9
LAPORAN TUTORIAL X TRIGGER II SESAK NAPAS YANG MULAI TIMBUL MODUL PENYAKIT PARU Fasilitator : dr. Rika Amran MARS

Paru

Embed Size (px)

DESCRIPTION

PRESENTASI

Citation preview

LAPORAN TUTORIAL

LAPORAN TUTORIAL XTRIGGER II SESAK NAPAS YANG MULAI TIMBULMODUL PENYAKIT PARU

Fasilitator :

dr. Rika Amran MARSFAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS BAITURRAHMAHPADANG

2014

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, dengan segala rahmatnya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan tutorial kali ini pada MODUL PENYAKIT PARU trigger 2 yang berjudul "Sesak nafas yang mulai timbul". Terima kasih kepada fasilitator yang telah memberikan arahan dan masukan terhadap segala permasalahan dan hambatan yang kami temui dalam diskusi, dan juga kepada seluruh anggota tutorial karena telah berpartisipasi dan ikut menyukseskan diskusi ini.

Kami mengakui bahwa kami memiliki keterbatasan sebagai manusia, seperti halnya dalam penyelesaian diskusi ini yang tidak diselesaikan dengan sangat sempurna. Semua hal yang kami jelaskan belum terdeskripsikan secara spesifik atau detail disetiap pembahasannya. Tapi kami selalu berusaha semaksimal mungkin dengan segala kemampuan yang kami miliki untuk membuat laporan yang terbaik.

Oleh dasar tersebut, dengan sangat terbuka kami mengharapkan kritik dan saran terhadap hasil diskusi kami ini. Semoga pada laporan yang selanjutnya akan menjadi lebih baik lagi.

Dengan adanya laporan ini, kami mengaharapkan banyak sedikitnya bermanfaat bagi pembaca dan juga bagi kami sendiri. Semoga dapat memberikan kita pengetahuan dan wawasan khususnya mengenai penyakit paru.

Padang, oktober 2014

ISITRIGGER 2 : SESAK NAFAS YANG MULAI TIMBUL

Ibu Zamria, 42 tahun, datang kedokter umum dengan keluhan batuknya tidak sembuh-sembuh sejak 10 tahun ini, dahaknya banyak terutama pagi hari, kadang-kadang terjadi batuk darah, nyeri dada sering terjadi pada dada sebelah kanan, kadang-kadang sesak nafas. Dia sudah berobat kebeberapa tempat praktek dokter umum, diberi obat beberapa macam keluhannya hilang sebentar kemudian timbul lagi. Dokter menyarankan untuk di foto toraks PA, dari hasil pemertiksaan rontgen torak PA terdapat gambaran honey comb appearance pada lapangan bawah paru. Apakah penyakit yang diderita ibu

Zamria ?STEP I : CLARIFY UNFAMILIAR TERMS

1. Honey Comb : Gambaran seperti sarang lebih pada rontsen foto torakSTEP II : DEFINE THE PROBLEMS

1. Apa diagnosa kasus pada trigger ?2. Kenapa dahaknya banyak terutama pada pagi hari ?

3. Apa saja klasifikasi penyakit dengan manifestasi honey comb ?4. Kenapa sering terjadi nyeri pada dada sebelah kanan ?

5. Kenapa setelah diberi obat beberapa keluhan penyakitnya hilang sebentar dan timbul lagi?STEP III : BRAINSTORM POSSIBLE HYPOTHESIS OR EXPLANATION1. Gejala : Batuk tidak sembuh sejak 10 tahun

Dahak banyak terutama pagi hari

Kadang kadang batuk berdarah

Nyeri dada sebelah kanan

Kadang kadang sesak nafas

Pemeriksaan rontgen torak : gambaran honey comb appearance pada lapangan bawah paru.

Diagnosa : Bronkiektasi

2. Karena terjadi infeksi pada pernafasan.3. Bronkiektasi dan penyakit paru intersisial difus khronis.

4. Karena bronkus dextra bentuknya lebih besar, lebih pendek, dan lebih vertical sehingga benda asing mudah masuk.

5. Kemungkinan ibu Zamria tidak teratur minum obat

STEP IV : ARRANGE EXPLANATION INTO A TENTATIVE SOLUTION

STEP V : DEFINE LEARNING OBJECTIVE1. Epidemiologi2. Factor resiko3. Patofisologi4. Patogenesa5. Etiologi6. Manifestasi klinis7. Diagnosa8. Penatalaksaan9. Komplikasi10. Diagnosa banding11. Prognosis STEP VI : GATHER INFORMATION AND PRIVATE STUDY

(Belajar Mandiri)

STEP VII : SHARE THE RESULT OF INFORMATION GATHERING AND PRIVATE STUDY1. Epidemiologi Meskipun prevalensi bronkiektasisdidunia umumnya tidak diketahui, tapi diduga prevalensinya cukup tinggi dipopulasi terisolasi yang kurang mendapatkan pelayanan kesehatan, dan dengan prevalensi pneumonia pada bayi dan anak yang tinggi. Frekuensi penyakit ini dilaporkan lebih tinggi di Negara berkembang

Di Negara barat kekerapan bronkiektasis diperkirakan sebanyak 1,3% diantara populasi. Kemudian mengalami penurunan yang berarti setelah dilakukan penekanan frekuensi kasus-kasus infeksi paru dengan pengobatan memakai antibiotik

Di Indonesia belum ada laporan tentang angka-angka yang pasti mengenai penyakit ini. Kenyataannya penyakit ini cukup sering ditemukan di klinik-klinik2. Etiologi

Penyebab brokiektasis sampai sekarang masih belum diketahui dg jelas pada kenyataannya kasus-kasus bronkiektasis dapat timbul secara kongenital maupun didapat. Kelainan kongenital

Dalam hal ini bronkiektasis terjadi sejak individu masih dalam kandungan. Factor genetic atau factor pertumbuhan dan perkembangan fetus memegang peran penting.

Kelainan didapat

Bronkiektasis sering merupakan kelainan didapat dan kebanyakan merupakan akibat proses berikut :

1. Infeksi

2. Obstruksi bronkus

f. Patogenesa

g. Komplikasi diabetes melitus

Komplikasi akut dapat berupa :

-Hipoglikemia (menurunnya kadar gula darah