MODEL PENGEMBANGAN PERTANIAN PERDESAAN .pengguna akhir adalah petani yang terlibat langsung dalam

  • View
    214

  • Download
    0

Embed Size (px)

Text of MODEL PENGEMBANGAN PERTANIAN PERDESAAN .pengguna akhir adalah petani yang terlibat langsung dalam

i

LAPORAN AKHIR TAHUN

MODEL PENGEMBANGAN

PERTANIAN PERDESAAN MELALUI INOVASI (m-P3MI) KOMODITAS

KENTANG MERAH

Ahmad Damiri

BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN BENGKULU BALAI BESAR PENGKAJIAN DAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PERTANIAN

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN PERTANIAN KEMENTERIAN PERTANIAN

2013

No. Kode:26/1801.018/011/DI/Lapkir/2013

ii

LAPORAN AKHIR TAHUN

MODEL PENGEMBANGAN

PERTANIAN PERDESAAN MELALUI INOVASI (m-P3MI) KOMODITAS KENTANG MERAH

Ahmad Damiri Eddy Makruf

Yartiwi Yoyo

Adianto

BALAI PENGKAJIAN TEKNOLOGI PERTANIAN BENGKULU 2013

i

KATA PENGANTAR

Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat dan

karuniaNya sehingga Laporan Akhir Tahun kegiatan Model Pengembangan

Pertanian Perdesaan Melalui Inovasi (m-P3MI) Tahun 2013 dapat diselesaikan.

Kegiatan m-P3MI Tahun 2013 dilakukan guna mendorong kegiatan usahatani

komoditas spesifik lokasi kentang merah yang telah banyak ditanam masyarakat

tani. Kegiatan yang dilakukan merupakan usaha mendukung pengembangan

usahatani kentang merah melalui diseminasi inovasi teknologi pertanian dengan

konsep Spektrum Diseminasi Multi Channel (SDMC) yang dicanangkan Badan

Litbang Pertanian pada tahun 2011.

Konsep M-P3MI merupakan suatu diseminasi inovasi yang tidak hanya

fokus mempercepat penyebaran inovasi teknologi pertanian, tetapi juga

memperluas dan memperbesar diseminasi. Melalui diseminasi percepatan

penerimaan dan pemahaman oleh pengguna (pengguna antara dan pengguna

akhir) terhadap suatu inovasi teknologi dapat berlangsung. Dalam hal ini,

pengguna akhir adalah petani yang terlibat langsung dalam proses produksi

tanaman pangan. Sedangkan pengguna antara adalah peneliti, komunikator,

sektor swasta, lembaga penyuluhan, dan pembuat kebijakan, yang memproses

informasi menjadi produk akhir untuk diaplikasikan oleh pengguna akhir.

Bengkulu, Desember 2013 Penanggung Jawab Ir. Ahmad Damiri, M. Si NIP. 19630920 199203 1 001

ii

LEMBAR PENGESAHAN

1. Judul RDHP : Model Pengembangan Pertanian

Perdesaan Melalui Inovasi (m-P3MI)

2. Unit Kerja : BPTP Bengkulu

3. Alamat Unit kerja : Jl Irian Km 6,5 Bengkulu 38119.

4. Sumber Dana : DIPA BPTP TA. 2013

5. Status Penelitian : Baru

6. Penanggung Jawab : a. Nama : Ahmad Damiri b. Pangkat/Golongan : Pembina / IV.a c. Jabatan Fungsional : Penyuluh Pertanian Madya

7. Lokasi : Kabupaten Rejang Lebong.

8. Agroekosistem : Lahan Basah Dataran Tinggi Iklim Basah.

9. Tahun Mulai : 2013

10. Tahun Selesai : 2015

11. Output Tahunan : Diseminasi inovasi teknologi budidaya kentang merah melalui demplot pada 4 orang petani.

12. Output Akhir : Diseminasi inovasi teknologi budidaya kentang merah melalui demplot pada 8 10 kelompok tani.

13. Biaya : Rp 124.425.000,- (Seratus Dua Puluh Empat Juta Empat Ratus Dua Puluh Lima Ribu Rupiah)

Koordinator Program Penanggung Jawab RPTP

Dr. Ir. Wahyu Wibawa, MP Ir. Ahmad Damiri, M.Si NIP. 196904276 199803 1 001 NIP 19630920 199203 1 001 Mengetahui Kepala BBP2TP, Kepala BPTP Bengkulu Dr. Ir. Agung Hendriadi, M. Eg Dr. Ir. Dedi Sugandi, MP NIP.19610802 198903 1 011 NIP. 19590206 198603 1 002

iii

DAFTAR ISI

Halaman

KATA PENGANTAR ........................................................................ iii

LEMBAR PENGESAHAN ................................................................... iv

DAFTAR ISI...................................................................................... v

DAFTAR TABEL......................................................................... vi

DAFTAR LAMPIRAN ................................................................. .. vii

RINGKASAN ................................................................................... viii

SUMMARY .............................................................................. .. x

I. PENDAHULUAN......................................................................... 1 1.1. Latar Belakang..................................................................... 1 1.2. Tujuan................................................................................ 2 1.3. Keluaran yang diharapkan ................................................... 2 1.4. Hasil yang diharapkan .......................................................... 2 1.5. Perkiraan dampak ........................................................ 2

II. TINJAUAN PUSTAKA ................................................................ 3

III. PROSEDUR ................................................................................ 7 3.1. Waktu dan Tempat .............................................................. 7 3.2. Pendekatan Kegiatan ........................................................... 7 3.3. Ruang Lingkup Kegiatan ...................................................... 8 3.4. Diseminasi Teknologi ........................................................ 10 3.5. Parameter yang diukur......................................................... 11

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN ....................................................... 12 4.1. Keadaan Umum Wilayah....................................................... 12 4.2. Hasil ................................................................................... 14 4.3. Pembahasan ....................................................................... 18 4.4. Pengukuran Indikator Kinerja ............................................ 24

V. KESIMPULAN DAN SARAN ....................................................... 25 5.1. Kesimpulan ..................................................................... 25 5.2. Saran ............................................................................. 25

DAFTAR PUSTAKA............................................................................ 26

ANALISIS RISIKO ........................................................................... 27

JADWAL KERJA ............................................................................... 29

PEMBIAYAAN .................................................................................. 30

PERSONALIA ................................................................................... 32

ROADMAP ....................................................................................... 32

LAMPIRAN ............................................................................ 33

iv

DAFTAR TABEL

Halaman

1. Luas wilayah Desa Karang Jaya menurut penggunaannya................ 13

2. Tinggi tanaman umur 7 minggu setelah tanam pada jarak tanam 35 cm dan 40 cm pada 4 orang petani.......................... 15

3. Data kombinasi pengaruh pupuk dan jarak tanam dalam bedengan terhadap berat umbi yang dihasilkan (g).......................... 16

4. Data kombinasi pengaruh pupuk dan jarak tanam dalam bedengan terhadap persentase ukuran umbi yang dihasilkan (%)..... 17

5. Produktivitas tanaman kentang merah berdasarkan jarak tanam dalam bedengan (t/ha)............................................... 18

6. Produktivitas tanaman berdasaarkan dosis pupuk per hektar (t/ha).... 18

7. Klas umbi dan ukuran umbi hasil panen.......................................... 23

v

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

1. Foto pertumbuhan tanaman kentang merah di lapangan dan foto Pertemuan Petani I ............................................................... 34

2. Foto pertemuan petani dengan petugas ke II dan ke III ................. 35

3. Berita acara Force Majure ............................................................ 36

4. Penetapan lokasi dan ke lompok tani penerima bantuan pengembangan kawasan kentang subsektor hortikultura Dinas Pertaanian Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2013 ............... 37

5. Hasil analisis proksimat umbi kentang ........................................... 38

6. Hasil analisis tanah lokasi kegiatan petak percontohan m-P3MI tahun 2013 (Desa Talang Lahat Kab. Rejang Lebong) ...... 39

7. Hasil analisis kandungan hara kompos hasil praktek Pembuatan kompos menggunakan thricoderma pada Acara pertemuan petani ke III ..................................................... 40

vi

RINGKASAN

1. Judul : Model Pengembangan Pertanian Perdesaan

Melalui Inovasi (m-P3MI) Komoditas Kentang

Merah

2. Unit Kerja : BPTP Bengkulu

3. Tujuan : 1. Mendiseminasikan inovasi teknologi

Kentang Merah

2. Pembinaan kelompok tani, melalui

pertemuan petani.

3. Mendorong petani menanam kentang

merah sebagai tanaman spesifik lokasi

Kabupaten Rejang Lebong

4. Keluaran : 1. Tersebarnya inovasi teknologi kentang

merah pada anggota kelompok tani.

2. Kelompok tani mendapat binaan terkait

komoditas kentang merah.

3. Petani menanam kentang merah sebagai

tanaman spesifik lokasi Kabupaten Rejang

Lebong.

5. Prosedur : - Seminar RDHP dan RODHP

- Pertemuan tim pelaksana kegiatan dan

- Pelaksanaan kegiatan.

6. Capaian : - Pembinaan pada 10