2
1. Factor pencetus terjadinya serangan angina pectoris ? Jawab Emosi Stress Kerja fisik terlalu berat Hawa terlalu panas dan lemab Terlalu kenyang Banyak merokok 2. Pada angina dibagi menjadi 2 yaitu stable angina dan unstable angina, sebutkan perbedaannya ? Jawab Pada angina stable disebut dengan angina klasik, terjadi sewaktu arteri coroner yang arterosklerosis tidak dapat berilatasi untuk meningkatkan aliran darah saat terjadi peningkatan kebutuhan oksigen peningkatan kerja jantung dapat disertai aktifitas fisik seperti berolahraga, naik tangga, atau bekerja keras . Nyeri angina jenis ini, biasanya menghilang apabila individu menghentikan aktivitas. Sedangkan unstaile angina jenis angina ini sangat berbahaya dan harus segera di tangani. Angina ini biasanya menyertai peningkatan beban jantung . Unstabil angina dapat juga dikarenakan kurang darah (Anemia), Angina jenis ini tidak memiliki pola dan dapat timbul tanpa aktivitas fisik berat sebelumnya serta tidak menurun dengan minum obat maupun istirahat 3. Factor-faktor yang mempengruhi pemakaian oksigen pada jantung ? Jawab Denyut jantung : apabila denyut jantung bertambah cepat maka kebutuhan oksigen tiap menitnya akan bertambah Kontraktilitas : dengan bekerja, maka banyak yang mengeluarkan katekolamin (adrenalin dan non adrenalin) sehingga dapat meningkatkan kontraksi pada jantung Tekanan sistolik ventrikel kiri : makin tinggi tekanan, maka akan semakin banyak pemakaian oksigen Ukuran jantung : jantung yang besar, akan memerlukan oksigen yang banyak

modul Neuroma akustik

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pertanyaan

Citation preview

1. Factor pencetus terjadinya serangan angina pectoris ?Jawab Emosi Stress Kerja fisik terlalu berat Hawa terlalu panas dan lemab Terlalu kenyang Banyak merokok2. Pada angina dibagi menjadi 2 yaitu stable angina dan unstable angina, sebutkan perbedaannya ?JawabPada angina stable disebut dengan angina klasik, terjadi sewaktu arteri coroner yang arterosklerosis tidak dapat berilatasi untuk meningkatkan aliran darah saat terjadi peningkatan kebutuhan oksigen peningkatan kerja jantung dapat disertai aktifitas fisik seperti berolahraga, naik tangga, atau bekerja keras . Nyeri angina jenis ini, biasanya menghilang apabila individu menghentikan aktivitas. Sedangkan unstaile angina jenis angina ini sangat berbahaya dan harus segera di tangani. Angina ini biasanya menyertai peningkatan beban jantung . Unstabil angina dapat juga dikarenakan kurang darah (Anemia), Angina jenis ini tidak memiliki pola dan dapat timbul tanpa aktivitas fisik berat sebelumnya serta tidak menurun dengan minum obat maupun istirahat

3. Factor-faktor yang mempengruhi pemakaian oksigen pada jantung ?Jawab Denyut jantung : apabila denyut jantung bertambah cepat maka kebutuhan oksigen tiap menitnya akan bertambah Kontraktilitas : dengan bekerja, maka banyak yang mengeluarkan katekolamin (adrenalin dan non adrenalin) sehingga dapat meningkatkan kontraksi pada jantung Tekanan sistolik ventrikel kiri : makin tinggi tekanan, maka akan semakin banyak pemakaian oksigen Ukuran jantung : jantung yang besar, akan memerlukan oksigen yang banyak

4. Mengapa pada angina pectoris sampai mengalami terjadinya arteroklerosis ?Jawab Karena pada angina oksigen kemiokard berkurang, aliran darah berkurang karena adanya penyempitan pembuluh darah. Penyempitan ini terjadi karena proses arteroklerosis yang dimulai kita kolestrol berlemak tertimbun di intima arteri besar. Timbunan ini, dinamakan arteroma atau plak akan mengganggu absorbs nutrisi oleh sel-sel endotel yang menyusun lapisan dinding dalam pembuluh darah dan menyumbat aliran darah karena timbunan ini menonjol ke lumen pembuluh darah

5. Mengapa pada px R timbul gejala nyeri ?JawabKarena nyeri hebat yang berasal dari jantung dan terjadi sebagai respon terjadinya suplai oksigen yang tidak adekuat dapat menyebar ke lengan kiri, ke punggung, rahang,atau juga bias kedaerah abdomen. Nyeri tersebut memiliki serangan yang khas yaitu seperti ditekan atau terasa berat didada rasa terjerat, rasa kemeng, rasa penuh dan rasa terbakar. Nyeri tersebut timul karena adanya penyempitan pembuluh coroner pada jantung yang mengakibatkan jantung kehabisan tenaga