PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN ... PUBLIKASI KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN

  • View
    216

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN ... PUBLIKASI KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA

TERHADAP KINERJA KARYAWAN

(Studi Kasus pada Kantor PD. BPR Bank Pasar Kabupaten Sukoharjo)

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Dan Syarat-Syarat Guna Memperoleh Gelar

Sarjana Ekonomi Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis

Universitas Muhammadiyah Surakarta

DisusunOleh:

MARGANINGRUM FEBRIANA KUSHARTATI

B200110304

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS JURUSAN AKUNTANSI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

2015

HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan di bawah ini telah membaca naskah publikasi dengan judul:

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA

TERHADAP KINERJA KARYAWAN (Studi Kasus pada Kantor PD. BPR Bank

Pasar Kabupaten Sukoharjo).

Yang ditulisoleh:

Nama : Marganingrum Febriana Kushartati

NIM : B 200 110 304

Fakultas/Jurusan : Ekonomi/Akuntansi

Penandatangan berpendapat bahwa naskah publikasi tersebut telah memenuhi

syarat untuk diterima.

Surakarta, Maret 2015

Pembimbing II Pembimbing I

(Eny Kusumawati, S.E, Akt, CA) (Dr. Erma Setiawati, M.M, Akt, CA)

Mengetahui,

DekanFakultasEkonomidanBisnis

UniversitasMuhammadiyah Surakarta

(DR. Triyono, SE, M.Si)

PENGARUH KOMPENSASI, MOTIVASI, DAN LINGKUNGAN KERJA

TERHADAP KINERJA KARYAWAN

MARGANINGRUM FEBRIANA KUSHARTATI

FakultasEkonomidanBisnis

UniversitasMuhammadiyah Surakarta

Jl A. Yani Tromol Pos I Pabelan Kartasura

Emaile: Anna.baena14@gmail.com

ABSTRAKSI

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kompensasi,

motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan.

Metode pengambilan sampel menggunakan purposive sampling (metode

pengambilan sampel penelitian disesuaikan dengan pertimbangan tertentu dan

kriteria tertentu). Adapun jumlah responden yang berpartisipasi dalam penelitian

ini sebanyak 43 karyawan.Teknik dan metode analisis data yang digunakan dalam

penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan

program SPSS 19.

Hasil dari penelitian diketahui bahwa kompensasi, motivasi, dan

lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan.

Kata Kunci: Kompensasi, Motivasi, Lingkungan Kerja dan Kinerja Karyawan

mailto:Anna.baena14@gmail.com

A. PENDAHULUAN

Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor yang sangat penting

dalam suatu perusahaan ataupun dalam suatu organisasi, disamping faktor

lain modal. Setiap perusahaan baik dari pemerintah maupun swasta

membutuhkan sumber daya manusia dalam melibatkan proses kegiatan untuk

mencapai tujuan yang ditetapkan. Maka dari itu untuk meningkatkan

efektifvitas dan dan efisiensi sumberdaya manusia harus dikelola dengan

baik.

Peranan sumberdaya manusia semakin penting ini disebabkan antara lain

karena perubahan pandangan terhadap karyawan, kalau dulu hanya dianggap

sebagai karyawan yang cenderung sering ditekan untuk mendorong efisiensi,

tetapi pandangan yang lebih terkenal saat ini menganggap karyawan sebagai

salah satu partner untuk mencapai tujuan organisasi. Jadi dapat dikatakan

sukses atau tidaknya suatu perusahaan tergantung dari sumberdaya

manusianya, dapat diartikan bahwa sumberdaya manusia mempunyai peranan

yang penting dalam suatu organisasi..

Sumber daya manusia dalam suatu perusahaan dapat dimanfaatkan

seefektif mungkin, maka diperlukan cara-cara untuk menggerakkan agar

manusia atau para karyawan mau bekerja dan menggunakan skill atau

kemampuan yang dimilikinya secara maksimal. Salah satu cara yaitu dengan

pemberian kompensasi. Pemberian kompensasi merupakan kewajiban

perusahaan dalam memberikan imbalan finansial (seperti upah, gaji,

tunjangan, bonus, dll) dan imbalan non finansial (seperti promosi dan

penghargaan) terhadap karyawan atas pekerjaannya.

Program kompensasi sangat penting untuk untuk diperhatikan karena

untuk mempertahankan sumber daya manusia dan sebagai sumber

kelangsungan hidup karyawan agar mempunyai kinerja yang tinggi pada

perusahaan. Kompensasi harus diberikan secara tepat, karena jika tidak

disalurkan secara tepat maka perusahaan bisa kehilangan para karyawannya

dan harus mengeluarkan biaya untuk menarik, menyeleksi, melatih dan

mengembangkan penggantinya. Bahkan para karyawan juga akan tidak puas

terhadap perusahaan.

Selain faktor pemberian kompensasi diatas, perusahaan harus

memperhatikan faktor motivasi untuk meningkatkan kinerja karyawan.

Motivasi kerja merupakan dorongan kepada karyawan untuk melaksanakan

pekerjaannya. Dengan adanya dorongan berupa motivasi kepada karyawan

maka akan menumbuhkan semangat kerja dalam mencapai tujuan organisasi.

Kurangnya motivasi kerja dari sesama karyawan dan pimpinan perusahaan

akan mengahambat kinerja karyawan dan juga membuat suasana kerja tidak

kondusif.

Selain faktor kompensasi dan motivasi kerja, faktor lingkungan kerja juga

sangat penting. Tempat karyawan bekerja apabila sesuai dan mendukung

maka kinerja karyawan juga akan meningkat. Namun apabila karyawan

merasa lingkungan sekitarnya tidak sesuai dan kurang nyaman maka

semangat kerja mereka akan menurun.

Ketiga faktor diatas berperan sangat penting bagi tercapainya tujuan dalam

organisasi. Dengan adanya kompensasi, motivasi dan lingkungan kerja maka

karyawan akan bersemangat,bekerja dengan teliti dan merasa nyaman

sehingga kinerja karayawan akan meningkat.

Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah sebagai berikut 1)

Apakah kompensasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan ? 2) Apakah

motivasi berpengaruh terhadap kinerja karyawan ? 3) Apakah lingkungan

kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan ?

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi,

motivasi, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan.

B. TINJAUAN PUSTAKA 1. Kompensasi. Kompensasi yaitu imbalan yang diterima karyawan

sebagai balas jasa atas pekerjaannya dalam mencapai tujuan

perusahaan. Sedangkan Menurut Handoko (2001) kompensasi adalah

segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai balas jasa mereka.

2. Motivasi. Motivasi adalah dorongan semangat kerja yang diberikan untuk mencapai tujuan perusahaan. Menurut Mathis dan Jakson dalam

Bangun (2012) motivasi merupakan hasrat dalam di dalam seseorang

menyebabkan orang tersebut melakukan suatu tindakan.

3. Lingkungan Kerja. Lingkungan Kerja adalah keadaan atau kondisi yang berada di sekitar perusahaan.

4. Kinerja. Kinerja adalah hasil kerja yang akan dicapai oleh karyawan dalam tugasnya mencapai tujuan perusahaan.

C. METODE PENELITIAN 1. Jenis penelitian

Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan melakukan uji

hipotesis. Data yang digunakan adalah primer dengan menyebar

kuesioner pada karyawan di Kantor PD. BPR Bank Pasar Kabupaten

Sukoharjo.

2. Populasi dan sampel Populasi penelitian ini adalah seluruh karyawan yang bekerja pada

Kantor PD. BPR Bank Pasar Kabupaten Sukoharjo. Sedangkan

Sampel penelitian ini adalah karyawan yang bekerja pada Kantor PD.

BPR Bank Pasar Kabupaten Sukoharjo.

3. Teknik pengambilan sampel Teknik yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik purposive

sampling, yaitu metode pengambilan sampel penelitian dengan

pertimbangan dan kriteria tertentu.

4. Jenis data dan sumber data Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer.

Data yang diperoleh secara langsung dari sumbernya, dalam hal ini

berasal dari jawaban responden (karyawan) di Kantor PD. BPR Bank

Pasar Kabupaten Sukoharjo.

5. Definisi operasional dan pengukuran variabel a. Variabel Independen.

1. Kompensasi. Kompensasi adalah segala sesuatu yang diterima karyawan sebagai balas jasa merekadalam Handoko (2001).

2. Motivasi. Menurut Hasibuan (2003) motivasi adalah pemberian daya penggerak yang menciptakan kegairahan kerja

seseorang, agar mereka mau bekerja sama, bekerja efektif dan

terintegrasi dengan segala daya upayanya untuk mencapai

kepuasan.

3. Lingkungan Kerja. Lingkungan kerja didefinisikan suatu kekuatan, suatu kondisi, suatu keadaan, suatu peristiwa dimana

perusahaan mempunyai atau tidak mempunyai kemampuan

untuk mengendalikannya dalam Jatmiko (2004).

b. Variabel Dependen 1. Kinerja Karyawan. Kinerja karyawan didefinisikan sebagai

gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu

program kegiatan atau kebijakan dala mewujudkan sasaran,

tujuan, visi dan misi organisasi yang dituangkan melalui

perencanaan strategis suatu organisasi dalam Moeheriono

(2012).

Pengukuran masing-masing variabel dapat diukur dengan

menggunakan skala Likert lima poin yaitu nilai 1=sangat tidak

setuju, 2=tidak setuju, 3=ragu, 4=setuju, dan 5=sangat setuju.

2. Metode pengumpulan data Data dikumpulkan melalui metode angket, yaitu menyebarkan daftar

pertanyaan (kuesioner) yang akan diisi atau dijawab oleh responden

(karyawan) pada Kantor PD. BPR Bank Pasar Kabupaten Sukoharjo.

3. M