PENGARUH BAHAN TAMBAH BERBASIS GULA 0,03% DARI .sebagai bahan struktur dalam konstruksi bangunan

  • View
    212

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PENGARUH BAHAN TAMBAH BERBASIS GULA 0,03% DARI .sebagai bahan struktur dalam konstruksi bangunan

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

i

PENGARUH BAHAN TAMBAH BERBASIS GULA 0,03%

DARI BERAT SEMEN TERHADAP KUAT LENTUR

BALOK BETON BERTULANG

Influence of Sugar Based Admixture 0.03% Weight of Cement

on the Strength of Flexural Reinforced Concrete Beams

SKRIPSI

Disusun sebagai Salah Satu Syarat Memperoleh Gelar Sarjana

Pada Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik

Universitas Sebelas Maret

Surakarta

Oleh :

YUWONO DWI PUTRANTO NIM. I 0107147

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

SURAKARTA

2011

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

ii

LEMBAR PERSETUJUAN

PENGARUH BAHAN TAMBAH BERBASIS GULA 0,03%

DARI BERAT SEMEN TERHADAP KUAT LENTUR

BALOK BETON BERTULANG

Influence of Sugar Based Admixture 0.03% Weight of Cement

on the Strength of Flexural Reinforced Concrete Beams

Disusun Oleh :

YUWONO DWI PUTRANTO NIM. I 0107147

Telah disetujui untuk dipertahankan dihadapan Tim Penguji Pendadaran

Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret

Dosen Pembimbing I

Kusno Adi Sambowo, ST, Ph.D NIP. 19691026 199503 1 002

Dosen Pembimbing II

Agus Setiya Budi, ST, MT NIP. 19700909 199802 1 001

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

iii

LEMBAR PENGESAHAN

PENGARUH BAHAN TAMBAH BERBASIS GULA 0,03%

DARI BERAT SEMEN TERHADAP KUAT LENTUR

BALOK BETON BERTULANG

Influence of Sugar Based Admixture 0.03% Weight of Cement

on the Strength of Flexural Reinforced Concrete Beams

SKRIPSI

Disusun oleh :

YUWONO DWI PUTRANTO

NIM. I 0107147 Dipertahankan di hadapan Tim Penguji Pendadaran Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta dan diterima guna memenuhi persyaratan untuk mendapatkan gelar sarjana teknik

Pada Hari : Selasa Tanggal : 01 Februari 2011

Tim Penguji Pendadaran : 1. Kusno Adi Sambowo, ST, Ph.D

NIP. 19691026 199503 1 002

2. Agus Setiya Budi, ST, MT NIP. 19700909 199802 1 001

3. Setiono, ST, MSc

NIP. 19720224 199702 1 001

4. Wibowo, ST, DEA NIP. 19681007 199502 1 001

Mengetahui, Disahkan a.n. Dekan Fakultas Teknik UNS Ketua Jurusan Teknik sipil

Pembantu Dekan I Fakultas Teknik UNS

Ir. Noegroho Djarwanti, MT Ir. Bambang Santosa, MT NIP. 19561112 198403 2 007 NIP. 19590823 198601 1 001

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

vii

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat serta hidayah-

Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi dengan judul

Pengaruh Bahan Tambah Berbasis Gula 0,03% dari Berat Semen Terhadap Kuat

Lentur Balok Beton Bertulang guna memenuhi syarat memperoleh gelar Sarjana

Teknik dari Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret

Surakarta.

Tugas Akhir ini mendapat dukungan dana serta menjadi bagian dari penelitian

Hibah Kompetensi 2010 (Tahun Kedua) yang berjudul Pemanfaatan Material

Lokal untuk Teknologi Beton Ramah Lingkungan yang Berkelanjutan yang

didanai DP2M Dikti sesuai Surat Perjanjian Pelaksanaan Penelitian Nomor:

244/SP2H/PP/DP2M/III/2010, tanggal 1 Maret 2010. Penelitian ini diketuai oleh

Dr. Rr. M.I. Retno Susilorini, ST, MT. (Dosen Unika Sugijapranata, Semarang)

dan Kusno Adi Sambowo, ST., Ph.D (Dosen UNS, Surakarta) sebagai anggota.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa tanpa bantuan dari berbagai pihak maka

banyak kendala yang sulit untuk penyusun pecahkan hingga terselesaikannya

penyusunan skripsi ini. Untuk itu, Penulis ingin menyampaikan ucapan

terimakasih kepada :

1. Segenap pimpinan Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta,

2. Segenap pimpinan Jurusan Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta,

3. Kusno Adi Sambowo, ST, Ph.D selaku dosen pembimbing I,

4. Agus Setiya Budi, ST, MT selaku dosen pembimbing II

5. Ir. Djoko Santoso selaku pembimbing akademik,

6. Tim Dosen Penguji Pendadaran,

7. Dr.Rr.M.I. Retno Susilorini, ST., MT.,

8. Staf pengelola/laboran Laboratorium Bahan Bangunan dan Struktur Jurusan

Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret, Surakarta,

9. Rekan-rekan satu penelitian dan juga rekan-rekan dari pascasarjana,

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

viii

10. Rekan-rekan mahasiswa Teknik Sipil Angkatan 2007 dan semua pihak yang

telah membantu penulis secara langsung maupun tidak langsung yang tidak

dapat penulis sebut satu persatu.

Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu,

saran dan kritik yang membangun sangat penulis harapkan untuk kesempurnaan

skripsi ini dan semoga skripsi ini dapat berguna bagi pihak-pihak yang

membutuhkan.

Surakarta, Januari 2011

Penulis

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

ix

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL i

HALAMAN PERSETUJUAN ii

HALAMAN PENGESAHAN iii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN iv

ABSTRAK v

KATA PENGANTAR vii

DAFTAR ISI ix

DAFTAR TABEL xii

DAFTAR GAMBAR xiii

DAFTAR NOTASI DAN SIMBOL xv

DAFTAR LAMPIRAN xvii

BAB 1. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang 1

1.2. Rumusan Masalah 4

1.3. Batasan Masalah 5

1.4. Tujuan Penelitian 5

1.5. Manfaat Penelitian 5

BAB 2. TINJAUAN PUSTAKA DAN LANDASAN TEORI

2.1. Tinjauan Pustaka 6

2.2. Dasar Teori 8

2.2.1. Material Penyusun Beton 8

2.2.1.1. Semen Portland 8

2.2.1.2. Agregat 12

2.2.1.3. Air 14

2.2.1.4. Baja Tulangan 15

2.2.2. Bahan Tambah 16

2.2.2.1. Bahan Tambah Berbasis Gula 16

2.2.3. Kuat Lentur Balok Beton Bertulang 19

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

x

2.2.4. Perilaku Keruntuhan Balok beton Bertulang 23

2.2.5. Modulus of Rupture 25

BAB 3. METODOLOGI PENELITIAN

3.1. Uraian Umum 32

3.2. Pengumpulan Data 32

3.3. Benda Uji 32

3.4. Alat dan Bahan 35

3.5. Tahap Penelitian 38

3.6. Pengujian Bahan Dasar Beton 41

3.7. Perencanaan Campuran Beton (Mix Design) 44

3.8. Pembuatan Benda Uji 41

3.9. Perawatan Benda Uji 44

3.10. Prosedur Pengujian Kuat Lentur 44

3.11. Prosedur Pengujian Modulus of Rupture 50

BAB 4. ANALISA DATA DAN PEMBAHASAN

4.1. Hasil Pengujian Bahan 51

4.1.1. Hasil Pengujian Agregat Halus 51

4.1.2. Hasil Pengujian Agregat Kasar 53

4.2. Hasil Pengujian bahan Tambah Berbasis Gula 55

4.3. Hasil Pengujian Kuat Tarik Baja Tulangan 56

4.4. Hasil Pengujian Kuat Tekan Beton 56

4.5. Rencana Campuran Adukan Beton 57

4.6. Hasil Pengujian Nilai Slump 59

4.7. Hasil Pengujian Kuat Lentur dan Analisis Data 60

4.7.1. Perhitungan Kapasitas Lentur Hasil Pengujian 63

4.7.2. Analisis Penampang Kuat Lentur Balok Beton Bertulang 66

4.7.2.1. Beton Normal 66

4.7.2.2. Beton dengan Bahan Tambah berbasis Gula 68

4.8. Hasil Pengujian Modulus of Rupture 71

4.9. Pembahasan 73

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

xi

BAB 5. KESIMPULAN DAN SARAN

5.1. Kesimpulan 79

5.2. Saran 80

DAFTAR PUSTAKA 81

LAMPIRAN 84

perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id

commit to user

1

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi dalam bidang konstruksi terus menerus mengalami

peningkatan, hal ini tidak lepas dari tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap

fasilitas infrastruktur yang semakin maju, seperti jembatan dengan bentang

panjang dan lebar, bangunan gedung bertingkat tinggi (terutama untuk kolom dan

beton pracetak), tower, dan fasilitas lain. Beton merupakan salah satu pilihan

sebagai bahan struktur dalam konstruksi bangunan.

Beton diminati karena banyak memiliki kelebihan-kelebihan dibandingkan

dengan bahan lainnya, antara lain harganya yang relatif murah, mempunyai

kekuatan yang baik, bahan baku penyusun mudah didapat, tahan lama, tahan

terhadap api, dan tidak mengalami pembusukan. Hal lain yang mendasari

pemilihan dan penggunaan beton sebagai bahan konstruksi adalah faktor

efektifitas dan tingkat efisiensinya. Secara umum bahan pengisi (filler) beton

terbuat dari bahan-bahan yang mudah diperoleh, mudah diolah (workability) dan

mempunyai keawetan (durability) serta kekuatan (strength) yang sangat

diperlukan dalam suatu konstruksi. Inovasi teknologi beton selalu dituntut guna

menjawab tantangan akan ke