Click here to load reader

neglected fraktur femur

  • View
    112

  • Download
    11

Embed Size (px)

DESCRIPTION

orthopaedi

Text of neglected fraktur femur

PRESENTASI KASUS

SEORANG LAKI-LAKI 64 TAHUN DENGAN NEGLECTED FRAKTUR COLLUM FEMUR SINISTRA BASICERVICAL

Oleh:Dessy Puteri H. G 99141086

Pembimbing:dr. Rhyan Darma Saputra, Sp. OT, M.Kes

KEPANITERAAN KLINIK ILMU BEDAHFAKULTAS KEDOKTERAN UNS/ RSUD DR. MOEWARDISURAKARTA2015STATUS PASIEN

1. IDENTITAS PASIENNama: Tn. AUmur: 64 tahunJenis Kelamin: Laki-lakiAgama: IslamPekerjaan: WiraswastaAlamat: Cirebon, Jawa BaratNo. RM: 01305710Tanggal Masuk: 25 Juni 2015 Tanggal Periksa: 29 Juni 2015

1. ANAMNESA1. Keluhan UtamaTidak dapat berjalan setelah terjatuh

1. Riwayat Penyakit SekarangPasien datang ke IGD RSDM dengan keluhan nyeri pada pangkal paha sebelah kiri setelah jatuh terpeleset 1 tahun SMRS. Pada saat itu pasien sedang berjalan di rumah lalu pasien terpeleset dan terjatuh dengan tubuh sebelah kiri mengenai lantai terlebih dahulu, pingsan (-), muntah (-), kejang (-). Setelah kejadian pasien mengeluh nyeri pada pangkal paha sebelah kiri. 1 tahun SMRS pasien berobat ke rumah sakit di Cirebon. Karena tidak ada spesialis orthopaedi di rumah sakit Cirebon, pasien dirujuk ke RS Khusus Bedah Karima Utama. 5 bulan SMRS pasien berobat ke rumah sakit Khusus Bedah Karima Utama. Dokter menyarankan untuk operasi namun dokter mengatakan harus tersedia ICU karena usia pasien sudah lanjut. Kemudian pasien dirujuk ke RSDM karena di RS Khusus Bedah Karima Utama tidak tersedia ICU.1. Riwayat Penyakit DahuluRiwayat Sakit serupa: disangkalRiwayat Hipertensi: (+) 10 tahun SMRS, rutin kontrolRiwayat Penyakit Gula: disangkalRiwayat Asma: disangkalRiwayat Alergi: disangkalRiwayat Trauma: disangkalRiwayat Nyeri sendi: disangkalRiwayat Rawat Inap: (+) 10 hari di RS Cirebon, 2 hari di RS Bedah Karima UtamaRiwayat sakit jantung: (+) 5 bulan SMRS

1. Riwayat Penyakit KeluargaRiwayat Hipertensi: disangkalRiwayat Penyakit Gula: disangkalRiwayat Asma: disangkalRiwayat Alergi: disangkalRiwayat sakit jantung: disangkal

1. Anamnesa SistemikKepala: pusing (-) Mata: pandangan kabur (-/-), pucat (-/-), pandangan dobel (-/-)Hidung: pilek (-), mimisan (-), hidung tersumbat (-)Telinga :pendengaran berkurang (-/-), keluar cairan (-/-), berdenging (-/-)Mulut : mulut kering (-), bibir biru (-), sariawan (-), gusi berdarah (-), bibir pecah- pecah (-)Tenggorokan : nyeri telan (-)Respirasi : sesak (-), batuk (-), dahak (-), batuk darah (-), mengi (-)Cardiovascular : nyeri dada (-), pingsan (-), kaki bengkak (-), keringat dingin (-), lemas (-)Gastrointestinal: mual (-) muntah (-),perut terasa panas (-) kembung (-), sebah (-), muntah darah (-), BAB warna hitam (-), BAB lendir darah (-), BAB sulit (-)Genitourinaria : BAK warna kuning jernih, nyeri saat BAK (-)Muskuloskeletal: nyeri (+) pada pangkal paha kiriEkstremitas: Atas: pucat (-/-), kebiruan (-/-), bengkak (-/-), luka (-/-), terasa dingin (-/-) Bawah : pucat (-/-), kebiruan (-/-), bengkak (-/-), luka (-/-) terasa dingin (-/-)

1. PEMERIKSAAN FISIKPrimary SurveyAirway: BebasBreathing : Spontan, RR : 20x/menit I: Pengembangan dada kanan sama dengan kiri P: fremitus raba kanan = kiri, krepitasi (-), deformitas (-), nyeri tekan (-) P: Sonor/ sonor A: Suara dasar vesikuler (+/+) normal, suara tambahan (-/-)Circulation:TD : 150/90 mmHg, Nadi : 100x/menitDisability: GCS : E3V4M6, pupil aniokor (sde/3mm), RC (+/+), lateralisasi (-)Exposure: t : 36,8 0C, jejas (-)

Secondary Survey1. Keadaan UmumTampak sakit sedang, compos mentis, gizi kesan baik1. Vital SignTekanan Darah: 150/90 mmHgFrekuensi Nadi: 100x/menitFrekuensi Napas : 20x/menitTemperatur: 36,8oC1. KulitWarna sawo matang, pucat (-), ikterik (-), petechie (-), turgor baik (+), ujud kelainan kulit (-), hipopigmentasi (+) di regio cruris dextra dan sinistra1. Kepala Bentuk mesosefal, rambut kering (-), rambut warna hitam, sukar dicabut. 1. Wajah Odema (-), vulnus (-)1. MataVisus (6/6), oedema palpebra (-/-), konjungtiva anemis (-/-), sklera ikterik (-/-), refleks cahaya (+/+), pupil inisokor (3mm/3mm), hematom palpebra (-/-)1. HidungNapas cuping hidung (-), sekret (-/-), darah (-/-), deformitas (-/-), saddle nose (-)1. MulutMaloklusi (-), open bite (-), mukosa basah (+), sianosis (-), pucat (-), kering (-)1. TelingaDaun telinga dalam batas normal, sekret (-/-),darah (-/-), nyeri tekan mastoid (-/-), bayttle sign (-)1. TenggorokUvula di tengah, mukosa pharing hiperemis (-), tonsil hipertrofi (-)

1. LeherBentuk normocolli, limfonodi tidak membesar, glandula thyroid tidak membesar, kaku kuduk (-), gerak bebas, deviasi trakhea (-), JVP tidak meningkat, step off (-)1. ToraksCor:Inspeksi : iktus kordis tidak tampak Palpasi : iktus kordis tidak kuat angkatPerkusi : batas jantung kesan tidak melebar Auskultasi: BJ I-II intensitas normal, reguler, bising (-)Pulmo: Inspeksi: Pengembangan dada kanan = kiriPalpasi: Fremitus raba dada kanan = kiriPerkusi: Sonor di seluruh lapang paruAuskultasi: Suara dasar vesikuler (+/+)Suara tambahan (-/-)1. AbdomenInspeksi: Perut distended(-), jejas (-)Auskultasi: Bising usus (+) normalPerkusi: Timpani di seluruh lapang perutPalpasi:Supel, nyeri tekan (-)1. EkstremitasSuperiorInferior

Akral dingin(-/-)(-/-)

Sianosis(-/-)(-/-)

Edema(-/-)(-/-)

CRT(< 2/< 2)(< 2/< 2)

Motorik :GerakKekuatanTonusSensibilitas(N/N)(N/N)(N/N)(N/N)(