Guru dalam Model Pembelajaran Jigsaw ................................. 38
f. Kelebihan Model Pembelajaran Jigsaw .................................................. 39
g. Kelemahan Model Pembelajaran Jigsaw ................................................ 41
2.4 Bercerita ......................................................................................................... 42
Bercerita .................................................................................................. 46
b. Unsur-unsur cerita fiksi........................................................................... 49
2.6 Penerapan Model Pembelajaran Jigsaw pada Materi Cerita Fiksi ................. 52
2.7 Penelitian yang Relevan ................................................................................. 53
2.8 Kerangka Berpikir .......................................................................................... 54
2.9 Hipotesis Penelitian ....................................................................................... 56
BAB III METODE PENELITIAN
3.1 Rancangan Penelitian ..................................................................................... 57
a. Populasi Penelitian .................................................................................. 60
4.1 Hasil Penelitian .............................................................................................. 73
b. Deskripsi Nilai Rata-rata Keterampilan Bercerita .................................. 74
4.2 Penyajian Data ............................................................................................... 79
4.3 Analisi Data ................................................................................................... 79
a. Uji Normalitas ......................................................................................... 79
b. Uji Homogenitas ..................................................................................... 82
c. Uji T-test ................................................................................................. 84
Siswa .............................................................................................................. 87
3. Contoh Soal Jigsaw
16. Lembar Validasi Pretest
17. Lembar Validator Pretest
18. Lembar Validasi Posttest
19. Lembar Validator Posttest
21. Hasil Pretest Kelas Eksperimen
22. Hasil Posttest Kelas Eksperimen
23. Tabel Hasil Pretest dan Posttest Kelas Kontrol
24. Hasil Pretest Kelas Kontrol
25. Hasil Posttest Kelas Kontrol
26. Perhitungan Analisis Statistik Inferensial
27. Nama Kelompok Model Pembelajaran Jigsaw
28. Media Cerita Fiksi
34. Kartu Bimbingan
Tabel 4.1 Daftar Nilai Pretest dan Posttest Kelas Eksperimen ............................ 75
Tabel 4.2 Daftar Nilai Pretest dan Posttest Kelas Kontrol ................................... 77
Tabel 4.3 Uji Normalitas Pretest .......................................................................... 80
Tabel 4.4 Uji Normalitas Posttest ......................................................................... 81
Tabel 4.5 Uji Homogenitas ................................................................................... 83
Tabel 4.6 Uji Independent Sample T-test .............................................................. 86
DAFTAR BAGAN
DAFTAR GAMBAR
ABSTRAK
Maria Novita Crisnawati. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw
Terhadap Keterampilan Bercerita Siswa Pada Materi Cerita Fiksi di Kelas IV SDK
Santa Angela Surabaya. Skripsi PGSD Pembimbing : (1) Erlin Kartikasari, S.Pd., M.Pd
(2) Dra.Endang Nuryasana, M.Pd.
Latar belakang penelitian ini adalah keprihatinan terhadap kurangnya keterampilan
bercerita siswa pada pengalaman PPL tahun 2018. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw terhadap
keterampilan bercerita siswa pada materi cerita fiksi kelas IV SDK Santa Angela
Surabaya. Penelitian ini menggunakan penelitian quasi experimental tipe non-
equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV
SDK Santa Angela Surabaya sebanyak 46 siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 22
siswa kelas IV A sebagai kelas eksperimen dan 24 siswa kelas IV B sebagai kelas
kontrol. Treatment yang diterapkan di kelompok eksperimen adalah model
pembelajaran jigsaw. Ada 8 langkah dalam model jigsaw pembagian topik pelajaran
menjadi empat subtopik, memberikan pengenalan mengenai topik yang akan dibahas,
pembagian kelompok (kelompok asal), subtopik diberikan kepada setiap siswa, mencari
teman yang nomor pertanyaannya sama (kelompok ahli), mengerjakan pertanyaan
sesuai subtopik dalam kegiatan ini siswa saling melengkapi dan berinteraksi satu
dengan yang lain, kembali ke kelompok asal, mempresentasikan hasil diskusi
kelompok. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe
jigsaw berpengaruh terhadap keterampilan bercerita siswa pada materi cerita fiksi kelas
IV terlihat pada hasil tes kelas eksperimen dan kelas kontrol yang meningkat. Rerata
nilai pada kelas eksperimen pretest 54,21 dan posttest 84,54 sedangkan rerata nilai pada
kelas kontrol pretest 50,36 dan posttest 77,09. Dengan perbedaan rata-rata pada kelas
eksperimen dan kelas kontrol maka ada pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe
jigsaw terhadap keterampilan bercerita siswa, hasilnya diperoleh dari nilai signifikansi
kurang dari 0,05.
ABSTRACT
Maria Novita Crisnawati. 2019. The influence of Cooperative Jigsaw Tipe Learning to
the story telling skill of Student on Fiction materi in IV Class of Sta. Angela Surabaya.
Counselor (1) Erlin Kartikasari, S.Pd., M.Pd (2) Dra. Endang Nuryasanah, M.Pd.
Keywords: jigsaw model, story telling skills and Fiction Story
The backround of the research come from personal experience in 2019 when researcher
make PPL. Researcher apprised that the story telling skill of IV class SDK Angela are
so limitless. So the researcher find away to increase the story telling skills using the
Jigsaw method. This research use quansi experimental tipe non-equavalent control
group design. The population are IV class of SDK Angela about 46 students. The
sample are 22 students from IV A class for eksperiment and 24 students IV B class for
class control. The prime tool is Jigsaw learning or Jigsaw method. In Jigsaw model of
learning, there are 8 steps and after divided this method by 4 subs of learning it will
separated some steps to make it simple. Pretest and postest has been done. In pretest
researcher find mean 54, 21 to 84, 54 for experiment and 50,36 to 77,09 for class