pdrb kaltim

  • View
    1.249

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of pdrb kaltim

Pendapatan Regional/Regional Income12. PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO

12. GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCTS (GRDP) In 2009 growth rate of GRDP of Kalimantan Timur by industrial origin was 2,32 percent while GRDP growth of non oil and gas was 6,36 percent. This figure was lower than the previous year growth of Kalimantan Timur economy in 2008 was 4,82 percent and growth of non oil and gas was 6,13 percent. For the year 2009 the economic growth of Kalimantan Timur, economic sectors had decreased the previous year; such as Manufacturing Industries, Financial Leasing and Business Service, Agriculture and Services.For Mining, Electricity, Gas and Water Suplly also tranportation and communication are relatively constan while the others are increased. In 2009, the economic structure of Kalimantan Timur was not significantly different than the years before with or without oil and gas. GRDP with oil and gas showed that mining sector contributed 47,13 percent; manufacturing industry sector contributed 26,78 percent; trade, hotel and restaurant 7,74 percent and so agriculture sector contibuted 5,76 percent.

Laju pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Kalimantan Timur menurut Lapangan Usaha pada tahun 2009 sebesar 2,32 persen dengan migas dan non migas sebesar 6,36 persen. Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar 4,82 persen dengan migas dan non migas 6,13 persen, maka pada tahun 2008, laju pertumbuhan PDRB dengan migas lebih rendah dibanding tahun sebelumnya. Beberapa sektor ekonomi di Kalimantan Timur pada tahun 2009 mengalami pertumbuhan yangmelambat dibandingkan dengan tahun sebelumnya . Diantaranya adalah sektor Industri Pengolahan, Keuangan, Persewaan dan jasa perusahaan, Pertanian serta Jasajasa. Untuk Pertambangan, Listrik Gas dan Air serta pengangkutan dan komunikasi cenderung sama dengan tahun sebelumnya sedangkan yang lainnya mengalami laju pertumbuhan yang lebih tinggi. Struktur ekonomi Kalimantan Timur tahun 2009 dengan migas maupun non migas tidak jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. PDRB dengan migas menunjukkan bahwa sektor ekonomi yang sangat berperan dalam pembentukan PDRB Kalimantan Timur adalah sektor Pertambangan (47,13 persen), Industri Pengolahan (26,78 persen), sektor Perdagangan, Hotel & Restoran (7,74 persen), serta sektor Pertanian (5,76 persen).

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

489

Pendapatan Regional/Regional IncomeStruktur PDRB non migas didominasi oleh lima sektor yaitu sektor Pertambangan (42,52 persen), sektor Perdagangan, Hotel dan Restoran (14,39 persen), sektor Pertanian (10,72 persen), sektor Industri Pengolahan (8,96 persen), serta sektor Pengangkutan dan Komunikasi (6,96 persen). Dengan jumlah penduduk pertengahan tahun sebesar 3.164.800 jiwa, pendapatan perkapita netto atau pendapatan yang diterima penduduk Kalimantan Timur pada tahun 2009 sebesar 34.205.799 rupiah (dengan migas) mengalami penurunan 12,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 39.057.660, sedangkan pendapatan perkapita non migas naik 10,77 persen yaitu dari 16.146.406 menjadi 17.885.831 di tahun 2009. PDRB Kalimantan Timur menurut penggunaan pada tahun 2009, masih didominasi oleh komponen ekspor impor dengan kontribusi 65,56 persen (net ekspor). Disusul pengeluaran Pembentukan Modal Tetap Bruto sebesar 14,18 persen dan pengeluaran untuk konsumsi rumahtangga yaitu 13,50 persen. Sedangkan pertumbuhan untuk semua komponen penggunaan pada tahun 2009 melambat dibanding tahun sebelumnya kecuali komponen LNPRT dan perubahan inventori. PDRB menurut Kabupaten/Kota pada tahun 2009 terbesar ada di Kabupaten Kutai Kartanegara dengan nilai PDRB sebesar 88,1 triliun rupiah disusul Kota Bontang dengan nilai 50,55 triliun rupiah dan Kota Balikpapan dengan 36,8 triliun rupiah. Sedang pertumbuhan ekonomi tertinggi menurut kabupaten/ kota pada tahun 2009 ada di Kabupaten Malinau sebesar 8,96 persen.490

Structure of GRDP without oil and gas there were five leading sector such as mining sector 42.52 percent; trade, hotel and restaurant 14.39 percent; agriculture sector 10.72 percent; manufacturing industry sector 8,96 percent; and transportation and communication sector 6.96 percent. In the year 2009, by the mid year population was 3,164,800 persons, the net per capita income of Kalimantan Timur was 34,205,799 rupiahs decreased 12.42 percent as compared to the previous year of 39,057,660 rupiahs. Otherwise per capita income without oil and gas increased 10.77 percent from 16,146,406 rupiahs rise up to 17,885,831 rupiahs. In the year 2009, GRDP of Kalimantan Timur by expenditure was dominantly by export and impor component that contribution of net export was 65.56 percent ), then grossfixed capital formation contributed 14,18 percent and gross fixed capital formation contibuted 13,50 percent. In 2009, growth rate of GRDP of Kalimantan Timur by expenditure was lower than the previous year GRDP growth, except nonprofit consumption and changes in inventory (note: In 2009 it held the general election and local election that caused the increased of LNPRT) . In the year 2009, the highest GRDP by regency/city was in Kutai Kartanegara with 88.1 trillion rupiahs, then Bontang with 50.55 trillion rupiahs and Balikpapan with 36.8 trillion rupiahs. For the year 2009 the highest economic growth by regency/city was in Malinau with 8.96 percent.

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

Pendapatan Regional/Regional IncomeGrafik Figure 12.1 Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Berlaku Menurut Lapangan Usaha (%), 2009 Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at Current Prices by Industrial Origin (Including Oil, Gas and Its Products) (%), 2009

Grafik Figure

12.2

Laju Pertumbuhan Prpduk Domestik regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (%), 2006-2009 Growth Rate of Gross Regional Domestic Product at Constant 2000 Prices by Industrial Origin (%), 2006-2009

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

491

Pendapatan Regional/Regional IncomeGrafik Figure 12.3 PDRB Perkapita Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Kabupaten/Kota (Rp), 2009 Gross Regional Domestic Product Percapita at Current Prices by Regency/City (Rps), 2009

Grafik Figure

12.4

Distribusi Persentase Produk Domestik Regional Bruto Non Migas Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Kabupaten/Kota (%), 2009 Percentage Distribution of Gross Regional Domestic Product at Current Prices by Regency/City (Without Oil, Gas and Its Products) (%), 2009

492

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

Pendapatan Regional/Regional Income

Tabel Table

12.1.1

Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Berlaku Menurut Lapangan Usaha (000.000 Rp), 2006-2009 Gross Regional Domestic Product at Current Prices by Industrial Origin (000,000 Rps), 2006 2009

Lapangan Usaha Industrial Origin (1) 1. Pertanian Agriculture 2. Pertambangan dan Penggalian Mining and Quarrying 3. Industri Pengolahan Manufacturing Industries 4. Listrik, Gas & Air Bersih Electricity, Gas and Water Supply 5. Bangunan Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran Trade, Hotels, and Restorant 7. Pengangkutan & Komunikasi Transportation and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan Financial, Leasing and Business Service 9. Jasa-jasa/Services PDRB/Gross Regional Domestic Product PDRB @/Gross Regional Domestic Product@

2006 (2) 10 792 274 83 608 302 71 805 685 584 252 4 681 260

2007 (3) 12 864 617 95 606 495 74 879 047 650 628 5 711 714

2008r) (4) 15 361 660 145 055 372 103 969 151 748 058 6 711 578

2009*) (5) 16 215 161 132 617 590 75 360 428 812 322 7 612 704

12 746 465

14 617 103

18 187 785

21 779 604

6 910 832

7 885 269

9 354 261

10 530 251

3 491 324 4 967 731

4 540 329 5 873 718

5 673 397 9 152 207

6 336 442 10 149 713

199 588 125 82 234 413

222 628 921 98 743 462

314 213 468 128 131 501

281 414 214 151 328 445

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. Source: BPS-Statistics of Kalimantan Timur Province. Catatan: @ Non Migas (Minyak, Gas Bumi dan Industri Migas). N t @ Wi ot i G s n Is rdc . o: e t u Ol a ad t Pout h , s

KALIMANTAN TIMUR DALAM ANGKA 2010

493

Pendapatan Regional/Regional IncomeTabel Table Produk Domestik Regional Bruto Atas Dasar Harga Konstan 2000 Menurut Lapangan Usaha (000.000 Rp), 2006-2009 Gross Regional Domestic Product at Constant 2000 Prices by Industrial Origin (000,000 Rps), 2006 2009 Lapangan Usaha/ Industrial Origin (1) 1. Pertanian Agriculture 2. Pertambangan dan Penggalian Pertambangan dan Penggalian @ Mining and Quarrying 3. Industri Pengolahan Industri Pengolahan @ Manufacturing Industries 4. Listrik, Gas & Air Bersih Electricity, Gas and Water Supply 5. Bangunan Construction 6. Perdagangan, Hotel & Restoran Trade, Hotels, and Restorant 7. Pengangkutan & Komunikasi Transportation and Communication 8. Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan Financial, Leasing and Business Service 9. Jasa-jasa/Services PDRB/Gross Regional Domestic Product PDRB @/Gross Regional Domestic Product@ 2006 (2) 6 534 679 37 290 991 16 755 496 33 230 139 4 993 504 2007 (3) 6 651 355 38 321 837 19 344 961 31 946 299 5 273 624 2008r) (4) 6 774 469 40 536 648 20 810 296 32 975 824 5 565 411 2009*) (5) 6 813 808 42 860 619 22 689 691 31 447 715 5 648 533

12.1.2

288 315

303 431

319 610

337 693

2 966 548

3 339 516

3 588 377

3 901 573

7 471 445

8 130 803

8 405 250

8 877 255

4 647 400

5 052 690

5 450 459

5 851 250

2 369 367 1 813 958

2 741 785 1 898 665

3 008 422 2 043 291