PANDANGAN PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI SECARA ILEGAL 2017. 7. 13.¢  hak) perempuan yatim (bilamana kamu

  • View
    4

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of PANDANGAN PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI SECARA ILEGAL 2017. 7. 13.¢  hak) perempuan yatim...

  • PANDANGAN PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI SECARA ILEGAL TERHADAP

    PEMENUHAN HAK DALAM PERKAWINAN

    (Studi kasus di Desa Tobai Barat, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang)

    SKRIPSI

    Oleh:

    ABD. HASYIM

    12210137

    JURUSAN AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH

    FAKULTAS SYARI’AH

    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

    MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    2017

  • i

    PANDANGAN PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI SECARA ILEGAL

    TERHADAP PEMENUHAN HAK DALAM PERKAWINAN

    (Studi kasus di Desa Tobai Barat, KecamatanSokobanah, Kabupaten

    Sampang)

    SKRIPSI

    Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Kuliah

    Sebagai Syarat Kelulusan

    Oleh:

    ABD. HASYIM

    12210137

    JURUSAN AL-AHWAL AL-SYAKHSHIYYAH

    FAKULTAS SYARI’AH

    UNIVERSITAS ISLAM NEGERI

    MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG

    2017

  • v

    MOTTO

    َوإِْن ِخْفتُْم أََّلا تُْقِسطُوا فِي اْليَتَاَمٰى فَاْنِكُحوا َما طَاَب لَُكْم ِمَن النَِّساِء َمْثنَٰى

    لَِك أَْدنَٰى َوثََُلَث َوُربَاَعۖ فَإِْن ِخْفتُْم ٰ أََّلا تَْعِدلُوا فََواِحَدةً أَْو َما َملََكْت أَْيَمانُُكْم ۚ َذ

    أََّلا تَعُولُوا aynitrA;

    “dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-

    hak) perempuan yatim (bilamana kamu menikahinya), maka nikahilah

    waniata-wanita yang kamu senangi: dua, tiga, atau empat. Kemudian jika

    kamu takut untuk tidak berlaku adil, maka nikahilah seorang saja atau

    budak-budak yang kamu miliki”. (QS, An-Nisa’:3) 1

    Miracle TheRefrence, (Bandung: PT SYGMA PUBLISHING, 2010). h. 77.

  • vi

    KATA PENGANTAR

    Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, nikmat, taufiq serta

    hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi berjudul:

    PANDANGAN PEREMPUAN YANG DIPOLIGAMI SECARA ILEGAL

    TERHADAP PEMENUHAN HAK DALAM PERKAWINAN

    (Studi Kasus di Desa Tobai Barat Kecamatan Sokobanah Kabupaten

    Sampang).

    Sholawat serta salam tetap tercurah limpahkan kepada junjungan kami Nabi

    Muhammad Ibni Abdillah yang telah membimbing kita dari alam jahiliyah

    menuju alam ilmiah, dari alam biadab menuju alam beradab yakni dengan adanya

    agama Islam dan Iman.

    Tanpa bantuan doa dan bimbingan dari berbagai pihak, skripsi ini tidak mungkin

    dapat terselesaikan, pada kesempatan ini, peneliti mengucapkan terima kasih

    kepada:

    1. Prof. Dr. H. Mudjia Raharjo, M. Si., selaku Rektor Universitas Islam

    Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

    2. Dr. H. Roibin, M.H.I, selaku Dekan Fakultas Syariah Universitas Islam

    Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

    3. Dr. Sudirman, MA, selaku ketua Jurusan Al-Akhwal Al-Syakhshiyyah

    Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim

    Malang.

  • vii

    4. Ahmad Izzuddin. M.H.I, selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang telah

    meluangkan banyak waktu untuk membimbing dan mengarahkan penulis

    sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

    5. Erik Sabti Rahmawti, M.A. M.Ag, selaku Dosen Wali yang selalu

    mengarahkan dan membimbing selama awal perkuliahan sampai akhir.

    6. Segenap Dosen Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana Malik

    Ibrahim Malang yang telah memberikan ilmu yang bermanfaat dan

    berguna bagi penulis untuk tugas dan tanggung jawab selanjutnya.

    7. Staf dan Karyawan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Maulana

    Malik Ibrahim Malang, penulis mengucapkan terima kasih atas

    bantuannya dalam penyelesaian skripsi ini.

    8. Sahabat-sahabat Banser Lowokwaru Malang, terima kasih untuk kalian

    yang sudah mau berbagi meski dalam waktu yang relative singkat, namun

    apapun itu yang telah kita lewati bersama sudah merupakan kebahagian

    yang sangat perlu diapresiasikan bersama, dengannya semoga banser,

    Ansor lowokwaru menjadi panutan bagi banser seluruh di tanah air ini.

    Dengan selesainya penulisan karya ilmiah yang berupa skripsi ini,

    penulis menyadari bahwa masih banyak kesalahan dan kekurangan yang

    ada didalamnya, oleh karena itu, saran dan kritikan yang sifatnya

    membangun semangat diperlukan dalam penulisan dalam karya ilmiyah

    ini, demi perbaikan dan kesempurnaan skripsi ini.

    Akhirnya dengan segala kelebihan dan kekurangan pada skripsi ini,

    diharapkan dapat memberikan sumbangan bagi khazanah ilmu

  • viii

    pengetahuan, khususnya bagi pribadi penulis dan Fakultas Syariah Jurusan

    Al-ahwal Al-Syahshiyyah, serta semua pihak yang memerlukan.Untuk itu

    penulis mohon maaf yang sebesar-besarnya dan mengharapkan kritik dan

    saran dari pembaca demi sempurnanya karya ilmiah selanjutnya.

    Malang, 26 Januari

    Penulis,

    ABD. HASYIM

    NIM : 12210137

  • ix

    HALAMAN PERSEMBAHAN

    Karya ilmiah ini aku persembahkan untuk keluarga, istri dan teman-

    teman tercintaku.

    1. Bapak ku Abdul Karim dan ibuku kimah tercinta dan terhormat pahlawan

    tanpa jasa, pahlawan tidak ada duanya. Adik Jumaiyyah yang menjadi

    harapan dan penyemangat ku sehingga karya tulis ilmiah yang berupa

    skripsi ini terselesaikan.

    2. Istri tercintaku, Rohedah SPd. Yang senantiasa memberikan dukungan,

    curahan hati, doa serta kesetiaan yang merupakan masa depanku serta

    anak-anakku. Aku yakin dibalik kesuksesanku kelak itu semua tidak lepas

    dari kehebatanmu dalam dariku.

    3. Jum, Kholif, Silah, Sani, Siyeh dan Hal selaku masyarakat Desa Tobai

    Barat sekaligus informan lapangan pada saat penelitian, yang telah

    bersedia meluwangakn waktu dan memberikan kesempatan bagi penulis

    untuk menggali informasi di Desa Tobai Barat.

    4. Teman-teman Musholaah Sabilu Huda (Khairut Tamam, Yayan, Dek Feri,

    Fawaid, Achmad Tosin Alfarisi, Ilyas Soleh, Kak Jarwo Masdana, Kak

    Subhan, Kak Faqih,) serta Pak Kris dan Ibu Kris yang telah memberikan

    doa serta dukungan sehingga skripsi ini selesai.

    5. Sahabat-Sahabat seperjuangan, teman-teman Jurusan Al-Akhwal Al-

    Syahshiyyah angkatan 2012. Terima kasih telah menjadi bagian dari dalam

    sejarah hidupku di dunia pendidikan.

  • x

    6. Kawan-Kawan Forum Komonikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar

    (FKMSB) yang telah memberikan dukungan dan membimbing kepada

    saya dalam berorganisasi.

    7. Sahabat-Sahabat PMII Radikal Al-Faruq Fakultas Syariah dan Sahabat-

    Sahabat PMII seluruh nusantara khusunya di Uin Maliki Malanag.

    8. Sahabat-sahabat Averroes (Ibnu Rusydi) tahun 2012 khususnya kamar 25.

    Lt. (Robin, syaiful, Danang, Anwar, Zulkifli) yang menjadi warna dalam

    hidup saya.

    9. Teman-teman penulis di Fakultas Syariah, Jurusan Al-akhwal Al-

    Syahshiyyah angkatan 2012, dan semua pihak yang tidak dapat penulis

    sebutkan satu persatu yang telah membantu dalam menggapai banyak

    ilmu.

    10. Tema-teman Teater Komedi Kontemporer UIN Maliki Malang dan

    Teman-teman teater seluruh nusantara.

  • xi

    PEDOMAN TRANSLITERASI

    A. Umum

    Transliterasi adalah pemindahan tulisan Arab ke dalam tulisan

    Indonesia, bukan terjemahan Bahasa Arab ke dalam Bahasa Indonesia.

    Termasuk dalam kategori ini ialah nama Arab dari bangsa Arab,

    sedangkan nama Arab dari bangsa selain Arab ditulis sebagaimana ejaan

    bahasa nasionalnya, atau sebagaimana yang tertulis dalam buku yang

    menjadi rujukan. Penulis buku dalam footnote maupun daftar pustaka,

    tetap menggunakan ketentuan transliterasi ini.

    B. Konsonan

    Arab Latin Arab Latin

    Th ط A ا

    Zh ظ B ب

    ‘ ع T ت

    Gh غ Ts ث

    F ف J ج

    Q ق H ح

    K ك Kh خ

    L ل D د

    M م Dz ذ

    N ن R ر

  • xii

    W و Z ز

    H ه S س

    ‘ ء Sy ش

    Y ي Sh ص

    Dl ض

    Hamzah (ء) yang sering dilambangkan dengan alif, apabila terletak

    di awal kata maka kata mengikuti vokalnya, tidak dilambangkan.Namun

    apabila terletak ditengah atau akhir maka dilambangkan dengan tanda

    koma diatas ( ).Berbalik dengan lambang koma (‘) untuk mengganti

    lambang “ع”.

    C. Vocal, Panjang dan Diftong

    Setiap penulisan bahasa Arab dalam bentuk tulisan latin vocal

    fathah ditulis dengan “a”, kasroh dengan “i”, dlommah dengan “u”,

    sedangkan bacaan panjang masing-masing ditulis dengan cara berikut:

    Vocal (a) panjang = a misalnya قالmenjadi qala

    Vocal (i) panjang = i misalnya قيلmenjadi qila

    Vocal (u) panjang = u misalnya دونmenjadi duna

    Khusus untuk ya’ nisbat, maka tidak boleh diganti dengan “i”,

    melainkan tetap ditulis dengan “iy” agar dapat menggambarkan ya’

  • xiii

    nisbatdiakhirnya. Begitu juga untuk suara diftong, wawu dan ya’ setelah

    fathah ditulis dengan