of 49 /49
BAB I  PENDAHULUAN I. 1. LA T AR BELAKANG Huma n Resources Depart ement atau yang sering diseb ut dengan Perso nalia adalah suatu bagian dari rumah sakit yang memberikan pelayanan pemenuhan sumber daya manusia khususnya tenaga kesehatan yang sesuai dengan standar profesi dan mempunyai kompetensi yang da pat di pertanggung jawabkan. Selek si tenaga keseh at an terse but harus da pat memenuhi permintaan atau kebutuhan dari setiap unit kerja yang ada di rumah sakit. Untuk dapat menunjang pencapaian dalam hal pelayanan maka proses Manajemen Huma n Resources Deelopment !HRD" di pe rlu kan sebuah pe doma n kerja sehi ngga did apa tka n has il ya ng bai k dan ber mutu. Pel ayanan ya ng ber mutu di rumah sakit aka n membantu setiap karyawan untuk dapat berkarya sesuai dengan profesi# pendidikan serta kemamp uan ya ng dimilik i# membantu pro ses pel ayanan pad a customer di rumah saki t sehingga customer yang datang berobat ke rumah sakit merasa puas terhadap pelayanan yang di beri kan# yang be rar ti pula customer terse but na nt inya akan seb agai sarana dalam mempromosikan rumah sakit. $euntungan lain jika pasien cepat sembuh adalah mereka dapat segera kembali mencari nafkah untuk diri dan keluarga. Pelay anan Manajemen terseb ut adalah rangkaia n kegiat an dalam melayani semua karyawan baik untuk semua hak dan kewajiban karyawan# serta merupakan salah upaya  peningkatan sumber daya manusia untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik sesuai dengan standar rumah sakit. %entuk penyelenggaraan pelayanan untuk karyawan di rumah sakit bisa secara Sistem Outsourcing atau Sistem Swakelola. Pada Sistem Outsourcing # pengusaha tenaga kerja selaku  penyelenggara sumber daya manusia dalam merencanakan#merekruitmen dan menentukan standar karyawan sesuai dengan spesifikasi standar karyawan yang telah ditetapkan oleh ruma h saki t da la m le mb ar ko nt rak ke rj a. Sistem Swake lola,  dalam penyeleng garaan  pelayanan untuk karyawan dilakukan dengan cara merekruitmen sendiri sesuai dengan standar yang diberikan oleh rumah sakit. Pel ayanan untu k kar ya wan di rumah sakit ini dij ala nka n ber ped oman kep ada $esepakatan $erja %ersama !$$%" antara Manajemen Perusahaan dengan Serikat Pekerja. dan Undang & Undang 'enaga $erja (o. )* tahun +,,*. )

Pedoman Pelayanan SDM

  • Upload
    azhar

  • View
    395

  • Download
    18

Embed Size (px)

Citation preview

Page 1: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 1/49

BAB I

 PENDAHULUAN

I. 1. LATAR BELAKANG

Human Resources Departement atau yang sering disebut dengan Personalia adalah

suatu bagian dari rumah sakit yang memberikan pelayanan pemenuhan sumber daya manusia

khususnya tenaga kesehatan yang sesuai dengan standar profesi dan mempunyai kompetensi

yang dapat dipertanggung jawabkan. Seleksi tenaga kesehatan tersebut harus dapat

memenuhi permintaan atau kebutuhan dari setiap unit kerja yang ada di rumah sakit.

Untuk dapat menunjang pencapaian dalam hal pelayanan maka proses Manajemen

Human Resources Deelopment !HRD" diperlukan sebuah pedoman kerja sehingga

didapatkan hasil yang baik dan bermutu. Pelayanan yang bermutu di rumah sakit akan

membantu setiap karyawan untuk dapat berkarya sesuai dengan profesi# pendidikan serta

kemampuan yang dimiliki# membantu proses pelayanan pada customer di rumah sakit

sehingga customer yang datang berobat ke rumah sakit merasa puas terhadap pelayanan yang

diberikan# yang berarti pula customer tersebut nantinya akan sebagai sarana dalam

mempromosikan rumah sakit. $euntungan lain jika pasien cepat sembuh adalah mereka dapat

segera kembali mencari nafkah untuk diri dan keluarga.

Pelayanan Manajemen tersebut adalah rangkaian kegiatan dalam melayani semua

karyawan baik untuk semua hak dan kewajiban karyawan# serta merupakan salah upaya

 peningkatan sumber daya manusia untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik sesuai

dengan standar rumah sakit.

%entuk penyelenggaraan pelayanan untuk karyawan di rumah sakit bisa secara Sistem

Outsourcing atau Sistem Swakelola. Pada Sistem Outsourcing # pengusaha tenaga kerja selaku

 penyelenggara sumber daya manusia dalam merencanakan#merekruitmen dan menentukan

standar karyawan sesuai dengan spesifikasi standar karyawan yang telah ditetapkan oleh

rumah sakit dalam lembar kontrak kerja. Sistem Swakelola,  dalam penyelenggaraan

 pelayanan untuk karyawan dilakukan dengan cara merekruitmen sendiri sesuai dengan

standar yang diberikan oleh rumah sakit.

Pelayanan untuk karyawan di rumah sakit ini dijalankan berpedoman kepada

$esepakatan $erja %ersama !$$%" antara Manajemen Perusahaan dengan Serikat Pekerja.

dan Undang & Undang 'enaga $erja (o. )* tahun +,,*.

)

Page 2: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 2/49

Pendidikan atau pelatihan adalah alat untuk mengubah# maka untuk perubahan yang

dapat dilakukan oleh perorangan# group dan organisasi dalam rangka meningkatkan

efektiitas jadi pelatihan sangat penting dalam rangka mengubah dari yang terlatih menjadi

lebh mahir dan dari yang belum terlatih menjadi terlatih.

Dalam manajemen sumber daya manusia juga dibahas tentang pelatihan dan

 pengembangan sehingga dapat kita simpulkan bahwa pelatihan dan pengembangan

merupakan salah satu penunjang untuk mencapai mutu pelayanan suatu perusahaan menjadi

lebih optimal.

I. 2. RUANG LINGKUP

Ruang lingkup kegiatan pokok pelayanan untuk karyawan di Rumah Sakit Royal

Progres terdiri dari -

)" Penyediaan dan penambahanan tenaga kerja.

+" Pemberian upah# bonus dan 'HR  

*" $esejahteraan karyawan !cuti# iin pulang cepat dan berobat"

/" Pengembangan karir.

0" Pengembangan kemampuan !pelatihan dan pendidikan".

 Penyediaan dan penambahan tenaga kerja meliputi pemasangan iklan# proses seleksi

dan orientasi tenaga kerja. Rangkaian kegiatan tersebut adalah untuk memenuhi kebutuhan

tenaga kerja yang diperlukan di rumah sakit baik untuk semua untuk semua unit kerja.

 Penyelenggaraan upah, bonus dan THR meliputi pemberian upah sesuai dengan

standar rumah sakit dan pemerintah# pemberian bonus berupa jasa serice serta pemberian

 bonus 'HR sebagai bonus hari raya. Rangkaian kegiatan tersebut adalah untuk memenuhi

hak & hak karyawan sesuai dengan standar rumah sakit dan pemerintah.

 Kesejahteraan karyawan  meliputi semua hak & hak yang harus diterima oleh

karyawan yaitu untuk jatah cuti tahunan# cuti besar# cuti sakit# iin pulang cepat dan berobat.

Rangkaian kegiatan tersebut  adalah untuk memenuhi hak & hak karyawan sesuai dengan

ketentuan yang berlaku.

 Pengembangan karir  meliputi pemindahan karyawan dari satu unit kerja ke unit kerja

yang lain atau dari satu jabatan di unit kerja ke jabatan lain di unit kerja yang berbeda tetapi

setaraf. Serta pemindahan karyawan dari satu jabatan ke jabatan lainnya yang lebih tinggi

dari sebelumnya dikarenakan prestasi# kemampuan dan pendidikan yang dimiliki. Rangkaian

+

Page 3: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 3/49

kegiatan ini adalah untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja sesuai dengan kualifikasi yang

 berlaku baik untuk kemampuan dan kualitas perunit kerja.

 Pengembangan kemampuan  meliputi memberikan pelatihan bagi karyawan lama

sebagai upaya refresh sehingga kemampuan yang sudah dimiliki akan makin terasah dan bagi

karyawan baru sebagai upaya pengenalan lingkup dan job desk dalam suatu pekerjaan di unit

kerja. Serta pendidikan bagi karyawan lama yang harus mempunyai sertifikasi ataupun

 pendidikan lebih tinggi dari yang dimiliki untuk menunjang pekerjaan yang dilakukan.

Rangkaian kegiatan ini adalah untuk mengembangkan kemampuan kerja karyawan sesuai

dengan profesi dan sertifikasi rumah sakit.

I. 3. LANDASAN HUKUM

1 Undang 1 Undang Republik 2ndonesia (o. )* 'ahun +,,* tentang

$etenagakerjaan

1 Undang 1 Undang (o.+) 'ahun +,,, tentang Serikat Pekerja3Serikat %uruh.

1 Undang 1 Undang Republik 2ndonesia (o. +* 'ahun )44+ tentang $esehatan

1 Peraturan Pemerintah Republik 2ndonesia (o. *+ 'ahun )445 tentang 'enaga

$esehatan

I. 4. KEBIJAKAN PELAYANAN UNIT SDM

). Semua data calon pencari kerja3pelamar harus melalui Unit

SDM

+. Semua karyawan baru harus melalui proses rekruitmen dan

seleksi oleh Unit kerja terkait dan Unit SDM.

*. Semua data karyawan yang sudah lulus proses rekruitmen

dan seleksi harus dimasukkan pada daftar karyawan Rumah Sakit sesuai

 peraturan yang berlaku

/. Semua data file karyawan harus disimpan di Unit SDM

0. Semua karyawan baru atau mutasi harus mengikuti Masa

6rientasi yang diadakan oleh Unit SDM.

5. Semua karyawan baru atau mutasi yang sudah lulus Masa

6rientasi harus dilaporkan pada Unit SDM oleh Unit kerja terkait.

7. Setiap karyawan yang sudah menjalani Masa 6rientasi dan

dinyatakan lulus akan mendapatkan atribut3perlengkapan kerja dan harus

didata ulang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

*

Page 4: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 4/49

8. Proses pemberian jaminan sosial pada karyawan dilakukan

 pada Unit SDM

4. Proses pengupahan# tunjangan dan bantuan pada karyawan

dilakukan pada Unit SDM

),. Proses pemberian penghargaan pada karyawan berdasarkan

 produktifitas dan kinerja dilakukan pada Unit SDM

)). Proses pemindahan tugas oleh Unit $erja terkait harus

 berkoordinasi dengan Unit SDM

)+. Semua Manajer pada Unit kerja yang telah mendelegasikan

tugas3pelimpahan wewenang sementara kepada pejabat pengganti harus

dilaporkan pada Unit SDM

)*. Semua karyawan pada Unit kerja yang telah mendapat

tugas3pelimpahan wewenang sementara dari Manajer Unit kerja terkait harus

dilaporkan pada Unit SDM

)/. Pengaturan waktu kerja karyawan ditetapkan oleh Unit

SDM dengan berkoordinasi pada Unit $erja terkait

)0. Semua karyawan yang mendapatkan tugas untuk pertemuan

ke luar rumah sakit harus dilaporkan pada unit SDM

)5. Proses pendistribusian dokumen ke3dari luar dan dalam

rumah sakit melalui Unit SDM

)7. Pelaksanaan rapat di masing & masing Unit $erja

dilaksanakan berdasarkan kepentingan Unit $erja terkait dan Manajemen

)8. Proses 2stirahat mingguan# hari libur# cuti dan iin

ditetapkan oleh Unit SDM dengan berkoordinasi pada Unit $erja terkait

)4. Peraturan tentang tata tertib ditetapkan oleh Unit SDM

+,. Semua karyawan yang berobat di Rumah Sakit harus

mempunyai barkode3no kode untuk berobat dari Unit SDM.

I. 5. KEBIJAKAN PELAYANAN UNIT DIKLAT

). Semua Unit $erja harus memberikan program pendidikan dan pelatihan setiap

akhir tahun pada Unit Diklat.

+. Semua karyawan wajib mengikuti semua program pendidikan dan pelatihan

yang diadakan Unit Diklat.

/

Page 5: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 5/49

*. Semua karyawan yang mengajukan mengikuti program pendidikan dan

 pelatihan dengan biaya rumah sakit ),,9 !seratus persen" harus melalui Unit

$erja terkait dan Unit Diklat.

/. Semua karyawan yang mengikuti semua program pendidikan dan pelatihan

yang dibiayai oleh rumah sakit ),,9 !seratus persen" harus mendapatkan

surat tugas dari Unit SDM dan Direktur.

0. Semua karyawan yang mengikuti semua program pendidikan dan pelatihan

atas biaya rumah sakit ),,9 !seratus persen" harus menandatangi Surat 2katan

Dinas dari Unit Diklat.

5. Semua karyawan yang sudah mengikuti program pendidikan dan pelatihan

atas biaya rumah sakit ),,9 !seratus persen" harus menyerahkan sertifikat dan

materi pendidikan atau pelatihan tersebut pada Unit Diklat.

7. Semua Mahasiswa Praktek $erja :apangan harus mengikuti peraturan sesuai

dengan $esepakatan $erja Sama

0

Page 6: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 6/49

BAB II

STANDAR KETENAGAAN

II. 1. KUALIFIKASI SDM

NO NAMA JABATAN PENDIDIKAN SERTIFIKASI JUMLAH

KEBUTUHAN). Manajer SDM S+ & D* Manajemen Rumah

Sakit

Manajemen SDM ) orang

+. $oordinator 

Sekretaris

D* Sekretaris 1 SM$ 

Sekretaris3perkantoran

Memahami tentang

'ata (askah

) orang

*. Sekretaris Pelaksana D* Sekretaris 1 SM$  

Sekretaris3perkantoran

Memahami tentang

'ata (askah

) orang

/. Sekretaris Pelaksana

$omite Medis

D* Sekretaris 1 SM$ 

Sekretaris3perkantoran

Memahami tentang

'ata (askah

) orang

0. 6ffice ;irl SM$ Perkantoran Memahami tentang

Dasar <dministrasi

) orang

5. Penanggung =awab

Payroll

D* <kutansi1 SM$  

<kutansi3perkantoran

Memahami tentang

Manajemen SDM

) orang

7. Staf $epegawaian D* <kutansi1 SM$  

<kutansi3perkantoran

Memahami tentang

Manajemen SDM

) orang

8. $a. 2nstalasi Diklat S) Manajemen Rumah Sakit Memahami tentang

Manajemen SDM

) orang

4. Staf Diklat D* Manajemen Rumah Sakit Memahami tentang

Manajemen SDM

) orang

II. 2. DITRIBUSI KETENAGAAN

II. 2. 1. PENETAPAN JAM KERJA

Hari kerja di perusahaan adalah 5 !enam" hari kerja seminggu dan jam kerja standar 

 perusahaan adalah /, jam seminggu. Rumah Sakit Royal Progress merupakan rumah sakit

yang dibuka selama +/ jam sehari untuk melayani masyarakat umum dan disesuaikan dengan

ketentuan jam kerja standar perusahaan.

5

Page 7: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 7/49

%agi karyawan yang bekerja secara shift# maka waktu kerjanya akan diatur tersendiri

oleh perusahaan dan tetap mengacu pada jam kerja standar /, jam35 hari kerja seminggu.

Untuk karyawan yang waktu kerjanya melebihi jam kerja standar# maka kelebihan waktu

kerjanya akan diperhitungkan sebagai lembur.

<dapun untuk tata tertib jam kerja sebagai berikut -

1 %atas toleransi keterlambatan / !empat" menit3hari

1 <pabila keterlambatan terjadi * !tiga" kali dalam ) !satu" minggu# akan

diberikan ealuasi disiplin berupa pemberian informasi dari atasan langsung.

1 <pabila terjadi keterlambatan * !tiga" kali dalam seminggu dan selama * !tiga"

kali dalam setahun maka akan diberikan Surat 'eguran.

1 2jin meninggalkan jam kerja maksimal + !dua" jam dengan persetujuan atasan

langsung dengan alasan yang dapat dipertanggung jawabkan urgensinya#

dengan jumlah maksimal * !tiga" kali dalam setahun.

Pengaturan tenaga kerja di RS. Royal Progress ini berdasarkan berdasarkan shift dan non

shift.

) =ajaran Umum dan $euangan

1 Senin & =umat - ,8.,, & )7.,, wib

+. =ajaran Pelayanan !Manajer3<ss. Manajer"

1 Senin & =umat - ,7.*, & )5.,, wib

Sabtu !piket" - ,7.*, & )*.,, wib

*. =ajaran Staf Pelayanan !M>U dan 'eknisi"

1 Senin & =umat - ,7.*, & )0.*, wib

Sabtu - ,7.*, & )*.,, wib

/. =ajaran $a. 2nst3$aru Pelayanan

? $a. 2nst

Senin & =umat - ,7.*, & )0.*, wib

Sabtu - ,7.*, & )*.,, wib

? $a. Ruang Perawatan

  Senin & Sabtu - ,7.,, & )/.*, wib

? $a. Ruang Penunjang Medis

Senin & =umat - ,7.*, & )0.*, wib

Sabtu - ,7.*, & )*.,, wib

II. 2. 2. KUANTITAS SDM

7

Page 8: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 8/49

Pengaturan tenaga kerja di Unit SDM RS. Royal Progress ini berdasarkan non shift.

'enaga kerja di Unit SDM RS. Royal Progress saat ini berjumlah 8 orang yang terdiri dari

 jam kantor biasa dengan komposisi sebagai berikut -

a. Jam kat!" B#a$a

a. @ang bertugas * orang karyawan untuk Unit SDM

  'erdiri dari -

) Manajer SDM

) Penanggung =awab Payroll

) Staf $epegawaian

 b. @ang bertugas / orang karyawan untuk Unit Sekretariat

  'erdiri dari - ) $oordinator Sekretaris

) Staf Sekretaris !menjabat juga sebagai Staf Pelaksana 2nstalasi Unit

Diklat"

) Staf Sekretaris $omite medis

) Staf 6ffice ;irl

c. @ang bertugas + orang karyawan untuk Unit Diklat

  'erdiri dari - ) $epala 2nstalasi Unit Diklat

) Staf Pelaksana 2nstalasi Unit Diklat

%. S&#'t Pa(#

@ang bertugas >linical 2nstruktur ) orang karyawan unit keperawatan.

II. 3. ANALISA SDM$ebutuhan ketenagaan di RS. Royal Progress dihitung berdasarkan  Beban Kerja dan

telah mencukupi untuk melayani semua karyawan sebanyak kurang lebih *,, orang

karyawan.

Pengadaan# pembinaan dan pengembangan karyawan di Rumah Sakit Royal Progress

memerlukan waktu dan biaya yang cukup banyak# oleh karena itu maka diperlukan suatu

 perencanaan sumber daya manusia !SDM" sesuai dengan kebutuhan perunit kerja di rumah

sakit.

8

Page 9: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 9/49

Penerimaan calon karyawan adalah aktifitas atau usaha yang dilakukan untuk 

mengundang para pelamar sebanyak mungkin sehingga Unit SDM memiliki kesempatan

yang luas untuk menentukan calon yang paling sesuai dengan tuntutan jabatan yang

diinginkan.

Penerimaan calon karyawan dapat dilakukan melalui 2nternal dan Aksternal

Recources.  nternal Recources adalah proses rekruitment dari dalam Rumah SakitB dimana

 pelamar adalah sudah menjadi karyawan rumah sakit namun ingin mencoba di unit yang

 berbeda atau karyawan yang memang dipromosikan oleh atasan langsung untuk dapat

menempati jabatan tertentu sebagai upaya untuk peningkatan karir. Sedangkan untuk 

 !ksternal Recources  adalah proses rekruitment dari luar Rumah Sakit# dimana pelamar 

adalah dari orang luar rumah sakit. Proses rekruitmen dapat dilakukan melalui iklan#

Depnaker# 6utsourching# :embaga pendidikan. <dapun proses rekruitment tersebut pada tiap

unit mempunyai kualifikasi sendiri berdasarkan unit kerjanya

II. 3. 1. KUALIFIKASI UMUM

1. U#t P)*a+aa M),#$

1 Pendidikan minimal :ulusan S1) $edokteran

1 Pengalaman minimal + tahun

1 Mempunyai sertifikast <>:S# <':S

1 Sudah pernah menjalani P''

2. U#t K)-)"aata

1 Pendidikan minimal lulusan D1* $eperawatan

1 Diutamakan yang bersertifikat

1 Pengalaman minimal + tahun di Unit kerjanya

1 Memiliki S2P !Surat 2jin $eperawatan"

1 Memiliki $'< PP(2 !$artu 'anda <nggota PP(2"

1 2P$ minimal +#70

3. I$ta*a$# Ra,#!*!(#

1 Pendidikan minimal D1* <'R6 !<kademi 'eknik Rontgen"

1 Memiliki S2R !Surat 2jin Radiografer"

1 Diutamakan yang bersertifikat

4. I$ta*a$# La%!"at!"#/m

1 Pendidikan minimal SM<$ !Sekolah Menengah <nalis $esehatan"

1 Diutamakan yang bersertifikat Plebotomy

4

Page 10: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 10/49

5. I$ta*a$# Fa"ma$#

1 Pendidikan minimal S1) <poteker untuk Penanggung =awab Carmasi

1 Pendidikan minimal SMC !sekolah Menengah Carmasi"3D1* Carmasi

  untuk <sisten <poteker 

1 Minimal SM< jurusan 2P< untuk =uru Resep

1 Memiliki S2$<< !Surat 2jin $erja <sisten <poteker"

0. U#t Ma"k)t#(

1 Pendidikan minimal S1)# diutamakan =urusan Public Relation

1 Dapat berkomunikasi dan berbahasa 2nggris dengan baik 

1 Memiliki kemampuan analisa dengan baik 

1 %erpenampilan menarik 

1 Pengalaman minimal + tahun di bidang marketing

. U#t /$t!m)" S)"#)

1 Pendidikan minimal D1*# diutamakan =urusan Pariwisata

1 Dapat berkomunikasi dan berbahasa 2nggris dengan baik 

1 Memiliki daya tangkap yang baik 

1 Memiliki kemampuan pengalaman sebagai eent organier 

1 %erpenampilan menarik 

1 Pengalaman minimal + tahun di bidang marketing

. U#t R)kam M),#$ ,a A,m#$$#!

1 Pendidikan minimal D1* Rekam Medis

1 Diutamakan yang bersertifikat

1 Pengalaman minimal ) tahun di unit kerjanya

6. U#t K)/a(a

1 Pendidikan minimal :ulusan D1* <kutansi

1 Pengalaman minimal + tahun di bagian $euangan

1 %isa program komputer khususnya Acell

17. U#t SDM

1 Pendidikan minimal D* <kutansi3Manajemen RS

1 Mengerti dan memahami tentang Manajemen SDM

1 Pengalaman minimal ) tahun di unit kerjanya

),

Page 11: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 11/49

11. U#t S)k")ta"#at8A,m Um/m

1 Pendidikan minimal D1* Sekretaris3SM$ Pekantoran

1 Pengalaman minimal ) tahun di unit kerjanya

12. U#t Um/m 9Sat-am: K/"#": S!-#":IPSRS;

1 Pendidikan minimal D1* <'AM untuk Penanggung =awab 2PSRS

1 Pendidikan minimal SM<3SM$ 

1 Memiliki sertifikat dari kepolisian untuk Satpam

13. U#t Ka$#"8ADM IRNA8L!(. Um/m8TPK8G#<#

1 Pendidikan minimal SM<3SM$ 

1 Diutamakan yang bersertifikat

14. U#t *)a#( S)"#)8La/,"+8Tama

1 Pendidikan minimal SM<3SM$ 

II.3. 1. KUALIFIKASI KHUSUS

Setiap unit kerja mempunyai kualifikasi khusus untuk tenaga kerja yang

diperlukannya# khususnya tenaga kesehatan harus berdasarkan profesinya masing masing.

Standar Profesi adalah batasan & batasan yang harus diikuti oleh tenaga kesehatan dalam

melaksanakan pelayanan kesehatan kepada klien3pasien secara professional. Standar Profesi

tersebut terdiri dari-

a. Standar $ompetensi# yaitu semua hal yang mencakup tentang pelaksanaan tugas seorang

tenaga kesehatan mulai dari pengetahuan# sikap# dan ketrampilan dalam mengerjakan dan

menyelesaikan di tempat kerja serta menerapkannya dalam situasi dan lingkungan yang

 berbeda

 b. Atika Profesi# yaitu semua hal yang mencakup tentang hak dan kewajiban yang harus

dijalankan oleh seorang tenaga kesehatan

II. 4. REKRUITMEN DAN SELEKSI

II. 4.1. REKRUITMEN 9PENERIMAAN; ALON KARYA=AN

Rekruitment adalah proses penarikan# seleksi# penempatan# orientasi dan induksi

untuk mendapatkan karyawan yang efektif dan efisien guna tercapainya tujuan rumah

sakit.

Penerimaan calon karyawan atau rekruitment dilakukan berdasarkan analisa

kebutuhan tenaga dimana ditentukan berdasarkan jenis pekerjaan yang dilakukan.

))

Page 12: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 12/49

 Dilihat dari sumbernya penerimaan calon karyawan dibagi menjadi dua yaitu :

1. Da"# ,a*am RS. R!+a* P"!(")$$ $),#"# 9It)"a* R)$!/")$;.

Menerima calon dari dalam RS. Royal sendiri memiliki keuntungan lebih yaitu calon

sudah dikenal dan proses dapat dilakukan dengan lebih cepat dibanding dengan

mengambil calon dari luar RS. Royal Progress. >alon karyawan nantinya akan masuk 

ke Unit SDM akibat mutasi atau promosi. Untuk mendapatkan calon pelamar dapat

melalui -

1 2nformasi dari mulut ke mulut.

1 %erkas & berkas pelamar yang datang sendiri.

1 Pengiriman surat pemberitahuan ke seluruh unit kerja akan adanya kebutuhan

tenaga di 2nstalasi :atbang.

2. Da"# */a" RS. R!+a* P"!(")$$ 9Ek$t)"a* R)$!/")$;

Proses penerimaan calon dari luar RS. Royal Progress# ini dapat dilakukan dengan

cara -

1 Dari mulut ke mulut

1 2klan

1 :embaga & lembaga pendidikan

II. 4.2. SELEKSI 9PENYARINGAN; ALON KARYA=AN

A. S)*)k$# Um/m

Proses Seleksi calon karyawan baru adalah proses penyaringan dan pemilihan pelamar 

untuk diterima di perusahaan dilaksanakan oleh Unit SDM dan bagian & bagian terkait di

Rumah Sakit Royal Progress yang meliputi seleksi administratif berupa pengecekan file dan

dokumen lamaran3curiculum ite. Penerimaan karyawan baru di rumah sakit diadakan satu

tahun sekali atau sewaktu & waktu disesuaikan dengan kebutuhan tenaga di setiap unit kerja#

sehingga tidak terjadi kekosongan atau pemborosan dalam hal ketenaga kerjaan.

Proses seleksi tersebut meliputi dari beberapa hal# yaitu -

). P)m)"#k$aa A,m##$t"at#' # yaitu proses pengecekan kelengkapan surat

lamaran3curiculum itae !2jaah# $'P# Pas Coto# Sertifikat $ursus# Surat 2jin

%ekerja dari Depnaker# Surat 2jin Profesi".

+. P)(#$#a F!"m/*#" *ama"a# yaitu proses pengisian formulir lamaran di rumah

sakit

*. P)m)"#k$aaa -$#k!*!(#$ 9-$#k! t)$t;# yaitu proses tes untuk bakat # minat dan

kepribadian pada diri pelamar 

)+

Page 13: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 13/49

/. =aaa"a Ak&#": yaitu proses wawancara pada pelamar sesuai dengan

rekomendasi unit kerja yang membutuhkan

0. P)m)"#k$aa K)$)&ata 9k&/$/$ t)a(a ! m),#$;# yaitu proses tes kesehatan

 baik jasmani dan rohani pada diri pelamar. Standar kesehatan yang harus dimiliki

yaitu -

1 Sehat =asmani maupun rohani.

1 %erpenampilan bersih dan menarik 

1 %erkepribadian baik 

A. S)*)k$# K&/$/$

Setelah para pelamar lulus proses seleksi secara umum maka para pelamar diseleksi

secara khusus oleh semua unit kerja dengan berkoordinasi dengan Unit SDM yang

memerlukan penambahan atau penggantian karyawan. Hal ini menyangkut pengetahuan dan

kemampuan dalam menjalankan tugas sesuai dengan profesi# standar kompetensi dan kode

etik masing & masing serta upah yang diterima oleh karyawan sesuai dengan peraturan dan

standar yang berlaku di pemerintah dan rumah sakit.

Sedangkan bentuk tes khusus yang dilakukan bagi semua calon karyawan disetiap unit kerja#

terdiri dari -

). T)$t K)t"am-#*a T)k#$ 9T)$ T/*#$ ,a P"akt)k;: yaitu proses tes untuk 

kemampuan dan ketrampilan sesuai dengan unit kerjanya.

'es tertulis diberikan dalam bentuk pilihan ataupun tanya jawab dengan materi

yang meliputi - Pengetahuan# $etrampilan# Sikap dan Eawasan yang harus dimiliki

calon karyawan. %atas keseluruhan benar adalah 7,9 benar.

+. =aaa"a P),a&/*/a: yaitu proses wawancara pada pelamar sesuai dengan

curriculum ite yang dikirmkan dan unit kerja yang membutuhkan.

'es ini dilakukan untuk mengetahui peminatan terhadap karyawan yang akan

 bekerja di salah satu unit kerja yang ada di rumah sakit sesuai dengan tenaga yang

dibutuhkan di unit kerja tersebut dan berdasarkan kemampuan dan kualitas calon

karyawan.

II. 5. PROGRAM ORIENTASI

Program 6rientasi atau Masa Percobaan merupakan salah satu program di bidang

Sumber Daya Manusia dalam memberikan pengarahan dan bimbingan serta mempersiapkan

 para karyawan baru agar dapat bekerja cepat# tepat dan efisien sesuai dengan peran dan

fungsinya.

)*

Page 14: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 14/49

Program 6rientasi di Rumah Sakit Royal Progress terbagi menjadi + !dua" yaitu-

1. ORIENTASI UMUM

Program orientasi umum adalah proses pengenalan secara umum tentang organisasi#

tanggung jawab# hak dan kewajiban untuk seluruh calon karyawan.

Masa 6rientasi Umum diadakan selama + hari !jadwal terlampir".

2. ORIENTASI KHUSUS

Program orientasi khusus adalah proses pengenalan secara khusus tentang organisasi#

tanggung jawab# hak dan kewajiban# standar prosedur perunit kerja untuk seluruh

calon karyawan berdasarkan profesi.

Masa 6rientasi $husus diadakan selama / hari !jadwal terlampir" dan kemudian

dilanjutkan dengan 6n 'he =ob 'raining sampai dengan selama * !tiga" bulan pertama

dan penempatan di ruangan untuk * !tiga" bulan kedua sesuai dengan pengalaman

yang dimiliki.

Setelah menjalani masa orientasi khusus selama * !tiga" bulan pertama#maka untuk 

menentukan apakah calon karyawan tersebut dapat melanjutkan untuk masa orientasi khusus

* !tiga" bulan kedua# $a. 2nstalasi dan Manajer perunit kerja memberikan penilaian terhadap

calon karyawan. =ika memenuhi standar perunit kerja maka calon karyawan dinyatakan lulus

oleh $a. 2nstalasi3Manajer perunit kerja dan kemudian diserah terimakan kepada $a.

Ruangan untuk dapat ditempatkan diruangan pada masa orientasi * !tiga" bulan kedua.

=ika memenuhi standar perunit kerja di ruangan maka calon karyawan dinyatakan

lulus pada masa orientasi * !tiga" bulan kedua oleh $a. 2nstalasi3Manajer perunit kerja.

$emudian calon karyawan tersebut diberi Surat $elulusan dan diserahkan pada HRD untuk 

dapat diproses untuk aingakat sebagai karyawan dengan menggunakan S$ Pengangkatan.

II. 0. PROGRAM PRAKTEK KERJA

Program Praktek merupakan salah satu program SDM untuk memberikan lahan

 pendidikan dan pelatihan bagi siswa3mahasiswa yang harus menjalani Praktek $erja

:apangan sesuai dengan jurusan yang diambilnya sehingga pada saat bekerja nanti sudah siap

dan terlatih.

 (amun sebagai siswa3mahasiwa praktek kerja tetap harus mentaati peraturan yang

 berlaku dan menjaga kerahasiaan pasien sesuai dengan tugas dan wewenang yang diberikan

oleh pihak manajemen rumah sakit.

)/

Page 15: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 15/49

BAB III

STANDAR FASILITAS UNIT

SUMBER DAYA MANUSIA

III.1. DENAH RUANGAN

Dengan adanya denah ruangan untuk Unit SDM# maka dengan jelas dapat diketahui

letak dan posisi serta penempatan semua karyawan yang ada di Unit SDM. <dapun

 perinciannya sebagai berikut -

). Ruang Unit SDM

a. Ruang Manajer SDM

 b. Ruang $epegawaian

c. Ruang Payroll

+. Ruang Rapat

*. Ruang Sekretariat

/. Ruang Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan

)0

Page 16: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 16/49

DENAH LANTAI

)5

Page 17: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 17/49

DENAH LANTAI 3

)7

Page 18: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 18/49

III. 2. STANDAR FASILITAS

<gar kegiatan penyelenggaraan pelayanan terhadap karyawan yang diselenggarakan

oleh Unit SDM Rumah Sakit Royal Progress dapat berjalan optimal# maka perlu didukung

dengan sarana# peralatan dan perlengkapan yang memadai baik terutama Ruang Pelayanan

Untuk $aryawan dan Ruang Rapat.

1. Fa$#*#ta$ R/a( U#t SDM

Ruang Unit SDM RS. Royal Progress terletak di :antai 8 yaitu dengan luas *

7 m+ dan * * m+.

Untuk Ruangan * 7 m+ terdiri dari -

o + buah meja sedang

o ) buah meja komputer 

o ) buah meja kecil

o ) meja panjang

o * buah kursi

o ) buah pesawat telephone

o + buah komputer 

o ) buah papan tulis

o ) buah <>

Untuk Ruangan * * m+ terdiri dari -

o ) buah meja sedang

o ) buah meja kecil

o * lemari brankas file

o * buah kursi

o + buah pesawat telephone

o ) buah printer 

o ) buah lemari kecil

o ) buah <>

2. Fa$#*#ta$ R/a( Ra-at

Ruang Rapat RS. Royal Progress terletak di :antai 8 dengan luas * * m+.

Sarana terdiri dari -

o ) buah meja berbentuk bulat

o 0 buah kursi

)8

Page 19: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 19/49

o ) buah pesawat telephone

o ) buah meja tempel

o ) buah <>

3. Fa$#*#ta$ ,# R/a( P)+)*)((a"a P),#,#ka ,a P)*at#&a

Ruang Penyelenggara Pendidikan dan Pelatihan RS. Royal Progress terletak di

:antai * yaitu Ruang $elas dengan luas / ), m+.

Sarana terdiri dari -

o / buah meja panjang

o *, buah kursi

o ) buah pesawat telephone

o ) buah lemari tempel

o ) buah :>D

o ) buah laptop

o ) buah <>

4. Fa$#*#ta$ R/a( S)k")ta"#at

Ruang Sekretariat RS. Royal Progress terletak di :antai 8 tepat di depan koridor 

arah masuk ruangan dan ujung koridor

Untuk Penanggung =awab Sekretariat !ujung koridor" terdiri dari -

o ) buah meja panjang

o ) buah meja komputer 

o ) buah meja kecil

o ) meja panjang

o ) lemari rak 

o * buah kursi

o + buah pesawat telephone

o ) buah komputer 

o ) buah printer 

o ) buah <>

o ) buah mesin fa

o ) buah papan tulis

Untuk Staf Sekretariat !arah masuk koridor" terdiri dari -

o * buah meja sedang

)4

Page 20: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 20/49

o ) buah meja computer 

o ) buah kursi

o ) buah pesawat telephone

o ) buah komputer 

o ) buah <> central

Untuk Staf Sekretariat $omite Medis !di :antai * ukuran ** m+" terdiri dari -

o * buah meja sedang

o * buah kursi

o ) buah pesawat telephone

o ) buah komputer 

o ) buah printer 

o ) buah <>

o ) lemari besar 

+,

Page 21: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 21/49

BAB I>

TATA LAKSANA PELAYANAN

I>. 1. ARUS KERJA UNIT SDM

Permintaan pelayanan untuk karyawan dilakukan berdasarkan $esepakatan $erja

%ersama !$$%" dan Peraturan 2nternal $epegawaian yang berlaku di RS. Royal Progress.

BAB >II

I>. 2. ARUS KERJA UNIT DIKLAT

Permintaan dana untuk pelatihan dan pengembangan karyawan dari masing & masing

unit kerja dilakukan berdasarkan informasi dari pihak penyelenggara yang telah disetujui oleh

Direktur Rumah Sakit serta Direktur Umum dan $euangan langsung diterima oleh Unit

Diklat untuk diberikan pada peserta atau pada pihak penyelenggara pendidikan dan pelatihan.

+)

$aryawan

Permintaan

Pelayanan

Proses

Permintaan Dana

Persiapan

Peserta Pelatihan Pihak Penyelenggara

Page 22: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 22/49

I>. 3. PELAYANAN UNTUK KARYA=AN

I>. 3. 1. P)m)/&a SDM

? P)((at#a8P)am%a&a Ka"+aa

Permintaan akan penyediaan karyawan baik untuk penggantian atau penambahan harus

menggunakan form khusus untuk permintaan karyawan berdasarkan "nalisa #eban Kerja

yang ada di semua unit kerja !form terlampir".

Semua karyawan yang telah menjalani proses seleksi maka diadakan wawancara dan

 pengisian untuk data awal yang nantinya akan diproses untuk penerimaan karyawan

sesuai dengan kebutuhan !form terlampir".

? P)(#$#a Data Ka"+aa

Semua karyawan yang telah lulus masa percobaan3orientasi selama * & 5 bulan akan

mengisi semua data diri yang nantinya akan disimpan oleh Personalia3HRD untuk dapat

diproses sehingga karyawan tersebut sudah dapat menggunakan haknya secara penuh

dalan hal berobat !form terlampir".

? P)"m!&!a /t#8I<#

1. /t# Ta&/a

Semua karyawan yang telah menjalani tugas3kerja selama )+ bulan berturut & 

turut atau ) !satu" tahun terhitung dari mulai pertama kali kerja maka akan

mendapatkan hak cuti selama )+ hari kerja atau secara proporsional. <dapun

 jangka waktu jatuh tempo cuti tahunan adalah tahun berikutnya paling lambat

 bulan Cebruari. Maka jika karyawan ingin menggunakan hak cuti tahunan dapat

mengajukan permohonan cuti tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku

!form terlampir"

2. /t# B)$a"

Semua karyawan yang telah menjalani tugas3kerja selama 0 tahun berturut &turut

terhitung dari mulai pertama kali kerja maka akan mendapatkan hak cuti besar 

selama +/ hari kerja. <dapun jangka waktu jatuh tempo cuti besar adalah selama *

tahun terhitung dari keluarnya cuti besar tersebut.

++

Pelatihan

Page 23: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 23/49

Maka jika karyawan ingin menggunakan hak cuti besar dapat mengajukan permohonan

cuti tersebut sesuai dengan ketentuan yang berlaku !form sama dengan form cuti

tahunanan".

3. /t# Sak#t

Semua karyawan yang telah menjalani tugas3kerja selama )+ bulan berturut & turut

terhitung dari mulai pertama kali kerja maka akan mendapatkan hak cuti sakit

selama 5 hari kerja. =ika cuti sakit tersebut tidak digunakan maka cuti sakit

tersebut dapat diuangkan. Surat cuti sakit hanya dapat dikeluarkan dari tempat

karyawan tersebut dirawat. =ika beRobat diluar RS. Royal Progress dan

mendapatkan surat sakit maka harus harus mendapatkan persetujuan dari minimal

$aru sampai dengan Manajer unit terkait dan diketahui oleh Dr. 2;D.

4. /t# M)*a&#"ka

Semua karyawan wanita yang telah menjadi karyawan tetap yang bekerja selama +

tahun berturut & turut# maka akan mendapatkan hak cuti melahirkan selama ) F

 bulan menjelang kelahiran dan ) F bulan sesuah melahirkan. %erdasarkan

 perhitungan3perkiraan dokter kandungan yang ditunjuk oleh perusahaan !form

sama dengan form cuti tahunanan".

5. I<# M)#((a*ka P)k)"@aa

  Perusahaan memberikan ijin kepada karyawan yang meninggalkan pekerjaan untuk 

keperluan & keperluan tertentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan

mendapatkan upah penuh. <dapun ketentuannya sebagai berikut - 

a. Pernikahan karyawan sendiri * hari kerja# syarat - buku nikah

!form terlampir"

 b. Pernikahan anak karyawan + hari kerja# syarat - surat keterangan

c. $hitanan3pembaptisan3upacara3 + hari kerja # syarat - surat keterangan

  potong gigi !pangkur" anak karyawan

d. 2stri karyawan melahirkan + hari kerja # syarat - surat kelahiran

e. Suami3istri3anak3orang tua3 + hari kerja# syarat - surat keterangan

  Mertua meninggal dunia

f. <nggota keluarga dalam satu rumah

Meninggal dunia ) hari kerja# syarat - surat keterangan

P!#t % , !form sama dengan form cuti tahunanan".

0. I<# M)#((a*ka T/(a$

+*

Page 24: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 24/49

Perusahaan memberikan ijin kepada karyawan yang meninggalkan pekerjaan

untuk keperluan & keperluan tertentu mendadak + jam sebelum meninggalkan tugas

!form terlampir".

. I<# T)"*am%at K)"@a

Perusahaan memberikan ijin kepada karyawan yang terlambat kerja untuk 

keperluan & keperluan tertentu mendadak dengan batas toleransi )0 menit sebelum

 jam masuk kerja !form terlampir".

? P)"m!&!a P)"m#taa P)$#/

Semua karyawan yang telah memasuki masa bakti 00 tahun masa diatur oleh

 peraturan yang berlaku dan selanjutnya diproses oleh HRD !form terlampir".

? P)"m!&!a P)(/,/"a D#"#

Semua karyawan yang ingin mengajukan pengunduran diri diatur oleh peraturan yang

 berlaku dan selanjutnya diproses oleh HRD !form terlampir".

I>. 3. 2. K)$)@a&t)"aa Ka"+aa

? P)((a@#a

Penetapan gaji pada dasarnya ditetapkan berdasarkan pada keahlian# kecakapan#

 prestasi kerja# kondite# jabatan dan lain & lain dari masing & masing karyawan atau

kemampuan perusahaandan pajak atas gaji karyawan adalah menjadi tanggungan

 perusahaan.

Peninjauan gaji dilakukan setiap satu tahun sekali dan peninjauan gaji karyawan ini

tidak dilakukan secara otomatis# tetapi berdasarkan pertimbangan & pertimbangan atas

kemampuan perusahaan# prestasi dan kondite masing & masing karyawan.

;aji bagi karyawan paruh waktu akan dihitung dan diberikan oleh perusahaan sesuai

dengan jumlah waktu kerjanya di perusahaan sesuai gaji dan waktu kerja yang ditetapkan

oleh perusahaan. Perusahaan tidak akan membayar gaji kepada karyawan yang -

1 'idak masuk tanpa pemberitahuan selama 0 !lima" hari berturut & turut

1 Melakukan unjuk rasa -

a. Pada hari karyawan yang bersangkutan melakukan unjuk rasa.

 b. Selama ketidakhadiran kerja karyawan sebagai akibat dari proses dan

tindakan hukum yang dikenakan kepada karyawan yang bersangkutan.

1 Diskorsing oleh perusahaan sebagai akibat dari tindakan ketidakdisiplinan atas

 pelanggaran tata tertib.

+/

Page 25: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 25/49

Penggajian terdiri dari -

a. ;aji pokok -

@aitu gaji yang diberikan berdasarkan pada pendidikan karyawan

!SM<3sederajat# SM<$3SM<G3D)# D*# S)# S+" dan lamanya bekerja

 b. 'unjangan $emahalan3Harkat !hanya bagi karyawan tertentu" dan merupakan

kelebihan gaji pada saat negosiasi awal

c. 'unjangan Profesi berdasarkan standar kompetensi tenaga kesehatan

d. 'unjangan jabatan !hanya bagi karyawan yang memangku jabatan"# yaitu -

Manajer# $epala 2nstalasi3$epala Seksi# $epala Ruangan# Eakil $epala Ruangan#

$oordinator3Penanggung =awab3M6D"

e. 'unjangan makan diberikan sesuai dengan jumlah hari kedatangan karyawan di

tempat kerja dengan ketentuan minimum 0 jam kerja untuk setiap kedatangan.

f. 'unjangan :ain & lain !bila ada"

'unjangan lain & lain adalah setiap tunjangan yang diberikan kepada karyawan dan

 bersifat tidak mengikat atau permanen# sehingga dapat sewaktu & waktu dapt dicabut

kembali oleh perusahaan.

? P)(&a"(aa

Pemberian penghargaan diberikan pada karyawan berdasarkan hasil Penilaian $inerja

$aryawan yaitu $ey Performance 2ndeks !$P2"# <bsensi dan $edisiplinan $aryawan.

Penilaian dilakukan setiap bulannya dan dikumpulkan setiap * !tiga" bulan sekali di bagian

HRD untuk diolah secara sistem komputer untuk mendapatkan bonus berdasarkan job point

masing & masing unit kerja dan berdarakan jumlah pasien rawat inap. 

Penghargaan yang diberikan kepada karyawan dapat dalam bentuk uang berupa

fasilitas pinjaman# bonus# insentif3jasa serice# piagam atau apa saja yang menurut penilaian

 perusahaan tepat guna !efektif".

Penghargaan tidak diberikan kepada karyawan sedang dalam masa percobaan# masa

 berlakunya surat peringatan atau kepada siapa saja yang menurut penilaian perusahaan

kurang pantas untuk menerimanya.

? P)m%)"#a Jata& Maka

Pemberian jatah makanan diberikan pada karyawan berdasarkan jadwal dinas

karyawan tersebut. Sedangkan untuk yang dinas malam akan mendapatkan tambahan

konsumsi berupa mie dan telur. Pemberian jatah makanan tersebut dilakukan dengan cara

SDM berkoordinasi dengan 2nstalasi ;ii untuk mengetahui berapa banyak jumlah

karyawan yang harus mendapatkan jatah makan setiap shiftnya.

+0

Page 26: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 26/49

? Jam#a S!$#a*

P)(!%ata

<. Pengobatan Rawat =alan untuk karyawan# ditentukan sbb -

). $aryawan diwajibkan untuk menggunakan fasilitas yang disediakan di Rumah

Sakit Royal Progress

+. $aryawan yang berobat diluar Rumah Sakit Royal Progress biaya pengobatan

tidak ditanggung oleh perusahaan.

*. %agi karyawan yang akan menggunakan fasilitas pengobatan Rumah Sakit Royal

Progress harus terlebih dahulu meminta Surat Pengantar berobat dari $asi SDM

 perusahaan.

/. Setiap karyawan apabila selesai masa percobaan * !tiga" bulan akan mendapatkan

tunjangan pengobatan rawat jalan dalam setahun sebesar Upah %ersihnya sebulan

atau maksimal Rp. ).0,,.,,,#1

0. %ilamana karyawan menggunakan tunjangan rawat jalan lebih besar dari

ketentuan yang telah ditetapkan# maka akan diperlakukan sebagai hutang

karyawan dan pelunasannya akan diperhitungkan dari upah karyawan yang

 bersangkutan.

5. Untuk Medical >ek Up karyawan hanya dilakukan pada unit kerja yang beresiko

tinggi dan diambil dari jatah pengobatan yang tersisa.

7. Dalam hal karyawan menyalahgunakan tunjangan pengobatan antara lain -

a. Meminjamkan kartu pengobatan pada orang lain.

 b. Menggunakan kartu berobat milik karyawan lain.

c. 'urut membantu menyalahgunakan tunjangan pengobatan dari perusahaan.

Maka kepadanya akan dikenakan sangsi berupa pengurangan tunjangan

 pengobatan sebesar +09 dari tunjangan pengobatannya dalam tahun berjalan

untuk setiap kali penyalahgunaan. <pabila sisa tunjangan pengobatan tidak 

mencukupi# !kurang dari sangsi tersebut"# maka kekurangan tersebut akan

diperlakukan sebagai hutang karyawan yang pelunasannya akan diperhitungkan

dari upah karyawan yang bersangkutan.

8. a. Perusahaan akan memberi fasilitas potongan harga pelayanan kesehatan Rumah

Sakit Royal Progress kepada karyawan dan keluarga karyawan.

 b. %esar potongan harga tersebut ditentukan sesuai dengan tabel pemotongan

harga pelayanan kesehatan Rumah Sakit Royal Progress bagi karyawan dan

keluarga karyawan.

+5

Page 27: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 27/49

c. %esar3jenis potongan harga tersebut sewaktu1waktu bisa berubah sesuai

kebijakan yang berlaku di Rumah Sakit Royal Progress.

'abel pemotongan harga pelayanan kesehatan Rumah Sakit Royal Progress bagi karyawan

dan keluarga karyawan.

PRODUK RS. ROYAL PROGRESS 9RJRI;HARGA8

DISKONK)t)t/a

  Diskon obat dan barang farmasi tidak termasuk

 pembelian bebas!tanpa resep dokter" A A-!t#k   

Rekanan khusus !keluarga karyawan" 09 atau ),9?

  Diskon obat dan barang farmasi # serta pemeriksaanB P)/@a( m),#$ *a#+a: ata/ S)a "/a(C RI: O-)"a$#: IU: IU   R= Rawat =alan

  R2 Rawat 2nap). Rekanan khusus !keluarga karyawan"

 +. Rekanan umum !orang tua dan mertua karyawan" +09  D' Diatur 'ersendiri

 . Ja$a P)*a+aa D!kt)" M),#ka G"#a  

) $aryawan Medika ;ria !tidak termasuk keluarganya"Rp. ,#, ??

  %iaya gratis ini bernafaskan rasa kekeluargaan dan

kebersamaan untuk salin melen ka i + Rekanan khusus !keluarga karyawan"

+09

Sebagai partisipasi dokter untuk menciptakan daya

tarik dalam mempererat rasa kekeluargaan dan

* Rekanan umum !orang tua dan mertua karyawan"   %erpartisipasi menciptakan daya tarik dalam

  a. $onsultasi# pemeriksaan# isit dan tindakan di R= I R2 ),9 mensukseskan program pemasaran

  b. Medical >heck Up!M>U"

57 -a$#) -)"%/*a dr umum atau dr gigi Rp )0.,,, ??

Dr spesialis-

Pemeriksaan fisik dan konsultasi Rp *,.,,, ??

  Pemeriksaaan dengan Penunjang Medis ),9

P)@)*a$aC

? Diskon pembelian obat dan barang farmasi dengan resep dokter di Medika ;ria-

  0 9 di Rawat =alan bila dibayar dengan kartu kreditB ),9 di Rawat =alan bila dibayar dengan kartu debet atau tunai.

  ),9 di Rawat 2nap baik dibayar dengan kartu kredit atau kartu debet atau tunai

?? Harga

%. Pengobatan rawat jalan untuk keluarga karyawan

). $eluarga karyawan yang menjadi tanggungan karyawan harus terdaftar Di %agian

SDM

+. $eluarga karyawan yang akan menggunakan fasilitas pengobatan di Rumah Sakit

Royal Progress diwajibkan membawa no barkode berobat untuk mendapatkan

 potongan harga# baik obat1obatan# penunjang medik maupun jasa dokter.

<pabila tidak membawa no barkode berobat dengan alasan apapun maka dianggap

sebagai pasien umum.

+7

Page 28: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 28/49

Perawatan !Rawat 2nap"

a. Perawatan untuk karyawan

 b. Perawatan untuk keluarga karyawan

<d a. Perawatan untuk karyawan ditentukan sbb -

). Perawatan karyawan hanya dapat dilakukan di Rumah Sakit Royal Progress dan

ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan.

+. Setiap karyawan atas anjuran dokter untuk dirawat inap !bukan permintaannya pasien"

harus terlebih dahulu mendapat persetujuan dari $asi SDM perusahaan. %ilamana

$asi SDM perusahaan tidak ada# maka persetujuan dapat dilakukan oleh dokter yang

ditunjuk oleh perusahaan.

*. Perawatan karyawan bila dilakukan diluar Rumah Sakit Royal Progress# biayanya

tidak ditanggung oleh perusahaan.

/. Selama dirawat inap# apabila karyawan tersebut memerlukan tindakan tindakan

khusus !tidak tersedia di Royal Progress" maka harus terlebih dahulu meminta iin ke

Direksi perusahaan baru tindakan tersebut boleh dilakukan.

0. Perusahaan menanggung biaya perawatan dan pengobatan akibat kecelakaan kerja

melalui program =amsostek.

5. Penggunaan kelas rawat inap yang lebih tinggi dari haknya akan ditanggung

 perusahaan jika kelas yang menjadi haknya penuh berdasarkan keterangan tertulis dari

Manager Perawatan. =ika keesokan harinya kelas rawat inap yang menjadi haknya

sudah kosong maka karyawan tersebut wajib dipindahkan kembali sesuai dengan

ketentuan yang berlaku.

  $elas perawatan yang telah ditentukan berdasarkan jabatan sbb -

 (o. =abatan $aryawan $elas rawat inap

) Staf  222

+ Setingkat $aru 3$a. 2nst. 3 $asi 22

* Setingkat Manager3<smen3Dr. Umum 2

/ Setingkat Direksi dan Dokter Spesialis J2P

<d b. Perawatan untuk keluarga karyawan

+8

Page 29: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 29/49

). %agi keluarga karyawan yang akan menggunakan fasilitas rawat inap Rumah Sakit

Royal Progress harus membawa kartu berobat agar mendapatkan potongan harga

sesuai ketentuan yang berlaku.

+. @ang dimaksud keluarga tanggungan karyawan adalah istri3suami# anak1anak sah

karyawan dibawah umur +) tahun dan belum menikah# yang terdaftar di %agian SDM

P)"$a*#a

'unjangan persalinan hanya berlaku bagi karyawan penuh waktu dan terdiri dari -

a. Persalinan untuk karyawan

 b. Persalinan untuk istri karyawan

<d.a. Persalinan untuk karyawan dengan ketentuan sbb -

). 'unjangan kelahiran hanya diberikan kepada karyawan3karyawati yang bekerja di

Rumah Sakit Royal progress sebelum tanggl ,) =uli +,,4. %agi karyawan baru

yang masuk tanggal ,) =uli +,,4 tidak mendapat tunjangan kelahiran.

+. @ang termasuk biaya persalinan adalah biaya kelahiran secara normal atau sectio

caesaria karena adanya keharusan medis.

*. Setiap karyawan tetap yang akan melakukan persalinan harus mengunakan jasa

dokter kebidanan penuh waktu Rumah Sakit Royal Progress dan biaya dokter 

$ebidanan tersebut ditentukan maksimum sesuai tarif3jasa3pertolongan

melahirkan kelas 222.

/. Untuk kelahiran diluar ketentuan tersebut diatas maka seluruh biaya akan menjadi

tanggung jawab karyawan tersebut.

0. $aryawan dapat menggunakan tunjangan pengobatan rawat jalan untuk biaya

konsultasi dokter sebelum dan sesudah melahirkan anak pertama dan kedua

karyawan.

<d.b. Persalinan 2stri $aryawan dengan ketentuan sbb -

). 'unjangan kelahiran hanya diberikan kepada karyawan3karyawati yang bekerja di

Rumah Sakit Royal Progress sebelum tanggl ,) =uli +,,4. %agi karyawan baru

yang masuk tanggal ,) =uli +,,4 tidak mendapat tunjangan kelahiran

+. 2stri karyawan yang dimaksud adalah satu istri yang sah menurut hukum dan telah

terdaftar didepartemen Pengembangan dan Pengawasan Sumber Daya Manusia

 perusahaan.

+4

Page 30: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 30/49

*. %iaya persalinan tidak termasuk biaya konsultasi dokter sebelum dan setelah

 persalinan.

/. @ang termasuk biaya persalinan adalah biaya kelahiran secara normal atau sectio

caesaria karena adanya keharusan medis di Rumah Sakit Royal Progress  Setiap

istri karyawan tetap yang akan melakukan persalinan harus menggunakan jasa

dokter kebidanan penuh waktu Royal Progress

0. Untuk kelahiran diluar ketentuan tersebut diatas maka seluruh biaya akan menjadi

tanggung jawab karyawan sepenuhnya.

5. <pabila tunjangan pengobatan perawatan dan persalinan dijamin oleh P'.

=amsostek maka tunjangan pengobatan dari Rumah Sakit Royal Progress# kecuali

untuk kasus3 penyakit tertentu yang tidak masuk dalam jaminan jamsostek.

T#,ak M),a-at P)((at#a B#a+a

). Penyakit yang terjadi atau bertambah parah karena kesalahan3kelalaian karyawan sendiri

termasuk dalam hal ini tidak mau berobat ke dokter# tidak mentaati petunjuk dokter.

+. Pengobatan 3 perawatan 3 persalinan yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku atau

yang dilakukan diluar negeri.

*. Pengobatan 3 perawatan penyakit kelamin# kecanduan narkotik# kecanduan alkohol dan

 penyalah gunaan obat serta segala akibat dari penyakit tersebut.

/. Pengobatan 3 perawatan yang bersifat kosmetik.

0. Pengobatan 3 perawatan 3 persalinan yang non konensional !dukun# sinshe# dll"# obat1

obat yang tergolong itamin tonikum# obat1obat kuat# kosmetik# minyak kayu putih# susu

dan obat1obat yang sejenis.

5. Untuk itamin kecuali itamin tersebut merupakan faktor penunjang yang esensial untuk 

 pengobatan penyakit utamanya.

7. $emandulan# yaitu - pengobatan 3 perawatan ketidak suburan dengan tujuan untuk 

mendapatkan keturunan.

8. $elebihan biaya perawatan dikelas yang lebih tinggi dari yang menjadi haknya atas

keinginan sendiri.

4. $ehamilan 3 persalinan dan segala akibatnya untuk anak ketiga dan seterusnya.

),. Untuk bayi karyawan yang baru lahir berupa imunisasi# itamin# pembelian obat bebas 3

alat kesehatan lainnya.

*,

Page 31: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 31/49

)).<lat bantu seperti tangan# kaki palsu# gigi palsu# alat bantu dengar# kursi roda# alat bantu

lainnya yang tidak bersifat menunjang kelangsungan hidup# kecuali hal tersebut

diperlukan sebagai akibat kasus kecelakaan kerja.

<pabila terdapat hal1hal lain yang belum3tidak tercantum dalam pasal ini mengenai K'idak 

Mendapatkan Penggantian %iayaL# maka perusahaan dapat mengambil kebijakan3keputusan

atas pertimbangannya dan kehendaknya

Jam#a S!$#a* T)a(a K)"@a 9Jam$!$t)k;

). Setiap karyawan akan memperoleh =aminan Sosial 'enaga $erja.

+. =aminan Sosial 'enaga $erja dilaksanakan sesuai dengan Undang1Undang (omor *

tahun )44+ tanggal )7 Pebruari )44+ dan Peraturan Pemerintah (omor )/ tahun )44*#

terdiri dari -

!)" =aminan kecelakaan

!+" =aminan kematian

!*" =aminan hari tua

!/" =aminan pemeliharaan kesehatan

*. 2uran jaminan kecelakaan kerja# jaminan kematian# jaminan hari tua# jaminan

 pemeliharaan kesehatan ditanggung sepenuhnya oleh perusahaan.

/. 2uran jaminan hari tua sebesar *#7,9 dari upah sebulan ditanggung oleh perusahaan dan

sebesar +9 dari upah sebulan ditanggung oleh karyawan.

!)" =aminan $ecelakaan $erja

'enaga kerja yang tertimpa kecelakaan kerja berhak atas jaminan kecelakaan kerja

dari =amsostek berupa penggantian biaya yang meliputi -

a. %iaya pengangkutan tenaga kerja yang mengalami kecelakaan kerja ke Rumah

Sakit dan atau kerumahnya# termasuk biaya pertolongan pertama pada kecelakaanB

 b. %iaya pemeriksaan# pengobatan# dan atau perawatan selama di Rumah Sakit#

termasuk rawat jalanB

c. %iaya rehabilitasi berupa alat bantu !6rthese" dan atau alat ganti !prothese" bagi

tenaga kerja yang anggota badannya hilang atau tidak berfungsi akibat kecelakaan

kerja.

Selain penggantian biaya sebagaimana dimaksud diatas# kepada karyawan yang

tertimpa kecelakaan kerja diberikan juga santunan dari =amsostek berupa uang yang

meliputi -

*)

Page 32: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 32/49

a. Santunan sementara tidak mampu bekerja.

 b. Santunan cacat sebagian untuk selama1lamanya

c. Santunan cacat total untuk selama1lamanya# baik fisik maupun mental

d. Santunan kematian.

!+" =aminan $ematian

=aminan kematian dari =amsostek dibayar sekaligus kepada janda atau duda atau anak 

dan meliputi-

a. Santuan kematian sebesar Rp. ).,,,.,,,#1 !satu juta rupiah" dan

 b. %iaya pemakaman sebesar Rp. +,,.,,,#1 !dua ratus ribu rupiah"

!*" =aminan Hari 'ua dari =amsostek 

a. %esarnya jaminan hari tua adalah keseluruhan iuran yang telah disetor# beserta

hasil pengembangannya.

 b. =aminan hari tua dibayar kepada karyawan yang telah mencapai usia 00 !lima

 puluh lima" tahun atau cacat total untuk selama1lamanya.

M),#a* )k U- Ka"+aa

$inerja dari pekerja merupakan resultante dari * komponen kesehatannya# yaitu

kapasitas kerja# beban kerja dan lingkungan kerja yang dapat merupakan beban tambahan

 pada pekerja. %ila ke * komponen tersebut serasi# maka dapat dicapai suatu derajat kesehatan

yang optimal dan peningkatan produktiitas. Sebaliknya bila terdapat ketidak sesuaian dapat

menimbulkan masalah kesehatan kerja berupa penyakit ataupun kecelakaan akibat kerja yang

dapat menurunkan produktiitas

• $apasitas $erja

$ualitas sumberdaya manusia di 2ndonesia masih sangat rendah# hal ini tercermin

dalam pendidikan pencari kerja. Studi menunjukkan *,1/4 9 angkatan kerja kurang

kalori dan protein# *, 9 menderita anemia gii dan *0 9 kekurangan besi tanpa

anemia.• %eban $erja

Pelayanan rumah sakit menuntut adanya pola kerja bergilir 3 tugas jaga malam.

'enaga yang bertugas jaga malam dapat mengalami kelelahan yang meningkat akibat

terjadinya perubahan bioritmik.

• :ingkungan $erja

:ingkungan kegiatan rumah sakit dapat mempengaruhi kesehatan kerja dalam +

 bentuk yaitu kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Pekerja RS adalah pekerja dilingkungan RS terdiri dari -

a. 'enaga Medis -- Dokter

*+

Page 33: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 33/49

- Perawat

- %idan

 b. 'enaga non medis -

- 2nsinyur 

- 'eknisi

-<poteker 

- <sisten apoteker 

- <hli gii

- Cisiotherapi

- Penata <nasthesi

- Penata Rontgen

- <nalis $esehatan

- 'enaga <dministrasi

Semua pekerja rumah sakit sebelum diterima sebagai calon karyawan akan menjalani

tes kesehatan untuk mengetahui sejauh mana kondisi kesehatan calon karyawan tersebut.

'es kesehatan tersebut meliputi -

). Pemeriksaan fisik 3tanda & tanda ital !tekanan darah# suhu# berat badan# dll"

+. Pemeriksaan thora

*. Pemeriksaan HbS<g

/. Psikotest

<pabila pada hasil pemeriksaan terdapat adanya kelainan akibat suatu penyakit maka

karyawan tersebut tidak dapat diterima sebagi calon karyawan. <dapun standar untuk 

 pemeriksaan kesehatan adalah sebagai berikut -

). >alon karyawan tidak terindikasi penyakit '%>

+. >alon karyawan tidak terindikasi penyakit Hepatitis*. Hasil psikotets personality calon karyawan sesuai dengan unit kerja

tempat karyawan tersebut akan berdinas

Untuk pemeriksaan Medical cek Up $aryawan diberlakukan pada tenaga kerja yang

 beresiko terpapar at & at berbahaya atau kuman penyakit akibat memberikan pelayanan

kesehatan. <pabila pada hasil pemeriksaan Medical >ek up terdapat indikasi karyawan

terkena Penyakit <kibat $erja maka diberikan penangangan secara tepat dan cepat dengan

 berkoordinasi pada Panitia $esehatan $eselamatan $erja di Rumah Sakit.

I>. 4. P),#,#ka ,a P)()m%a(a Ka"+aa

). 'ujuan

**

Page 34: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 34/49

Untuk meningkatkan kualitas dan produktiitas kerja karyawan secara optimal dan

 perkembangan karir karyawan# maka perusahaan akan memberi kesempatan kepada

karyawan yang berpotensi untuk mendapatkan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan -

a. Perkembangan produk perusahaan# usaha atau organisasi perusahaan.

 b. :owongan atau pemindahan tugas.

+. Eaktu

a. Pendidikan3 pelatihan karyawan harus dilakukan diluar jam kerja# kecuali untuk jenis

 pelatihan on1job training.

 b. Pendidikan3 pelatihan karyawan tidak diperhitungkan sebagai jam kerja di

 perusahaan# kecuali on1job training# atau karena sesuatu hal terpaksa diadakan di jam

kerja karyawan.

*. $ewajiban atasan terhadap bawahannya

a. <tasan karyawan dan departemen pengembangan dan pengawasan SDM

 berkewajiban untuk memantau dan mengealuasi kinerja karyawan untuk menentukan

 jenis pendidikan dan atau pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan

dan keterampilan karyawan# serta kualitas dan produktifitas kerja karyawan.

 b. <tasan karyawan berkewajiban untuk menjadi tenaga pendidik dan pelatih.

c. Modul pendidikan dan atau pelatihan bagi pengembangan karyawan disesuaikan

dengan kebutuhan unit kerja dimana karyawan tersebut berada# dimana jenis modul

dan pelaksanaan pendidikan dan atau pelatihan harus dibuat atau mendapat

 persetujuan terlebih dahulu dari Departemen Pengembangan dan Pengawasan SDM.

/. $ewajiban karyawan untuk mengikuti diklat

a. Setiap karyawan wajib untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan yang telah

ditetapkan dan disediakan oleh perusahaan.

 b. %agi karyawan yang telah dikukuhkan untuk mengikuti pendidikan3 pelatihan dan

tidak dapat hadir# harus memberikan alasan tertulis yang disahkan oleh atasannya.

$aryawan yang lalai melaksanakan hal tersebut dapat diberi surat peringatan 2

!pertama" dan dikenakan sangsi administratif.

0. Syarat dan ketentuan.

 Untuk mengikuti pendidikan 3 pelatihan# setiap karyawan wajib memenuhi

  persyaratan sebagai berikut -

a. 'ujuan pendidikan I pelatihan sesuai dengan kebutuhan perusahaan

 b. Prestasi kerja

c. Masa kerja minimal * tahun

*/

Page 35: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 35/49

d. Usia dengan memperhatikan kecukupan waktu pasca pendidikan untuk mengabdikan

keahliannya bagi kepentingan perusahaan

e. Menyerahkan seluruh materi pendidikan kepada Departemen Pengembangan dan

Pengawasan SDM.

f. Mengajar dan mengalihkan pengetahuan !transfer knowledge" kepada karyawan yang

ditunjuk perusahaan.

%agi karyawan yang mengikuti diklat# jika -

1 Eaktu kerjanya kurang dari waktu kerja standar perusahaan# maka upah karyawan

yang bersangkutan akan dibayar secara proporsional#  atau mendapatkan upah penuh

atas persetujuan perusahaan.

1 Menurut penilaian perusahaan pekerjaannya menjadi terganggu# maka perusahaan

dapat melakukan pemindahan tugas atau demosi dan menyesuaikan upah sesuai

dengan tugas dan posisi yang baru# atau kepada karyawan yang bersangkutan dapat

diberi ijin meninggalkan pekerjaan tanpa mendapatkan upah selama menjalankan

masa pendidikan.

Pendidikan dan Pelatihan dilakukan sebagai sarana untuk menunjang karir3pekerjaan

dari karyawan di unit kerja. Pendidikan dan pelatihan tersebut diatur oleh ketentuan yang

 berlaku dan setiap peserta yang dikirim untuk pelatihan diajukan oleh Manajer perunit

kerja!lampiran ".

I>. 5. K),#$#-*#a Ka"+aa

). 'ujuan dari tindakan kedisiplinan adalah agar -

a. Setiap karyawan mewujudkan kewajiban dan tanggung jawabnya# mengerti apa yang

harus dan tidak seharusnya dikerjakan satu dan lain sesuai ketentuan perusahaan dannorma1norma yang berlaku di masyarakat# termasuk apa yang benar dihati nurani.

 b. 'erciptanya budaya kerja yang selaras dengan (ilai Royal Progress.

c. Mayoritas karyawan yang alam dan kepribadian baik jangan sampai terpengaruh oleh

minoritas karyawan yang alam dan kepribadiannya nakal# okal dan jahat. !sikap

malas tapi mau dapat banyak atau serakah. Hal ini# cenderung membuat dirinya

menjadi penjahat dan membuat hidupnya yang bersifat sementara ini sirna".

Sedangkan bagi karyawan yang nakal# okal dan jahat# diberi kesempatan untuk 

instropeksi dan memperbaiki sikap dan perilakunya sampai dengan batas waktu

*0

Page 36: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 36/49

tertentu# atau diambil langkah1langkah lain yang diperlukan sesuai dengan bobot

 pelanggarannya.

+. Setiap pimpinan# yaitu mulai dari jabatan Eakil $epala Urusan sampai dengan $etua

%adan Pengurus# berwenang# berkewajiban dan bertanggung jawab untuk melaksanakan

tindakan kedisiplinan bagi setiap karyawan dibawah pimpinannya yang telah melakukan

 pelanggaran 'ata 'ertib yang berlaku di Perusahaan atau norma1norma yang berlaku di

masyarakat.

*. Pengenaan tindakan disiplin didasarkan pada -

a. =enis dan besar kecilnya masing1masing pelanggaran.

 b. Crekwensi pelanggaran.

c. Unsur1unsur kesengajaan.

/. =enis tindakan kedisiplinan adalah -

a. Peringatan3 teguran lisan.

'eguran ini diberikan apabila karyawan tidak mengikuti aturan1aturan kerja dan atau

melanggar tata tertib perusahaan# yang dilakukan tidak berulang kali. 'eguran lisan

hanya dilakukan bagi jenis pelanggaran ringan dan sedang sebanyak maksimal + !dua"

kali# dan lebih dari itu wajib diberikan Surat Peringatan.

 b. Surat Peringatan.

Surat Peringatan adalah surat resmi yang dikeluarkan oleh $asi SDM Perusahaan

karena adanya tindakan atau perbuatan yang melanggar tata tertib atau peraturan yang

 berlaku# atau karena diabaikannya teguran lisan.

Surat Peringatan tersebut terdiri dari -

• Surat Peringatan Pertama.

• Surat Peringatan $edua.

• Surat Peringatan $etiga.

Pemberian surat peringatan ini tidak harus dilakukan secara bertahap# akan tetapi

disesuaikan dengan jenis dan bobot pelanggaran sesuai dengan Pasal *7 P$% ini.

Setiap surat peringatan harus melalui $asi SDM Perusahaan.

$asi SDM Perusahaan berwenang# berkewajiban dan bertanggung jawab untuk 

membuat# menanda tangani dan menyampaikan surat peringatan kepada setiap

karyawan yang melakukan pelanggaran 'ata 'ertib. Setiap surat peringatan dibuat

oleh $asi SDM Perusahaan harus berdasarkan hasil pengamatannya sendiri atau

 perintah dari atasannya atau usulan tertulis dari pimpinan karyawan yang

*5

Page 37: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 37/49

 bersangkutan. Selanjutnya karyawan yang bersangkutan wajib menerima dan

menanda tangani surat teguran tersebut.

c. Skorsing.

Skorsing adalah pembebasan tugas sementara.

Skorsing dapat dikenakan kepada karyawan yang melakukan pelanggaran berat atau

melakukan pelanggaran setelah mendapat teguran# surat peringatan atau tindakan

yang merugikan Perusahaan.

=angka waktu skorsing paling lama ) !satu" bulan.

d. Pemutusan Hubungan $erja !PH$".

Pemutusan Hubungan $erja dapat dilakukan oleh perusahaan# sanksi atas pelanggaran

 berat yang dilakukan karyawan.

Dilihat dari tindakan pelanggarannya yang dilakukan oleh karyawan# maka tindakan

PH$ dapat dibagi dalam + kategori -

). Pelanggaran yang tidak termasuk dalam wilayah hukum pidana# maka akan

ditempuh prosedur PH$ sesuai dengan P$%.

+. Pelanggaran yang termasuk wilayah hukum pidana# maka dapat ditempuh

 prosedur PH$ sesuai dengan P$% dan prosedur hukum pidana yang berlaku

secara paralel.

e. Eewenang melakukan tindakan PH$.

PH$ terhadap jabatan $epala Seksi dan keatas yang dilakukan oleh $asi SDM harus

disetujui atas persetujuan %adan Pengurus terlebih dahulu# sedangkan PH$ terhadap

setiap karyawan Perusahaan lainnya harus atas persetujuan Direksi perusahaan

terlebih dahulu.

I>. 0. S#$t)m F#*)

Semua file yang berhubungan dengan karyawan disimpan oleh SDM dan bersifat

rahasia. Cile karyawan tersebut tidak boleh dipinjam atau dipindah tangan oleh pihak lain

kecuali oleh staf SDM yang berwenang.

Pengecekan file calon karyawan dilaksanakan pada tahap awal sebelum menjalani

 proses rekruitmen. Setelah menjalani proses rekruitmen dan dinyatakan karyawan tersebut

diterima maka dilakukan proses erifikasi data. Proses erifikasi data dilaksanakan

 beradasarkan pendidikan terakhir dan surat referensi kerja calon karyawan yang

 bersangkutan. Setelah proses kelulusan sudah dilaksanakan pada calon karyawan tersebut

maka dilakukan kredensial berdasarkan standar kompetensi calon tersebut# yang kemudian

*7

Page 38: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 38/49

disyahkan dengan adanya Surat Penugasan $aryawan utnuk ditempatkan pada unit kerja

sesuai dengan satandar kompeteni yang dimilik karyawan tersbut.

Dengan adanya proses rekruitmen dan pengunduran diri karyawan serta banyaknya

dokumen yang berhubungan dengan karyawan makin bertambah dan memerlukan tempat

 penyimpanan yang lebih luas. Sehingga untuk efisiensi dan utilitas ruangan yang ada maka

ada proses retensi3pemusnahan dokumen atau berkas karyawan setiap ), !sepuluh" tahun

sekali yang disertai dengan berita acara.

HUBUNGAN PELAYANAN UNIT SDM

RS. ROYAL PROGRESS

BAB >

LOGISTIK 

*8

U(2' SDM

2('AR(

$AU<(;<(

UMUM

2R(<

A$S'AR(

2(S'<:<S2 ;22

2;D

2R=

@<(MAD

P'. =<MS6S'A$ 

DAP(<$AR 

<DM UMUM

=<(;. MAD2S

Page 39: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 39/49

>. 1. KEBUTUHAN ALAT TULIS KANTOR 

Pemenuhan akan kebutuhan alat tulis ataupun cetakan dapat diperoleh dari :ogistik 

Umum# dengan menggunakan form yang tersedia yaitu Corm Permintaan %arang. Permintaan

 barang untuk Unit SDM dan Unit Diklat harus dipisahkan sehingga pengontrolan untuk hal

tersebut mudah.

Pemenuhan akan kebutuhan alat tulis ataupun cetakan dapat diperoleh dari :ogistik 

Umum# dengan menggunakan form yang tersedia yaitu Corm Permintaan %arang. Permintaan

 barang dilakukan berdasarkan ketentuan yang ada yaitu pada hari Selasa dan =umat.

=ikalau ada permintaan barang ataupun percetakan yang melebihi dari Rp.

).,,,.,,,,#1 !satu juta rupiah" harus melalui persetujuan Direktur Umum dan $euangan.

Selain itu untuk permintaan barang diluar keperluan sehari & hari seperti seragam dan

sepatu untuk karyawan harus langsung ke pembelian sehingga dapat langsung di realisasikan

sesuai dengan jumlah permintaan yang ada.

>. 2. KONSUMSI

Pemenuhan akan kebutuhan konsumsi khususnya untuk pegawai baru dapat diperoleh

dari 2nstalasi ;ii# dengan menggunakan form yang tersedia yaitu Corm Permintaan

$onsumsi. Permintaan konsumsi untuk Unit SDM dilakukan berdasarkan masuknya pegawai

 baru setelah menjalani proses seleksi.

Pemenuhan akan kebutuhan konsumsi untuk pelatihan dapat diperoleh dari 2nstalasi

;ii# dengan menggunakan form yang tersedia yaitu Corm Permintaan Snack dengan disertai

 jadwal dan jumlah peserta untuk Unit Diklat. =ikalau ada permintaan snack harus melalui

 persetujuan Direktur Umum dan $euangan.

Selain itu jika ada kunjungan dari pihak luar berupa studi banding yang memerlukan

adanya konsumsi juga menggunakan form yang tersedia yaitu Corm Permintaan Snack 

dengan disertai keterangan berupa harga jual untuk pihak luar yang sebelumya sudah

didiskusikan dan dikoordinasikan pada Manajer $euangan dan $epala 2nstlasi ;ii.

>. 3. PROSEDUR PERMINTAAN

>. 3. 1. PERMINTAAN KE LOGISTIK UMUM

*4

Page 40: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 40/49

Prosedur permintaan ke logistik umum adalah suatu permintaan alat tulis kantor yang

akan digunakan untuk pelayanan pada karyawan dan dibuat oleh petugas yang sedang

 bertugas# serta diserahkan kebagian logistik umum untuk didapatkan penggantinya.

<dapun prosedurnya sebagai berikut

1 Petugas mencatat keperluan alat tulis kantor yang sudah digunakan atau yang dibutuhkan

untuk pelayanan terhadap karyawan pada formulir permintaan rangkap + !putih dan

kuning"

1 Cormulir tersebut diberikan pada petugas logistik umum untuk dilakukan pendataan.

Sebagai bukti pengambilan maka formulir yang berwarna putih diserahkan ke logistik 

umum untuk pengambilan barang yang sudah digunakan atau yang sedang dibutuhkjan

dan formulir berwarna kuning disimpan sebagai arsip

>. 3. 1. PERMINTAAN KE INSTALASI GII

Prosedur permintaan ke 2nstalasi ;ii adalah suatu permintaan konsumsi sebagai

konsumsi untuk pelayanan pada saat adanya pelatihan atau training dan rapat# dan dibuat oleh

 petugas yang sedang bertugas# serta diserahkan kebagian 2nstalasi ;ii untuk dapat diberikan

konsumsi sesuai permintaan dan standar yang telah ditetapkan.

<dapun prosedurnya sebagai berikut

1 Petugas mencatat keperluan konsumsi yang diperlukan untuk pelatihan atau training dan

rapat pada formulir permintaan rangkap +

1 Cormulir tersebut diberikan pada petugas 2nstalasi ;ii untuk dilakukan pendataan.

Sebagai bukti pengambilan maka formulir yang berwarna putih asli diserahkan ke

2nstalasi ;ii untuk pengambilan konsumsi yang diperlukan dan formulir copy disimpan

sebagai arsip

BAB >I

KESELAMATAN KERJA

/,

Page 41: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 41/49

 KESELAMATAN KERJA

$esehatan dan keselamatan kerja merupakan bagian dari kegiatan yang berkaitan eratdengan kejadian yang disebabkan akaibat kelalaian petugas yang dapat mengakibatkan

 penyakit akibat kerja atau kecelakaan kerja.

  $ondisi yang dapat mengurangi bahaya dan terjadinya kecelakaan dalam proses

 pelayanan terhadap karyawan ataupun penyelenggaraan pelatihan dikarenakan pekerjaan

yang terorganisir dengan baik# dikerjakan sesuai dengan prosedur# tempat kerja yang aman

dan terjamin kebersihannya serta istirahat yang cukup.

$ecelakaan kerja tidak terjadi dengan sendirinya# biasanya terjadi dengan tiba1tiba

dan tidak direncanakan sehingga menyebabkan kerusakan pada peralatan maupun dapat

melukai petugas.

>I. 1. PENGERTIAN

$eselamatan $erja !Safety" adalah segala upaya atau tindakan yang harus diterapkan

dalam rangka menghindari kecelakaan yang terjadi akibat kesalahan kerja petugas ataupun

kelalaian dan kesengajaan.

>I. 2. TUJUAN

Menurut Undang1Undang $eselamatan $erja tahun )47,# Syarat1syarat keselamatan

kerja meliputi seluruh aspek pekerjaan yang berbahaya# dengan tujuan -

). Mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja

+. Mencegah# mengurangi dan memadamkan kebakaran.

*. Mencegah dan mengurangi bahaya ledakan.

/. Memberi kesempatan atau jalan menyelamatkan diri pada waktu kebakaran atau

kejadian lain yang berbahaya.

0. Memberi pertolongan pada kecelakaan.

5. Memberi perlindungan pada pekerja.

7. Mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebar luasnya suhu# kelembaban#

debu# kotoran# asap# uap# gas# hembusan angin# cuaca# sinar atau radiasi# suara dan

getaran.

/)

Page 42: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 42/49

8. Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat kerja# baik fisik3psikis#

keracunan# infeksi dan penularan.

4. Menyelenggaraan penyegaran udara yang cukup.

),. Memelihara kebersihan# kesehatan dan ketertiban.

)). Memperoleh kebersihan antara tenaga kerja# alat kerja# lingkungan# cara dan

 proses kerjanya.

>I. 3. PRINSIP KESELAMATAN KERJA

Prinsip keselamatan kerja di Unit SDM adalah -

). P)(),a*#a T)k#$: mencangkup -

:etak# bentuk dan konstruksi alat sesuai dengan kegiatan dan memenuhisyarat yang telah ditentukan.

Ruangan harus cukup luas# denah sesuai dengan arus kerja dan ruangan

dibuat dari bahan1bahan atau konstruksi yang memenuhi syarat.

Perlengkapan alat kecil yang cukup disertai tempat penyimpanan yang

 praktis.

Penerangan dan entilasi yang cukup memenuhi syarat.

+. <danya pengawasan kerja yang dilakukan oleh penanggungjawab dan

terciptanya kebiasaan kerja yang baik oleh pegawai.

*. Pekerjaan yang ditugaskan hendaknya sesuai dengan kemampuan kerja dari

 pegawai.

/. Jolume kerja yang dibebankan sesuai dengan jam kerja yang telah ditetapkan.

0. Perawatan pada peralatan dilakukan secara kontinyu sehingga peralatan tetap

dalam kondisi yang layak.

5. <danya pelatihan mengenai keselamatan kerja bagi pegawai.7. <danya fasilitas pelindung dan peralatan pertolongan pertama yang cukup.

8. <danya petunjuk penggunaan peralatan keselamatan kerja.

>I. 4. PROSEDUR KESELAMATAN KERJA

1. R/a( P)*a+aa Ka"+aa

/+

Page 43: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 43/49

$eamanan kerja di ruang pelayanan karyawan ini terlaksana apabila sesuai

 prosedur kerja sbb-

Menggunakan alat kaki3sepatu agar tidak tersengat listik3bagian dari alat yang

tajam !isi streples# paku pauing". %arang yang berat selalu ditempatkan di bagian bawah dan angkatlah dengan

alat pengangkut yang tersedia untuk barang tersebut.

Semua peralatan listrik yang tidak dipergunakan termasuk lampu harus

dimatikan bila tidak diperlukan.

Semua kabel & kabel harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak melukai#

tidak membuat tersandung# tidak membuat tersengat petugas ataupun

karyawan yang lain. 'idak mengangkat barang berat# bila tidak sesuai dengan kemampuan.

'idak mengangkat barang dalam jumlah besar yang dapat membahayakan

 badan dan kualitas barang.

Menyimpan file3seragam milik karyawan pada lemari yang telah disediakan

dengan cara menutup secara perlahan & lahan# sehingga jari tangan tidak 

terjepit lemari.

Membersihkan bahan yang tumpah atau keadaan lantai yang licin akibat

 pekerjaan rutin pemeliharaan sarana RS !pemberihan <>".

'ersedia alat pemadam kebakaran yang berfungsi baik di tempat yang mudah

dijangkau.

2. R/a( Ra-at

$eamanan kerja di ruang rapat ini terlaksana apabila sesuai prosedur kerja sbb-

Menggunakan alat kaki3sepatu agar tidak tersengat listik3bagian dari alat yang

tajam !isi streples# paku payung".

%arang yang berat selalu ditempatkan di bagian bawah dan angkatlah dengan

alat pengangkut yang tersedia untuk barang tersebut.

Semua peralatan listrik yang tidak dipergunakan termasuk lampu harus

dimatikan bila tidak diperlukan.

Semua kabel & kabel harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak melukai#

tidak membuat tersandung# tidak membuat tersengat petugas ataupunkaryawan yang lain.

/*

Page 44: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 44/49

'idak mengangkat barang berat# bila tidak sesuai dengan kemampuan.

'idak mengangkat barang dalam jumlah besar yang dapat membahayakan

 badan dan kualitas barang.

Membersihkan bahan yang tumpah atau keadaan lantai yang licin akibat

 pekerjaan rutin pemeliharaan sarana RS !pemberihan <>".

'ersedia alat pemadam kebakaran yang berfungsi baik di tempat yang mudah

dijangkau.

3. R/a( P)+)*)((a"aa P)*at#&a ,a P)"-/$takaa

$eamanan kerja di ruang penyelenggaraan ini terlaksana apabila sesuai prosedur 

kerja sbb- Menggunakan alat kaki3sepatu agar tidak tersengat listik3bagian dari alat yang

tajam !isi streples# paku payung".

%arang yang berat selalu ditempatkan di bagian bawah dan angkatlah dengan

alat pengangkut yang tersedia untuk barang tersebut.

Semua peralatan listrik yang tidak dipergunakan termasuk lampu harus

dimatikan bila tidak diperlukan.

Semua kabel & kabel harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak melukai#tidak membuat tersandung# tidak membuat tersengat petugas ataupun

karyawan yang lain.

'idak mengangkat barang berat# bila tidak sesuai dengan kemampuan.

'idak mengangkat barang dalam jumlah besar yang dapat membahayakan

 badan dan kualitas barang.

Meletakkan sarana untuk pelatihan dengan teratur dan rapi !:aptop# :>D

dilemari" Menyusun kursi yang tidak terpakai untuk pelatihan dengan tidak terlalu tinggi

sehingga tidak menimpa orang yang lewat.

Menyimpan buku & buku perpustakaan pada lemari yang telah disediakan

dengan cara menutup secara perlahan & lahan# sehingga jari tangan tidak 

terjepit lemari.

Membersihkan konsumsi !makanan atau minuman" yang tumpah di meja

ataupun di lantai sehingga lantai dalam kondisi bersih dan tidak licin.

//

Page 45: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 45/49

'ersedia alat pemadam kebakaran yang berfungsi baik di tempat yang mudah

dijangkau.

4. R/a( S)k")ta"#at$eamanan kerja di ruang sekretariat ini terlaksana apabila sesuai prosedur kerja

sbb-

Menggunakan alat kaki3sepatu agar tidak tersengat listik3bagian dari alat yang

tajam !isi streples# paku payung".

%arang yang berat selalu ditempatkan di bagian bawah dan angkatlah dengan

alat pengangkut yang tersedia untuk barang tersebut.

Semua peralatan listrik yang tidak dipergunakan termasuk lampu harus

dimatikan bila tidak diperlukan.

Semua kabel & kabel harus diatur sedemikian rupa sehingga tidak melukai#

tidak membuat tersandung# tidak membuat tersengat petugas ataupun

karyawan yang lain.

'idak mengangkat barang berat# bila tidak sesuai dengan kemampuan.

'idak mengangkat barang dalam jumlah besar yang dapat membahayakan

 badan dan kualitas barang. Membersihkan bahan yang tumpah atau keadaan lantai yang licin akibat

 pekerjaan rutin pemeliharaan sarana RS !pemberihan <>".

'ersedia alat pemadam kebakaran yang berfungsi baik di tempat yang mudah

dijangkau.

BAB >II

/0

Page 46: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 46/49

PENGA=ASAN DAN PENGENDALIAN MUTU

>II.1. PENGERTIAN

>II.1. 1. PENGA=ASAN

Pengawasan merupakan suatu kegiatan yang mengusahakan agar pekerjaan terlaksana

sesuai dengan standar# pedoman# rencana# instruksi# peraturan serta hasil yang telah

ditetapkan sebelumnya agar mencapai tujuan yang diharapkan.

Pengawasan terhadap pelayanan karyawan harus selalu dikomunikasikan pada

Manajer perunit kerja# terutama masalah >uti32in serta absensi sehingga Unit SDM dapat

menjalankan pelayanan tersebut sesuai dengan peraturan yang berlaku.

>II.1.2. PENGENDALIAN MUTU

Pengendalian mutu merupakan suatu kegiatan yang mengusahakan agar pekerjaan

yang terlaksana sesuai dengan standar# pedoman# rencana# instruksi# peraturan serta hasil

yang ditetapkan sebelumnya agar tidak terdapat keterlambatan dalam pelayanan .

Pengendalian dalam memberikan gaji3upah dan bonus untuk karyawan harus terus

dilakukan sehingga karyawan dapat mendapatkan haknya sesuai dengan pekerjaan yang

dilakukan. <dapun standar pelayanan sebagai berikut -

). Pembagian ;aji3upah setiap bulannya paling lambat tanggal +7.

+. Pembagian bonus intensif setiap * bulan sekali per tanggal )0.

*. Pembagian 'HR dilakukan paling lambat + minggu sebelum hari raya.

Pengendalian terhadap pelaksanaan pendidikan dan pelatihan harus selalu

dikomunikasikan terhadap Manajer perunit kerja sehingga Unit Diklat dapat mengontrol

 proses pelaksanaan serta peserta pelatihan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

>II. 2. TUJUAN

). Umum

Sebagai dasar acuan dalam melaksanakan dan meningkatkan mutu pelayanan unit SDM

di Rumah Sakit Royal Progress

+. $husus

/5

Page 47: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 47/49

a. 'ersusunnya system monitoring pelayanan Unit SDM melalui indikator mutu

 pelayanan

 b. Mengetahui cara & cara 3langkah & langkah dalam upaya meningkatkan mutu

 pelayanan Unit SDM

c. Peningkatan mutu pelayanan Unit SDM dapat dilakukan secara paripurna dan

 berkesinambungan serta efisien dan efektif 

>II. 3. MANFAAT

<dapun manfaat adanya pengawasan dan pengendalian mutu adalah sebagi berikut -

). Untuk meningkatkan pelayanan Unit SDM Rumah Sakit Royal Progress

+. Untuk mencegah dan menghindari masalah & masalah yang berkaitan dengan

 pelayanan Unit SDM sebagai support pelayanan kesehatan seperti - komplain

karyawan

>II. 4. SASARAN: =AKTU DAN PETUGAS PELAKSANAAN

<dapun sasarannya pengawasan dan pengendalaian mutu adalah -

). Semua petugas Unit SDM

+. $aryawan

Eaktu pelaksanaannya dilaksanakan setiap bulan

Petugas pelaksana dilaksanakan oleh tim pengendali mutu pelayanan yang ditunjuk 

oleh S$ Direktur 

>II. 5. LANGKAH LANGKAH

Dalam rangka upaya peningkatan mutu pelayanan unit umum maka perlu ditetapkan

langkah & langkah kegiatan sebagai berikut -

). %idang Mutu Unit SDM mempunyai tugas menyusun rencana program penilaian mutu

 pelayanan Unit SDM selama periode tertentu menyusun kriteria sebagai indikator 

 pelayanan mutu pelayanan Unit SDM# melaksanakan monitoring dan ealuasi dari

suatu penilaian yang dilaksanakan

+. %entuk kegiatan dari bidang mutu Unit SDM yaitu melaksanakan pengelolaan mutu

kinerja pelayanan Unit SDM

*. $egiatan dilakukan ) bulan sekali -

  Studi dokumentasi untuk ealuasi kelengkapan dokumen pelaporan

Unit SDM -

/7

Page 48: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 48/49

Melalui :aporan 'ahuanan

Unit Diklat -

Melalui :aporan 'ahuanan

/. Hasil pengendalian mutu pelayanan Unit SDM dilaporkan pada panitia mutu

 pelayanan

BAB >III

/8

Page 49: Pedoman Pelayanan SDM

7/25/2019 Pedoman Pelayanan SDM

http://slidepdf.com/reader/full/pedoman-pelayanan-sdm 49/49

PENUTUP

Dengan adanya Sumber Daya Manusia yang telah diberikan pelayanan baik terhadap

hak dan kewajibannya juga untuk menunjang karir atau pekerjaan yang dilakukan maka akan

terkumpul sebuah Sistem 2nfomasi Sumber Daya Manusia dimana didalamnya terdapat suatu

 prosedur sistematik pengumpulan# penyimpanan# pemeliharaan dan perolehan semua data & 

data tentang semua karyawan.

Selain itu untuk Perencanaan Sumber Daya Manusia akan terus berorginisir dengan

 baik sehingga jika terjadi permintaan ataupun penambahan karyawan perunit kerja sudah

tersedia Sumber Daya Manusia yang berkualitas sesuai dengan standar perunit kerja yang ada

di rumah sakit.

<dapun suplai Sumber Daya Manusia dapat berasal dari internal dan eksternal. Suplai

internal berasal dari karyawan yang sudah ada saat ini# karyawan yang dapat dipromosikan#

dipindahkan atau didemosikan untuk memenuhi kebutuhan. Sedangkan untuk suplai eksternal

adalah dari orang yang melamar pekerjaan.

Personalia sebagai badan kepegawaian harus terus selalu memperbaharui sistem dan

selalu memfile estimasi kebutuhan tenaga yang ada untuk mendukung semua proses

 pelayanan di rumah sakit. Sehingga proses pelayanan terhadap customer dapat berjalan

dengan baik dan lancar.