MORFOLOGI PANTAI

  • View
    125

  • Download
    8

Embed Size (px)

DESCRIPTION

MORFOLOGI PANTAI. OCEANOGRAFI 2011. DEFENISI. PANTAI (SHORE) Merupakan daerah memanjang yang berada diantara pasang naik dan pasang turun ( pasang tertinggi dan pasang terendah ) . Pantai dapat dibedakan berdasarkan garis Pantai (shore line) yaitu : - PowerPoint PPT Presentation

Text of MORFOLOGI PANTAI

Slide 1

MORFOLOGI PANTAI

OCEANOGRAFI2011

DEFENISI

PANTAI (SHORE)Merupakan daerah memanjang yang berada diantara pasang naik dan pasang turun (pasang tertinggi dan pasang terendah) .Pantai dapat dibedakan berdasarkan garisPantai (shore line) yaitu :Fore shore bagian pantai mulai dr muka air laut terendah - tertinggi (pasang naik).Back shore bagian pantai mulai dr mukaair laut trendah - batas wlayh psisir (coast).Offshore daerah yg meluas dr titik pasang surut terendah kearah laut.

2

PESISIRSuatu daerah peralihan antara daratan dgn Lautan, yg batas ke arah lautan sejauh mana Pengaruh darat trhadp laut (angin laut,pasang Surut, instrusi air laut) dan sebaliknnya sejauhMana pengaruh darat trhadap laut (sedimen-Tasi, aliran air tawar, maupun proses akibatUlah manusia seperti pencemaran).

FAKTOR-FATOR YANG MENENTUKAN PERKEMBANGAN PANTAIPantai pada dasarnya selalu mengalami peru-bahan akibat adanya proses-proses pengiki-san, pepegangkutan, pengendapan.

Proses tersebut muncul karna adanya faktor :Gelombanggelombang pecah yg menghantam pantai mampu mengikis dan juga mengendapkan material laut (pasir).

2. Arus Laut kemampuan arus laut untuk mengerosi tdk sebesar gelombang, namun arus mampu mengangkut material pd dasar laut dangkal, jd arus bekerja sebagai faktor penting dlam sedimentasi laut.

3. Pasang Surut Arus yg disebabkan pasut adalah cukup besar, sehingga kekuatannya mampu mengangkut material untuk diendapkan di tempat lain. Oleh karna itu, mempunyai peran dalam perkembangan wilayah pantai. 4. Sifat bagian daratan yg mendapat pengaruh proses marine, berupa daratan rendah, curam, landai, dan bgmn sifat batuannya.

5. Perubahan relatif dari ketinggian air laut.

6. Faktor alami yang lain ex : tumbuhnya binatang karang di pantai, volkanisme, dll.

7. Pengaruh Manusia ex : pembuatan pelabuhan, reklamasi pantai, pengeringan Rawa pantai, yang pada umumnya dapat mempengaruhi Perkembangan pantai.Bentukan Lahan yang Dihasilkan :

1. Pantai bertebing terjal (cliff)

merupakan kakipengunungan ygSampai ke pantai.

Terdapat di :pantai baratsumatra, Selatan jawa, Sulawesi, Nusa tenggara

2. Pantai BergisikMerupakan pantai yg berada pada daerah Pasang surut, dimana kawasan ini merupakan endapan material (pasir, kerikil kecil sampai besar) hasil abrasi.

3. Pantai berawa payauMencirikan daerah pantai yang tumbuh atau akresi. Proses sedimentasi penyebab bertambah majunya pantai kearah laut. Material penyusun berbutir halus dan berkembang pada lokasi yang gelombangnya kecil serta dengan kondisi air laut yang relatif dangkal. Kawasan ini ditumbuhi oleh bakau, nipah dll.

4. Pantai berterumbu karang

Terumbu karang (coral reef) terbentuk oleh aktivitas binatang karang dan jasad renik lainnya. 5. LagonDanau di pinggir laut yang keberadaannya dipengaruhi Air lautlautlagonpantai6. ATOL-ATOL Hasil kombinasi proses binatang karang dengan proses tektonik yang berupa subsiden.

7. BAR

Adalah gosong pasir dan kerikil yg terletak pada dasar laut Yg terjadi oleh pengerjaan arus dan gelombang. Kadang muncul Di atas permukaan laut dan kadang terendam seluruhnya oleh air laut.TIPE-TIPE PANTAIPantai diskordanpantai yg letaknya melintang terhadap pegunungan tegak lurus trhdp pntai struktur geologi pada bentukan garis pantai memiliki efek yg mudah dikenali jika barisan batuan yang menghambat terdampar yg disusun pd sudut-sudut tepat di dasar pantai, sungai-sungai akan memotong lembah-lembah secara paralel untuk mencapai laut. ex: pantai Irlandia bagian barat2. Pantai konkordan pantai yang letaknya membujur sejajar dg pgnungan yg memanjang di tepi pantai.

3. Pantai Fyord terjadi karna adanya lembah-lembah hasil pengikisan oleh gletses mengalami penurunan.